"Andai waktu dapat di putar kembali,Aku ingin Kau tak pergi dari hidup Ku Von,,"
Vonny menatap Ku lama,,
"Tapi itu hal yang tidak ku ingin kan di dalam hidup Ku Juno!!
"Jika boleh memutar waktu Aku tidak ingin mengenal Mu apa lagi sampai jatuh hati pada Mu.
Kau yang membuang Ku,dan sekarang Kau yang mengemis pada Ku untuk kembali.
Tidak Kau ingat sakit nya Aku saat menghadapi sikap Mu yang semau nya???
Kata-kata itu yang jelas teringat di ingatan ku.Saat Vonny bertemu dengan ku kembali.
Aku akui Aku dahulu memang begitu jahat pada nya.Aku telah menyia-nyiakan gadis yang sangat mencinta i Ku.
Hingga akhir nya Aku sadar jika Memang Dia yang terbaik hadir di dalam hidup Ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adena_ghina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Sekitar hampir tiga jam perjalanan Aku dan Bu Anita akhir nya tiba di lokasi.Terlihat disana sangat ramai dengan pekerja.
Aku dan Bu Anita pun mendekat ke para pekerja yang lagi bekerja.
Mereka langsung antusias saat melihat Bu Anita.
Bu Anita memang sangat ramah kepada semua karyawan.Di tambah dengan body nya yang sangat menarik pandangan laki-laki membuat Ia menjadi candaan oleh karyawan di proyek ini.
"Halo semua nya.apa kabar nya??'"Ucap nya pada karyawan di sini.
"Waah ada ibu cantik,ibu makin cantik saja,ada urusan apa kemari buk?"ucap salah satu karyawan pada Bu Anita.
"Kamu bisa saja,mana yang lain nya.Saya mau ajak meeting dulu sebentar.Saya tunggu di Aula ya jam makan siang nanti."Ucap Bu Anita pada mereka.
"Apakah semua nya ikut buk?"Tanya karyawan tadi.
"Tentu saja,saya ingin semua nya berkumpul nanti di aula."Ucap Bu Anita lagi.
"Siap buk,,"Ucap mereka serempak pada Bu Anita.
Karyawan di lokasi ini lumayan ramai.Mereka semua tinggal di mess yang telah di sediakan oleh kantor kami.
Mereka pun tidak bebas untuk keluar masuk ke dalam proyek.
Jika mereka ingin pulang mengunjungi keluarga mereka,mereka harus pulang di hari libur mereka setiap dua bulan sekali.
Aku dan Bu Anita pun berlalu dari mereka.
Dan menuju ke ruangan.
"Jun,ayo masuk kita duduk di sini dulu.Kamu pasti lelah."Ucap Bu Anita pada ku.
Aku hanya tersenyum pada nya.
Aku pun duduk di ruangan tersebut.
Bu Anita langsung mengambilkan ku minuman dingin di lemari pendingin yang ada di ruangan ini.
"Ini minum lah dulu,biar lelah mu hilang."Ucap Bu Anita pada ku.
"Terima kasih buk."Ucap ku pada nya.
"Jangan panggil ibu Jun,Anita saja.Kan cuma kita berdua di sini."Ucap nya padaku sambil tersenyum.
"Iya maaf Aku lupa."Ucap ku sambil tersenyum pada nya.
"Kamu belum lapar Jun?"Tanya nya lagi pada ku.
"Belum nit,nanti saja."Ucap ku pada nya.
"Baik lah kalo begitu,saya mau ke ruangan administrasi sebentar ya.Kamu santai di sini saja dulu."Ucap nya pada ku.
Aku mengangguk.
Aku pun menunggu Anita di dalam ruangan.
Aku tidak lupa mengirimi Vonny sebuah pesan yang mengabari jika saat ini Aku telah tiba.
Aku tidak mau Ia menjadi khawatir dengan ku.Belum lagi Aku pergi nya dengan Bu Anita.
Sejuk nya ruangan membuat Aku menjadi ngantuk.
Jika Aku tertidur,nanti bu Anita bisa marah pada ku.
Tahan Juno,,tahan,,.
Tenyata pertahanan ku goyah juga,mungkin karena capek menyetir mobil,ditambah sejuk nya ruangan ini akhir nya membuat aku terpejam.
Aku merasa benar-benar seperti beristirahat di kamar ku.
Begitu nyaman,,,
Hampir sekitar tiga puluh menit Aku tertidur.Dan Aku merasa seperti ada belaian lembut di kepala ku.
Aku membuka kedua mata ku.
Dan begitu kaget nya Aku saat melihat Ibu Anita berasa di dekat ku.Ternyata Ia yang membelai rambut ku.
Aku langsung terbangun dan beranjak dari kursi itu.
"Maafkan saya buk jika saya tertidur."Ucap ku merasa bersalah pada nya.
Ibu Anita tersenyum pada ku.
"Tidak apa Juno,saya memaklumi nya jika kami capek."Ujar nya kepada ku.
"Apa meeting nya sudah mau di mulai."Ucap ku pada nya.
"Belum,Aku masih ingin melihat mu tertidur.kemari lah."Ucap nya pada ku.
Apa Aku tidak salah mendengar perkataan nya barusan,Ia bicara dengan nada yang sangat manja pada ku.Dan menyuruh ku untuk duduk di dekat nya.
Jadi tadi Ia benar-benar memperhatikan ku saat ku tertidur.
"Maaf nit jika saya jadi nya kebablasan tidur,habis nya ruangan nya sejuk sekali."Ucap ku pada nya.
"Juno,ngapain kamu berdiri di sana?kemari lah di dekat ku."Ucap nya pada ku.
Bagaimana ini,kenapa Ia menjadi seperti itu.Jujur Aku agak risih jika Bu Anita bersikap seperti itu.
"Tidak enak di lihat dengan yang lain nit,nanti mereka membuat gosip yang tidak-tidak."Ucap ku pada nya.
Mudah-mudahan saja dia bisa mengerti.
"Siapa yang mau melihat kita,orang di luar tidak bisa melihat kita Jun,hanya kita yang bisa melihat mereka."Ucap nya lagi.
"Tapi tetap saja Nit,jika ada orang nanti mereka berpikir yang tidak-tidak."Jawab ku lagi.
Bu Anita tertawa mendengar perkataan ku.
"Juno,,Juno,,kamu ternyata masih lugu sekali.Saya suka lelaki seperti kamu."Ucap nya pada ku.
Deg,,
Hati ku langsung berdebar saat Bu Anita berkata seperti itu,kenapa Ia jadi menggodaku ku seperti itu.Apa dia lupa jika dia adalah atasan ku.
"Jadi kamu tidak mau duduk di sini Jun?"Tanya nya lagi pada ku.
"Aku di sini saja ya nit,kan kita dekat juga."Ucap ku pada nya.
"Ya sudah tidak apa,tapi malam nanti kamu temani aku tidur ya.Aku takut tidur sendirian."Ucap nya pada ku.
Apa??temani dia tidur??Apa kami akan menginap di sini.
"Jangan berpikir yang tidak-tidak dulu Jun.Aku hanya ingin kamu menemani ku bukan untuk berbuat yang tidak-tidak dengan ku."Ucap nya pada ku.
Aku sedikit lega mendengar perkataan nya.
Bagaimana ini jika kami benar-benar menginap di sini,sedangkan Aku tidak membawa pakaian ganti sama sekali.
"Mungkin Aku tidur di mobil saja nit,aku takut jika Vonny menelpon ku nanti."Ucap ku beralasan.
"Apa pacar mu sering menghubungi mu di malam hari?"Tanya nya lagi pada ku.
"Iya kadang Ia suka menelpon ku berjam-jam."Ucap ku berbohong.
Padahal aku dan Vonny jarang untuk berkomunikasi di malam hari,kami biasa nya hanya berkirim pesan dan beristirahat.
"Aku sebenar nya sangat penakut Jun,apa lagi dengar-dengar cerita orang di sini jika di sini tempat nya sangat menyeramkan."Ucap nya pada ku.
"Bagaimana jika kita pulang saja nanti,Aku masih sanggup untuk membawa mobil."Ucap ku meyakinkan nya.
Semoga saja Ia mau.
"Aku yang tidak sanggup Jun,badanku masih pegal semua duduk di dalam mobil."Ucap nya pada ku.
Aku hanya diam mendengar perkataan nya,kenapa Aku jadi takut pada nya.
Kenapa Ia seolah-olah ingin merayu dan menjebak ku.
Aku harus berhati-hati dengan nya,Aku tidak boleh tergoda sama sekali.
Kamu harus konsisten Juno,,
Jangan sampai kamu termakan bujuk rayu Bu Anita.
******
MATI AJA KELEN BERDUA