NovelToon NovelToon
Istri Yang Hilang

Istri Yang Hilang

Status: tamat
Genre:Single Mom / Wanita Karir / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:45.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Am

Sebuah cerita garapan terbaru dari author yang recehnya minta ampun..

Cerita antara Hana dan Allianz yang terlibat konflik pernikahan. Rahim yang harus di angkat akibat penyakit miomi adalah awal kehancuran rumah tangga mereka, hingga adopsi anak dari panti asuhan mereka lakukan.

Namun rupanya pertengkaran mereka tidak sampai disitu saja. Allianz yang menuduh istrinya telah menuangkan racun di dalam makanan ibunya, adalah alasan utama mengapa Hana memilih untuk pergi meninggalkan Allianz.

Hingga akhirnya, sebuah cerita tercipta, dari sebuah perjalanan Allianz dalam mencari keberadaan istrinya..

Akankah mereka berdua akan kembali di pertemukan? apa mungkin masalah rumah tangga mereka akan segera terselesaikan?

Ini masih squel dari #Cinta Pertama Dan Terakhirku..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Am, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Doni yang Selamat

'Sebuah bom meledak di restoran bintang lima sekitar pukul 15.08, kejadian tersebut berhasil menewaskan kurang lebihnya tiga puluh korban jiwa! sementara, dua puluh lima orang lainnya terluka, bahkan ada yang kritis! kini korban terluka tengah di tangani oleh rumah sakit Margaretha, berita selanjutnya...."

Bip!

Berita ini telah menyebar di seluruh televisi dalam negeri, dan menjadi perbincangan utama media serta aparat penegak hukum.

Itu artinya, kemungkinan besar Ardian berada dalam ancaman.

"Kenapa bisa seperti itu!? apa ini bukan percobaan bunuh diri?" sekarang wanita itu malah terlihat mencemaskan sang suami yang sejak tadi sore belum juga kembali.

Dia menilik jam tangannya, dan melihat waktu sudah menunjukkan pukul empat sore.

"Dia ini kemana si? katanya mau terbang ke kota X untuk perjamuan, ternyata dia sendiri malah terlambat pulang! apa dia lupa kalau penerbangannya sekitar jam lima sore?" tanya Naira pada diri sendiri.

Dia akhirnya berinisiatif untuk menghubungi sang suami, yang mungkin saja masih sibuk dengan urusannya.

Di rumah sakit!

🍂🍂🍂🍂🍂

"Tuan ini bukan penawar! ini hanya obat cair pereda sakit biasa, tapi dengan menggunakan ramuan ini dalam jangka waktu yang lama, tentu saja akan menimbulkan bahaya yang jauh lebih berbahaya lagi dari pada racun yang anda maksud!" jelas sang dokter pada Ardian setelah dokter tersebut mengecek kandungan yang ada di dalam cairan yang di berikan oleh Doni.

"Tentu saja! aku sudah bisa menduganya! mana mungkin dia akan memberikan aku ramuan itu secara percuma!" jawab Ardian agak bergumam.

"Maaf Tuan, kalau boleh tahu, memangnya racun apa yang berada di tubuh istri anda?" tanya sang dokter yang pada beberapa saat kemudian akhirnya memutuskan untuk duduk di kursinya.

"Saya sudah menemui lima dokter canggih kelas dunia, dan mereka menjawab kalau amnesia istri saya hanya hal yang wajar saja akibat kecelakaan satu tahun yang lalu!"

Ardian mulai berusaha untuk menjelaskan semua yang dia alami pada dokter tampan di hadapannya.

"Tapi mereka kemudian tidak ada kabar lagi sampai sekarang, hingga akhirnya, aku menemui dokter muda lulusan universitas kedokteran di Amerika, Dokter muda Chan!"

Dia masih serius menjelaskan persoalan yang dia alami beberpaa bukan terakhir.

"Dan dia yang terakhir ini, aku memaksa anak itu untuk mengatakan padaku yang sesungguhnya, namun setelah itu, aku berhasil menemukan semua yang di alami oleh para dokter sebelumnya."

"Maaf Tuan! anda jangan basa-basi lagi, saya sungguh tidak tahu masalah anda di sini!"

"Yang selamat hanya dokter Alta, itu pun karena dia yang tinggal jauh di luar kota!"

"Aku sungguh tidak mengerti apa yang anda bicarakan!" dokter muda itu terlihat mulai bingung.

"Mereka semua tewas di bunuh! oleh musuhku sendiri, yang telah memberikan racun di tubuh Naira, istri saya!"

"Apa?" terkejut.

Mendengar satu kata keterkejutan yang di tunjukkan oleh dokter muda di depannya, membuat Ardian mendongak, dan menatapi dokter muda itu dengan tatapan datar.

"Karena itu aku tidak mau melibatkan siapapun! jangan terlalu banyak bertanya kalau anda sendiri takut menonton film Psychopath!" bangun dan beranjak.

Tak tak tak!

"Tuan!"

Langkah kaki Ardian seketika berhenti tatkala suara dalam dari si dokter tampan terdengar memanggilnya.

"M?"

"Aku tidak takut menonton film Psychopath, atau menyaksikan pembunuhan sekalipun!"

"A?" menoleh, dan agak terkejut.

"Izinkan saya untuk mengetahui apa yang terjadi pada istri anda!"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Mata Doni mulai terbuka, dan memperlihatkan kesadaran di sana. Dia menoleh ke kanan dan ke kiri, dan mencoba melihat di mana dia berada.

"Ugh...."

Sekali lagi, dia menoleh ke kanan dan ke kiri, lalu mendapati peralatan medis yang lengkap dan tersusun rapi di sisi ranjangnya.

Ini sudah jelas di rumah sakit.

"Arkh!!"

Dia memekik tatkala merasakan seluruh tubuhnya bak di patahkan satu per satu, dan mulai merasa seolah dirinya tidak lagi bisa bangkit.

Namun, dia bukan pria yang cengeng seperti dulu ketika remaja. Dia sekarang tidak peduli meskipun rasa sakit di sekujur tubuhnya seakan hampir membuat dirinya binasa.

Kulit yang mengelepuh, dan luka bakar akibat terkena ledakan, lalu luka-luka parah setelah tubuhnya di benturkan ke pohon, dan di tindih oleh reruntuhan bangunan. Nyatanya semua yang dia alami dan hampir menewaskan nyawanya, bukanlah sebuah alasan dia untuk mengeluh.

Dia melihat situasi di sekelilingnya, dan memastikan tidak ada orang lain yang berada di sana.

Dia akhirnya beranjak dari ranjang, dan menyambar jaket kulit miliknya, dan tidak lupa juga topi hitam yang selalu setia menutupi area kepala dan sebagian dari wajahnya.

Laki-laki itu kemudian mencabut semua peralatan yang menempel di tubuhnya, dan hanya menyisakan beberapa perban yang menempel di beberapa bagian tubuhnya saja, sebagai penutup luka.

"Arkh!!"

Meskipun dia masih begitu lemah, namun kakinya tidak mau tinggal diam! terus saja melangkah dan akhirnya berhasil keluar dari kamar inap.

Srek! srek!

Dengan langkah kakinya yang agak terdengar terseok-seok, dia mencoba menyembunyikan identitas pasiennya dan mencoba lari dari rumah sakit tersebut secara diam-diam.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Luis, aku bahkan tidak bisa menunggu waktu lebih lama lagi, apa lagi kalau harus mengorbankan satu nyawa lagi, menurut kamu, apa dokter itu benar-benar aman saat dia menjalankan tugasnya?" tanya Ardian pada sang sopir saat mereka sudah tiba di dalam mobil, dan tengah berada di jalanan umum.

"Tuan, aku pikir, saat ini Tuan Doni juga belum jelas kabarnya, jadi mungkin, dokter itu akan aman bersama kita, lagi pula, meskipun mungkin Tuan Doni belum tewas, dia tidak akan mengerti soal pertemuan anda dengan si dokter itu bukan? aku yakin orang itu masih sibuk mengurus dirinya yang terluka." Jawaban dari Luis yang terdengar lugas.

"Hem, kamu benar, dia belum jelas bagaimana kabarnya, mungkin saja dia sudah tewas," sekarang wajah Ardian semakin yakin.

Drrrttt Drrrt

"Oh iya tuan, saya lupa, sejak tadi nyonya terus menghubungi anda, tapi aku tidak mengangkatnya karena anda belum memberi saya izin.." ucap Luis sambil menyerahkan ponsel Ardian yang sejak tadi berada dalam genggaman tangannya.

"Ada apa dia menghubungi aku?" tanya Ardian sambil meraih ponselnya.

Mengangkat panggilan.

"Hallo!?"

"Hallo, Ardian, kamu ini sedang berada di mana memangnya? kenapa belum pulang juga? dengar berita tentang pengeboman di televisi, aku jadi cemas padamu, apa kamu baik-baik saja?"

Ardian tersenyum mendapati istrinya yang tengah cerewet mencemaskan dirinya.

Hhh!

Lucu sekali saat melihat Naira yang tengah cemas begitu.

"Sayang, aku akan segera pulang, jadi tunggu saja, ya.."

"Jangan sampai terlambat, kita harus melakukan penerbangan satu jam lagi.."

"Ya! aku akan segera kembali!"

Bip!

"Luis, aku ingin ada yang mengurus masalah ini selama aku berada di kota X, dan berikan pengawalan ketat juga pada dokter Andrew! aku tidak mau ada yang menyentuh anak itu sedikitpun!"

"Baik!"

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

1
Yuen
Emang lemah kok bukan mengalah, buktinya tidak bisa melawan kata2 visum hahaha
Yuen
Masih bisa ditampar, beradu argumen selalu kalah, tidak bisa melindungi diri Hana memang wow 😂
tinta hitam: yah begitulah tokoh yg selalu tersiksa 😂
total 1 replies
Yuen
Lha malah nolongin mereka hahaa
Yuen
Perasaan si allienz n visum gak pernah dapat karma, menderita pun tidak, enakbterus hidupnya, kena masalah santuy gak berat, kayaknya cocok jd tokoh utama.. 😆
Yuen: Kecelakaan berdua mobil meledak thor.. 😂
total 2 replies
Yuen
Yayaya Akhirnya Allien dan virus hidup dg suka cita selamanya, hana hidup menderita selamanya. 👏
tinta hitam: 😂😂😂😂😂😂😂
total 1 replies
Yuen
Emang Hana sejelek apa? Kok si jal*ng visha merasa palong canteeek???
tinta hitam: tau lah pelakor mana si yg gak ngerasa cantik 😗
total 1 replies
Yuen
Dan akhirnya Allibaba dan Visum hidup bahagia selamanya tamat. 😆
tinta hitam: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Yuen
Gak kebalik ya lampir pelakor? 😏
Yuen
Semakin aneh, yg jahat smkin hebat
tinta hitam: ya begitulah, kadang yg jahat malah lebih di unggulkan, yg baik malah di sengsarakan
total 1 replies
Yuen
Sebenarnya tokoh utamanya sispa? Visha? Ckckck
tinta hitam: Visha itu pelakor yg emang unggul karena punya wajah cantik dan juga masih awet muda, jd ya begitulah, mana ada laki" milih daun tua sedangkan masih ada yg lebih muda
total 1 replies
Yuen
Menjijikan, knp mreka msih hidup aj
tinta hitam: sengaja di buat masih hidup, kalau udah tewas, ya gak seru ceritanya
total 1 replies
Yuen
Lelaki lucknut, dy boleh berzina istri blg jijik ishhh
tinta hitam: hooh, enaknya di gampar aja pake sendal
total 1 replies
YS,Pertiwi
kenapa suara bayi pas lahir ,,,,uaaaa,,,uaaa😁
tinta hitam: soalnya anak manusia, coba kalau anaknya kambing, pasti bunyinya embeee 🤣
total 1 replies
Chiisan kasih
sini Allianz sama aku aja, dari pada stres🤭
tinta hitam: gak mau dia 😂
total 1 replies
Laila antoniii
sebar benih terus itu si Allianz
tinta hitam: iya biar makin banyak panennya 🤣🤣
total 1 replies
rintik hujan
sungguh malang nasibmu hana! tapi ngmong2 penyakit miomi iku opo thor😁
tinta hitam: hhh 😒😒
total 1 replies
Chiisan kasih
apakah hana akan bersama morgan nantinya?
tinta hitam: ikutin terus, karya dari author receh ini 😁
total 1 replies
Laila antoniii
lagi lagi lagi semangat akak
tinta hitam: makasih kaka ☺️☺️
total 1 replies
Bangu Thry Wulandari
aku hadir,... ☺☺☺,
tinta hitam: makasih beb 🤭
total 1 replies
Nuna El
Naira kenapa napa rumah author nya ku bom
tinta hitam: tak pecat dari Kk ntar 😂
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!