NovelToon NovelToon
ITIK BECOME ANGSA

ITIK BECOME ANGSA

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:21.3k
Nilai: 5
Nama Author: Estin Toisuta

Cecilia melempar dengan kasar novel yang baru saja dibacanya ke samping tubuhnya, dia merasa kecewa dengan isi novel tersebut, dia lalu bangun dan mengambil secarik kertas dan pulpen lalu menulis " ketika Rosalin tahu kalau dia dipermainkan Miranda dan julio maka Rosalin merubah penampilan nya dan bertekad merebut Julio dari pelukan Miranda.”
tiba-tiba angin bertiup membuka halaman novel tersebut lalu novel itu mengeluarkan cahaya yang sangat terang ada suara yang berkata " Cecilia rubahlah nasib Rosalin seperti yang sudah kamu tulis di kertas itu" , tiba -tiba Cecilia terserap ke dalam novel tersebut dan menempati tubuh Rosalin tokoh utama wanita dalam novel tersebut.
Kini Cecilia menjalani hari-harinya sebagai Rosalin, dia hanya dapat kembali ke dunia nyata apabila dia telah merubah nasib Rosalin persis seperti yang sudah dia tulis di secarik kertas itu.

Mampukah Cecilia mewujudkan apa yang sudah dia tulis di secarik kertas itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Estin Toisuta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian di Restoran Five Chair

“Semoga saja idenya ini berhasil dan tidak menimbulkan masalah baru” gumam Cecilia dalam hatinya.

Sekarang yang harus dipikirkan Cecilia adalah cara untuk mengajak George pergi ke restoran Five Chair.

Sambil memandang George yang sedang sibuk melayani pesanan pelanggan, Cecilia berusaha mencari cara untuk dapat mengajak George makan di Restoran Five Chair.

Kalau sudah menjelang malam cafe memang sangat ramai Cecilia membantu di dapur sedangkan George membantu melayani pelanggan dengan wajahnya yang tampan dan senyumnya yang menawan banyak pelanggan wanita sengaja datang ke Cafe untuk menyapa George tentu saja mereka tidak tahu kalau George adalah pemilik cafe ini mereka mengira George hanya pelayan.

“Haduhh.....hari ini sangat ramai aku sedikit lelah di tambah lagi banyak pelanggan wanita yang meminta selfi dengan ku.” George masuk ke dapur lalu duduk di kursi supaya dia dapat sedikit beristirahat.

Hal itu memberikan Cecilia sebuah ide “George bagaimana kalau kita memberikan reward buat diri kita sendiri, karena sudah hampir tiga bulan kita mengelolah Cafe ini.”

“Rewardnya apa?” Tanya George sedikit bingung sambil memijit kakinya

“Bagaimana kalau Minggu depan kita makan di restoran Five Chair?” Sahut Cecila penuh semangat.

George tampak berpikir sejenak “Hmmm...di five Chair Yach, itukan restoran mahal Lin? Tapi gak apa-apa deh sekali-sekali mencicipi makanan di restoran mahal, mungkin saja nanti kita bisa dapat ide tambahan menu.”

Cecila lega sekali ketika George setuju akan usulnya, dia segera mengirim pesan kepada Miranda “Miranda George sudah oke.”

Dalam hati George berkata “ini kesempatan bagus untuk memperkenalkan Rosalin kepada kedua orang tuaku karena kebetulan Minggu depan aku akan menemani orang tua ku bertemu rekan bisnisnya di sana, selama ini mereka hanya mendengar cerita ku tetang Rosalin Minggu depan mereka akan bertemu langsung aku yakin mereka akan suka dengan Rosalin.” George tersenyum sendiri membayangkan kejadian itu.

Ketika Miranda membaca pesan dari Rosalin dia sangat senang sekarang justru dia tidak sabar menunggu Minggu depan untuk datang ke pertemuan bisnis Ayahnya.

Dia sudah membayangkan kalau Ayahnya akan menyukai George lalu membatalkan pertunangannya dengan Julio “kalau dengan George, lulus kuliah langsung menikah pun aku mau...hehee...hee” begitu harapannya.

Hari yang di tunggu tiba, George menjemput Rosalin di rumahnya sementara itu Miranda dengan penuh semangat pergi menemani Ayahnya hal itu membuat Tuan Frans sedikit bingung dengan sikap anaknya yang berubah drastis tetapi dia tidak ambil pusing dia mengira kalau kini putri sudah berminat pada bisnisnya.

Tuan Frans dan Miranda telah sampai terlebih dahulu, beberapa menit kemudian Rosalin dan George menampakan batang hidung mereka. Miranda berpura-pura tidak melihat kedatangan George dan Rosalin.

Rosalin berpura-pura mencari meja lalu sengaja tersandung di kursi yang diduduki Miranda dan sandiwara pun di mulai

“aww....ehh...maaf Yach...aku gak sengaja ..ehh Miranda?” ucapnya bersandiwara.

Miranda pun menoleh ke arah Rosalin “ohh Rosalin haii...haii George kalian mau makan di sini juga?” Miranda melambaikan tangan nya kepada George dan Rosalin.

“Iya Miranda lagi cari meja yang view nya enak dipandang.” Cecilia menjawab sambil pura-pura mencari meja kosong.

“Ayah...pertemuan dengan klien papa masih lama kan? Bagaimana kalau George dan Rosalin bergabung dengan kita saja dulu?” Miranda memohon kepada Ayahnya .

Tuan Frans justru terkejut melihat George datang bersama Rosalin, dalam hatinya dia bertanya-tanya “Apakah orang tuanya tidak memberitahu kalau hari ini mereka akan makan bersama teman bisnis mereka? Mengapa George justru datang ke sini membawa seorang wanita? Siapa wanita ini apakah kekasihnya?”

Melihat wajah Ayahnya yang bingung Miranda segera memperkenalkan kedua temannya itu “Ayah perkenalkan ini Rosalin teman satu kampus dan juga satu jurusan dengan ku, kalau yang ini George dia di jurusan yang berbeda. Aku dan George pernah berpasangan waktu kontes King & Queen kampus.” George dan Rosalin pun menjabat tangan Tuan Frans.

“Kalian tampak serasi sekali.” Tuan Frans berusaha menutupi rasa penasarannya dengan memuji mereka.

“ Ayah jangan membuat mereka malu, mereka bukan sepasang kekasih mereka hanya teman bisnis .” Miranda segera memberi penjelasan kepada Ayahnya.

Cecilia pun segera mengiyakan perkataan Miranda bahwa mereka hanya teman saja, kebetulan George memberikan modal usaha sehingga kini usaha nasi bakarnya mempunyai cabang dan sekarang mereka sedang mengelola Cafe nasi bakar bersama.

Tuan Frans sangat kagum dengan kedua Anak muda yang ada di hadapannya terutama dengan George karena di usianya yang masih muda dia berani mengambil langkah menanam modal diusaha orang lain.

Tuan Frans dan George terlibat perbincangan yang akrab apalagi George adalah mahasiswa bisnis mereka sangat nyambung ketika berbicara.

“Tuan Frans, George, Miranda aku ijin ke toilet sebentar Yach” dengan sopan Cecilia berbicara.

“Rosalin aku ikut dengan mu ya.” Miranda segera mengekor Rosalin.

Sampai di toilet mereka berdua lompat kegirangan “Kau lihat Lin, Ayahku dan George sangat akrab sepertinya Ayahku menyukai George.” Ucap Miranda dengan semangat sambil memperlihatkan senyum manis di bibirnya.

“Ya, sepertinya Ayahmu menyukai George semoga saja Ayahmu mau membatalkan pertunanganmu dengan Julio dan memilih George.” Cecilia pun menanggapi ucapan Miranda dengan semangat.

Selesai dari toilet mereka segera menuju meja di mana mereka makan tadi ternyata di sana sudah bergabung sepasang suami istri

“ sepertinya mereka adalah klien Ayah ku, ayo Lin kita segera bergabung dengan mereka.” Ajak Miranda penuh semangat.

“ooohhh lihat ini putriku Miranda ayo mari sini perkenalkan ini adalah Tuan Benjamin Laurent dan Istrinya, ternyata dunia ini memang sebesar daun kelor mereka berdua adalah orang tua George...hahaaaa....” Tuan Frans segera memperkenalkan putri nya ketika Miranda baru saja tiba di meja.

“ohh.. kalau begitu saya permisi pindah meja.” Cecilia hendak beranjak meninggalkan mereka tetapi George menarik lengannya.

“Tunggu dulu Rosalin aku mau memperkenalkan mu kepada kedua orang tua ku, mami papi ini Rosalin wanita yang sering aku ceritakan lewat telepon.” Mau tidak mau Cecilia menjabat tangan kedua orang tua George dan memperkenalkan dirinya dengan sopan.

“ohhh...ini Rosalin, George sering menceritakan tentang dirimu, kamu wanita yang sangat luar biasa beruntung putra kami berkenalan dengan mu.” Ucap Tuan Benjamin yang membuat jantung Cecilia hampir copot lalu melirik ke arah Miranda yang tersenyum dengan kecut.

Walaupun George memaksa Rosalin untuk bergabung bersama mereka, Cecila menolak secara halus lalu duduk di meja terpisah dia tidak ingin mengacaukan pertemuan mereka.

Tuan Frans dan Tuan Benjamin terlibat pembicaraan yang membosankan menurut Miranda tetapi Miranda berusaha menunjukan sikap tertarik untuk membuat orang tua George dan George tertarik dengan nya.

Sementara itu Rosalin sibuk mengirim pesan dengan Julio di temani minuman dan kudapan yang dia pesan.

Akhirnya acara yang membosankan itu selesai Miranda dapat bernafas lega. George pamit kepada ke dua orang tuanya untuk mengantarkan Rosalin pulang.

George tampak kesal dengan Rosalin “ Lin mengapa tadi kamu tidak mau duduk bersama kami?”

“hmm...aku hanya tidak mau menggangu urusan bisnis kalian toh aku tidak ada hubungan dengan ini.” Cecilia menjawab dengan santai.

“Jelas ada hubungannya dengan mu, karena aku mau orang tua ku semakin mengenal dirimu!” George berbicara dengan nada kesal.

Cecilia sudah bisa menebak arah pembicaraan George jadi dia tidak mau berdebat dengan nya lagi. Cecilia memilih untuk diam.

Dalam hati dia berdoa memohon kepada Tuhan supaya kedua orang tua George lebih tertarik kepada Miranda daripada kepada Rosalin.

1
Jade Meamoure
bagus endingnya 😊😊
Estin Toisuta: terima kasih Kak Jade sudah mampir di Novel saya
total 1 replies
Estin Toisuta
haiii Vivi terima kasih buat semangatnya, lagi susun novel berikutnya nih
vi
karya mu bagus thor... teruslah berkarya
✪⃟𝔄ʀ✰͜͡v᭄ sⷡεͬɴͦɢͫᴏͦᴛ 🦈
kasihan bnget cecilia,,tersedot dlm novel dan masuk ketubih ros yg seorang anak dri krluarga menengah kebawah.pasti akan susah ini nantinya.
Estin Toisuta: yup tull hehee
total 1 replies
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Arlingga✿꙳❂͜͡✯࿐
Hadir,,, semangat up ny,,, 💪💪💪
Ningrum Real
mampir kekarya ku juga ya kak
Estin Toisuta: terima kasih sudah mampir
total 2 replies
Ningrum Real
halo kak mampir yaa
Willyams Toisuta
semangat terus ya, usaha mu tidak akan sia- sia
Ig : Author_fanie.liem
luar biasa
anan
Tambah ipsodenya
anan
luar biasa
anan: mantap
total 1 replies
Willyams Toisuta
nahhlohh
Willyams Toisuta
semangat terus cecilia
Estin Toisuta
maaf yach para pembaca ku, author up nya agak malam tapi yang penting tetap di hp tanggal 5. Happy reading
Andreaz Chodri
karya yang hebat saya tidak menyangka kalau ini adalah karya dari Author yang baru pertama kali menulis novel bagus lah
Estin Toisuta: terima kasih komentarnya saya masih banyak belajar kak
total 1 replies
Andreaz Chodri
ayoo...cari jalan keluar kalau gak mau nikah sam Miranda julio
Andreaz Chodri
serem juga Yach kalau beneran terjadi hehee
Damar Pawitra
bagus, menarik
semangat berkarya ya 🦾🦾🦾
jangan patah semangat
Estin Toisuta: terimakasih semangatnya kak
total 1 replies
Ayu Fia
lanjutkan Thor
semangat
Estin Toisuta: wihhh mantappp terima kasih mbak ayu yang cantik
total 1 replies
Willyams Toisuta
lebih seruh ceritanya, ditunggu lanjutannya yach....krreeeenn
Estin Toisuta: terima kasih willyam, sudah ada lanjutannya kok
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!