Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis cantik yang lugu dan polos bernama Ellena Putri Anggara. Kini di usianya yang masih 18 tahun, Ia terpaksa harus menikah muda karena di jodohkan oleh orang tuanya. Yang beralasan demi mengikat tali persahabatan kedua orang tuanya dengan calon mertuanya sekarang akan lebih kuat.
Namun, ternyata Ellena akan menikah dengan laki-laki matang berusia 25 tahun yang memiliki seorang kekasih yang sangat Ia cintai. Dari kisah ini Ellena terus berjuang untuk mendapatkan cinta dari suaminya. Akankah Ellena bisa mendapatkan cinta dari suaminya? Ataukah Ellena akan mendapatkan kebencian dari suaminya? Dan apakah pernikahan mereka akan bertahan? Atau sebaliknya?
~Ingin tahu kelanjutannya seperti apa? mari di simak dan di baca ya, semoga suka😄
~HAPPY READING~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risma ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
~HAPPY READING~
🐜🐜🐜
"Vinaa! Maafin Mama, Nak. Hikss... hikss...," orang itu tiba-tiba berkata seperti itu sambil menangisi jenazah korban.
Wisnu dan keluarganya yang sedari tadi sudah ada di situ. ketika mereka sedang menangis, tiba-tiba merasa heran dengan orang itu. Yang Ia tahu korban itu adalah Ellena, tetapi kenapa ada orang yang memanggil dengan nama Vina?
.
.
.
.
🌹🌹🌹
☘️ Flashback on☘️
Masalah itu sudah selesai. Ternyata benar dia bukan Ellena, melainkan namanya Vina. Vina adalah anak semata wayang dari Ibu Salsa. Ibu Salsa merasa bersalah dengan anaknya karena dia terlalu jahat kepada Putri kandungnya sendiri. Vina merasa tidak mendapatkan kasih sayang dari Ibunya, memang Ayahnya Vina sudah meninggal sejak 2 tahun yang lalu. Ayahnya Vina kecelakaan yang sangat mengenaskan bersama dengan Vina. Akibat kecelakaan itu ayahnya meninggal dunia. Tidak dengan Vina, akibat kejadian itu dia tidak bisa melihat. Ibu Salsa tidak pernah memberikan kasih sayang lagi, saat Vina ingin mendapatkan kasih sayangnya Ia selalu beralasan mau berkerja untuk masa depan Vina. Apa salahnya kalau Ia ingin mempunyai waktu sebentar saja untuk merasakan kasih sayang dari Ibunya? Vina memang mempunyai kekurangan, dia Buta. Sebab itulah Ibu Salsa tidak pernah memberikan kasih sayang kepada Vina.
Vina merasa hidupnya sudah tidak berguna lagi. Ia memutuskan untuk pergi dari rumah, Ia berpikir tidak ada lagi orang yang sayang kepada dirinya. Bahkan Ibunya sendiri juga tidak pernah memberikan kasih sayang kepada dirinya bahkan Ia malah menjahatinya. Namun, sebenernya apa yang di pikirkan Vina salah. Sebenarnya Ibu Salsa sangat menyayangi Vina, namun dia merasa malu karena kekurangan Vina. Sebelum kecelakaan bersama Ayahnya terjadi, Ibu Salsa sangat perhatian dan sayang banget dengan Vina. Namun, setelah kecelakaan itu kebahagiaannya telah lenyap. Kasih sayang dan perhatian yang Ibu Salsa berikan hilang begitu saja. Banyak orang-orang yang suka menggosipkan Vina karena kekurangannya. Karena itulah Ibu Salsa merasa sangat malu dan juga sangat .
Vina hampir mirip dengan Ellena? Memang benar, Vina adalah teman Ellena waktu kecil. Pertemanan Ellena dan Vina di mulai karena tidak sengaja bertemu dan mereka merasa wajahnya sedikit mirip. Ellena sangat senang karena merasa mempunyai kembaran, mereka pun berteman sudah sangat lama dan mereka terpisah karena Vina terpaksa harus pindah rumah.
☘️Flashback off☘️
🍁🍁🍁
Wisnu yang tahu bahwa itu bukan Ellena, Pria itu sangat lega mendengarnya. Korban itu telah di urus.
Wisnu tiba-tiba teringat sesuatu. Ia ingat bahwa semenjak Ellena pergi, Ia belum pernah mencoba menelfonya. Pria itu mengambil ponsel dari saku celananya dan mencoba menghubungi salah satu nomor yang ada di ponsel itu.
Panggilan terhubung.
"Hallo! Ellena kamu gakpapa kan? Sekarang kamu ada dimana?" Wisnu bener-bener senang karena Ellena mengangkat telfonnya.
"Maaf! Apakah ini dengan Pak Wisnu?" tanya orang di balik telfon itu.
"Syifa? Kok bisa, Handphone Ellena ada sama kamu?" tanya Wisnu heran.
"Maaf, Pak! Bukannya saya lancang. Saya mendengar bunyi Handphone ini di ruangan Bapak. Pada saat saya sedang membereskan berkas-berkas penting dan saya melihat ada panggilan masuk atas nama Bapak," jawab Syifa jujur, Ia tak menyembunyikan apapun.
"Ya sudah, saya akan ke sana untuk mengambil handphone itu," ucap Wisnu. Ia berpikir dengan handphone Ellena siapa tau ada teman-temannya yang bisa membantu mencari keberadaan Ellena.
"Baiklah, Pak! Maaf, saya sudah lancang." Syifa merasa tidak enak.
Tutt-tutt!
Panggilan terputus.
Wisnu masih berada di tempat kejadian itu bersama orang tuanya. Ia melihat orang tuanya hanya sedang diam menunggu putranya yang sedari tadi sedang bertelpon. Mereka tidak tahu anaknya menelfon siapa.
"Ma, Pa. Wisnu pergi dulu yah! Mama sama Papa pulang aja," pamit Wisnu.
"Hhhmm, mau kemana? Sepertinya kau terlihat buru-buru sekali," tanya Mama Rina.
"Wisnu mau cari Ellena, Ma." jawab Wisnu.
"Yaudah, kalau begitu Mama sama Papa ikut," ucap Mama Rina.
"Enggak, Ma. Lebih baik kalian pulang saja, ini sudah tanggung jawab aku untuk mencari Ellena. Karena ini memang kesalahanku," jawab Wisnu. "Dan satu lagi Ma, Pa. Wisnu mohon, jangan kasih tau orang tua Ellena tentang masalah ini. Wisnu takut mereka marah sama Wisnu," ucap Wisnu memohon.
"Iyah, Mama sama Papa janji gak bakal kasih tau mereka. Tapi kamu harus cepet-cepet temuin Ellena. Mama kangen sama mantu cantik Mama," ucap Mama Rina.
"Oke, Ma."
Pak Dedi hanya menatap Wisnu dengan tatapan masih kecewa kepada anaknya, "Ingat! Kau harus temukan Ellena!" ucap Pak Dedi sambil memberikan kunci mobil.
"Baiklah, Pa!"
.
.
.
🍁🍁🍁
Wisnu mengemudikan mobilnya menuju kantor. Ia berniat ingin mengambil Handphonenya Ellena.
Tak lama kemudian. Pria itu telah sampai di kantor 'SANJAYA GROUP' perusahaan milik Papanya yang sudah di serahkan kepada dirinya.
Ia bergegas memasuki kantor dan berjalan cepat menuju lift untuk menuju ruangannya.
Setelah sampai di ruangannya, Ia menghampiri Syifa untuk mengambil handphone Ellena. Memang handphone Ellena tertinggal di situ pada saat dia marah kepada Wisnu saat Ia melihat Wisnu bermesraan dengan Levina dan tidak mengakui Ellena sebagai istrinya. Melainkan Wisnu mengakui Ellena sebagai adiknya. Karena merasa sangat kesal, Ellena lupa membawa Handphonenya. Ia bergegas pergi dan akhirnya tertabrak mobil.
***
Wisnu sudah mendapatkan handphone Ellena. Ia mengutak-atik handphone itu berniat untuk mencari teman dekat dan baik sama Ellena. Utung saja handphone Ellena tidak memakai Paswrod.
Pandangan Wisnu tertuju pada handphone itu, Ia melihat kontak yang ada di handphone Ellena. Wisnu menemukan nama 'Silvi sahabat terbaik'. Wisnu berpikir bahwa Ia adalah sahabat dekat Ellena.
Dengan segera Wisnu menghubungi nomor itu.
Panggilan terhubung.
"Hallo! Apakah benar ini dengan Silvi?" sapa Wisnu dan bertanya.
"Iyah, Benar. Maaf Anda siapa yah? Mengapa handphone Ellena ada dengan Anda?" tanya Silvi yang heran, karena orang yang sedang bertelpon dengannya adalah cowo.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku! Aku hanya ingin menanyakan, apakah kau mengetahui keberadaan Ellena?" ucap Wisnu dan bertanya.
Silvi hanya terdiam.
"Heyy, cepet jawab! Apakah Ellena sedang berada bersamamu?" tanya Wisnu lagi yang menghancurkan lamunan Silvi.
"Ah, Iyah. Ellena memang sedang berada di rumahku. Tetapi aku ingin tahu, siapa kau? Ada hubungan apa dengan Ellena?" jawab Silvi dan Ia sangat kepo siapa sebenarnya orang itu.
"Nanti juga kau bakal tahu siapa aku. Cepet sekarang share lokasi rumahmu!"
"Ta... p...," ucap Silvi terputus.
Tutt-tutt!
Panggilan terputus.
Wisnu mematikan teleponnya. Dan dengan segera Silvi menuruti kemauan Wisnu, Ia Share lokasi rumahnya. Silvi benar-benar di buat penasaran dengan orang itu.
☘️Flashback on☘️
Ellena dan Silvi merasa sudah puas untuk jalan-jalan di taman. Mereka memilih untuk pulang ke rumah Silvi, berniat untuk menonton Drakor kesukaan mereka. Namun, di saat sedang asyik menonton. Silvi merasa bingung karena ada panggilan masuk dari Ellena. Ia berpikir bahwa Ellena sedang berada di sampingnya dan siapa orang yang menelfonnya menggunakan handphone Ellena?
Karena merasa penasaran, Silvi pun pergi untuk menjauh dari Ellena. Ia berniat untuk mengangkat telfon itu.
Panggilan terhubung.
"Hallo! Apakah benar ini dengan Silvi?" sapa Wisnu dan bertanya.
"Iyah, Benar. Maaf Anda siapa yah? Mengapa handphone Ellena ada dengan Anda?" tanya Silvi yang heran, karena orang yang sedang bertelpon dengannya adalah cowo.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku! Aku hanya ingin menanyakan, apakah kau mengetahui keberadaan Ellena?" ucap Wisnu dan bertanya.
Silvi hanya terdiam.
"Heyy, cepet jawab! Apakah Ellena sedang berada bersamamu?" tanya Wisnu lagi yang menghancurkan lamunan Silvi.
"Ah, Iyah. Ellena memang sedang berada di rumahku. Tetapi aku ingin tahu, siapa kau? Ada hubungan apa dengan Ellena?" jawab Silvi dan Ia sangat kepo siapa sebenarnya orang itu.
"Nanti juga kau bakal tahu siapa aku. Cepet sekarang share lokasi rumahmu!"
"Ta... p...," ucap Silvi terputus.
Tutt-tutt!
Panggilan terputus.
Karena merasa penasaran. Dengan segera Silvi Share lokasi rumahnya.
Setelah selesai bertelpon Ia kembali menghampiri Ellena. Ellena merasa heran, mengapa Silvi terlihat aneh seperti itu? Memang siapa yang meneleponnya? Itulah yang menjadi pertanyaan di dalam hati Ellena.
☘️ Flashback off☘️
Sedangkan Wisnu yang sudah mendapatkan Share lokasi dari Silvi. Ia bergegas pergi meninggalkan kantornya dan pergi menuju rumah itu dengan melajukan mobilnya sangat kencang.
Setelah beberapa menit Wisnu pun sampai di rumah Silvi. Ia mencoba membunyikan bel rumah itu.
Ting-tong!
Di dalam rumah.
Ellena dan Silvi yang mendengar bel itu hanya mengerutkan keningnya. Silvi yakin bahwa orang itu adalah orang yang telah menghubunginya tadi. Dengan segera beranjak dari tempat duduknya untuk membukakan gerbang.
"Apakah benar ini rumah Silvi?" tanya Wisnu kepada orang yang membukakan gerbang.
"Iyah, saya sendiri. Anda siapa yah?" jawab Silvi dan bertanya.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku! Cepet katakan, dimana Ellena?" ucap Wisnu datar.
Silvi hanya terdiam menatap wajah pria itu. Ia sangat tertegun dengan ketampanannya.
Sedangkan Wisnu yang melihat Silvi hanya diam. Tanpa basa-basi Ia masuk ke dalam rumah itu tanpa tahu sopan santun.
Setelah memasuki rumah itu. Wisnu melihat Ellena sedang asyik menonton Drakor. Pria itu berteriak dan langsung menghampirinya. Ellena yang mendengar suara berat itu langsung menoleh. Suara itu benar-benar tidak asing menurutnya. Ellena benar-benar sangat terkejut dengan kedatangan Wisnu, Ia hanya membulatkan matanya dan bibirnya membentuk huruf O.
>Bersambung......
Hello teman-teman! Makasih telah setia menunggu cerita ini dan terimakasih telah ikutin ceritanya sampai sini.
Jangan lupa Like, komen, dan vote seikhlasnya saja😅
Sambil menunggu aku up. Mampir yuk ke cerita teman-teman onlineku, ceritanya gak kalah menarik dan bagus-bagus banget lho🥰
Ceritanya sangat romantis banget 😄
Salam hangat dari author 🤗
Follow:@risma_ayu315
See you guys ❤️❤️