NovelToon NovelToon
Kesayangan Sang Pewaris

Kesayangan Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Balas Dendam / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial
Popularitas:365.1k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Sinopsis

Warning!!!
Adegan dalam cerita ini mengandung unsur dewasa 21+, harap bijaklah dalam membaca.

Grael Arabella, seorang gadis belia yang hanya tinggal bersama sang Kaka dan ibunya, semenjak sang ayah meninggal dunia, dia membantu kakaknya untuk mencari nafkah. Grael juga memiliki cinta pertama di bangku sekolah menengah pertama yang bernama Rangga Louis, sosok pria yang sudah membuatnya merasakan jatuh cinta untuk pertama kali.

Takdir berkata lain. Grael justru bertemu dengan Erlangga Louis, seorang artis terkenal yang menjadi salah satu idola Grael. Pertemuan mereka justru membuat Grael menjadi benci dengan Erlangga. Namun, berbeda dengan artis tersebut, dia justru semakin ingin memiliki gadis belia itu.

Apalagi saat Erlangga tahu, bahwa Grael akan dijodohkan dengan Rangga, adik tirinya. Sekaligus ahli waris kedua dari keluarga Grup Jaya. Erlangga semakin menjadi ingin merebut kembali apa yang semestinya dia miliki. Baik itu, tahta, hart

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Meet and Great part 2

Semua pengunjung yang berada di mal tersebut mengantri untuk bergiliran meminta tanda tangan dan berfoto bersama, ada yang meminta dipeluk bahkan ada yang memberi kado untuk Erlangga sebagai bentuk sayangnya terhadap artis favoritnya.

Erlangga menyunggingkan senyuman termanisnya walau luka masih belum sembuh total, dia tetap memberikan kepuasan terhadap para fansnya. Grael yang terus memperhatikan tingkah ramah Erlangga merasa kesal sendiri, begitu mudahnya Erlangga menyanggupi permintaan para fans yang ingin memeluknya.

"Astaga! Metong dah gue." Grael langsung panik ketika melihat teman-temannya yang jaraknya begitu dekat.

"Kak, topi! Topi!" suara pelan Grael pada Rio yang duduk di samping kanan Erlangga, sedangkan dia berada di samping kiri Erlangga. Rio langsung memberikan topi yang dia kenakan kepada Grael.

Erlangga yang sedang memberikan tanda tanganya, langsung mengambil topi dari kepala Grael dan memakaikan topi miliknya di kepalanya, kemudian berfokus lagi tersenyum kepada peserta berikutnya.

"Ya Tuhan, kak Er ... boleh salaman gak?" giliran Veby yang maju untuk meminta tandatangan Erlangga.

Bukannya menanggapi ucapan Veby, Erlangga merasa aneh dengan tingkah Grael yang seolah ingin menghindar dan menutupi dirinya, pikiran jahil pun langsung berkembang ketika dia mengetahui bahwa orang yang berada di depannya pasti orang yang Grael kenal.

"Oh, boleh dong!" Erlangga langsung mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.

"Ihhh ... ya ampun," dengan rasa gembira, Veby membalas uluran tangan Erlangga, dia pun meminta tanda tangan pada Erlangga untuk dia dan juga Grael.

"Kak satu lagi, buat teman saya." Veby memberikan sebuah switer couple sahabat yang terdapat nama Grael Arabella. Erlangga pun terkejut membaca nama tersebut, kemudian melirik ke arah asisten pribadinya yang tengah terbatuk akibat sulit menelan saliva-nya sendiri.

"Loh ini buat teman kamu?" tanya Erlangga dan dianggukan oleh Veby.

Salah satu tim Kru yang bertugas untuk membatasi waktu. Menegur, agar Veby bisa bergantian dengan yang lain, tapi Erlangga membiarkan Veby untuk lebih lama, agar dia bisa mengusik informasi tentang gadis yang dia suka.

"Sekolah dimana?" tanya Erlangga dan dijawab oleh Veby dengan jujur.

"Emang dia juga ngefans sama saya?" tanya Erlangga.

"Bukan ngefans lagi, dia fans berat Kakak ... semua kamarnya penuh dengan foto Kak Erlangga." Veby menjelaskannya dengan senang karena bisa mengobrol dengan artis idolanya lebih lama.

"Masa sih? Kalau ngefans, kok gak datang?" Erlangga melirik ke arah gadis yang ada di sampingnya sembari tersenyum.

"Dia ada urusan penting, Kak. Oh ya, ini buat Kak Erlangga dari aku dan satunya lagi dari Grael." Veby memberikan sebuah kado yang sudah dibuat sejak dua bulan yang lalu.

Ingatan Grael langsung tertuju, dimana dia membuat syal yang dia buat untuk Erlangga saat dia masih menjadi fans setianya. Perasaanya langsung gugup ketika Erlangga menerima kado dengan wajah senyumannya.

"Salam buat teman kamu, ya!" Erlangga memberikan dua sebuah paper bag sebagai hadiah meet and great untuk para fans yang telah hadir, dia juga memasukan kado spesial pada paper bag untuk Grael.

Veby pun turun dari atas panggung setelah sesi foto bersama Erlangga, kemudian pengunjung lainnya bergantian naik ke atas panggung dengan wajah datarnya.

Pengunjung itu adalah Irfan yang rela mengantri hanya meminta tanda tangan seorang Erlangga untuk wanita idamannya, dia memberikan topi dan foto Irfan bersama Grael untuk ditandatangani oleh Erlangga.

Mata Erlangga langsung bulat sempurna ketika melihat wajah gadis yang dia suka sedang tertawa disamping Irfan. "Siapa dia?" tanya Erlangga dengan ketus.

"Pacar, bang," jawab Irfan dengan polos dan berhasil membuat Grael tersedak saat minum. Sontak membuat Irfan dan Erlangga melihat ke arahnya yang menunduk menutupi wajahnya dengan sebuah topi.

"Ini buat siapa tanda tangannya? Sejak kapan kalian pacaran? Kalian satu sekolah apa satu kelas?" pertanyaan begitu beruntun yang dilontarkan oleh Erlangga, membuat Irfan langsung mematung mendengarnya.

"A-hah?" tanya Irfan yang tidak mengerti dengan pertanyaan dari Erlangga.

"Next!" sahut Erlangga ketika dia selesai menandatangani sebuah foto tersebut dan tidak lupa mencoret bagian wajah Irfan dengan spidol permanen.

Irfan pun mengambil foto tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Erlangga, lalu melangkah turun begitu saja dengan keheranannya.

"Ck! Pacar? Gak nyangka ternyata—”

"Terserah mau ngomong apa!" balas Grael dengan ketus saat suara pelan Erlangga terdengar di telinga dia.

Erlangga menggenggam bolpoin dengan sangat kencang, melampiaskan rasa kesalnya pada sikap Grael. Aura yang begitu hangat dan ceria, seketika menjadi awan gelap yang mulai menjalar di sekitar Grael, membuat mood Erlangga menjadi ngedown.

Setelah hampir dua jam lebih, acara tersebut telah usai. Jauh dari perkiraan mereka ternyata yang datang begitu banyak sehingga menambah waktu yang sudah diperkirakan.

Erlangga dan Grael yang sedang duduk di kursi belakang, saling mendiami satu sama lain. Usai acara tersebut telah selesai, kini mereka sedang menuju arah pulang.

"Pak Ben, tolong berhenti di jalan Kamboja saja!" pinta Grael yang ingin menjenguk Rangga.

Pak Beni yang hari ini bisa mengantar tuannya pergi, melirik ke arah Erlangga meminta keputusan dari Tuannya. Sorot mata Grael langsung tertuju melihat Erlangga ketika Pak Beni meminta persetujuan dari sang empu.

"Mau apa? Gak puas emang, punya satu pacar terus mau embat yang lain juga?" tanya ketus Erlangga saat mengetahui bahwa Grael ingin turun ke arah jalan rumah utama.

Grael langsung mematung seketika, dia begitu merasa sakit mendengar umpatan dari mulut Erlangga, dirinya begitu malas membalas ucapan yang membuatnya sakit.

"Serah!" ujar Grael dengan malas.

"Playgirl!" maki Erlangga dengan ketus, tapi Grael menanggapinya hanya bisa menahan kesal, karena dia hanya menganggap angin lalu dan setelah ini dia benar-benar tidak ada hubungan apapun lagi dengan Erlangga.

"Pak Ben, sini aja!" pinta Grael saat mobilnya tiba di jalan Kamboja. Dia pun mengambil sebuah tasnya.

"Kak Rio, aku udah selesaikan hukumannya? Jadi udah beres dan gak harus berhubungan lagi?" tanya Grael yang mengejek Erlangga.

"Makasih ya, El ... salam buat Rangga," ucap Rio dengan lembut.

"Bye kak, makasih Pak Ben." Grael tersenyum ke arah Pak Ben.

"Murahan!" celetuk Erlangga dengan nada pelan tapi masih didengar oleh Grael, dia pun mengentikan langkahnya saat ingin turun dari mobi.

"Ck! Murahan? Jadi merasa kasian sama artis papan atas yang rela mencumbu cewek murahan! Tapi tenang aja, aku jamin kamu gak bakal bertemu lagi dengan aku yang murahan!" Grael turun dari dalam mobil dan membanting pintu mobil dengan kencang.

"Aaakhh! Shiiit! Dasar cewek gatel! Matre!" umpat Erlangga ketika Grael sudah pergi menjauh dengan ucapan yang membuat Erlangga merasa sakit hati.

"Er ... Er ... gue mau heran, tapi itu elu!' ucap Rio yang menarik napas panjangnya.

"Apa maksud Lo?" Erlangga mulai meninggikan suaranya.

"Gue heran, kenapa gue bisa betah jadi sahabat Lo? Pusing gue, berteman sama tipe modal tampang doang tapi IQ nya cuma se ons!" Rio tertawa melihat Erlangga uring-uringan saat mobil sudah berjalan kembali.

"Maksud lo, apa? Hah!" bentak Erlangga.

"Gue bilang juga apa! Otak Lo cuma gede dimeesum doang!" maki Rio tanpa ada rasa takut oleh Erlangga.

"Bang sat, bacot Lo!" Erlangga hendak melayangkan pukulannya kepada Rio, tapi dengan cepat, managernya itu langsung memasang strategi untuk menaklukkan apa yang ingin Erlangga rebut, yaitu hak-nya.

"Lo yakin?" tanya Erlangga yang mendengar semua rencana yang sudah tersusun rapih.

Rio tersenyum sebagai tanda menyakinkan keputusannya untuk mengambil semua yang seharusnya dia miliki. Baik itu tahta, harta maupun Grael Arabella.

To be Continued...

Hallo Readers ... mohon maaf lahir batin ya...🙏🙏🥰

maafin author, baru nyapa nih ... maklum author punya sifat pemalu, heheh ...

Masih sepi nih.. mana comennya? biar author semangat nih... gimana? kalau kurang feel-nya maaf ya, semoga kedepannya bisa tambah bagus lagi... jangan lupa kirim bunganya ya, biar tambah semangat buat up nya...

Terimakasih bagi yang sudah mendukung karya author yang ke dua ini, salam manis untuk kalian semua... 🥰

1
Melani Sunardi
Bintang 5 aja bayarnya dah jut jutan..... bintang 10 gimana thor/Hey//NosePick//NosePick//NosePick//NosePick/
HIATUS: plesetan dengan sistem hiperbola 🤭
total 1 replies
Muna Junaidi
Menyala thor🔥🔥🔥
HIATUS: apanya kak? 🤭
total 1 replies
Hello20 Kitty16
hai
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... setangkai mawar untuk mu 🌹
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏.. setangkai mawar untuk mu 🌹.... good job 👍
Eka Uderayana
semangat terus ya Thor 💪... jangan patah semangat.. gara-gara komentar yang tidak bermutu...oke... semangat 💪...aku suka karya mu.. love you author 🥰
HIATUS: makasi ya kak 😍🥺 terhura
total 1 replies
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
hai Thor... thanks 🙏.. setangkai mawar untuk mu 🌹..
Eka Uderayana
terimakasih Thor 🙏... cerita nya keren 👍.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
hai Thor.. salam kenal... aku sedang membaca novel karya mu ini.. very good 👍... setangkai mawar untuk mu author 🌹 dan satu vote untuk mu.. kapan kelanjutan ceritanya... padahal bagus loh ceritanya... lanjut Thor.. please 🙏🥰
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏... salam kenal buat author... setangkai bunga mawar untuk mu 🌹
Ass Yfa
Grael terlanjur kecewa.... Er terus mempertahankan Sherly yg jadi momok rumah tangganya
Ass Yfa
duh Sherly mimpinya ketinggian.. kalo jatuh sakit ll... berdarah2
Ass Yfa
duh Irfan nyari masalah kayaknya... bisa berabe nih
Ass Yfa
Rangga ama Emira msih labil dan pingin nyoba sesuatu yg baru
Ass Yfa
Rio sama Ernata aja
Ass Yfa
Grael... penulis novel kali kayak authornya hehehe.... Lydiakah yg dibw polisi
Ass Yfa
fix El udah terlena dlm pesona Er.... dan posisi Rangga mulai tersisihkan...
Siam Ambarwati
Thor ini kelanjutan nya mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!