NovelToon NovelToon
AKU INI ANAK KAMU "AYAH"

AKU INI ANAK KAMU "AYAH"

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Cintamanis / Balas Dendam / Berubah manjadi cantik / Tamat
Popularitas:132.8k
Nilai: 5
Nama Author: syahri musdalipah tarigan

(Warning 19 )

Bijak-bijaklah membaca, ada adegan naik turun, dan mungkin sedikit panas.


Lola Elakshi gadis cantik bermata coklat, berambut ikal bawah. Ibunya meninggal saat melahirkannya.

Ayahnya selalu menyalahkan dirinya atas kepergian Ibunya dan selalu berkata dia anak pembawa sial.

Ayahnya menikah lagi. Setelah umurnya 19 tahun, bisnis Ayahnya bangkrut hingga terlilit hutang yang tidak bisa di bayar.

Suatu hari ada pelelangan di kota mereka, Ibu tirinya berinisiatif membujuk dirinya untuk....

Untuk lebih jelasnya mampir ke Bab ya.. 🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syahri musdalipah tarigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Restoran Mewah buat Elakshi.

Part 25

________

2 hari setelah melihat gambar yang Aswin tunjukkan, Aswin, Elakshi dan Revival sedang duduk di ruangan tertutup. Dekorasi ruangan bernuansa klasik, tempat duduk yang nyaman dan lembut. Elakshi terlihat bingung, kenapa mereka harus ke tempat ini, tempat yang di tunjukkan fotonya 2 hari yang lalu oleh Aswin.

Aswin menyadari hal itu, ia menggenggam tangan kanan Elakshi yang di letakkan di bawah meja. Senyum manis terpancar dari raut wajah Aswin saat menatap istrinya. “Nanti kamu akan tahu.” Ucap Aswin pelan.

“Maaf. Saya terlambat.” Ucap seorang pria muda yang membuka pintu ruangan.

Revival berdiri, tangan kanan mengarah ke bangku kosong yang berada di samping Aswin. “Silahkan Anda duduk di sini.”

Pria muda tersebut duduk di samping Aswin, tangan kanan yang memegang tas jinjing mengeluarkan beberapa lembar Dokumen dan menyerahkan dengan sopan kepada Aswin. “Ini Dokumen yang Anda minta tuan.”

Aswin mengambil Dokumen tersebut dan menyerahkannya ke Elakshi. “Kamu baca dan setelah itu kamu tanda tangan.” Ucap Aswin lembut.

Tangan kanan memegang lembar Dokumen tersebut, kedua mata polos menatap wajah Aswin yang datar. “Ini apa Presdir.” Elakshi membaca isi dari Dokumen tersebut. Kedua mata coklat membulat, ia menatap wajah Aswin yang tersenyum manis. “Apa ini buat aku.”

Aswin meletakkan tangan kanan di belakang rambut panjang ikal bawah yang terurai. “Ia. Ini buat Istriku. Kamu bisa mengelola bisnis ini, jika kamu berhasil mendapat target 1 M dalam satu tahun. Aku akan berinvestasi dengan kamu untuk membuka waralaba baru di tempat lain sesuai keinginan kamu.”

“Restoran mewah, Presdir. Apa ini tidak terlalu berlebihan buat aku.” tanya Elakshi yang terlihat polos.

“Tidak. Wanita seperti kamu sangat spesial dimataku.” Aswin mendaratkan kecupan di dahi Elakshi. “Maaf. Aku terlambat menemukan kamu.” Aswin membelai lembut wajah Elakshi. “Aku juga punya alasan untuk memberikan kamu hadiah ini. Alasan aku adalah hanya ingin kamu bangkit dan melupakan semua kesedihan yang dibuat Ayah kamu dan Istrinya yang telah mereka berikan kepada kamu. Aku ingin kamu menyibukkan diri hanya untuk datang dan pergi bekerja, tidak di rumah. Apa kamu mengerti maksudku.”

Elakshi merasa terharu mendengar ucapan Aswin, kedua ujung matanya meneteskan cairan bening. Elakshi memeluk tubuh kekar Aswin. “Terimakasih.”

Prok!

Prok!

“Suami idaman.” Ucap pria muda memberi tepuk tangan meriah kepada Aswin dan Elakshi.

Revival menundukkan sedikit tubuhnya, mendekatkan bibirnya di daun telinga pria muda. “Mau mati.” Bisik Revival pelan namun sangat menusuk.

Pria muda tersebut langsung menghentikan tepuk tangannya, wajah yang terlihat ceria kini menjadi kaku.

30 menit kemudian, selesai sudah tanda tangan, serah terima tempat dan lainnya. Aswin mengajak Elakshi keliling Restoran mewah, dimana Restoran tersebut belum beroperasi. Bangunan yang masih terlihat baru, terlihat dari meja, kursi dan alat yang lain masih terbungkus plastik.

Aswin, Elakshi dan Revival sedang berdiri di depan teras Restoran mewah, Aswin menggandeng tangan kanan Elakshi. Keduanya saling memandang penuh cinta.

“Aku sudah mengkontrak Koki terhebat yang sebagai juru masak menu Italia dan Jepang. Aku juga sudah mengkontrak pembuat minuman dari 2 Negara itu. Pelayan, OB dan yang lainnya juga sudah tersedia. Tinggal kamu saja kapan ingin buka maka aku akan menyuruh mereka datang ke sini. Dan satu lagi, aku mengundang selebgram, konten creator dan sebagian orang yang ahli mempromosikan makanan untuk datang ke sini.” Aswin menarik lengan Elakshi. Tangan kiri menunjuk ke atas, dimana papan nama tertulis. “L.E”. “Aku juga sudah membuat inisial nama kamu. Apa kamu suka.” Tanya Aswin sambil menatap wajah polos yang terlihat senang.

Elakshi hanya mengangguk. “Ia.”

“Kalau begitu kapan kamu akan buka Restoran ini?” tanya Aswin sambil tersenyum manis.

“Kalau bisa besok.” Tandas Elakshi yang bersemangat.

Aswin mencubit pipi Elakshi, wajah gemes terlihat dari wajah Aswin sambil menatap wajah Elakshi yang terlihat imut saat kedua pipinya tertarik. “Siap nona muda. Segera dilaksankan perintahnya.”

“Sakit.” ucap Elakshi manja.

Aswin melepaskan kedua tangan yang mencubit gemas wajah istrinya. Aswin berdiri menatap wajah Revival sangat serius. “Apa kamu sudah dengar perintah dari nona muda kita.”

“Siap. Dengar.” Sahut Revival bak seorang tentara.

“Hahaha.” Elakshi tertawa riang. “Aku pikir kalian tidak bisa bercanda. Ternyata wajah kaku kalian berdua lucu.” Ucap Elakshi yang masih terus tertawa.

Aswin merangkul Elakshi. “Karena kamu akan membuka bisnis mulai dari nol. Aku akan mengajak kamu berbelanja sepuasnya dari pakaian hingga alat kantor buat kamu.”

“Baju aku sudah banyak, aku tidak butuh baju lagi Presdir. Kalau mau membeli alat kantor buat bisnis aku mau.” sahut Elakshi yang menolak lembut ajakan suaminya itu. Ia menolak membeli baju sebab masih banyak baju yang bagus belum terpakai.

Aswin menggandeng tangan Elakshi. “Sudah kamu ikut saja.” Aswin menarik pelan tangan Elakshi, membawanya berjalan menuju mobil yang sudah siap dinaiki.

3 jam kemudian. Aswin, Revival dan Elakshi sedang makan di Restoran yang tak jauh dari pusat perbelanjaan yang biasanya Aswin datangi. Pusat perbelanjaan khusus kalangan atas.

“Presdir.” Panggil Elakshi meletakkan sendok dan garpu menyudahi makannya.

“Ia.” Sahut Aswin meletakkan ponsel yang ia pegang di atas meja. Aswin menatap wajah Elakshi yang terlihat bingung.

“Apa aku bisa membangun bisnis yang baru saja aku buat. Bagaimana jika aku gagal dan membuat Anda rugi.” Ucap Elakshi sendu.

Aswin mengambil tangan kanan Elakshi yang berada di atas meja, membelai lembut punggung tangan yang terlihat mulus. “Kamu tenang saja, ada Revival yang akan membantu kamu. Revival juga akan membimbing kamu sampai bisa.” Sahut Aswin lembut.

“Tapi, bagaimana dengan Presdir?” tanya Elakshi yang terlihat cemas. Ia merasa cemas jika Revival membantunya Aswin akan melakukan bisnis dan pekerjaan sendiri tanpa di temani orang kepercayaan.

“Kamu tenang saja, pekerjaan kali ini tidak terlalu banyak karena sudah aku kerjakan semuanya dan tinggal menunggu jadwal keberangkatan untuk bertemu klien.” Sahut Aswin terlihat tenang.

“Jika aku boleh tahu, bisnis yang Presdir kelola di bidang apa?”

“Singkat saja dan tidak perlu aku jelaskan ya? Bisnis yang aku kelola Teknologi. Apa pun yang bergerak di bidang Teknologi, baik program membuat situs dan yang lainnya itu adalah keahlianku.” Sahut Aswin yang terlihat bangga.

Revival memalingkan wajah sambil menyeruput kopi. “Mulai.” Gumam Revival pelan.

3 meja dari meja Aswin, Elakshi dan Revival. Duduk seorang wanita berpakaian serba terbuka, posisi duduk membelakangi mereka. Tidak tahu siapa wanita tersebut, yang jelas bibir atas menaik sedikit.

Berani sekali kamu buka bisnis baru dengan mudahnya.

Aku akan hancurkan bisnis kamu itu, setelah itu aku akan merebut Presdir muda yang kaya raya dan tajir. Setelah itu kamu akan kembali menjadi anak pembawa sial buruk rupa.

Gumam wanita tersebut di dalam hati.

Di samping wanita tersebut duduk seorang pria kepalanya botak setengah, memakai jas rapih, tinggi dan berkumis. Tangan kekar dan berbulu di letakkan di atas paha wanita tersebut.

Tatapan penuh makna terpancar, saat tangan terus menaik menyelusup masuk ke dalam rok wanita tersebut. Membuat wanita tersebut menggigit bibir bawahnya.

Bersambung......

1
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
Ya Allah adakah seorang Ayah yg model begin I Kau ciptakan Sedih Rasanya aku aku sebagai Anak sesak dadaku aku beruntung punya Ayah yg baik penyanyang . suatu hari nanti jadikan aku seorang anak yg berbakti terhadap org tua Ku aku tidak may jadi Anak Durhaka aku tskut
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
Rasanya aku ingin menangis mendengarnya hati ku sesak sekali 😥
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
Begitu kejam nya ayah nya tidal punya Hati Nurani😔😭
Inru
Serba tampan ya...
Inru
Siapa hayo?
MommyAtha
makanya pak... jgn jahat2
MommyAtha
stress sendiri kan lu
MommyAtha
presdir bodoh
MommyAtha
bagus ceritanya thor...
MommyAtha
rasain lu
MommyAtha
dan saya meleleh thor
MommyAtha
yah.. kenapa blg jelek sih presdir
MommyAtha
thor... kalau butuh bantuan buat ngitung duit, saya siap
MommyAtha
emot meresahkan ini
MommyAtha
bukannya emg namanya tante anna ya thor??
MommyAtha
kayaknya yg jahat si tante2 ini
MommyAtha
jangan gitu lah pak
MommyAtha
aq panggil Ela aja, susahhh namanya
Inru
Visualnya... hmm, serem... eh cakep...
Inru
Mama, kok kamu seperti itu sih?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!