pernikahan yang di bangun dengan dasar perjodohan memang tak selalu berjalan mulus seperti keinginan orang tua dari ke dua belah pihak,
Almaira anastasya, usianya yang baru saja menginjak 20thn harus rela menjadi janda karena kesalahan yang ia pun tidak tau,
Antoni prajasa seorang pemuda tampan yang saat ini usianya sudah menginjak 26 thn,
tiba tiba saja di saat usia pernikahannya menginjak beberapa bulan ia menceraikan istrinya tanpa ada penjelasan apapun,
alamaira selaku istri antoni menangis di saat dirinya di talak cerai, almaira meminta penjelasan kenapa antoni, mengapa tiba tiba menceraikan dirinya, namun sama sekali antoni tak menjawab pertanyaan alamira ia lebih memilih pergi meninggalkan alamaira dengan segala luka yang ia rasakan,
namun di saat sudah resmi bercerai, antoni mulai menyadari jika benih cintanya sudah tumbuh untuk almaira,mampukah antoni meluluhkan kembali hati yang telah ia lukai begitu dalam
simak kisah selengkapnya,
cekkidot
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ftria oktvn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 24
tok
tok,
"maira, " panggil antoni lagi dari luar pintu kamar maira,
sedangkan di dalam maira masih melamun di depan cermin riasnya, bathrobe yang ia gunakan sama sekali belum ia ganti, hingga per sekian detik lamunannya buyar akibat antoni mengetuk pintu kamarnya,
"iya, " jawab maira sambil berlari membuka pintu kamarnya, mengeluarkan sedikit kepalanya,
"ada apa, " ucap maira, mengeluarkan sedikit kepalanya,
tiba tiba antoni merasa kikuk bingung hendak berkata apa karena jantung kini berdetak tak karuan,
"em, ee, aku tunggu di meja makan, " ucap antoni singkat lalu pergi meninggalkan kamar maira,
maira kembali menutup pintu kamarnya, dan langsung mengganti bajunya, takut jika antoni lama menunggu dirinya,
kini dua pasang insan manusia sedang lahapnya menyantap makan, entah mengapa sejak dari tadi jantung antoni tak henti hentinya berdebar, bahkan kini debarannya terasa sangat kencang saat berhadapan langsung dengan mairan,
"sebenarnya apa yang ku rasakan ," batin antoni sambil memegang dadanya,
"apa sakit, " ucap maira yang dari tadi melihat antoni memegangi dadanya,
"hah, " antoni sedikit terkejut mendengarkan ucapan maira,
"itu dadanya apa sakit, " maira menunjuk dada antoni,
"ee, em, tidak, " seraya menggelenggkan kepalanya antoni melepaskan tangannya,
maira hanya mengangguk lalu menyelesaikan makan malamnya,
"sudah, nanti biar aku saja yang bereskan, lebih baik kamu istirahat saja, " ucap antoni,
Maira hanya tersenyum, namun tak mendengarkan ucapan antoni ia tetep membereskan piring kotor dan membawanya ke wastapel, antoni yang melihat itu semua langsung menghampiri maira,
"sudah biar aku saja, " antoni ingin merebut piring yang ada di tangan maira hingga persekian detik Netra keduanya tak sengaja saling bersirobok,
"oh, ini ini, " ucap maira sambil mencuci tangannya dan segera pergi meninggalkan antoni,
tak ingin larut dalam ke adaan maira langsung pergi berjalan ke arah kamar tidurnya,
"astaga kenpa lagi lagi debarannya sangat kencang, " ucap antoni tak tahu apa yang telah terjadi pada dirinya,
tak kalah juga, jantung maira sedari tadi juga telah berdebar dengan deru tak kalah kencangnya, "apa aku sudah jatuh Cinta padanya, " batin maira tangannya beralih memegang dadanya,
"tapi apa boleh aku mencintainya, sedangkan di hatinya masih ada nama wanita lain, " maira tiba tiba fristasi dengan keadaannya,
"tapi kan dia suamiku, " lagi lagi membatin,
antoni berlari masuk ke dalam kamarnya, setelah urusan cuci piring ia selesaikan, "apa yang terjadi padaku, kenapa aku tiba tiba se gugup ini, " ucap antoni menetralisirkan degub jantungnya,
...............
sedangkan di belahan apartement lain, sisca tengah bermesraan dengan seorang lelaki, ya dia adalah jeff alexander bad friend sisca yang kala itu menemani dirinya,
jeff alexander adalah usahawan di negara Belanda, dia berkenalan dengan sisca waktu masih di atas pesawat, karena sisca menjadi pramugarinya dan jeff adalah penumpangnya,
🏵️🏵️
"honey, " sisca bergelanyut manja di lengan jeff,
"jangan menggodaku sayang, " ucap jeff yang terlihat sibuk dengan ponsel yang ada di genggamannya,
"honey, " bahkan kini sisca menggoyangkan lengan jeff dengan sesekali meraba dada bidang milik jeff,
"shh, sudah ku bilang honey jangan dulu menggodku, aku masih sibuk, " jeff mencoba melepaskan tangan sisca yang terus menyentuh dada bidangnya,
"kau mengacuhkan ku honey, " sisca sudah mulai memanyunkan bibirnya dan bersedekap dada merasa kesal karena di abaikan jeff,
"cup, aku masih sibuk, " jeff memberikan kecupannya supaya kekasihnya itu tidak jadi merengek,
bingung juga kapan Jeff ketemu Maira. 🤭
begini nih kalau kelamaan update.
nb Ama maira pun aq lupa.☺️☺️😀