NovelToon NovelToon
Dan Akhirnya Ku Mencintaimu

Dan Akhirnya Ku Mencintaimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Romansa Modern / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat
Popularitas:44k
Nilai: 4.9
Nama Author: Alesha Neova

Monika seorang mahasiswi jurusan kedokteran disuatu universitas swasta yang bolak-balik harus berurusan dengan pihak kepolisian karena melanggar aturan lalu lintas, membuatnya bertemu dengan Evan seorang polisi tampan yang membuatnya terjebak dalam situasi yang sulit. Namun dari situasi sulit itulah yang membuat mereka harus berpura-pura untuk saling mencintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alesha Neova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diperiksa Dokter

Setelah selesai menelpon dokter Rachel, Monika membuka aplikasi whatsAppnya, ia melihat beberapa unggahan status teman-teman yang ada didaftar contact name miliknya. Ada beberapa orang dari teman mereka yang mengunggah status whatsApp dengan bertuliskan “ Dikejar Deadline”. Sontak Monika mengerjapkan matanya karena ia mengingat sesuatu yang sangat penting.

“Sandra, gawat!!!” Ucap Monika dengan meletakkan kedua telapak tangannya di pipi kanan dan kirinya.

Sandra yang tengah asik menonton acara reality show pun sedikit kaget karena suara Monika yang terdengar keras.

“Kenapa Mon, kakimu sakit lagi?” Tanya Sandra pada Monika.

“Ini bukan masalah kaki San, ini tentang deadline.” Ucap Monika dengan nada panik.

“Deadline?” Tanya Sandra yang masih belum fokus mengingat tentang deadline yang sedang Monika bicarakan.

“Iya, deadline Sandra. Kamu lupa juga?”

“Oh My God!!! Monika.. kita belum menyerahkan tugas dari Prof. Halim.” Ucap Sandra dengan panik bukan main, karena ia baru mengingatnya.

“Iya Sandra, dipengumuman kemarin paling lambat dikirim jam dua siang kan?”

“Iya benar. Masih ada waktu lima belas menit lagi Mon batas pengirimannya.”

“Cepet kamu naik keatas ambil laptop di kamar aku San, laptopnya biasa ada di meja ya.” Ucap Monika pada Sandra.

“Oke, aku naik ya.” Dengan cepat Sandra keluar dari kamar tamu dan buru-buru naik ke lantai atas untuk mengambil laptop di kamar Monika.

Sandra sedikit berlari, hingga ia menaiki anak tangga dengan langkah yang panjang dan sempat melewati beberapa anak tangga untuk tidak diinjaknya.

Sesampainya di lantai atas ia segera membuka pintu kamar Monika, ia langsung menuju ke meja belajar untuk mengambil laptop.

Kemudian dengan cepat Sandra kembali menuruni anak tangga lagi, dan segera menuju kamar tamu dimana Monika berada sekarang.

Setelah dikamar bersama Monika, dengan cepat Sandra menyalakan laptop itu kemudian ia mengambil flashdisk miliknya dan juga milik Monika. Dengan mahir Sandra membuka aplikasi google mail dan segera memasukkan emailnya, lalu ia mengirimkan tugas miliknya pada alamat email yang sudah ditetapkan untuk pengumpulan tugas. Setelah selesai mengirim tugas miliknya, ia segera melogout akunnya kemudian berganti memasukkan email Monika untuk mengirimkan tugas Monika.

Tugas Monika berhasil dikirim dijam dua tepat, itu tandanya ia mengirim tugas diakhir batas waktu pengiriman tugas. Setelah semua tugas berhasil dikirim, kini mereka merasa sedikit lega. Dengan bersamaan mereka sama-sama menghela nafas panjang.

Beruntung mereka masih ingat akan tugas yang harus mereka kirimkan, jika sampai lupa pasti akan semakin runyam.

“Huuh.. untung kamu ingat Mon, kalau tidak kita bisa-bisa enggak ngirim tugas itu tepat waktu.” Ucap Sandra yang kini merebahkan tubuhnya disamping Monika.

“Tadi aku enggak sengaja lihat status Sheren, dia nulis dikejar deadline jadi aku langsung ingat.” Ucap Monika sambil memainkan ponselnya.

“Aku dari tadi enggak pegang ponsel soalnya, abisnya lagi fokus nonton tv. Haha.”

“Iya, fokus nonton gosip. Haha.” Tukas Monika.

Setelah selesai menyiapkan makan siang, bi Surti kembali lagi ke kamar untuk mengatakan bahwa makan siang sudah siap. Ia menarwakan pada Monika apakah mau dibawakan makan siangya ke kamar atau tidak.

“Permisi mba Monik, bibi sudah selesai menyiapkan makan siangnya. Mba Monika mau bibi ambilkan makannya untuk dimakan disini?” Ucap bi Surti.

“Nanti saja bi, aku tunggu dokter Rachel datang dulu buat periksa kaki aku. Takutnya nanti lagi makan malah dokternya datang.”

“Baik mba Monik, kalau begitu bi Surti kembali kebelakang dulu. Oya, Ibu sudah dikasih tahu belum mba kalau mba Monik terkilir?”

“Belum, nanti saja. Bibi jangan kasih tahu mamah ya nanti malah mamah khawatir jadi cepet-cepet pulang, takutnya urusannya belum selesai bi.”

Kemudian bi Surti kembali ke belakang untuk menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai. Tidak selang lama suara bel rumah pun berbunyi, itu tandanya ada tamu yang datang. Dengan sigap bi Surti berjalan cepat untuk membukakan pintu dan melihat siapa yang datang.

Setelah bi Surti membuka pintu, ternyata dokter Rachel yang datang untuk memeriksa Monika.

“Eh bu dokter, mari bu silahkan masuk. Sudah ditunggu mba Monika.” Ucap bi Surti.

“Terimakasih bi, dimana Monika?” ucap dokter Rachel.

“Mba Monika ada di kamar tamu bu, mari saya antar.” Ucap bi Surti seraya mengantarkan dokter Rachel ke kamar dimana Monika berada.

Sesampainya di kamar tamu, kemudian dokter Rachel menyapa Monika dan juga Sandra yang tengah asik mengobrol.

“Halo semuanya, maaf ya Monika pasti menunggu lama?” Ucap dokter Rachel dengan suara lembutnya.

“Eh dokter Rachel sudah datang, enggak lama kok dok. Maaf ya dok pasti membuat dokter terburu-buru tadi.” Ucap Monika dengan ramah.

Kemudian dokter Rachel meletakkan tas yang ia bawa diatas sova samping tempat tidur Monika, lalu ia membukanya dan mengambil stetoskop untuk memeriksa Monika.

Setelah diperiksa, dilihat pergelangan kaki Monika yang memerah dan sedikit bengkak. Ia memberikan obat berbentuk botol spray untuk disemprotkan pada pergelangan kaki Monika agar bengkaknya tidak semakin membesar.

Selain itu ia juga meresepi beberapa obat dan vitamin untuk Monika.

“Oya ini ada obat penghilang nyeri dan juga obat untuk menghilangkan bekas luka-luka, diminum dan dipakai sesuai anjuran ya.” Ucap dokter Rachel sambil memberikan obat pada Monika.

“Iya dok, terimakasih.” Ucap Monika.

“Oya, ini sebaiknya Monika bawa istirahat dulu ya supaya bengkaknya tidak tambah parah. Paling tidak istirahat 2-3 hari untuk tidak melakukan aktivitas berat terlebih dahulu.”

“Baik dok, Monika akan istirahat dirumah.”

“Nanti biar saya kasih surat keterangan sakit, izin untuk tidak masuk kuliah dulu untuk dua hari kedepan.”

“Iya dok terimakasih banyak dok.”

Kemudian dokter Rachel mengisi tulisan di surat keterangan sakit yang akan diberikan pada Monika, untuk izin tidak masuk kuliah dulu.

Setelah selesai menuliskan surat keterangan sakit dan memberikannya pada Monika, ia segera berpamitan untuk pulang karena urusannya belum selesai.

“Baiklah Monika, kalau begitu saya permisi pamit pulang dulu. Masih ada urusan yang belum selesai.”

“Baik dok, sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak ya dok.”

“Sama-sama Monika, kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk segera menghubungi saya. Semoga lekas sembuh.” Ucap dokter Rachel kemudian ia pamit dan meninggalkan rumah Monika.

Setelah selesai diperiksa dokter Rachel kemudian Monika memanggil bi Surti untuk menyiapkan makan siangnya. Monika berniat untuk makan siang di ruang makan bersama dengan Sandra, ia sedikit demi sedikit menurunkan kakinya ke lantai dan mencoba untuk berdiri, namun rasa nyeri pada pergelangan kakinya masih terasa sangat kuat sehingga ia kembali mengaduh karena kesakitan.

Melihat keadaan Monika yang masih seperti itu akhirnya bi Surti memutuskan untuk membawakan makan siang Monika dan Sandra ke kamar. Ia menyiapkan makanan nasi beserta sayur dan lauknya diatas piring dan mangkok kecil, mengambil air minum dan juga buah untuk penutup kemudian meletakkannya diatas utility carts lalu kemudian bi Surti mendorongnya ke kamar tamu untuk mengantarkan makanan yang ia siapkan untuk Monika dan juga Sandra yang berada didalam kamar.

Halo semua.. maaf atas keterlambatan updatenya ya, karena beberapa hari ini Author sibuk di dunia nyata dengan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.🙏

Untuk para pembaca setia novel "Dan Akhirnya Ku Mencintaimu" jangan lupa like, rate, dan juga votenya yang kenceng yaa.. agar author lebih semangat lagi nulisnya😊

Terimakasih untuk support dan dukungannya selalu, kritik dan saran akan selalu kami terima guna untuk membangun agar karya menjadi lebih baik lagi.

1
Sri Lestary
kelamaan u nya
Sri Lestary
lanjut kak
DHe AngeL's
nice 👍
Sri Lestary
ditungguin gak up load² sik kak
Sri Lestary
kok blm up lg kak😭
Sri Lestary
😭kok lama kak up ny
padahal dah ditungguin lho😪
Sri Lestary
kok belum up lg sich kakk...jadi sedih n kecewa nich😪
DLK HASAN haha
jika
Sri Lestary
kakk...sibuk ya?
kok blm up lagi sich?
Sri Lestary
apa gak ada kelanjutannya ya?🤔
Sri Lestary
kok belum up lg kak...😭 ditungguin nich😪🙏
Sri Lestary
kok blm up lg kak??
Sri Lestary
lanjut kak...seru nich...jgn lama² up nya
Titi SyahRani
mantap kk
Kusmiati
lanjut donk...
Dina She Mamora
lanjut thor
Marga Biri
aku menunggu kelanjutannya kapang dong.....??🙏🏻🙏🏻🙏🏻
laksamana Radithya Tolo
ditunggu kelanjutannya kak
Marga Biri
so sweet
Marga Biri
aku penasaran akan kelanjutamx
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!