Menikah bukan karena terpaksa, bukan karena keinginan orangtua, bukan karena adanya hutang, juga bukan karena keuntungan bisnis semata. Tetapi karena ....
Kaili adalah seorang gadis yang memiliki keterbatasan, yaitu tidak bisa melihat. Kaili terpaksa menikah dengan Presdir Lee yang terkenal akan kekejamannya.
Tak ingin membantah Sang Daddy, Presdir Lee terpksa menikahi Kaili yang sama sekali tidak dia cintai. Ketika menikahi Kaili, ternyata Presdir Lee telah menikah lebih dulu dengan kekasihnya yaitu, Yuki. Pernikahan keduanya diketahui oleh semua anggota keluarga dari pihak Presdir Lee. Bahkan, Tuan Shilin merestui keduanya.
Lantas, kenapa Tuan Shilin menikahkan kembali Putranya dengan seorang gadis buta seperti Kalii? Misteri apa yang sebenarnya dia sembunyikan?
Lalu bagaimana sulit kehidupan Kaili selanjutnya? Akankah Presdir Lee mau menerima Kaili sebagai istri? Akankah tumbuh benih-benih cinta antara keduanya?
Sekuel : My Boss Is My Husband
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
IBPD BAB 25
Seminggu kemudian, hari-hari Kaili lalui seperti biasa. Semingguan itu, Kaili tidur bersama dengan Suaminya karena Yuki tidak berada di Mansion. Yuki sedang ada pemotretan untuk brand ternama di Paris. Karena hal itu, selama satu minggu Lee adalah milik Kaili. Namun sayang, tidak ada hal Special yang terjadi antara keduannya. Hal itu terjadi bukan hanya karena janji Presdir Lee kepada sang Daddy. Tapi juga diperkuat dengan Kaili yang sedang dalam masa haid. Namun, ada satu hal baik yang terjadi yaitu, Presdir Lee yang semakin hari semakin perhatian kepada Kaili.
"Sayang, kita belanja yuk?" Ajak Nyonya Aeri yang kini tengah bersantai di ruang tamu bersama Kaili.
"Emm, Aku akan temani Mommy." Jawab Kaili.
"Baiklah, sekarang kamu pergi ke kamar kamu untuk bersiap. Mommy akan pergi ke kamar Mommy untuk bersiap, oke." Jelasnya.
"Baiklah, Mommy." Jawab Kaili.
Setelah keduanya bersiap, Nyonya Aeri dan Kaili keluar dari Mansion. Di depan teras, sudah ada sebuah mobil mewah yang sudah bersiap menanti kedatangan Tuannya.
Bersama satu Sopir dan dua Pengawal, keduannya tiba di Mall terbesar di kota. Mall terbesar itu adalah Mall milik Chin yang tak lain adalah sahabat karib Presdir Lee.
"Ayo sayang kita masuk," ajak Nyonya Aeri menggandeng lengan kanan Kaili. Sedangkan tongkat petunjuknya, masih setia berada di tangan kiri Kaili.
"Lihat itu, itu bukannya Nyonya Besar dari Mou Grup ya? Ternyata benar berita yang beradar. Tentang Istri Presdir Lee yang sangat cantik dan seksi, tapi sayang buta."
"Kasihan sekali ya mereka, malah menikahkan Putra satu-satunya dengan gadis buta seperti itu."
"Cantik si cantik, tapi percuma cantik kalau fisiknya tidak sempurna. Kasihan Presdir Lee dapat Istri buta. Apa tidak lebih baik aku saja yang jadi istrinya. Ahahaha,"
Begitulah kira-kira gosip-gosip yang terdengar hingga ke telinga Kaili dan juga Nyonya Aeri.
"Kamu tidak apa-apa kan sayang? Jangan dengarkan apa yang mereka katakan. Mereka terlalu sibuk mengusik hidup orang lain, orang-orang seperti itu adalah orang-orang yang tidak punya akhlak dan tidak punya pikiran. Mereka terlalu bodoh sampai-sampai tidak introfeksi diri. Jangan dengarkan omongan orang bodoh. Bila kita menanggapinya maka kita juga akan tertular bodoh. Kamu mengerti apa maksud Mommy-kan Sayang?" Tanya Nyonya Aeri serius.
"Iya, Mommy. Aku mengerti, aku tidak akan mendengarkan apa yang mereka katakan, karena aku tidak ingin tertular Bodoh." Jawab Kaili cepat.
"Bagus Sayang. Mommy tau kau sangat cerdas. Lebih baik kita belanja sekarang. Ayo kita habiskan semua uang Suami kita." Ujarnya menggandeng tangan Kaili tak lupa senyuman lebarnya.
Kini, Kaili dan Nyonya Aeri telah berada di sebuah toko khusus pakaian-pakaian bermerek dengan harga ratusan juta.
Nyonya Aeri pun kalap melihat semua pakaian-pakaian indah yang ada disana. Kaili juga tak ketinggalan. Kaili tidak memilih apapun karena memang tidak bisa melihatnya. Tapi, tanpa sepengetahuan Kaili, Nyonya Aeri memborong semua dress cantik di toko untuk Kaili. Jangan ditanya berapa digit angka yang melayang.
"Wah, gaun ini sangat cantik. Kaili, kamu duduk dulu di sofa sini ya. Jangan kemana-mana, oke. Mommy ingin mencoba gaun ini dulu. Ingat jangan kemana-mana," pesan Nyonya Aeri.
"Iya, Mommy." Jawab Kaili menurut.
Tergesa-gesa juga tampak tak sabaran. Nyonya Aeri segera masuk ke ruang ganti, untuk mencoba gaun yang mampu menarik perhatiannya.
"Ibu, Ibutu." Panggil seorang anak kecil yang Kaili kenali suaranya.
"Dewa, kamu Dewa-kan, nak." Ujar Kaili membalas pelukan anak laki-laki itu. Ingatan yang kuat, Kaili dapat mengingat bahwa sebelumnya dia pernah bertemu dengan anak kecil ini saat berada di toko bunga.
"Iya, Ibu. Atu Dewa, Ibu temana saja? Tenapa perginya lama?" Tanya anak kecil itu serta menangis.
greget ihkkkk😡
happy ending buat pasangan Lee - Kaili..
tapi sad ending buat Shilin - Aeri.. 😭😭😭
ya walopun emang Aeri udah cukup berumur dan memang mungkin sudah waktunya pulang, tapi tetep aja nyesek bacanya kak..,😭😭😭
sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘🥰🤩😍
mslh yuki aja blm selesai kok dh tamat
krn pd kejadian itu kai pergi sm tuan garod