NovelToon NovelToon
Aksara Rania

Aksara Rania

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:898.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ayu

di jodohkan dengan kakak tiri yang sudah 10 tahun tidak bertemu,
Kakak tiri yang entah kenapa begitu dingin dan sinis..
keduanya di paksa menikah dan harus hidup bersama demi kebahagiaan Bapaknya..

apakah hubungan pernikahan keduanya akan berjalan baik dan harmonis? atau kah akan di penuhi dengan pertengkaran di karenakan sikap Aksara yang sangat kaku dan posesif..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

makan malam

Ketiga laki laki itu sedang sibuk di halaman samping, baju yang harum dan rambut yang sudah tertata rapi dengan gel rambut menjadi amburadul dalam 30 menit.

Mereka berbau asap dan tidak berseri lagi.

" Papa papa papa...! " panggil si kembar mendekat ke papanya.

" Eh..! jangan dekat dekat kesini nak.. ada api ini..!" Marlin langsung mengusir dua bocah yang tidak bisa diam sejak tadi, mereka berlari kedalam rumah dan memutari halaman berkali kali.

Sedangkan putri Farhan yang seumuran tampak tenang dengan gamenya.

" Kurangi konsumsi gula pada anak anakmu.." nasehat Farhan pada Marlin.

" Sudah.. sudah ku dietkan mereka sesuai anjuran dokter supaya mereka sedikit tenang.." jawab Marlin sambil mengolesi ikan dengan bumbu.

" Berarti faktor keturunan.. bapaknya kan tidak bisa diam juga.." sahut Aksara tertawa,

" bercanda.. sensi.." lanjut Aksara ketika melihat raut Marlin masam.

" Nanti kalau sudah besar juga diam sendiri.. yang penting jangan di marahi terus.." ujar Farhan,

" tidak pernah ku marahi itu.. mereka selalu ribut dengan mamanya.. "

" ya sama saja.. " sahut Farhan,

" Ah.. mana ada sama.. anakmu diam begitu.."

" oh.. itu menyamar... ".

Para wanita sedang sibuk menyiapkan keperluan yang lain, seperti sambal, sayuran dan lainnya.

Rania dan istri Marlin yang paling banyak di dapur, karena istri Farhan sedang sibuk menggendong anak kedua mereka yang masih berusia 3 tahun, dia sedikit rewel malam ini.

" Nah.. ikannya sudah selesai.." Aksara masuk membawa ikan ikan yang sudah di panggang itu, senyumnya terlihat cerah sekali.

" Jangan terlalu sering tersenyum, kami silau.." ejek Marlin.

" Habisnya tampang mu seperti orang yang baru dapat warisan milyaran.. kemarin kemarin tidak begini sebelum ijin tidak masuk kantor..?" lanjut Marlin, Aksara tidak menjawab tapi siku kirinya langsung menyerang perut Marlin.

Aksara menaruh ikan itu di atas meja makan,

" Ran? mana tissuenya? " tanya Aksara berjalan ke arah dapur,

Rania yang masih sibuk mencuci tangan tidak langsung menjawab.

" Ada dia atas meja kan?" jawab Rania setelah selesai mencuci tangan.

" Ah, masa?" jawab Aksara malah memeluk Rania, Rania melihat kanan dan kiri ia takut ada yang melihat mereka.

" Mas, malu kalau di lihat orang?"

" malu kenapa? kau istriku.." ujar Aksara mengecup bibir istrinya.

" Kau bau asap Mas.. "

" Nanti kan bisa mandi.." Aksara rupanya lupa kalau di rumah ini tidak hanya ada mereka berdua.

" Hei hei hei...!" Marlin masuk ke dapur mengagetkan suami istri itu.

" Ini masih sore, kalian mengundang ku untuk melihat kalian bermesraan?" omel Marlin,

" kalau bayi bayiku tiba tiba berlari ke dapur dan melihat kalian bagaimana? eh.. kalian ini seperti ABG yang baru pacaran saja..?!" lanjut Marlin,

" kau mau cari apa ke dapur?" tanya Aksara muram,

" ya mencari tuan rumah, kami sudah lapar tapi kalian tidak keluar keluar dari dapur.. ternyata.."

" eh.. sudah sudah ayo ke depan..?!" Aksara mendorong Marlin agar kembali ke depan.

" Mas kan.." suara Rania lirih sambil menahan malu di hadapan Marlin.

Jam 11 malam, teman teman Aksara sudah pulang 30 menit yang lalu, dan Rania juga sudah selesai dengan beres beresnya.

" Kenapa tidak tunggu aku selesai mandi, biar ku bantu beres beres.." ujar Aksara keluar dari kamar dengan rambutnya yang basah.

" Cuma membereskan meja, lagi pula aku sudah ngantuk Mas.. aku mau cepat cepat tidur.." jawab Rania sembari mencuci kedua tangannya.

" Sini Mas pijitin kalau capek.." Aksara tersenyum dan mendekat,

" tidak usah.. malah nggak jadi tidur nanti aku.." Rania berjalan ke dalam kamar, Aksara mengikutinya dari belakang.

" Mas.. jangan ganggu aku Mas.. " peringat Rania halus, ia benar benar ngantuk.

" Kau setega itu padaku Ran..? padahal sebentar lagi aku kau tinggal.." Aksara memasang wajah memelas.

" Mas seperti tidak akan pulang ke jawa saja.."

" aku pasti pulang.. tapi aku tidak akan bisa pulang setiap minggu.."

" Apa Mas mau aku berhenti mengajar?"

Aksara diam sejenak, lalu memandang istrinya itu dengan hangat.

" Kalau itu duniamu.. bagaimana aku memaksamu meninggalkannya..

apa kau bercita cita menjadi pegawai negri sipil?"

Rania tersenyum sekilas,

" tidak Mas.. begini saja cukup, aku tidak mau muluk muluk.. yang penting aku selalu bahagia dan ikhlas mengajar.. ,

maaf.. kalau mengecewakan mu Mas.."

" tidak Ran.. aku bukan suami yang mewajibkan istri bekerja.. bekerja atau tidak.. aku akan menghidupi mu dengan baik.. " Aksara memeluk Rania.

" Tugas mu mendidik anak anak kita kelak.. "

" Jangan bicara terlalu jauh Mas.. kita masih belum punya anak.."

" karena itu kita buat.. "

" Mas.." Rania memutar bola matanya dan mencubit tangan Aksara yang sudah menjalar kemana mana.

" Kau mau aku 35 th dulu baru menimang bayi?"

" ya tidak.."

" ya sudah.. kalau ngantuk.. biar aku saja yang bekerja, kau diam lah sambil menutup mata.." Aksara mencium Rania dan memindahkan nya ke atas tempat tidur.

1
Cha_Cha
bagus bgt
Anis Mawati
Lumayan
Anis Mawati
Luar biasa
Anis Mawati
sak karep u wes SA mbek rania sku ko melu mumet,sak karepe dewe kalok benere dewe2
Anis Mawati
aksara memang over protektif seakan duni rania hanya berpusat padanya,terpenjara,wanita jg perlu kebebasan,wanita bersuami jg tau batasan,jangan sak karep u dewe aksara
Anis Mawati
radit sudahlah jgn mngejar2 rania lagi,t doain segera ktmu sm jodoh u y radit
Anis Mawati
awas lo y aksara krn tdk kjujuran mu nanti bisa mnimbulkn masalah n salah faham
Anis Mawati
meskipun cinta n khwatir jgn segitunya lah aksa wajar sj klo rani merasa dikekang,klo q jd rania mungkin jg bkl marah,berasa terkurung n terkekang,g bsa bebas
binzaviera
Luar biasa
Anis Mawati
gooooollll
Anis Mawati
aksa klo cemburu nyermin
Anis Mawati
rania klo diajak ngomong sama aksara jangan diem bae,kalian itu kurang komunikasi,dan akhirnya nanti jadi salah faham
Anis Mawati
jadi aksa dr dlu sudah suka sm rania tp knp ko brubah jd spt membencu rania
Pu£!
ceritanya menarik
Fardiana Hamsah
Luar biasa
Kazugata
iya tersampaikan dgn baik ceritanya
Kazugata
nyimak
farah felany
Luar biasa
ayuningdianti: terimakasih kak..
total 1 replies
Rima baharudin
apa ada yang disembunyikan sama wulan
Rima baharudin
buset dah ...... cemburu berat pak😊☺☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!