Farasya mengorbankan diri demi sesuatu yang tidak pantas ia korbankan . penghianatan kekasih dan sahabat membekas dalam dihatinya.
mempunyai darah keturunan bangsawan justru membuat farasya kesulitan mendapat cinta sejati .
perjodohan dan penolakan mewarnai kisah hidup farasya dilain pihak muncul pria misterius yang tidak percaya cinta yang semakin membuat farasya bingung .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon na fadila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Langit tak perlu menunjukan ketinggiannya
sudah hampir empat bulan Clarissa dan Rizki tinggal bersama di apartemen yang mereka sewa . Rizki sebenarnya menolak akan tetapi Dedy Handoyo sang ayah yang memaksanya untuk tinggal bersama Clarissa. Sebagai anak yang berbakti Rizki berusaha menuruti kemauan ayahnya .
" honey , bisa minta tolong " terdengar suara teriakan Clarissa dari arah dapur .
" what can i do help .... belum selesai Rizki mengucapkan kalimatnya matanya melotot melihat kekacauan yang terjadi di dapur . Sementara terlihat Clarissa berdiri di sebelah kulkas dengan celemek kotornya .
" aku mencoba membuat sarapan pagi " ucap Clarissa cepat karena menyadari kemarahan Rizki .
" apa yang kau buat ? "
" aku mencoba membuat pancake tapi ternyata tidak semudah yang aku liat di YouTube honey ". Isak Clarissa .
Rizki lebih memilih mengalah dan kemudian dalam diam dia membersihkan dapur yang kini nampak seperti arena peperangan .
" sudah lah aku bisa makan sereal seperti biasa " ucap Rizki datar tanpa ekspresi .
" ok aku siapkan sereal dan susunya "
" no I can do it " hardik Rizki keras . Entah kenapa akhir akhir ini emosi Rizki gampang terpicu padahal Clarissa sudah terbiasa membuatnya marah .
Rizki dan Clarissa menikmati sereal mereka dalam diam , Rizki memilih menghabiskan dengan cepat kemudian meninggalkan Clarissa yang sedari tadi hanya mengaduk aduk sarapannya .
" buat pancake aja ga bisa " batin Rizki kesal .
" Ki , kita cari pembantu ya " ucap Clarissa tiba tiba .
" pembantu ? " jawab Rizki dengan nada meninggi .
" iya jadi kejadian pagi ini tidak akan terjadi lagi kii " terdengar suara Clarissa memelas .
" kenapa kau kepayahan ? baiknya kau pertimbangkan lagi untuk tinggal mandiri jangan setelah adanya kejadian ini kau baru menyesal " sindir Rizki .
Clarissa hanya terdiam mendengar jawaban tunangannya , dalam hatinya bertanya tanya apa yang membuat Rizki begitu marah hari ini . Rizki yang dia kenal beberapa tahun lalu sangat berbeda dengan Rizki yang ada dihadapannya .
Clarissa memacu mobil kesayangan nya pulang ke rumah orang tuanya yang terdapat di komplek mewah .
" mommy " teriak Clarissa begitu sampai dirumah .
" clarie mommy here " jawab maria Eugene.
Clarissa melangkah kan kakinya ke dapur dan terlihat sang ibu tengah membuat cake kesukaan ayahnya .
" apa ada acara spesial mom ? " tanya Clarissa heran .
" nope , mommy cuma lagi pengen aja buat cake honey . oh iya mana Rizki mommy ga denger suaranya . " jawab maria .
" aku sendiri mom ,aku sedang kesal dibuatnya " ucap Clarissa terdengar lirih .
mendengar ucapan Clarissa membuat Maria seketika menghentikan aktivitasnya dan menarik tangan putrinya untuk duduk bersama di ruang makan .
" what happen ?? " selidik Maria .
" Rizki berubah mom ,dia tidak seperti yang dulu sekarang ini dia lebih banyak mengacuhkanku " jawab Clarissa sedih .
" kau membuatnya marah ? "
" no mom ,aku hari ini hanya mencoba membuat pancake untuk breakfast tapi Rizki memarahiku mom huhu " tangis Clarissa .
" coba ceritakan semua ke mommy " hibur Maria .
Maria Eugene terdiam saat mendengar cerita putrinya . Emosinya naik saat mengetahui bahwa Rizki berubah karena farasya . Rupanya bayang bayang anak itu belum mau menghilang dari hati Rizki .
" jadi Rizki belum bisa melupakan gadis miskin itu " teriak Maria penuh emosi .
" sasa yang tidak mau melepaskan Rizki lebih tepatnya mom " ucap Clarissa jengkel .
" fine kalau begitu cuma ada satu cara untuk mengikat Rizki ada disampingmu selamanya " Maria tersenyum sinis .
" apa mom aku ga mengerti " tanya Clarissa yang bingung melihat perubahan ekspresi sang ibu .
" kau harus melahirkan pewaris penerus keluarga Handoyo clarie " ucap Maria dengan nada tinggi .
Clarissa tersenyum mendengar ide sang ibu , dengan begitu ia akan resmi menjadi nyonya Handoyo dan tidak ada yang berani merebut Rizki darinya termasuk Sasa.
" kau bisa kan melakukan honey ? " tanya Maria
" i can do it mom " jawab Clarissa bersemangat .
Maria memeluk putrinya dengan lembut dia berharap semua rencana mereka selama ini tidak sia sia .
" farasya kenapa kau masih tidak mau melepaskan Rizki untuk putriku " desis Maria penuh emosi .
sementara Clarissa merasa tenang karena sang ibu selalu mendukungnya sama seperti dua tahun lalu saat Rizki berhasil mereka rebut dari Sasa .
Maria mengingat kenangan yang terjadi beberapa tahun lalu saat ia bertemu dengan Kinanti ibu farasya di mall Grand Indonesia .
Maria Eugene yang seorang sosialita tentu saja harus mempunyai barang barang yang up-to-date untuk menunjang penampilannya , maka tidak heran kalau berburu barang branded adalah hobby nya .
" silahkan nyonya ini keluaran terbaru merk Chanel bulan ini " ucap seorang pramuniaga yang melayani Maria .
" fine ini terlihat mewah dan yang pasti baru segelintir orang yang mampu membelinya , saya ambil ini satu " jawab Maria senang .
tiba tiba ada sesuatu yang menarik perhatian Maria Eugene , terlihat sosok yang Maria kenal tengah berbicara dengan seseorang yang berpenampilan rapi dan pembicaraan mereka terlihat serius .
" Kinanti apa yang kau lakukan disini " batin Maria tak percaya melihat sosok dihadapannya .
Maria berjalan menghampiri Kinanti yang kini sudah duduk sendiri dan terlihat dia sibuk memasukkan beberapa dokumen ke map yang dia bawa .
" aku tak menyangka seorang istri pilot rendahan seperti mu bisa menikmati kemewahan di restoran ini " ucap Maria menyindir Kinanti .
Kinanti menghentikan aktivitasnya dan melihat siapa yang berbicara , dia hanya tersenyum mendengar ucapan itu tanpa merespon sosok yang telah menghinanya itu .
" apa yang kau lakukan disini ? " selidik Maria
" saya hanya bertemu dengan seorang teman " jawab Kinanti dengan tersenyum .
" teman ? kau bisa punya teman yang memakai setelan jas mahal seperti itu ? " ucap Maria kesal . Sebagai seorang penggila fashion bukan hal yang sulit untuk Maria mengetahui harga sebuah baju yang dipake oleh seseorang .
Kinanti hanya tersenyum mendengar ucapan ibu dari sahabat putri nya ini .
" jangan jangan mereka agen asuransi yang mengajakmu ikut polis ya " sinis Maria .
" iya mereka agen asuransi " jawab Kinanti .
" huh sudah kuduga mana mungkin orang rendahan seperti keluargamu bisa berteman dengan orang kaya seperti keluargaku " sindir Maria .
Maria kemudian meninggalkan Kinanti tanpa pamit , dia hanya berlalu saja tanpa sedikitpun merasa canggung . Berbicara dengan orang dari keluarga yang tidak selevel membuat Maria merasa jijik .
Kinanti hanya tersenyum melihat sang sosialita itu pergi . Tak lama kemudian Kinanti nampak merapikan dokumen yang tadi belum selesai ia masukkan karena kedatangan Maria .
" tunggu nyonya Sebastian " terdengar suara seorang pria menghentikan langkah Kinanti .
" lho pak Agus ada apa ? " ucap Kinanti kaget begitu melihat sosok yang memanggilnya itu .
Agus adalah asisten pak Budi Wardana sang pengacara keluarganya .
" ini ada dokumen yang tertinggal nyonya , tadi saya baru menyadari nya saat sudah ada di mobil . " ucap Agus seraya menyerahkan amplop berwarna coklat . " itu adalah bukti kepemilikan dua unit apartemen yang baru nyonya beli ." imbuh nya lagi .
Kinanti membuka amplop dan terlihat beberapa dokumen bukti kepemilikan . senyum manis tersungging di wajahnya .
" terima kasih pak Agus atas bantuannya . " ucap Kinanti tulus .
" tidak nyonya ini sudah menjadi tanggung jawab saya " jawab Agus merendah .
" kalau begitu saya permisi pak Agus saya harus menjemput Sasa disekolah dan sampaikan ucapan terima kasih saya ke pak Budi " pamit Kinanti .
Kinanti berjalan menuju tempat area parkir mobil dengan membawa beberapa surat penting . Dia dan sang suami baru saja berhasil membeli dua unit apartemen seharga Rp 30 Milyar di Pakubuwono residence salah satu apartemen yang masuk kategori High-end-apartemen .
" ini semua untuk masa depanmu putriku " ucap Kinanti lirih ...
aku mau jd diri ku sendiri,dicintai suami dan ank2
aq lg mendidik hatiku enggak iri dgn rezeki org
gimana sih...jd bingung