Mengkisahkan seorang wanita bernama Naura yang di jodohkan orangtuanya dengan seorang pria duda yang memiliki anak. Meski ia hanya seorang ibu pengganti, tapi ia mencintai mereka dengan tulus.
Di awal menikah ia harus berjuang untuk mendapatkan hati anak-anak tirinya, akankah ia bisa?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24 - Makan Malam
Saat sedang duduk menunggu kedatangan keluarga Pak Roy datang ke rumah,Naura dan Ayah nya duduk mengobrol.
"Kau masih sedih?." Tanya Pak Alex.
"Ya begitu lah pa." jawab Naura.
"Sudahlah,jangan terlalu bersedih,nanti kau akan segera bisa melupakan nya." Ucap Pak Alex dan Naura mengangguk dengan seulas senyuman di bibi nya,Perempuan itu menyandarkan kepala nya di pundak ayah nya.
Bu Sisil datang menghampiri kedua nya yang duduk di ruang keluarga. "Papa,Mas Roy dan keluarga nya sudah datang." Ucap Bu Sisil.
"Oh iya,Ayo sayang,kita jemput mereka masuk." Ajak Pak Alex pada Naura.
Saat baru sampai di pintu utama ,Keluarga Pak Roy sudah menaiki anak tangga,Bu Lily mengandeng cucu nya itu yang lalu melepaskan pegangan tangan nya ketika melihat Naura.
"Tante Naura." Teriak Sisi mendekati Naura.
"Hai Sisi." Sapa Balik Naura dengan lembut.
"Tante,kata nenek aku akan tidur disini,apa boleh aku tidur dengan Tante Naura."Ucap Sisi dengan suara imut khas anak - anak nya.
"Tentu saja boleh sayang."Balas Naura.
Naura lalu menatap Tomi yang terdiam menatap Naura dengan tatapan tidak suka,Naura tersenyum menatap Tomi ,Tapi Tomi mengacuhkan nya.
"Selamat Mas Alex,Mbak Sisil." Sapa Bu Lily.
"Malam."Balas Kedua pasangan suami itu itu.
"Rian mana ini Mbak Lily?."Tanya Pak Alex ketika tak melihat sosok putra Pak Roy yang akan ia jodohkan dengan putri nya itu.
"Sedang di jalan,nanti akan segera sampai." Ucap Pak Roy.
"Iya,dia baru saja pulang dari kantor,tapi barang - barang nya sudah kami siapkan." sambung Bu Lily.
"Oh begitu,Kalau begitu Ayo - ayo masuk,makan malam sedang menunggu kita." Ajak Pak Alex.
Pak Alex dan Bu Sisil mengajak semua untuk makan malam dan duduk di meja makan.
Saat baru saja akan mulai makan,sosok Rian muncul dan masuk ke dalam maaf. "Maaf saya terlambat." Ucap Rian.
"Tidak apa nak,Ayo duduk." Ajak Pak Alex. Rian mengiyakan sembari menarik kursi makan untuk ia duduk,kedua mata nya terarah kan ke Naura dan Sisi yang sedang asik saling bersuapan.
Hingga pandangan Rian teralihkan saat Naura akan menoleh ke arah nya.
Setelah selesai makan malam.
Naura mengajak Sisi dan Tomi untuk bermain di kamar nya. Tomi tidak terlalu suka ,namun ia penurut dan mengikuti ajakan Naura.
Sisi senang saat memasuki kamar Naura yang di penuhi dengan berbagai boneka yang lucu - lucu,bahkan ada boneka yang belum pernah Sisi lihat. Tomi tampak terkesan melihat isi kamar Naura yang di penuhi banyak mainan.
"Tante Naura punya banyak mainan,ayo lihat mana yang kalian suka." Ucap Naura.
sisi langsung berlari ke pojokan kamar Naura yang di taruh banyak boneka,sementara Tomi melihat - lihat estalase yang di penuhi panjangan robot - robot kesukaan nya.
Naura yang sedang menemani Sisi bermain,melihat Tomi mematung melihat kaca pajangan nya,ia lekas berdiri dan mendekati Tomi.
"Kau suka itu?." Tanya Naura namun Tomi hanya menengadahkan kepala nya melihat Naura dan kembali melihat kaca itu.
"Kau boleh ambil kalau kau suka Tomi." Ucap Naura lagi.
"Benarkah?." Saut Romi antusias.
"Tentu." Balas Naura dengan senyuman.
Tomi lekas membuka kaca estalase itu dan mengambil robot kecil itu dan ia tampak senang,Naura yang melihat pun ikut tersenyum senang,beberapa kali bertemu,Baru kali ini Naura melihat senyuman di wajah Tomi.