• 𝐓𝐀𝐇𝐀𝐏 𝐑𝐄𝐕𝐈𝐒𝐈
• 𝐒𝐋𝐎𝐖 𝐔𝐏𝐃𝐀𝐓𝐄
• 𝐒𝐓𝐀𝐑𝐓 𝟎𝟒 - 𝟏𝟏 - 𝟐𝟎𝟐𝟎
• 𝐅𝐈𝐍𝐈𝐒𝐇 𝟐𝟐 - 𝟎𝟐 - 𝟐𝟎𝟐𝟏
Dira Ananta Saputra, seorang wanita bersifat dingin, gila kerja, kejam dalam dunia bisnis, dan juga yang tidak percaya sama sekali dengan yang namanya 'CINTA'. Ia menganggap bahwa cinta hanya akan membuat orang menjadi lemah. Walaupun dia bersikap dingin tetapi ia bisa sedikit peduli dengan orang-orang di sekitar nya. Dira sendiri memiliki saudara perempuan bernama 'Disa Ananta Saputra' yang sifat nya berbanding balik dengan Dira.
Hingga suatu hari, Dira terpaksa menyetujui perjodohan yang di lakukan kedua orang tua nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A B S T R A C T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 24
Malam hari, Arif keluar dari kamar mandi, ia melihat Dira masih terlelap di atas kasur. Arif melangkahkan kaki nya ke arah Dira, "Dira, bangun, waktu nya makan malam" ucap Arif menepuk pelan lengan Dira, "kamu duluan aja, aku makan nanti" balas Dira membelakangi Arif, "ya udah, aku juga makan nanti" kata Arif, "Arif, makan lah dulu, mereka pasti sudah menunggu" sahut Dira, "aku bawa makanan nya kesini aja, biar kita bisa makan sama-sama" ujar Arif
"hmm" dehem Dira, setelah kejadian tadi sore saat ia bertemu dengan laki-laki yang selalu mengganggu nya, mood nya langsung turun drastis. "Dira, ayo makan dulu, mau aku suapin" ujar Arif, "aku bisa sendiri" kata Dira, "ya sudah" mereka makan malam bersama di kamar
"maaf, tadi aku mengacuhkan mu" ucap Dira, "tidak masalah, aku tau kamu lagi ada masalah, dan seharus nya kamu bicara kepadaku, ya,,,walaupun tidak bisa membantu setidak nya aku bisa mengasih solusi" jelas Arif, "hmm" Dira meletakkan kepala nya di bahu Arif, "aku ingin mengatakan sesuatu, tapi kau jangan marah" ujar Dira, "katakan saja" Dira menarik nafasnya dalam-dalam, "tadi aku bertemu dengan Egan" ucap Dira, "Egan? siapa Egan" tanya Arif
"Egan, orang yang selama ini mengejarku, aku sudah menolak nya beberapa kali tapi dia tetap mengejarku, dia belum tau kalau aku udah nikah, dan aku tidak berniat memberitahu nya" jelas Dira, "kenapa?" tanya Arif sedikit kecewa, "karna itu akan membahayakan mu dan juga keluarga mu, dia bisa melakukan hal di luar akal sehat untuk mendapatkan apa yang dia mau, jadi untuk sementara ini aku akan menyembunyikan pernikahan kita dari nya" jelas Dira
"jangan marah, aku hanya tidak ingin terjadi apa-apa dengan mu" sambung Dira memeluk Arif, "aku mengerti" balas Arif.
~
Pagi hari, semua nya sudah ada di meja makan, "hari ini kamu jadi pulang? nggak nginep lagi aja" tanya Gauri, "nggak bun, tapi lain kali kita akan menginap di sini lagi" jawab Dira, "kalau aku lama-lama disini yang ada bunda akan melarang ku pergi" sambung Dira meledek Gauri, "tentu saja" balas Gauri, "kapan kalian akan memberikan kami cucu" tanya Ray
uhukk uhukk
Dira tersedak saat mendengar pertanyaan dari Ray, "hati-hati sayang" ujar Gauri memberikan segelas air, "makasih bun" ucap Dira, "itu masih nanti yah" jawab Dira seadanya, "kenapa" tanya Gauri, "belum di kasih bun" balas Dira
"5 langsung kak" sahut Disa, "kamu kira kakak mu ini induk kucing" sungut Dira, "ya bisa aja kak" tambah Disa, "cih" decih Dira, "sudah-sudah, ayo lanjutkan sarapan nya" lerai Ray
"pagi Tuan, Nyonya, Nona" sapa Hendra, "pagi" balas mereka, "mobil nya sudah siap, Nona" ujar Hendra, "hmm" dehem Dira beranjak dari duduk nya, "Disa, kita berangkat bareng aja" ucap Dira, Disa mengangguk.
~
Mobil yang di tumpangi Dira dan Disa sudah sampai di depan kampus, "aku masuk dulu kak" pamit Disa, "hati-hati" kata Dira diangguki Disa. Disa turun dari mobil Dira lalu masuk ke dalam
"Disa" panggil seseorang dari arah belakang, Disa yang merasa di panggil pun memberhentikan langkah nya lalu membalikkan badan nya, "Key? ada apa" tanya Disa, "nggak ada apa-apa sih, ayo ke kelas" Disa mengangguk.
jdi pnsrn 🤔