Novel ini menceritakan kisah tentang seorang wanita yang bernama Ailin yang selalu di sakiti oleh suami pertamanya sampai membuatnya harus kehilangan anak yang masih ada di dalam kandungannya.
Penghianat suaminya yang di lakukan terus-menerus membuat pernikahan mereka berakhir dengan kata cerai.
Apakah Ailin bisa move-on dari masa lalunya dan masihkah ada pria yang baik hati dan menyayanginya apa adanya. Temukan ceritanya di season kedua dari novel Pernikahan Kontrak Ailin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berita Kehamilan Part 1.
Adam mulai berdiri dari posisi duduknya dan segera mengenakan jas hitam yang tadi sempat dia taruh di belakang kursi kerjanya. Pak Ray yang mengetahui akan hal itu langsung berjalan mendekati Adam dengan raut wajah kelihatan begitu khawatir.
“CEO Adam, apa yang terjadi pada Nona Ailin?” tanya Pak Ray dengan raut wajah juga kelihatan begitu khawatir.
“Dari pagi dia merasa kurang enak badan, tapi kau jangan merasa khawatir aku akan menjaganya dan tolong urus perusahaan ini,” sahut Adam dengan terburu-buru keluar dari kantornya dan Pak Ray langsung membungkukkan badanya di hadapan majikannya sebelum pria itu keluar dari kantor tersebut.
Selama di dalam mobil Adam tak hentinya merasa khawatir jika mengingat Ailin sedang sakit di rumah. Pria itu tidak menghubungi dokter terlebih dahulu dia ingin melihat kondisi wanita yang dia cintai dan memastikannya terlebih dahulu.
Setelah mobil itu sampai di teras rumah Adam langsung turun dari mobil dan berjalan cepat hendak menaiki anak tangga namun suara Bi Susi menghentikan langkah pria itu.
“Tuan muda anda sudah pulang?” sapa Bi Susi sembari dengan berlari kecil menghadap majikannya itu.
“Bi, di mana istriku apakah dia baik-baik saja?” tanya Adam dengan melangkah menaiki anak tangga rumah tersebut.
“Tadi nona muda sedang tidur di dalam kamarnya, Tuan muda.” Wanita paruh baya itu berjalan mengekor di belakang Adam.
“Bi, tidak perlu ikut masuk kedalam kamar aku akan memanggilmu jika membutuhkan sesuatu nantik,” ujar Adam dengan mengarahkan tangannya kearah handle pintu tersebut.
“baik Tuan muda,” sahut Bi Susi dengan mulai melangkah menjauhi kamar majikannya dan kembali menuruni anak tangga rumah itu.
Adam masuk kedalam kamarnya dia menutup pintu kamar itu dengan perlahan karena tidak ingin membuat Ailin terbangun dari tidurnya. Adam melihat istrinya tidur dengan meringkuk di bawah selimut wanita itu memeluk guling dengan begitu erat mungkin saja Ailin menganggap guling itu adalah
sebagai pengganti Adam yang sedang berkerja sekarang
Adam lebih dulu membersihkan dirinya di kamar mandi dan berganti baju santai, setelah berganti baju pria itu mulai ikut naik keatas ranjang dan memasukkan tubuhnya di balik selimut yang sama dengan istrinya.
Adam memeluk tubuh Ailin dari belakang dengan membenamkan wajahnya di punggung wanita itu perlahan untuk membuat istrinya itu merasa nyaman. Ailin yang merasa nyaman mulai melepaskan dekapannya pada guling tersebut dan tanpa sadar wanita itu langsung membalikkan badanya dan melingkarkan tangannya di pinggang suaminya itu.
Ailin masih tertidur dengan begitu pulas wanita itu memakai tangan suaminya sebagai bantal. Wajahnya yang tadi sempat di lihat oleh Adam sedang merasa gelisah saat
ini mulai terlihat tenang mungkin karena Adam sudah berada di sampingnya.
“Mas, aku mohon jangan tinggalkan aku, aku sedang mengandung anakmu,” tanpa wanita itu sadari dia mulai mengigau di dalam tidurnya.
Pasti Ailin sedang bermimpi tentang masa lalunya di mana mantan suaminya lebih memilih bersama wanita lain dari pada dirinya yang waktu itu hamil. Keringat dingin mulai membasahi jidat Ailin dan wajah tenang yang
tadinya sempat terlihat kini mulai berubah menjadi begitu gelisah Adam langsung
kaget dan juga cemas melihat istrinya mengigau seperti ini segera membangunkan
wanita itu. Sebab Adam tidak mau Ailin larut di dalam mimpi buruknya terlalu lama.
“Sayang, sayang bangunlah kau hanya bermimpi saja,” Adam menepuk-nepuk pelan pipi wanita itu beberapa kali dan juga mengulangi ucapan yang sama. Hati Adam bagaikan tersayat oleh pisau tajam saat melihat Kristal bening mulai keluar dari sudut mata wanita itu padahal matanya masih terpejam.
Plap!
Ailin mulai membuka matanya dan wanita itu melihat Adam ada di hadapannya, Ailin langsung membenamkan wajahnya di dada bidang suaminyantanpa mengucapkan satu katapun dari mulutnya. Mengingat kejadian di masa lalunya itu tiba-tiba membuat Ailin takut untuk mengandung lagi sebab wanitanitu takut jika hal yang sama akan terjadi pada dirinya.
Dulu Radja mencintainya namun setelah dirinya hamil pria itu malah tergoda dengan wanita lain yang jauh lebih seksi san juga lebih molek darinya. Walaupau Ailin percaya jika Adam tidak akan sama dengan Radja namun perasaan itu masih juga tidak bisa membuatnya merasa lebih tenang.
“Sayang, kau pasti sedang bermimpi buruk?” tanya Adam sembari membelai lembut kepala istrinya dan mulai menyeka peluh di jidat wanita itu dengan punggung tangannya lembut.
Tanpa menjawab Ailin hanya bisa menganggukkan pelan kepalannya sembari wanita itu semakin mempererat pelukannya pada Adam karena mencoba menenagkan hatinya.
“Biar aku bawa kau periksa kedokter saja, aku tidak mau membuatmu merasa ketakutan seperti ini, bahkan kau juga sampai bermimpi buruk.” Pria itu bicara dengan penuh perhatian bahkan wajahnya yang tadi kelihatan tenang saat ini mulai berubah menjadi khawatir.
Rumah sakit Swan.
Adam dan juga Ailin sudah berada di dalam ruangan bersama dokter Tika, Ailin mengatakan gejala apa saja yang terjadi padanya tadi pagi dan beberapa hari yang lalu namun di pagi hari ini badanya kelihatan begitu lemas dan juga seperti tidak memiliki tenaga sedikitpun.
Dokter mulai memeriksa nadi dan juga detak jantung Ailin kemudian mulai memeriksa tekanan darahnya ternyata wanita itu memiliki darah rendah yang mengakibatkan dirinya sering sekali pusing. Namun dokter memberikan test peck pada Ailin dan menyuruh wanita itu untuk masuk kedalam kamar mandi yang ada di dalam ruangan itu.
Adam dan juga dokter itu menunggu di ruangan tersebut sedangkan Ailin masuk kedalam kamar mandi dengan membawa alat test peck dan juga satu mangkuk kecil untuk tempat urin nya nantik. Ailin keluar dari kamar mandi dengan memasang wajah datar.
“Kemarikan test peck itu Nyonya Ailin,” Ujar dokter Tika dengan tersenyum lembut.
Ailin memberikan test peck yang dia pegang kepada dokter tersebut, Adam dan juga Ailin mendudukkan tubuhnya di kursi yang sempat dia duduki tadi sedangkan Adam membuka kedua telinganya lebar-lebar menunggu dokter Tika mengucapkan hal yang paling ingin dia dengar.
Sedangkan Ailin merasa ketakutan dengan mimpi yang tadi dia alami itu dan membuat hatinya merasa ragu dan juga tidak tenang mendengarkan jawaban dari dokter. Ini bukan pengalaman pertama Ailin jadi dia sudah tau
dokter Tika akan mengatakan hal apa padanya nanti.
“Selamat karena kalian berdua akan menjadi calon orangtua dan janin yang ada di dalam kandungan Nyonya Ailin sedang berusia 2 minggu.”
Mendengar apa yang di ucapkan oleh Dokter Tika jantung Adam seakan mau loncat dari tempatnya dia begitu bahagia sampai sulit mengucapakan kata-kata tersebut dan langsung memeluk tubuh istrinya dengan rasa bersyukur dan juga bahagia karena kehamilan Ailin semakin membuat kehidupan mereka merasa semakin sempurna saja.
Namun Ailin masih sibuk dengan pikirannya sendiri.
Jadi nikmatilah buah dari apa yg kau perbuat sama Ailin ok!! Hareudang..hareudang..hareudang panas panas panas.....nih lagu wat Radja ketika liat kemesraan Aili. dan Adam.
Aku setuju dengan pernikahan Ailin dan Adam, bayangin aja suami bawa pacarnya kerumah terus dia berhubungan intim dan istrinya diabaikan padahal baru melahirkan dan kehilangan anaknya. Iiuuhhh jijik .... suami abis celap celup sama pacarnya terus pengen pertahanin penikahannya?? gak semua wanita mau menerima suami seperti itu ya, mending pergi aja relakan suaminya sama selingkuhannya bersama kan cocok tuh pasangan lalat dan sampah.
mana yang benar Holly cinta deri atau raja
ada bab Holly seperty udah sangat jatuh cinta sama deri hingga tidak mau pisah dari deri tapi di bab lain dijelaskan deri hanya pelampiasan dan dia masih sangat cinta dengan raja, puyeng gua
kenapa ga sendiri aja ya.....
maaf kalo lancang.....
selamat buat Ailin dan adam
raja....... gigit jari
selamat buat Adam....