Namaku Tania Putri,usiaku 15 tahun.Aku anak yatim piatu.Ibuku meninggal satu minggu setelah melahirkanku.Ayahku meninggal saat usiaku 5 tahun.Aku tinggal bersama nenek angkatku,Oma Santi dan uncle tampanku,Uncle Rasya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Arisantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps.24
Seperti biasa Alisha sudah bangun sebelum subuh.Dan melakukan rutinitasnya setiap subuh.Selesai sholat Alisha langsung ke dapur seperti biasanya,membantu uminya untuk menyiapkan sarapan pagi.
Selesai sarapan Alisha pamit ke kamarnya.Berhubung hari ini libur Alisha ingin menghabiskan waktu paginya di kamar saja.
Setelah masuk kamar Alisha duduk di depan meja riasnya.Alisha memperhatikan pantulan wajahnya dari cermin di depannya.
"Benarkah aku Tania?", gumamnya.
"Kenapa aku sedikitpun tidak bisa mengingat masa laluku", lanjutnya.
"Tapi semua ciri ciri yang di sebutkan mas Rasya tadi malam semua benar dan semua ada padaku", ucapnya sambil memperhatikan wajahnya dengan seksama.
"Aku sangat ingin mengingat semua masa laluku termasuk masa lalu bersama mas Rasya", lanjutnya lagi.
Tiba tiba ponsel Alisha berbunyi.Di lihatnya nama mas Rasya di layar ponselnya.Jantungnya kembali berdegup dengan kencang.
Setelah mengatur nafasnya Alisha menjawab panggilan dari Rasya.
"Assalamualaikum mas", ucap Alisha.
"Wa alaikumsama sha", jawab Rasya.
"Sha,mas berencana mau mengajak kamu ke rumah mas hari ini,kamu bisa?" tanya Rasya.
Alisha terdiam sejenak.
"Iya mas,Alisha bisa kok", jawab Alisha.
"Baiklah, sebentar lagi mas jemput ya", ucap Rasya.
"Iya mas", jawab Alisha.
"Assalamualaikum", Rasya mengucapkan salam.
"Wa alaikumsalam", jawab Alisha.
Setelah pembicaraan mereka selesai,Alisha keluar kamar mencari umi.
"Umi..", panggil Alisha pelan.
Umi yang sedang mengurusi bunga bunganya langsung melihat ke arah Alisha.
"Iya sayang", jawab umi.
"Umi,Alisha minta izin mau ke rumah mas Rasya,boleh mi?" tanya Alisha.
"Nak Rasya menjemput?" tanya umi.
"Iya mi", jawab Alisha.
"Ya udah,umi izinin,lagi pula kamu memang perlu ke rumah Rasya.Siapa tahu bisa membantu mengembalikan ingatan kamu", ucap umi.
"Iya mi,sekarang Alisha siap siap dulu ya mi", jawab Alisha.
Alisha kembali masuk ke kamarnya dan bersiap siap.
Tak lama berselang Rasya sampai di rumah Alisha.
"Assalamualaikum umi", sapa Rasya pada umi yang masih mengurus bunga bunganya.
"Wa alaikumsalam nak Rasya,silahkan masuk biar umi panggil Alisha dulu ya", jawab umi sambil membersihkan tangannya.
"Iya mi ", jawab Rasya.
Umi segera masuk dan berjalan ke kamar Alisha.
"Alisha...", panggil umi sambil mengetuk pintu kamar Alisha.
"Iya umi", jawab Alisha dan langsung membuka pintu kamarnya.
"Kamu udah siap? nak Rasya udah jemput tuh di depan", ucap umi.
"Iya mi,ini Alisha udah siap", jawab Alisha.
Alisha dan umi berjalan ke ruang tamu untuk menemui Rasya.
"Sha,kita langsung pergi aja ya", ucap Rasya.
Alisha mengangguk.
"Umi,saya izin mengajak Alisha kerumah saya ya mi", ucap Rasya.
"Iya,umi izinkan", jawab umi.
"Saya izin sama abi juga ya umi", ucap Rasya lagi.
"Iya,nanti umi sampaikan", jawab umi.
Setelah berpamitan mereka segera pergi ke rumah Rasya.Alisha masih merasa gugup karena hanya berdua dengan Rasya di dalam mobil.
Rasya sesekali melirik ke arah Alisha.Dia tahu kalau Alisha merasa gugup saat ini.Dan dia pun merasakan hal yang sama.Walaupun dia yakin bahwa Alisha itu Tania,dia tetap saja merasa gugup juga seperti Alisha.
"Sha,mas boleh tanya sesuatu?" tanya Rasya memecah kesunyian di mobil itu.
"Iya mas", jawab Alisha.
"Kamu sedikitpun masih belum ingat masa lalu kamu?" tanya Rasya.
"Belum mas,Alisha sudah sering mencoba untuk mengingat siapa Alisha,tapi belum berhasil mas", jawab Alisha.
"Nggak apa apa,mulai sekarang mas akan membantu supaya ingatan kamu bisa kembali lagi", ucap Rasya.
"Iya mas,mudah mudahan mas Rasya dan mama bisa mengembalikan ingatan Alisha lagi", jawab Alisha penuh harap.
"Iya Sha,mas sangat berharap ingatan kamu kembali", ucap Rasya.
Alisha mengangguk pelan.
"Mas,Alisha boleh tanya sesuatu?" tanya Alisha.
"Tentu aja boleh", jawab Rasya sambil tersenyum pada Alisha.
Alisha jadi salah tingkah.
"Kok diam Sha,tadi kamu mau nanya apa Sha", ucap Rasya.
"Mmm...Sikap Alisha dulu pada mas Rasya gimana?" tanya Alisha malu malu.
"Beneran mau tau nih", goda Rasya.
"Iya maaass", jawab Alisha gemas.
"Kamu itu dulu manjaaaaa banget sama mas", ucap Rasya.
"Beneran mas?" tanya Alisha lagi.
"Iya,kamu juga selalu nungguin mas pulang kerja,walaupun mas pulangnya malam,kamu pasti tetap nungguin walaupun kadang kamu tertidur di sofa karena ngantuk", jelas Rasya.
"Terus mas?", tanya Alisha penasaran.
"Biasanya kalo kamu tertidur gitu,mas akan gendong kamu ke kamar", jawab Rasya.
Alisha langsung menutup mukanya dengan kedua tangannya.Dia merasa sangat malu mendengar cerita Rasya.Untung saja dia pakai cadar jadi bisa menutupi wajahnya yang pasti memerah karena malu.
"Mas bohong kan,sengaja mau bikin Alisha malu", ucap Alisha.
"Beneran Sha,mas nggak bohong,nanti kamu tanya aja sama mama kalo nggak percaya", jawab Rasya.
Alisha terdiam menunduk malu.Mobil Rasya memasuki halaman rumahnya.Rasya turun dan membukakan pintu mobil untuk Alisha.
Mereka berdua beriringan berjalan masuk ke rumah Rasya.Mama sudah menunggu mereka di depan pintu.Mama langsung memeluk Alisha dan mengajak Alisha masuk ke dalam rumah.
Saat Alisha masuk kerumah Rasya,dia merasa tidak asing berada di rumah itu.Mama mempersilahkan Alisha untuk duduk.
"Ma,ada yang mau Rasya dan Alisha sampaikan sama mama", ucap Rasya.
"Ada apa nih,kok kalian kelihatan serius begini?" tanya mama penasaran.
"Maa,Alisha ingin menunjukkan wajahnya pada mama sekarang", ucap Rasya.
"Baiklah", ucap mama sambil tersenyum.
Alisha pelan pelan membuka lagi cadarnya lagi tapi kali ini di depan mama Rasya.
"Ta...ni...a...Sya...Ini Tania?"tanya mama yang tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Iya ma,Alisha ini ternyata Tania yang kita cari cari selama ini.Tapi ma sayangnya Alisha mengalami hilang ingatan akibat kecelakaan yang di alaminya.
Mama langsung memeluk erat Alisha,mereka saling berpelukan.Mama dan Alisha sama sama menangis.Setelah beberapa saat mereka berpelukan dan menangis,mama baru merenggangkan pelukannya.
"Mama bahagia sekali kamu masih hidup sayang.Mama dan Rasya merasa yakin kalau kamu masih hidup.Kami mencari kamu kemana mana,sampai akhirnya kami menyerah karena tidak menemukan sedikitpun petunjuk tentang keberadaan kamu", ucap mama sambil menangis.
"Maafkan Alisha ya ma,sampai saat ini Alisha belum mengingat apapun", ucap Alisha.
"Iya sayang,mama dan Rasya akan berusaha membantu kamu supaya ingatan kamu bisa kembali", jawab mama sambil memeluk Alisha kembali.
Kemudian mama mengambil album foto masa kecil Alisha dan memperlihatkannya pada Alisha.
Alisha memperhatikan setiap foto di dalam album tersebut.Mama menjelaskan tentang semua peristiwa di foto foto tersebut.Mama juga menjelaskan siapa Alisha,Alisha mendengarkan semua penjelasan dari mama dengan penuh perhatian.
*
*
*
Terimakasih...Jangan lupa like dan vote ya....❤
semangat Thor.....💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
semoga Rasya bisa mendampingi ktika Tania nti melahirkan...
ga sabar tggu Tania melahirkan...
semoga jga Uncle Sandi di ksh jodoh yg baik & Sholeha...