NovelToon NovelToon
To Arkana Ivander

To Arkana Ivander

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:296.6k
Nilai: 5
Nama Author: queenbee

sosoknya begitu nyata... Dia nyata tepat berada didepan mataku saat ini, menatapku dengan tatapan tajamnya seketika membuatku terlena. Aku menangis ketakutan, takut! saat aku membuka mata sosok itu akan menghilang. jika ini mimpi aku tidak akan bangun, ini mimpi yang begitu indah dan tak akan kubiarkan menjadi ilusi tapi sesuatu seakan menamparku bahwa itu hanyalah delusiku_Caroline grace.



Cintai aku dengan semua kemampuanmu maka aku akan mencintaimu lebih dari aku mencintai diriku sendiri. jangan pergi! karena aku tidak akan membiarkanmu beranjak walau hanya selangkah_Arkana ivander

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon queenbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27 (kemarahan)

Caroline membuka pintu utama. mengumpulkan nafas dan membuangnya kasar kemudian berjalan tanpa menghiraukan mereka yang berada diruang makan. Dengan ekor matanya ia tidak melihat Mark diantara mereka hanya ada mami, papi dan camora.

"kemana kakak? apa dia keluar kota lagi ck aku akan kesepian!" gumamnya dalam hati

"Kau sudah pulang nak?" Tanya jemika begitu melihat caroline melintas.

caroline memutar tubuhnya menghadap mereka, memaksakan untuk tersenyum sekedar menyapa. seperti halnya pemain film terhebat sekarang memerankan banyak peran menyedihkan.

Aku harus jawab apa? mereka kan melihatku artinya aku sudah pulang?! lantas kenapa berpikiran sempit? harusnya mami bertanya apa aku baik-baik saja atau tidak atau apa aku bahagia atau tidak?

"aku sudah pulang." jawab caroline tanpa melihat jemika tapi menatap risa yang tersenyum seolah berkata 'kau kuat'

"kamu makan dulu nak, ayo duduk."

saya tidak lapar karena perutku sudah muak!

"saya akan makan nanti. saya hanya ingin istirahat." caroline kembali melangkah.

jemika yang ingin kembali berbicara Namun, dicegah oleh suaminya yang menggelengkan kepalanya untuk tidak meneruskan.

caroline berjalan pergi diikuti sorot tajam mata camora, sedari tadi dia menahan untuk tidak memaki gadis itu.

Lihat! aku akan membalasmu nanti.

caroline masuk kedalam kamarnya dan bersandar dibalik pintu lalu terduduk. dia tau ia sudah sangat menyakiti hati maminya hanya saja rasa sakitnya terus merayap hatinya. Lama merenung ia mendengar suara ketukan dan menebak bahwa risa menyusulnya. dia memajukan sedikit tubuhnya memberi ruang untuk masuk saat pintu terbuka lebar, menampilkan sosok perempuan yang seumuran dengannya.

"camora?"

"iya ini aku. kau sudah fasih juga menyebut namaku" sinis camora membuat caroline terdiam menatap camora yang terus menatap permusuhan.

"Apa yang membawamu kemari?" caroline mencoba untuk tidak lemah saat ini.

"aku hanya ingin memberimu sedikit pelajaran berharga" mengerucutkan bibirnya dan mendekat kearah caroline, berjongkok saat sudah berhadapan "kau tahu? kau sudah membuat mami bersedih tapi aku mengabaikannya, saat kau bertingkah menyebalkan selama ini aku menahan untuk tidak memakimu, ahh kau membuat mamiku menangis tapi aku juga mengabaikan mu, tapi hari ini aku tidak bisa lagi menahannya." mencengkram dagu caroline membuatnya mendongak.

Mereka bersitatap, pancaran kebencian terpancar dimata mereka. perasaan iri dan dendam terbungkus rapi dihati kedua kakak beradik itu, hanya persoalan waktu untuk menyingkirkan siapa saja diantara mereka.

"kenapa huh? kau sangat menyedihkan sekarang!" camora mengangkat sudut bibirnya mencibir "caroline yang malang! kau hanya anak yang terpaksa untuk dilahirkan, sssh seharusnya mami menyingkirkanmu kala itu tapi karena Mark.." camora mendesah kecewa dan kesal pada mark.

"jadi kau harus tau tempatmu berada! gadis menyedihkan..." lagi. camora menjambak rambut caroline hingga membuat gadis itu meringis kesakitan dan caroline sekuat tenaga untuk tidak menangis.

caroline tertawa, dia tidak tau apa yang ia tertawakan! menertawakan takdirnya atau kebenaran yang camora katakan. hatinya terlampau sakit hari ini, langitnya seakan runtuh.

"jangan menutup mata camora. kau lihatkan? bagaimana mami mencoba mendekatiku" entah keberaniannya berasal dari mana "aku juga kasihan padamu! bagaimana jika aku merebut kasih sayang mami? kau akan seperti apa hmm?" tantang caroline menghempaskan tangan yang menjambak rambutnya, setiap kata meluncur begitu saja.

"dan kau juga jaga batasanmu camora." senyum menyeringai muncul. membuat camora tidak percaya melihat keberanian caroline.

"wah wah kau membuatku terkejut dengan sikapmu sekarang!!" menjawab sinis dan meremehkan.

"aku hanya bersikap sebagaimana mestinya."

"kau sakit hati huh? karenaku kau tidak jadi kuliah? you pathetic girl aku hanya sedikit kesal padamu tapi entahlah kedepannya." camora menatap caroline menilai.

kalau kau tau, kenapa masih bertanya? ambil semuanya camora, silahkan!

"kau dendam karena Lio memilihku kan?" tepat pada sasaran Lihat wajahnya memerah padam. caroline melempar kelemahannya pada wajah gadis itu.

"kau! beraninya kau-" camora menunjuk caroline dengan gurat emosi.

"Apa gagasanku salah? benarkan!" ia mengangkat alisnya "mengingat berapa kali kau memperingatiku untuk menjauh dari Lio."

"Bagus jika kau ingat! maka jauhi Lionel dia tidak pantas untukmu!" tajam camora sedangkan caroline tertawa, meremehkan keberaniannya sendiri.

"Itu karena kau tidak berhasil mendapatkannya da-"

PLAK! satu tamparan bersarang dipipi caroline, camora sudah tidak tahan nafasnya sudah tersenggal. emosinya menguasai dirinya.

sementara caroline hanya tertawa memegang pipinya.

"Aku akan lihat sampai dimana cinta bertepuk sebelah tanganmu itu bertahan." dia keluar dan membanting pintu keras.

meninggalkan caroline yang mematung. pasokan udaranya kian menepis membuat rongga pernapasannya sesak. Air mata yang sudah ia tahan merembes keluar tanpa ia minta dan meringkuk ketakutan.

caroline bangkit dan berlari keluar ke tempat dimana dia mendapat ketenangan.

1
Ita Mei Lestari
lio &melody mungkin😜
G Use
Saya cuma bilang...n sedikit masukan pada author,awal kalimat baru itu huruf besar dan nama orang juga huruf besar...anda nggak konsisten kadang huruf besar kadang huruf besar kadang huruf kecil
Muhammad Arifin
kenapa ceritanya berasa lompat2...
Iraisa Raisa
cara penulisanya enak di baca,, ok nexs
HAFIZH .3127
f
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Aku Standby selalu 💕😍🤭
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Semangat Kak 💪💪💪
Jangan lupa jaga kesehatan ya Kak🤗
Semangat Kak 💪💪💪💕💕💕
Girl
aq tunggu
Girl
nunggu lamaaaaa sekaliii
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
yeah Up😍👍💟
V'marbe
ahh akirnya up kak
udah lama nungu. novel favorit apalagi visualnya my love sehun. making nyaman bacanya
🇪🇭🇲🇨n⭕⭕v!🇪🇭🇲🇨
Alhamdulillah....
Terimakasih Kak Queenbe dah Update cerita nya
Dyah Agustin
sekian lama akhirnya up jga🙂
Kania Shuwail
lanjut thor
Natasya ibrani
Lanjut author... Jgn lupa mampir di karyaku juga "Warna cinta natasya".. trim's🙏
Selvy Triyana Sari
bingung ya..
Yfm
kok nggk ada kelanjutan nya lagi ya
marya
up tor
Kirana Mella
kapan up lagi thor
Amalia Porwanty
enak jadi carro dia bisa bermanja sama kakaknya sedangkan q berjauhan sama kakak karna dari kecil kita d besarkan dengan orang yang berbeda dan ,,,,,,,,baper
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!