NovelToon NovelToon
Ladylove Lord Noble

Ladylove Lord Noble

Status: tamat
Genre:CEO / Menantu Pria/matrilokal / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Pengawal / Tamat
Popularitas:156.7k
Nilai: 5
Nama Author: sofy adisty

#2 My Daddy

Damian Xe Axelle Defron, bangsawan tampan yang mengalami kecelakaan hebat yang membuat matanya buta sebelah kanannya. sebenarnya ia bisa membuat matanya melihat kembali tapi ia harus melakukan sesuatu sebelum membuat matanya kembali normal.

Kelly De Savillion, gadis cinta pertamanya. Kini ia menemukan gadisnya di waktu yang tepat namun dengan matanya yang cacat.

"Gadis kecil, kita bertemu lagi. apa kau merindukan ku?" ujar Damian.

"Dami?"

"Yes, i am,"

Namun kali ini pertemuan mereka menghadapi situasi yang sangat sulit. seorang pria yang terobsesi dengan Kelly salah satu musuh Damian dan juga merupakan bangsawan ternama Calvin Molive Defron, memiliki marga yang sama dengan Damian karena mereka masih memiliki hubungan darah. sangat terobsesi gila dengan Kelly, gadis manis milik keluarga Xander dan Xavellion.

"Oh Damn! You touched something you shouldn't, you bastard!" Damian murka

Calvin menyeringai. "Why not? I'm crazy about that woman."

"She's mine dammit!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sofy adisty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23.

Kelly kini berada di dalam ruang ganti pakaian, ia tampak kesusahan untuk menarik resleting gaun miliknya. Kelly menatap pintu di belakangnya.

Kelly tampak berpikir sejenak, apa ia harus meminta tolong pada Damian? Kelly menggigit bibirnya dengan gugup. Kelly pun menghela nafas pasrah lalu bergerak untuk membuka pintu.

Kepalanya muncul dari celah pintu yang terbuka, Damian yang sedang mengancingkan ujung lengannya menoleh dan menatap bingung.

"Ada apa sayang?" tanya Damian sambil tersenyum lembut.

Kelly terdiam sejenak lalu tersenyum kaku. "Itu, apa Dami bisa menaikan resleting gaunku. Aku tidak bisa menariknya," cicitnya dengan nada pelan.

Damian hanya menggelengkan kepalanya. "Biar aku pasangkan," ucapnya.

Damian pun ikut masuk ke dalam ruang ganti tersebut, dan terlihat punggung mulus Kelly berada di depannya. Damian berdeham berusaha mengalihkan pandangannya dari objek menggoda di depannya ini.

Damian menyentuh ujung resleting tersebut, ia menatap Kelly dari pantulan kaca di depannya. Kelly menatapnya dengan tatapan bingung.

"Apa tidak bisa?" tanya Kelly bingung.

Damian hanya menggelengkan kepalanya singkat. Ia pun menaikkan resleting tersebut dengan perlahan sambil menghela nafas pelan.

Kelly mengerutkan keningnya saat melihat telinga Damian memerah. Saat Damian selesai menaikkan resleting gaun Kelly, ia pun tersenyum tipis.

"Sudah selesai," ucap Damian sambil mengecup pundak Kelly yang tidak tertutup gaun.

"Apa Dami demam?" tanya Kelly, ia pun menyentuh telinga Damian yang memerah.

Damian tampak gelagapan. "Tidak. Aku baik baik saja," ucapnya.

Kelly memiringkan kepalanya, menatap Damian dengan penasaran. "Benar begitu? Wajah mu memerah Dami," ucapnya.

Damian mengusap wajahnya dengan gusar. "Tidak apa apa. Aku baik baik saja Kelly," ucapnya.

Kelly mengangguk paham. "Ayo, kita akan telat kesana nanti," ucapnya.

Damian menganggukkan kepalanya, Kelly menggandeng lengan Damian. Mereka pun melangkah keluar dari kamar tersebut.

"Kau terlihat sangat memukau Kelly," puji Damian.

Wajah Kelly memerah seperti tomat. "Kau juga sangat tampan," balasnya dengan nada pelan.

Damian yang mendengar itu hanya bisa tertawa. "Kau menggemaskan sekali sayang," ucapnya sambil mengecup pipi Kelly.

...∆∆∆...

Damian memeluk lengan Kelly saat mereka mulai memasuki ballroom tempat di mana semua orang sudah berkumpul.

"Tuan Damian dan Nona Kelly memasuki ruangan," ucap salah satu penjaga pintu bagian depan. Ia pun membuka pintu tersebut, terlihat kegiatan yang tadinya ramai mendadak senyap saat Damian dan Kelly melangkah masuk ke dalam ruangan.

"Just relax babe," bisik Damian saat melihat tubuh Kelly yang menegang di sampingnya.

Kelly menoleh, ia pun menghela nafas pelan. Damian benar, ia harus relax. Bisikan mulai terdengar di telinga Damian dan Kelly.

"Wow, like a queen and king,"

"So amazing!"

"Very beautiful and very handsome"

"look at that girl, she's perfect,"

Wajah Kelly memerah mendengar pujian tersebut, ia pun menyembunyikan wajahnya di lengan Damian.

Damian hanya tertawa pelan, ia pun mengusap rambut Kelly. "Don't worry babe. Mereka semua tidak akan menyakitimu," ucapnya dengan lembut.

Kelly mengangguk pelan, lalu tersenyum dan menyapa para tamu yang ada disana dengan ramah.

"Berhenti menatap wanitaku terang terangan seperti itu. Apapun yang kalian fikirkan tentang wanitaku cukup diam saja dan jangan banyak bicara," tegur Damian sambil menatap tajam, para tamu tersebut sedikit tersenyum canggung dan kembali dengan kegiatan mereka.

Kelly menepuk lengan Damian. "Kau tidak boleh seperti itu," ucap nya kesal. "Aku baik baik saja," sambungnya.

Damian hanya mengangkat bahunya dengan acuh. Ia kembali memeluk pinggang Kelly dan berjalan menghampiri kakeknya Kevan.

"Kakek," sapa Kelly saat mereka sudah ada di depan Kevan.

Kevan menoleh dan menatap dengan hangat. "Cucu menantuku, kau sudah datang," ucapnya dengan ramah.

Damian menatap sekelilingnya. "Dimana nenek?" tanyanya.

Kevan menatap Damian. "Sebentar lagi dia akan datang Damian. Nenekmu sedang bersama kedua ibumu," ucapnya.

Damian menggelengkan kepalanya. Kelly tampak penasaran lalu berbisik di telinga Damian.

"Bagaimana rasanya memiliki dua ibu?" bisik Kelly.

Damian menatap terkejut. "Kau mau coba? misal nya aku memiliki kekasih lain dan berbagi kasih denganmu?" tanyanya dengan nada jahil.

Kelly menatap sinis, ia pun mencubit pinggang Damian. "Jangan macam macam!" ucapnya dengan nada peringatan.

Damian tertawa kecil, Kevan hanya tersenyum tipis melihat pemandangan di depannya.

"Wow, kalian terlihat seperti keluarga," celetuk seseorang membuat tubuh Damian tersentak dan Kelly mematung di sampingnya.

"Calvin," desis Damian.

...∆∆∆...

Calvin berjalan mendekat dengan langkah angkuh nya, ia beralih menatap Kelly yang berada di samping Damian. Terlihat seperti kelinci putih yang meringkuk ketakutan.

"Hello beautiful. Kita bertemu lagi," ucap Calvin sambil tersenyum miring.

Damian langsung menyembunyikan tubuh Kelly di belakang tubuhnya, ia menatap tajam kearah Calvin.

"Relax Damian. Kau bisa membunuhku dengan tatapan mu itu," ucap Calvin sambil terkekeh kecil.

Kelly menggenggam erat lengan Damian, tubuhnya berdiri dengan kaku. Wajahnya memucat, trauma nya kembali lagi. Ingatan tentang pelecehan yang pernah ia dapatkan membuat tubuhnya gemetar ketakutan. Damian yang melihat itu langsung mendekap tubuh Kelly, ia mengecup kening Kelly. Damian berusaha menenangkannya sambil membisikkan kata kata manis di telinga Kelly.

"Kalau kau masih mau kepala mu menempel di tubuh mu menjauh dari sini!" ancam Damian.

Kevan menatap Calvin tajam. "Jangan membuat rusuh disini Calvin!" sentaknya.

Calvin memutar bola matanya dengan malas. "Kolot sekali. Aku hanya menyapa gadis manis yang berada di pelukan Damian, apa ada yang salah?" tanyanya sambil menatap sinis.

Para tamu undangan terlihat mulai berbisik di sekitar mereka. Damian mengepalkan tangannya, belum saatnya. Belum saatnya untuk menghabisi bajingan satu ini.

Kevan berdiri di depan Damian dan menatap tajam. "Kalau kau masih mau tetap ada di Defron, menjauh dari hadapan Damian," ancamnya.

Calvin tertawa sinis. "Apa yang bisa di lakukan pak tua seperti kau?" tanyanya dengan nada remeh.

Damian menyipitkan matanya, kenapa Calvin sekarang terang terangan membuat masalah saat acara besar seperti ini? Ada yang tidak beres, pikirnya. Damian terus memeluk tubuh Kelly dan mengusap punggungnya.

Kevan tersentak mendengar perkataan Calvin. "Kau—"

Sebuah tepuk tangan memecah keheningan di ruangan tersebut. Seluruh pandangan mata beralih menatap kearah sumber suara itu.

"Kau cukup bernyali untuk muncul disini Calvin," desis seseorang yang Kelly kenal.

Kelly melepaskan pelukannya, ia menatap kearah suara tersebut. Matanya berbinar senang. "Ayah" ucapnya dengan semangat. Damian tersenyum tipis sambil menatap Kelly.

Xavellion berjalan mendekati Kelly namun tatapannya berbeda, tatapan Xavellion terlihat seperti siap menghabisi siapapun yang menghalangi jalan di depannya.

Kelly melepas pelukan Damian dan berlari memeluk tubuh ayahnya dengan erat. Xavellion membalas pelukan Kelly tak kalah erat lalu mengecup keningnya. "Semua akan baik baik saja sayang," bisik nya.

Xavellion menatap Kevan yang berada di depannya. "Tuan Defron, aku ingin menagih hutang dosa cucumu pada putriku," ucapnya dengan serius.

Kevan tersentak kaget, ia menatap bingung. "Apa yang kau maksud—"

Xavellion memotong ucapan Kevan. "Maksud ku cucumu Calvin berhutang nyawa padaku," ucapnya dengan pandangan membunuh, ia mengeratkan pelukan nya pada Kelly.

"Dan aku mau menagihnya sekarang, saat ini juga!"

...∆∆∆...

...TBC...

Part menuju ending AW AW🤭🤭

1
Susi Andriani
dan cinta juga bisa membunuhku😍😍😍
Aghitsna Agis
tjor gimana kelanjutan dami sm kellyna
yesi suhendri
buat season 2 nya kak
Mimi rachmah
seandainya karakter Kelly seorang yg mandiri dan pinter bela diri pasti tambah seru... disini Kelly terkesan lemah...
Tira Aneri
suuukaaa
Rahmayani kautshar
lha si kakak ditungguin dari kemaren belom muncul juga ini....🙏🙏
Atik Marwati
keren abis bikin penasaran
Atik Marwati
deg degan
Herni Marianty
sangat bagus
Rahmat
extra part siiiap qu tggu jangan lama thor baru up
Yuli Yanti
eh thor tega bener sekali nya up lngsung tamat ja,oke lah tak tunggu ekstra part nya
evita19
aku baru selesai baca Kelly kecil lanjut kesini kirain udah tamat gak sabar pengen baca kelanjutannya, ternyata masih on going, nabung chapter dulu biar puas baca, semangat kk 💪
apiii
Selamatkan dami thor🥲
Githa Anggraeni
dan papa ter posesif jatuh pada Xander🤣🤣
Githa Anggraeni
lucu bgt dami
❥␠⃝ ͭ🍁by-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kapan konflik nya🤔🤔🤔🤔
masa Damian hanya tau bucin doank
qu pikir bakal langsung perang saudara gitu
Uri
menegangkan
Uri
duh semangkin menengangkan
Randa kencana
Ceritanya sangat menarik
Yuli Yanti
thor kmu kmna ja sih ko bru up? udh ini jangan ilang lgi ya thor,soal nya cerita bgs
sofy: iya hehe aku gak ilang lagi kok maaf ya buat nunggu🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!