NovelToon NovelToon
PETUALANGAN ANAS

PETUALANGAN ANAS

Status: tamat
Genre:Iblis / Mata Batin / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Tamat
Popularitas:332.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Aku hanya ingin mengetahui aku layak meneruskan kemampuan ayahku sebagai Paranormal atau tidak, tapi aku justru terjebak dalam sebuah petualangan mistis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Revisi Semuanya demi Uang

Paing begitu murka saat mendapatkan laporan dari Roni yang mengatakan ia kehilangan jejak Anas.

"Aku tidak mau tahu, kau harus menemukannya hidup ataupun mati!" seru wanita itu

"Aku yakin dia belum keluar dari desa ini," imbuhnya

Mbah Paing yang tak mau rahasianya diungkap oleh Anas segera menyuruh Teguh untuk membuat berita bohong tentang Anas. Lalu Teguh pun mulai mengarang cerita jika Anas menyukai Ratih dan membawa wanita itu kabur. Isu perselingkuhan Anas dan Ratih menyebar cepat fi kalangan masyarakat.

Merasa iba dengan Teguh mereka pun berjanji akan membantunya mencari Anas dan Ratih.

Malam itu puluhan warga membawa obor dan menyusuri sungai untuk mencari Anas. Sedangkan Teguh dan anak buahnya lebih memilih mencari mereka di hutan tak jauh dari kampung tempat tinggalnya.

Sementara itu Anas yang memilih tinggal di kediaman Rajiman, menyalakan tungku api untuk memasak air. Sambil menunggu airnya mendidih ia berusaha mengobati luka Ratih dan membangunkan wanita itu.

"Ratih, Ratih!" serunya sambil menepuk-nepuk pipinya

Namun sayangnya Ratih tak kunjung siuman. Ia pun mencari sesuatu yang bisa di makan di dapur. Tidak ada apapun di sana kecuali sebungkus kopi hitam tanpa gula.

Ia pun menyeduh kopi itu kemudian meminumnya untuk menghangatkan perutnya.

Ratih mulai membuka matanya saat mencium aroma kopi. Wanita itu kemudian keluar dari kamarnya dan menghampiri Anas.

"Syukurlah kau sudah siuman," ucap Anas kemudian menyerahkan segelas kopi hitam kepadanya

Ratih kemudian menyeruput kopi itu.

"Maaf karena cuma ada itu saja, aku tidak menemukan apapun di dapur rumahmu," ucap Anas

"Kenapa kau menolongku?" tanya Ratih

"Tentu saja karena ayahmu yang memintanya,_" jawab Anas

"Dimana dia!" seru Ratih

Anas menghela nafas kasar mendengar pertanyaan Ratih. Ia tahu perempuan itu belum tahu jika ayahnya sudah meninggal.

Ia kemudian mengajak Ratih keluar dan menunjukkan makam sang ayah kepadanya.

Ratih yang tak percaya mulai mengais tanah itu untuk mencari sang ayah. Benar saja belum lama ia menggali gundukan tanah tersebut ia sudah bisa melihat mayat sang ayah.

"Siapa yang melakukannya?" tanya Ratih sambil menangis tersedu-sedu

"Mbah Paing dan Mas Teguh. Sepertinya dia mencari sesuatu yang berharga yang dimiliki ayahmu," jawab Anas

Ratih menarik sudut bibirnya, " Jadi dari awal tujuan mereka membawaku adalah untuk mendapatkan keris sakti milik ayah yang ada dalam tubuh ku,"

Anas mengerutkan keningnya mendengar ucapan Ratih.

"Keris sakti??"

"Benar, itulah salah satu alasan Mbah Paing membawaku ke rumahnya dan menikahkan aku dengan putranya Teguh," jawab Ratih

Tak mau membiarkan ayahnya dimakamkan asal-asalan, Ratih kemudian mengambil cangkul dan menggali tanah untuk mengubur sang ayah.

"Biar aku saja yang menggali tanahnya. Sebaiknya kamu kemasi saja pakaian mu dan ikut saya pergi dari kampung ini," ucap Anas

Ratih mengangguk. Ia segera masuk kedalam rumahnya untuk membereskan baju-bajunya.

Namun saat mereka hendak pergi meninggalkan kediaman Rajiman terlihat beberapa obor mendekati rumah itu. Anas segera menggandeng lengan Ratih dan meninggalkan tempat itu melewati pintu belakang.

Anas buru-buru menyalakan sepeda motornya dan melesat pergi.

"Itu mereka!" seru salah seorang warga

Mereka pun berlari mengejarnya. Teguh sengaja menghubungi Roni yang masih di sungai untuk menghadang mereka.

*Ciitt!!

Anas menghentikan sepeda motornya saat dua buah sepeda motor menghadangnya. Lelaki itu segera turun dari motornya dan menggandeng lengan Ratih.

"Lihatlah apa yang mereka lakukan!" seru Roni

"Cih, dasar tidak tahu malu. Bagaimana bisa seorang pria lajang menggandeng istri orang, dasar Pezina!" imbuhnya membuat warga geram dan berteriak untuk menghukum keduanya

"Bunuh saja mereka berdua, jangan biarkan kedua Penzina itu hidup!" sahut salah seorang warga.

Dengan komando dari Roni mereka pun langsung merangsek maju. Saat Anas hendak maju Ratih melarangnya.

Wanita itu menggelengkan kepalanya dan meminta Anas untuk mundur. Dengan kekuatan supranatural yang di milikinya Ratih mengeluarkan pasukan gaibnya yang langsung menyerang Roni dan para penduduk desa yang mengepungnya.

Mereka pun lari tunggang-langgang saat melihat pasukan lelembut menyerang mereka.

Roni sampai jatuh pingsan saat melihat Puluhan makhluk tak kasat mata yang menyerang mereka.

Seketika makhluk-makhluk itu menghilang saT kemunculan Mbah Paing dan Teguh. Dengan kesaktiannya wanita tua itu langsung mengusir semua makhluk gaib yang menyerang para warga.

"Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya, tapi sayangnya kau akan bernasib sama dengan bapakmu jika kau mencoba melawan ku!" seru Mbah Paing

"Jadi kau yang membunuh bapak ku?" tanya Ratih

"Bahkan semua penduduk desa tahu itu kecuali kamu," jawab mbah Paing

Ratih tertawa meringkik saat mendengar pengakuan Mbah Paing. Ia tidak mengira jika wanita tua itu membohonginya selama ini demi mendapatkan keris dalam tubuhnya.

"Dasar wanita serakah, sampai kapanpun kau tidak akan pernah menjadi dukun tersakti apalagi mendapatkan keris sakti ini. Karena aku berjanji tidak akan pernah melepaskannya untuk wanita jahat seperti mu!" seru Ratih

Paing pun melepaskan bambu kuning kearah Ratih hingga menancap tepat di ulu hatinya.

"Kau tidak perlu banyak bicara Nduk, aku bukan lawanmu jadi menyerah saja!" serunya

Anas langsung menangkap tubuh Ratih yang limbung. Ia kemudian mencabut bambu kuning yang menancap diperutnya.

"Sebaiknya kita lari saja, kau tidak akan bisa mengalahkannya," ucap Anas

"Lebih baik aku mati daripada harus lari menyelamatkan diri. Sebaiknya kau saja yang pergi. Aku janji akan melindungi mu sebagai ucapan terima kasih karena sudah menolong ku dan juga bapak," jawab Ratih.

"Tidak bisa, aku gak bisa meninggalkan kamu. Lagipula aku sudah janji sama bapakmu untuk melindungi mu," jawab Anas

Lelaki itu mengambil segenggam tanah kemudian berdiri.

Ia menggandeng lengan Ratih, membuat Mbah Paing begitu kesal kepadanya.

"Jangan sampai kau menjadi Kacang yang lupa kulitnya Anas. Ingat...aku yang sudah memberimu pekerjaan enak di rumah Gunawan. Jika tidak kau pasti sudah jadi gelandangan di desa ini. Serahkan Ratih maka aku akan membiarkan mu hidup," ucap Mbah Paing

"Maaf Nyai, tapi aku tidak bisa membiarkan kau membunuh Ratih karena aku sudah berjanji kepada pak Radjiman untuk melindunginya,"

"Cih, kau pikir siapa sampai bisa melindungi Ratih. Memangnya kau bisa melawan ku!" hardik Mbah Paing

"Aku memang tidak punya kekuatan supranatural seperti dirimu Nyai, tapi aku punya Tuhan yang akan menolongku,"

"Hahahaha!" Mbah Paing tertawa terpingkal-pingkal mendengar ucapan Anas.

Wanita tua itu kemudian menggunakan kekuatan supranaturalnya untuk menyerang Anas.

*Buughhh!!

Anas seketika jatuh tersungkur sambil memegangi perutnya.

"Santet Tumpes Kelor???"

Beberapa warga tampak mundur saat melihat kondisi Anas dengan perut membesar.

"Sekarang kalian tahu kan siapa yang mengirimkan Santet ini kepada warga. Mbah Paing sengaja mengirimkan santet ini kepada orang-orang kaya untuk mendapatkan uang. Dia berusaha membunuh bapakku untuk mendapatkan keris sakti miliknya agar ia bisa mengobati Santet Tumpes kelor. Sayangnya ia gagal, dan aku keburu mengetahui niat jahatnya. Jika kalian tidak mau terkena santet itu maka bantu aku menghadapi dukun sialan itu!" seru Ratih

Namun belum selesai Ratih berbicara Teguh menusuk wanita itu dari belakang dengan menggunakan bambu kuning.

1
Choky Ritonga
cerita sampah " apa seperti itu thor utk membuktikan sitolol anas kamu buat harus banyak tumbal yg mati ? mc sama author sama 2 sampah 😭😭😭
Choky Ritonga
hahaha cerita sampah anak dukun top dijaga mahluk halus " tenyata cerita sampah hahahha ....
Choky Ritonga
crrita Sampah Authot dan mc " anak dukun hebat plus pelindung segala mahklus halus ko ga bisa apa2 😭😭😭
Choky Ritonga
crrita SAMPAH HHH " Anas keluarganya dukun " ko bisa majikannya krluarganya sampai mati ! Cerita Sampah Author & Mc 😭😭😭
dhani satria
dulu makanan ama minuman jarang yg pake pengawet en msg
Rahman Hartomo
cerita tolol
DK.Tzu
buahahhahaha... sejak kapan anak dukun manggil bapak nya deddy.. papa aja ogah. mau muntah gw
nuralizha❤
Luar biasa
we
alur ceritanya seru tegang
Alis Yudha
Luar biasa
Udin s
kenapa gak singkron/yambung kalimatnya loncat loncat gitu ???!!!
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
oalah, jadi dia toh orgnya and mampus kan pada gak setuju semua warga klo keris itu jatuh ke tanganmu, wohohooo
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
wah siapa nih dukun? jadi penasaran kan sama org nya🤔
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
idih, ngeremehkan anas lu dukun
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
ya ampun, jadi apa yg dikasih tau mbah paing bener bahwa gunawan menumbalkan org desa, gak habis pikir dah
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
astagaa bengek! vampir konon, dia manusia kali
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
heh! kau membalikkan fakta! ck, kirain kau baik, ternyata sama aja sama mbah paing gak beda jauh
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
percaya sekali anda, emg bakalan dibantu apa, helloww
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
akhirnya mbah paing is dead, tinggallah anak nya sama anak buahnya aja, wohohoo
☠ᵏᵋᶜᶟ❤️⃟Wᵃf 𝐊𝐢𝐤𝐲𝐀⃝🥀
sombong amat kau dukun, pas di kalahin malah mewek dah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!