A Ran seorang ratu dunia hiburan, secara tidak sengaja memasuki sebuah novel fantasi Xianxia yang dia baca sebelum tidur .
Memasuki sebuah tubuh seorang figuran yang tidak banyak muncul dalam novel.
A Ran harus menjalani kehidupan yang serba hati-hati , tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga orang disayangi nya.
Berbeda dengan novel yang dia baca, dunia ini jelas tidak berhubungan sama sekali !
Dengan bantuan Sistem bersama nya, Dia berhasil mengungkap rahasia kelahiran nya.
Hingga satu demi satu rahasia kedatangan nya terungkap, serta alasan semua hal yang telah terjadi.
Membuat A Ran mengetahui sebuah kebenaran besar tentang jati dirinya yang sebenar nya .
Apa kah rahasia itu ?
Bagaimana kah A Ran menghadapi rahasia tentang jati dirinya. Dapatkah dia menerima semua ini ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zizi_88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perasaan familiar
......................
Mereka semua menatap Xie Ran dengan rumit, jika dia merasa luka ini hanya luka kecil. Sebenarnya seberapa menderita dia diluar sana.
Xie Yian bahkan tidak tahan, dan pergi dari sana.
Xie Ran masih tidak menyadari jika paman kedua nya keluar, dia menggenggam tangan Xie Yantao.
" Kakek jangan khawatir, keadaan ku terhubung dengan guru. Jika memang aku dalam bahaya hidup, guru pasti akan datang " Bujuk Xie Ran.
" Nak, kau tidak perlu seperti ini. Dalam beberapa tahun ini kau sudah bekerja keras. Jika memang orang tua mu masih hidup, mereka akan kembali dengan sendiri nya" Xie Yantao mengatakan hal ini dengan mata merah. Jelas sangat sedih.
Xie Ran menurunkan mata nya saat mendengar perkataan kakek nya. Dia bukanlah Xie Ran yang asli, dia juga tidak memiliki obsesi seperti itu.
Dia hanya mengikuti instruksi Sistem dan ingin hidup dengan baik, jika suatu saat dia bisa kembali lagi. Maka segala sesuatu di dunia ini tidak akan berhubungan dengan nya lagi.
Xie Ran berpikir seperti itu dalam hati nya, hanya saja dia tidak tau jika hal yang paling sulit di tebak di dunia ini adalah Takdir.
" Kakek, jangan bicara lagi. Kembali lah lebih dulu dan sebaiknya jangan katakan apapun tentang keadaan ku pada nenek " Xie Ran menjawab pelan, dia masih menundukkan kepala nya.
Dimata orang luar, dia saat ini terlihat bersedih. Memang Xie Ran dulu tidak akan senang jika ada yang membahas orang tua nya.
Dia selalu menganggap jika ibu dan ayah nya masih hidup, dan menunggu nya itulah mengapa dia berlatih begitu mati-matian .
" Ya, kakek mengerti " jawab Xie Yantao lembut.
Kaisar Huang dan para pangeran menatap Xie Ran dengan lembut. Dia sudah seperti ini namun masih memikirkan orang lain, sungguh baik hati.
" Putri Ran, minum lah pil ini . Semoga saja bisa menyembuhkan sedikit luka internal anda ! " Wu Chen maju selangkah dan memecahkan suasana hening .
Xie Ran melihat botol porselen yang dia sodorkan, sebenarnya pola pada botol yang menarik perhatian nya. Jadi dia menerima botol obat itu.
" Pil Ajaib sakte Obat !" kata Xie Ran setelah melihat lebih dekat pada pola botol porselen.
" Apa ! , apakah ini pil dari Sakte Obat " Kaisar Huang bertanya dengan semangat.
Jika benar begitu, Xie Ran dapat disembuhkan sepenuhnya.
" Seperti yang diharapkan dari Putri Ran, ini memang pil dari Sakte Obat " Wu Chen tersenyum lembut .
Xie Ran menatap Wu Chen dengan tertegun, pria ini sangat tampan namun dia sangat jarang berbicara. Tapi saat dia tersenyum lembut seperti ini , Xie Ran merasakan sedikit perasaan Familiar .
Dia mengerutkan kening nya, berusaha mengingat . Apakah dia pernah bertemu dengan Wu Chen sebelum nya .
Namun perasaan familiar itu hanya sekilas , Xie Ran tidak mengambil hati perasaan barusan .
Dia membuka botol obat dan menuangkan satu pil dari dalam. Begitu botol dibuka, aroma obat memenuhi tenda.
Xie Ran menatap pola garis pada pil, menatap Wu Chen lagi. Dia terkekeh kecil.
" Ran'er ada apa ? " Kaisar Huang bertanya saat melihat Xie Ran terkekeh .
" Tidak ada, paman Kaisar bisa kembali dulu. Sekarang ada obat ini jadi paman bisa mengurus urusan yang lain " Xie Ran menjawab dengan lembut.
" Oh iya, kakek bisa kembali bersama paman Kaisar " lanjut nya lagi menoleh pada Xie Yantao.
Xie Yantao terlihat ragu, namun dia masih berdiri. Kaisar Huang tidak banyak bicara lagi, dia mengenal keponakan nya dengan baik. Dan tau apa keinginan nya .
" Kalau begitu paman Kaisar pergi dulu, biarkan Yuan berada disini menemani mu. Kami akan kembali lagi nanti " kata Kaisar Huang sebelum pergi .
" Kakek pergi sebentar, jika perlu sesuatu katakan saja. Ada pelayan yang menunggu mu di luar tenda " pesan Xie Yantao lalu pergi dengan enggan .
Setelah mereka berdua pergi, Xie Ran menatap Huang Yuan dan Qin Zhang yang sedari tadi berdiri diam.
" Uhuk, ayah memintaku untuk menemani mu disini " Huang Yuan terbatuk kecil saat ditatap oleh Xie Ran.
" Yah, terlalu sepi di tenda. Saya akan menemani pangeran Yuan dan pangeran Chen disini " Qin Zhang juga mencari alasan agar bisa tinggal.
Xie Ran menatap mereka berdua dengan lucu. Dia hanya ingin berbicara tentang asal Pil Obat ini dengan Wu Chen. Itulah mengapa dia meminta kaisar dan kakek nya pergi.
" Apakah bagus membiarkan mereka disini ? " karena ini privasi Wu Chen, Xie Ran bertanya dengan baik.
Wu Chen jelas mengerti apa yang ingin di bicarakan Xie Ran dengan nya, jadi dia melirik kedua orang itu dan berkata ringan.
" Tidak masalah, tidak ada rahasia yang penting " jawab nya ringan.
Xie Ran mengangguk kecil.
" Setahuku, pola emas pada pil obat ini hanya bisa dibuat oleh satu orang. " Xie Ran menjeda dan melirik sekilas ekspresi Wu Chen. Masih terlihat biasa saja
" Itu masih orang tua yang sangat pelit yang pernah kukenal, kau bisa mendapat kan pil buatan nya begitu mudah. Hanya ada satu alasan " lanjut Xie Ran lagi.
" Bagaimana menurut Putri Ran ? " Wu Chen berkata dengan mata penuh kelembutan menatap Xie Ran.
Xie Ran menyerit, tatapan mata itu membuat nya merasakan perasaan Familiar itu lagi. Dia menatap curiga pada Wu Chen.
" Sebelum ini, apakah kita pernah bertemu di suatu tempat. Kenapa kau terlihat sedikit familiar bagiku ? " tanya Xie Ran curiga.
Huang Yuan menatap Wu Chen dengan curiga. Qin Zhang hanya mengamati dari samping seolah menonton pertunjukan.
" Putri Ran mungkin mengenali orang yang salah, ini adalah pertama kali nya kita bertemu " Wu Chen mengepalkan tangan dengan erat dibalik baju nya. Dia masih tersenyum lembut.
" Benarkah ?, mungkin memang seperti itu . Oh ya aku sampai lupa pertanyaan tadi " Xie Ran menepuk ringan kepalanya .
Wu Chen dengan cepat menangkap tangan nya.
" Jangan memukul kepala mu " Wu Chen menurunkan tangan nya .
Xie Ran mengamati Wu Chen dengan seksama, gerakan nya sangat cepat. Seolah dia sudah terbiasa melakukan hal ini . Tangan yang digenggam juga sangat lembut.
Perasaan familiar itu datang lagi, Xie Ran sangat tidak menyukai perasaan seperti ini. Dia ingin berbicara namun didahului oleh orang lain .
" Pangeran Chen, bicarakan saja. Mengapa harus menyentuh ! " seru Huang Yuan.
" Ya benar sekali " timpal Qin Zhang juga
" Aku hanya tidak sengaja, putri Ran saya minta maaf " Wu Chen melepaskan tangan Xie Ran dan menundukkan sedikit kepala nya .
" Bisakah kalian berdua keluar dulu, ada hal yang ingin saya bicarakan dengan pangeran Wu " Xie Ran berkata dengan cemberut pada mereka berdua.
" Ayah memintaku untuk menemani mu, tidak mungkin pergi " tolak Huang Yuan.
Sedangkan Qin Zhang menoleh curiga pada Wu Chen. Hal rahasia apa yang ingin mereka bicarakan ?, hingga mengusir kami.
" Pergi saja, aku akan bicara dengan paman Kaisar nanti " kata Xie Ran tidak sabar.
Huang Yuan melihat jika tidak ada gunanya untuk berdebat. Jadi dia terpaksa pergi dengan enggan, tidak lupa menarik Qin Zhang bersama nya .