NovelToon NovelToon
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ucu Irna Marhamah

Tidak ada kisah Cinta di dunia ini yang seindah kisah novel..

Tidak ada yang tahu.. Seperti apa dan bagaimana proses masa depan kita terjadi..

Namun ada juga beberapa kisah yang serupa dengan kisah di novel..

Karena beberapa kisah novel memang pernah terjadi di dunia nyata..

"Kadang sesuatu yang kita lihat tidak sesuai dengan kenyataan.

Kebencian yang terlalu dalam ini membuatku terjatuh.

Tapi memang begitu kenyataannya laki-laki itu menyebalkan dan aku muak melihat tingkah gilanya itu, dasar laki-laki aneh dia!

Jika bisa saat itu juga aku mematahkan lehernya. Tapi, aku tidak bisa melakukannya. Karena aku...."


_Shica Mahali_


"Jangan dilihat dari luar. Maka kau akan semakin penasaran dengan apa yang ada didalamnya.

Aku menyesal telah menyakiti perasaannya.

Aku tidak mengira kalau ini buah dari kesalahanku.

Maafkan aku, boleh aku mengenalmu lebih jauh lagi?

Tapi aku......"


_Raihan Alfarizi_



PERINGATAN!!!
17+

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

"...Cinta tidak harus memiliki, tapi tanpa memiliki, rasanya seperti menggenggam air ditangan..."

_Ucu Irna Marhamah_

***

     Diperjalanan, mereka berdua saling terdiam. Tidak ada yang ingin memulai pembicaraan. Yang terdengar hanyalah suara isak tangis Shica.

 

    Perlahan, kedua manik hazel itu menyembunyikan diri. Di susul deru napas beraturan.

     Shica tertidur lelap.

     Mereka sampai ke rumah.

     Regar melihat Shica yang tertidur pulas. Dia tidak tega jika harus membangunkan Shica.

     Regar menarik tangan Shica,  kemudian dengan pelan-pelan, dia mengangkat tubuh Shica dan menggendongnya.

     Namun Shica terbangun.

    "Lepaskan aku, Kak!" gerutu Shica. Tanpa mendengar ratapan adiknya, Regar tetap menggendong Shica menuju kamarnya.

     Mereka memasuki kamar Regar. Regar mengunci pintu kamarnya.

     "Kakak, aku.. "

     "Jangan bicara!" teriak Regar memotong ucapan adiknya.

     Shica terdiam sambil menahan tangisannya.

     "Hhhh" Regar terkulai duduk dilantai kamarnya. Punggungnya tersandar ke pintu kamar.

     "Kenapa kenapa kau dekat dengan si brengsek itu! " bentak Regar.

      Shica terdiam. "Jawab aku!" teriak Regar.

       "Aku.. Aku hanya disuruh Pak Andra untuk menyelidiki dia," jawab Shica pelan, namun Regar masih bisa mendengarnya.

      "Guru BP itu yang telah memerintahmu? Kenapa tidak kau tolak? Kita Mahali, memiliki kekuasaan di SMA itu!" bentak Regar.

      "Tapi, tapi, dia guru," jawab Shica tergagap.

     "Hhhh, sialan. Aku yang akan memberinya pelajaran!" geram Regar dengan seringaian menakutkan.

      Sudah biasa Regar marah pada Shica, dan membuat Shica menangis.

     Tapi baru kali ini dia terlihat begitu kejam padanya.

      "Kenapa kau membencinya?" tanya Shica pelan.

      "Itu karena aku menyayangimu, dia lelaki brengsek! Aku tidak mau dia menyakitimu!" bentak Regar.

      "Apa dia pernah berbuat salah padamu?" tanya Shica.

     "Hhh," Regar menjambak rambutnya sendiri.

      "Dia merebut pacarku," jawab Regar.

      "Apa?!" tanya Shica.

      Regar bergumam tak karuan. Dia mengambil foto dari laci. Kemudian memberikannya pada Shica.

      Shica melihat foto itu. Gadis cantik berseragam SMP yang sama dengannya dulu.

      Shica ingat gadis itu sekelas dengan Raihan. Dan gadis itu juga pernah dekat dengan Regar.

     "Siapa namanya?" tanya Shica.

     "Rania," jawab Regar.

     "Raihan tidak mungkin merebut gadis ini dari kakak! Raihan bukan laki-laki seperti itu! Kakak bohong!" teriak Shica.

      "Itu kenyataannya! Aku tidak mau kau berhubungan apapun lagi dengan dia! Apapun alasannya! Dia lelaki brengsek! Jika dia lelaki yang baik, mana mungkin dia menciummu kan!"

      Shica bungkam seribu kata.

      "Aku tidak percaya!"

       Shica memutar kunci kemudian keluar dari kamar Regar dan berlari ke kamarnya.

      Shica mengunci pintu kamar kemudian dia terkulai di lantai.

      "Aku mencintai Shica! Aku mencintainya!" kata-kata itu sangat menikam hatinya.

     "No! I hate you crazyboy!" teriaknya.

      Keesokan harinya,

      Raihan duduk dibangkunya. Shica belum datang. Raihan menghela napas berat.

      "Dimana dia? Apa dia marah karena aku bilang cinta padanya didepan Regar?  Aku juga tidak tahu kenapa aku bicara seperti itu," batin Raihan.

      Shica memasuki kelas dan menyimpan tasnya kemudian berlalu, tapi tangannya dipegang Raihan.

     "Shica, dengar, kemarin itu.." Raihan bertele-tele.

     "Kau mau bilang yang kemarin itu tidak benarkan? Kau tidak mencintaiku, kan?" tanya Shica harap-harap cemas.

     "Itu benar," jawab Raihan.

     Shica menghela napas lega.

     "Maksudku, yang benar itu yang kemarin, You know, I love you," kata Raihan.

     Shica merasakan sakit di ulu atinya. Dia berharap Raihan tidak mengakui itu.

     "Aku tahu, kau menyukai si cebol itu, tapi aku juga mencintaimu." kata Raihan.

     Shica masih terdiam.

     "Kau benar aku gila, ini karenamu." kata Raihan.

     "Diamlah, kau bilang seperti itu karena aku sekarang berbeda dengan yang dulu 'kan! Karena sekarang aku lebih baik dari dulu, kan!" bentak Shica.

      "Sudah kubilang, aku mencintaimu sejak SMP. Sejak kau menendang bola voli dan mengenai selangkanganku. Aku mencintaimu. Sampai-sampai aku merasa gila karena kau pindah dari SMP dan pergi begitu saja tanpa kabar. Aku mencintaimu, Rastani." kata Raihan penuh penekanan.

      "Seiring berjalannya waktu, aku akan tua dan menjadi keriput, lalu kau akan meninggalkanku." kata Shica.

       "Tidak begitu, aku mencintaimu karena kau memberikan perhatian padaku, kau peduli padaku sampai kau mau berjualan nasi goreng denganku." kata Raihan.

      "Maaf Raihan, aku melakukannya karena pak Andra yang menyuruhku." kata Shica.

      Raihan terkejut. "Apa maksudmu?" tanya Raihan.

      Shica menceritakan semuanya. Dan itu sukses membuat Raihan terluka.

      Dia merasa Shica memberikan harapan palsu padanya.

      "Kau melakukannya untuk pak Andra? Jadi selama ini kamu PHP.. Aku tidak peduli! Yang pasti aku mencintaimu dan kau harus bertanggung jawab atas harapanmu itu." kata Raihan.

      "Kau egois, kakakku benar kau bukan orang baik" kata Shica.

     "Apa? Kau tidak tahu seburuk apa Regar sebenarnya." geram Raihan.

     "Berani sekali kau menjelekkan kakakku didepan wajahku! " kata Shica.

      "Itu kenyataannya! Jika dia menyayangimu, dia tidak perlu menyeretmu seperti binatang kemarin!"

      Plakkkk

     Shica menampar pipi Raihan.

     Semua orang menoleh pada mereka.

     "I hate you! Shit!" Shica berlari keluar.

     Raihan memegang pipinya yang memanas.

     Bell masuk berbunyi,

     Pelajaran dimulai, Shica fokus mendengarkan. Raihan menatap Shica dengan tajam.

     "Jangan melihatku seperti itu." bisik Shica setengah menggerutu.

     "Kau pasti mencintaiku, kan?" bisik Raihan.

     "Tidak," jawab Shica.

     "Hei, kalian berdua apa yang kalian bicarakan." kata Pak Azriel.

     "Diam!" bentak Raihan sambil menggebrak meja dan bangkit dari tempat duduknya.

     Semua orang terkejut mendengar Raihan yang berani membentak guru.

     Raihan tersadar dan menghela napas berat.

     Di ruang pak Azriel,

     Raihan duduk berhadapan dengan Pak Azriel.

    "Apa kau punya dendam padaku?" tanya Pak Azriel.

    "Tidak Pak, saya hanya sedikit bermasalah" jawab Raihan pelan.

    "Ah sudahlah, lain kali jangan diulangi. Karena kamu punya banyak catatan jelek di sekolah ini." kata pak Azriel.

   "Maafkan saya, Pak" kata Raihan sambil menunduk.

By

_Ucu Irna Marhamah_

1
Ummi Nza
😂😂😂😂😂😂
Ummi Nza
panjang bener nama nya 🤭
Imas Karmasih
masih belum tau konfliknya bingung
Azizach
Itu nama se kecamatan yaa thour d bawa🤣🤣
anti pebinor pelakor
Dalam novel yang paling menyedihkan adalah sosok reynaldi punya istri tapi masih sangat mencintai pria lain dan sangat jelas sicha perlihatkan, hak sebagai suami selalu di abaikan sicha dan ketika reynaldi mengambil hak (secara paksa), bukan sicha iklas tapi sicha menunjukkan dirinya begitu tersiksa hingga membuat reynaldi tidak percaya diri dan merasa bersalah hingga mengambil tindakan bodoh hanya untuk kebahagiaan sicha, reynaldi hidup menderita sendirian dan melihat istrinya menikah lagi dengan pria lain, sicha hidup bahagia dan reynaldy menderita di atas kebahagiaan sicha

Sicha sebenar tidak pernah mencintai reynaldi, dengan jelas dia menunjukkan dia masih mencintai pria lain didepan suaminya, hak reynaldi tidak dia berikan tapi saat reynaldi mengambil paksa sicha berkoar sebagai korban, tapi pada satu jadi istri raihan dia senang hati beri hak raihan selalu bermeraan dengan raihan

Sicha tidak layan untuk reynaldi seharusnya reynaldi bisa dapat wanita yang lebih menghargainya
Ismiyati Budiyono
auto mewek thor
Ismiyati Budiyono
sad ending..knp raihan hrs dibuat mati
Ismiyati Budiyono
poliandri y
Wati_esha
Bingung lho ini .. mau komentar apa. Author ... ceritamu ini 😇😇😇 Kasihan Shica duhhh.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Apa boleh poliandri? 😇😇😇
Wati_esha
Reynala sudah menjelaskan status pernikahan Reynaldi dan Shica.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Nadhira ... jadi mama bagi Shica.
Wati_esha
Raihan ... modus nih.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Raihan ... apakah sudah menduga akan datangnya rintangan bagi mereka di masa depan hingga harus mempersenjatai isterinya?
Wati_esha
Baru mau tenang ... Sean Jansen muncul mengganggu.
Wati_esha
Tq update nya.
Wati_esha
Regar ... lebih suka Raihan dari pada Reynaldi? 🙈🙈🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!