NovelToon NovelToon
Cinta Si Bule

Cinta Si Bule

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Elis Kurniasih

Sequel Menaklukkan Bos Killer

Jhon Louis , pria berdarah Australia yang lahir di Singapura dan memegang perusahaan di Jakarta, terlibat skandal dengan sekretarisnya. Tiga tahun mereka tinggal bersama layaknya suami istri.

Namun karena keadaan, mereka pun berpisah. Hingga satu waktu Jhon kembali mencari sang kekasih. Tapi sayang, sang kekasih sudah sangat berubah. Dia menjadi wanita yang tak pernah Jhon bayangkan sama sekali.

Hingga akhirnya, Jhon pun mulai mengikuti perubahan itu, demi memantaskan diri.

Mampu kah Jhon merebut kembali kepercayaan Tina dan mengambil hati kedua orang tuanya yang ternyata pemilik pesantren terbesar di kampung itu?

Mampukah ia memantaskan diri dan bersaing dengan santri kesayangan yang sang ayah jodohkan untuk putrinya?

Cekidot

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Instalasi gawat darurat

Sesampainya di rumah sakit, Utsman langsung dibawa ke instalasi gawat darurat. Di sana, keluarga tidak diperkenankan untuk masuk, termasuk Hasna. Ustman segera diberi tindakan sesuai prosedur.

Mendengar Utsman unfall, Tina langsung mengabari kedua kakaknya. Dari Surabaya, Arafah segera berangkat lagi ke Malang. Sementara, Abis hanya bisa berkabar dari adik keduanya saat ponsel Tina tak kunjung diangkat. Dan kini, kakak laki – laki sekaligus pewaris tahta berikut sebagai penerus pondok pesantren itu pun menelepon lagi adik bungsunya.

Dret … Dret … Dret …

Ponsel Tina berdering, Abid terus menelepon sang adik untuk menanyakan kabar ayahnya.

“Bira belum tahu keadaan Abi, Mas.”

“Kamu gimana sih? Kok Abi bisa unfall, kenapa? Apa yang terjadi?”

Suara Abid terdengar panik. Pria yang masih berada di Kairo itu ingin rasanya segera pulang. Namun, keadaan belum memungkinkan. Ia memiliki tanggung jawab yang tak muah untuk ditinggalkan begitu saja di sini. Abid menjadi pengajar sekaligus mahasiswa. Ia meneruskan S2, sekaligus menjadi asisten pada dosen yang membantunya mendapat beasiswa di sini. sedangkan istri Abid, membantu suami dengan berdagang makanan ala Indonesia kecil – kecilan.

“Ceritanya panjang, Mas,” jawab Tina yang tak bisa menjelaskan penyebab sang ayah terkena serangan jantung mendadak.

“Mas tidak bisa pulang cepat, Bira. Tapi di sini Mas juga ga bisa tenang. Mas kepikiran Abi.”

“Sebentar lagi, Kak Arafah dan Mas Alif datang. Mas Abid tenang saja. Ada Bira, Kak Arafah dan Mas Alif di sini,” jawab Tina.

Abid menarik nafasnya kasar. “Secepatnya, Mas akan pulang. Mas akan usahakan untuk bisa mengambil cuti.”

Tina mengangguk. tak lama setelah itu, Abid pun menutup sambungan telepon dengan mengucapkan salam terlebih dahulu.

Tina pun menjawab salam itu dan memasukkan ponselnya lagi ke dalam saku rok panjangnya.

Semua orang menunggu Utsman di rumah sakit, termasuk Al dan Randy. Sungguh, mereka tidak menyangka Jhon akan senekat ini, padahal Randy pun tak bersungguh – sungguh akan mengatakan hal itu pada Utsman. Ia hanya ingin menggertak Tina saja dan tidak membuat kakaknya patah hati lagi.

“Tina.” Jhon masih mendekati Tina yang sedari tadi tak henti – hentinya menangis.

Hal ini yang paling Tina takutkan, apalagi kini sang ibu pun tak ingin didekati. Padahal semula, sepertinya Hasna memaafkan kesalahannya. Tapi sekarang, Hasna lebih memilih dipeluk oleh Munah.

“Aku sedang ingin sendiri, Jhon.”

“Tina,” panggil Jhon lirih.

Tina menggeleng. Matanya sembab, hidungnya merah.

Sungguh, Jhon tidak sanggup melihat kesedihan Tina. Namun, saat itu ia pun tak bisa untuk tidak mengakui kesalahannya di depan Utsman. Menurut Jhon, ayah Tina begitu baik dan tidak pantas dibohongi. Lagi pula, Jhon pun ingin memulai semuanya dengan baik, tanpa ada kebohongan sedikit pun. Ia mengaku salah dan Jhon akan mengakui kesalahan itu pada dunia, termasuk pada Utsman. Namun, ia tidak menyadari bahwa kejujuran itu berdampak negatif untuk calon ayah mertuanya. Jhon tidak tahu bahawa Utsman meemiliki riwayat lemah jantung.

“Tina, aku benar – benar minta maaf.”

“Percuma, Jhon. Maafmu tidak akan meembuat Abi bangun.”

Utsman terbaring lemah di unit gawat darurat. Dokter pun sudah berupaya sedemikian rupa. Namun, Utsman masih belum sadarkan diri.

“Keluarga Kiyai Utsman.”

Hasna segera mendekati dokter yang memanggil nama suaminya. Kebetulan, Kiyai Utsman memang sudah dikenal hingga ke kota.

“Bagaimana keadaan suami saya, Dok?”

Wanita paruh baya dengan pakaian seragam dokternya itu hanya menghela nafas. “Keadaan pak Kiyai, alhamdulilah sudah lebih baik. Tapi, belaiu masih belum sadarkan diri. Kita tunggu saja ya, Nyai.”

Hasna kembali menangis. Tina pun ikut menangis. Ingin rasanya Jhon menghampiri Tina dan memeluk tubuh rapuh itu. Namun, ia tidak punya nyali melakukan hal itu.

Al pun demikian. ia juga merasa apa yang terjadi pada Utsman hari ini ada andil dirinya. Seandainya Al, tidak termakan omomgan sang adik dan menghasut untuk berbuat licik, mungkin hal ini tidak terjadi. Al menyesal karena membiarkan Randy melakukan sesuatu diluar kendali.

Tina hanya bisa menatap sang ayah dari balik kaca transparan. Di sana, Utsman tergeletak tak berdaya dengan berbagai macam alat yang menempel pada dada, hidung, dan jemarinya.

Tina terkulai lemas, begitu pun dengan Hasna. Bahkan Hasna mulai tak sadarkan diri.

“Ummi,” teriak Munah yang diikuti teriakan Tina.

Seketika, keadaan menjadi runyam. Dalam satu waktu, Hasna dan Utsman masuk ruang instalasi gawat darurat.

1
Erina Munir
yaah othoor kok udhaan critanyaaa
Erina Munir
wiiiihhhh....kereeen bangeet
Erina Munir
hhhmmmm....mantaab
Erina Munir
tergantung mazhab yh d anut klo Safi'i itu batal bersentuhan kulit...klo Hanafi Hambali tdk batal tpi hanya bersentuhan kulit looh...asal jngn lebih dri itu...
Erina Munir
itu nmnya air tuba d balas air susu ...good Abid n jhoon
Erina Munir
ya Allsh...jdi kesian klo udh begitu mustopaa...mustopaa
Erina Munir
dasar pasangan oblaak 😄😄😄😄😄
Erina Munir
kyai matrrrree....sm tuh sm bokinnyyaaa😏😏😏
Erina Munir
sukuriin makanya jngn somboong...itulah balesannyaa
Erina Munir
mantaab jhoon
Erina Munir
tuuh kaan bneer...ga bakalan tuh ortu mau nerima mantu butaa....orang ortu somboong
Erina Munir
pas nyampe zoonk...ga ada pernikahan..
Erina Munir
naahh ...naah kaan....alhirnyaa luh Al ga brani luh jawab hati luh
Erina Munir
bu fatimah pasti ga mau dong klo xaman butaa..... Allah Maha Adil tauuu Fatimaah
Erina Munir
preet luh tina sebeelll
Erina Munir
outhooor maaaahh....bikin bava jdi sebeelll
Erina Munir
aamiin ya Rabb
Erina Munir
aku jdi sebel sm bira...jdi klo kaya gitu nnti klo udh jfi istrinya al psti nih d teken terus sm bu fatimah...soalnya agak somboong
Erina Munir
plinplan ya ternyata ksmu tina...sebel aku
Erina Munir
syukuur masiih ada harapaan...semangat jhooon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!