NovelToon NovelToon
KESETIAAN SEORANG ISTRI

KESETIAAN SEORANG ISTRI

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Tamat
Popularitas:225.3k
Nilai: 5
Nama Author: chacha shyla

"Mommy tidak mau tahu Alex, Nikahi dia...!
karena dia sedang mengandung cucu Mommy. Dan kau akan tahu akibatnya jika Daddymu tahu semua ini!" Ancam sang Mommy.

"Aku akan menikahimu hingga anak itu lahir, setelah itu kita berpisah." Alex.

"Baiklah, saya setuju Tuan." Ucap lntan menatap Nanar.

Arinda lntan Ranaya atau lntan, terpaksa harus menikah dengan Alexander Mark Jameson. Lelaki yang dingin dan tak punya hati. lni semua ia lakukan hanya karena anak yang di kandungnya.

5 Tahun berlalu lntan kembali dipertemukan dengan orang yang pernah memberinya cinta, sekaligus menorehkan luka.

"Aku sangat mencintaimu lntan. Dari dulu, sekarang, nanti dan selamanya, beri aku kesempatan untuk mengurangi rasa luka yang pernah aku beri"

Akankah lntan kembali pada cintanya itu?


Yuk Kepoin mereka jangan lupa dukungannya ya 🤗🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chacha shyla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KSI Patr 24

"Kau jangan terlalu membencinya karena Biar bagaimanapun dia adalah Ayah kandungmu" ucap Dad Mark menasehati karena ia tidak bingin putranya itu menyimpan sebuah dendam.

"Ayah dia tidak pantas disebut sebagai seorang ayah jika sifatnya seperti itu, bahkan aku sangat membenci darahnya yang mengalir di tubuhku ini, aku hanya membayangkan Bagaimana penderitaan Mommy pada waktu itu pasti sangat tersiksa, dan terima kasih karena Daddy datang untuk kami, dan mencintai kami, bahkan menerima Mommy dengan tulus meski Daddy tahu kekurangan Mommy"

"Alex setiap pasangan itu ada kekurangannya dan kelebihannya, Untuk itulah kita dipasangkan untuk melengkapi kekurangan setiap pasangan kita masing-masing. Jangan pernah menghina dan menghujat kekurangan pasanganmu karena kau tidak akan pernah tahu kekurangannya itulah yang membuatnya mempunyai kelebihan dan Daddy mencintai Mommy mu tulus dari dalam sini ucapkan menyentuh dadanya sebelah kiri.

"Cinta yang tulus tidak akan pernah mempermasalahkan kekurangan yang di miliki oleh setiap pasangannya, jika kau mencintai dengan keihlasan maka kau tidak akan pernah menemukan kekurangan sedikit pun dari pasangan mu."

Mendengar penjelasan sang Daddy Alex pun hanya diam tertunduk.

"Apa kau sedang merindukannya?" tanya sangat Daddy sambil menepuk pundak putranya itu.

"Iya Daddy, Aku sangat merindukannya" ucap Alex menarik nafas panjang.

"Lalu kenapa kau tidak menghubunginya sekarang, Bukankah semua permasalahan disini sudah selesai kau bisa menghubungi nya.

"Tidak Dad… Aku akan pulang dan memberikan surprise untuknya" ucap Alex dengan penuh semangat.

"Baiklah, Tapi ingat jangan pernah ceritakan apapun pada Mommy mu Biar Daddy sendiri yang akan menceritakannya karena Daddy tidak mau Mommy mu mengkhawatirkan keadaanmu"

"Iya Dad, Daddy tenang saja, aku tidak akan pernah mengatakan apa pun Pada Mommy"

"Baiklah kau memang anak Daddy yang paling bisa di percaya." Ucap Dad Mark sambil mengacak-ngacak rambut putranya itu. Begitu lah kedekatan seorang Alex dengan Sang Daddy yang selalu memberikan nya cinta yang lebih.

dan benar saja dua hari kemudian Alex bersiap untuk pulang ke negara asalnya.

"Apakah kau yakin tidak mau diantar?" tanya Lucy pada sang kakak saat melihat Alex sudah siap dengan barang-barangnya.

"Tidak perlu kau di sini saja lagi pula ada sopir yang akan mengantarku,"

"Baiklah tapi aku nanti akan menyusul Kakak juga Karena aku ingin melihat kakak ipar dan keponakanku"

"Terserah kau saja, Aku pergi dulu, Dad aku Berangkat dulu. baiklah hati-hati di jalan." "Makasih Dad," Alex pun segera masuk di dalam mobil untuk menuju airport karena ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan lntan dan puteranya, Alex yang merasa bahagia hanya bisa menatap gawai untuk melihat keadaan istri dan anaknya saat ini karena beberapa waktu yang lalu Li sang Asisten pribadinya.

Ya Li sempat mengirimkan sebuah foto bagaimana keadaan Intan di saat ini, hingga ia tahu bagaimana ke adaan istrinya yang kini masih berada di rumah sakit.

"Pak bisa sedikit cepat tidak bawa mobilnya Aku ingin segera tiba ke sana!" perintah Alex pada sang sopir.

"Baiklah tuan" jawab sang sopir lalu melajukan mobilnya sedikit lebih kencang dari sebelumnya Namun sayang baru beberapa menit ia meninggalkan kediaman Sang sopir yang tiba-tiba merasa pusing tidak melihat begitu jelas jika ada bahaya nesarbsedang menunggu mereka di depan sana.

Alex yang baru saja menyimpan gawai di dalam saku kemejanya begitu terkejut saat melihat kesamping Sang sopir memijat kepalanya.

"Ada apa Pak apa bapak sedang sakit?" tanya Alex,"

"lya Tuan tiba-tiba saja penyakit migrain saya kambuh" jawab sang sopir.

"Awas Pak di depan…!" teriak Alex lalu membanting setir, Namun sayangnya tabrakan beruntun tidak bisa dihindari di saat sebuah mobil menghantam mobil yang Alex tumpangi dari belakang dan dari depan disusul sebuah mobil hitam yang menghantamnya dari depannya.

Krak Bruk sriiiit.

Hingga membuat mobil yang Alex tumpangi Ringsek bagian depan bahkan menghimpit badan Alex sendiri.

"Tuan-tuan anda jangan mati di sini bangun tuan" ucap sang sopir dengan lemah dan ia pun akhirnya Menutup Mata.

"Kakak Bagaimana keadaan Kak Alex?" teriak Lucy Saat begitu memasuki koridor rumah sakit.

"Lucy Tenangkan dirimu biarkan dokter bekerja dengan baik dan benar agar kakakmu bisa melewati semua ini" ucap sang Daddy yang terlihat nampak Tegar meski dalam hatinya begitu takut untuk kehilangan putranya itu.

"Bagaimana keadaan Putra saya dokter?" tanya deh temanku begitu melihat dokter keluar dari ruangan di mana tempat Alex sedang ditangani saat ini.

"Maaf tuan putra Anda kehilangan begitu banyak darah dan Kami sangat membutuhkan darah sekarang ini sedangkan rumah sakit ini kekurangan darah." Terang dokter kembali.

"Tapi dokter darahku tidak sama begitupun dengan putri dan istriku darah kami berbeda kami tidak bisa berbuat banyak jika belum bisa menemukan darah yang cocok untuk putra Anda."

Mendengar itu Dad mark terduduk dengan lemas di atas kursi besi yang berada di rumah sakit itu.

"Maafkan kami Tuan kami tidak punya waktu banyak lagi jika dalam 10 menit darahnya tidak ditemukan maka Anda harus menerimanya dengan ikhlas"

"Tidak Dad, selamatkan kakak selamatkan kakak Dad!" isak tangis Lucy kini pecah mendengar kabar tentang Alex kakaknya itu.

"Ambil darahku dok karena hanya darahku lah yang cocok" dengan darahnya ucap seseorang yang tiba-tiba saja muncul.

"Maaf anda siapanya pasien"

"Maafkan saya Samuel pamannya ucap salam sambil menatap ke arah Dad Mark.

"Kau… "

"Dengarkan aku ini, bukan Saatnya untuk kita berdepa karena nyawa Alex jauh lebih penting aku tidak ingin dia Kenapa-kenapa, apalagi kau juga tidak ingin putramu itu kenapa-kenapa kan? Aku hanya ingin8i menyelamatkan Alex, dan jangan katakan apapun padanya tentangku" ucapnya menyela kalimat Dad Mark.

"Silakan tuan kita akan segera melakukan tindakan sebelum pasien benar-benar lebih gawat," ujar sang Dokter.

"Baiklah Ayo dokter silakan," dokter pun membawa Sam bersamanya.

"Siapa sebenarnya orang itu Dad, tanya Lucy bernafas lega karena akhirnya sang kakak bisa di tolong.

"Kamu tidak perlu mengetahuinya karena itu tidak penting yang terpenting sekarang berdoalah untuk kakakmu dan ingat jangan pernah menghubungi Mommy mu dan menceritakan semua kejadian ini kepadanya Kamu tahu kan penyakit Mommy mu" peringatan Dad Mark pada Lucy.

"lya, pasti Dad, Lucy janji tidak akan mengatakan apapun pada Mommy" Ucap Lucy menatap sang Daddy.

*

"Bagaimana dengan putra saya Dok?" tanya Dad Mark setelah semuanya berjalan begitu lama, yaitu selama tiga jam.

"Putra Anda selamat Tuan tapi maaf putra Anda mengalami Koma dan ada retakan kecil pada kakinya yang akan membuatnya sedikit pincang.

"Lalu kapan putra saya akan sadar dari komanya?"

"Kita akan melihat bagaimana perkembangan selanjutnya" ucap dokter kembali.

"Terima kasih kau sudah mau membantu Putraku dengan mendonorkan darahmu"

"Kau tak perlu khawatir, seharusnya ini sudah menjadi tugasku di saat 30 tahun yang lalu, aku juga akan mencari tahu siapa yang membuatnya celaka, dan aku minta maaf sudah membuat perusahaan mu goyah, namun aku bersyukur kau memberikan ku kesempatan untuk bisa melihatnya, ternyata ia tumbuh dengan baik bersamamu, Aku pamit permisi dulu." Mark pun hanya mengangguk saat Sam pamit undur diri.

Flashback off.

1
ayu cantik
bagus
Safa Almira
,suka
Ibelmizzel
mampir Thor 🌹
Chacha shyla: makasih ya udah mampir
total 1 replies
Surati
bagus
Chacha shyla
dapet sih cuma belom bisa di pake beli permen😁
nova sari
ka. boleh share ga. selama kaka nulis pernah dapet reward ga ya
Cookies
bagus ceritnya
Uthie
seru 👍😂
Uthie
coba mampir 👍
Sakura Nurdiyanti
mana lagi ini,lanjut Thor
saya tidak mengerti jalan ceritanya
Sii JunJun
Lanjut
Daud Kanaya
kok lama baru nongol thor
Chacha shyla: Maafin daku, ada masalah pribadi yg belum terselesaikan, dan itu membuatku hampir stres, Alhamdulillah semuanya udah baik2 saja, makasih ya masih setia🙏🏼sehat selalu🥰
total 1 replies
Chacha shyla
Makasih kk bintangnya🥰🥰🥰
Zaenab Usman 💓
luar biasa
Chacha shyla
maafin ya🙏🏼🙏🏼 terlalu sibuk soalnya, di dunia nyata
Daud Kanaya
kok lama Ndak up Thor ,kirain Ndak diterusin critanya
Elfa Syam
lanjut
buk e irul
amnesia iki Alex 🤣
buk e irul
luar biasa luar biasa 😍😍😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!