merupakan gadis cantik dan baik hati namun semuanya berubah ketika terjadi pembantaian terhadap keluarganya siapakah dia
ikuti alur ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anti Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sekolah Part 2
Saat itu juga Mita menoleh mencari sumber suara yang memanggil nya.
"Mita loh kemana aja?"
"Eh kak Aril heheh Mita sakit jadi nggak masuk sekolah deh"dengan cengengesan.
Sedikit ringkasan tentang Aril Saputra Dirgantara adalah anak kepala sekolah dari Sekolah Bangsa dan sekaligus kakak kelas Mita.
"Gue khawatir Mit loh nggak masuk beberapa hari ini, jadi gue pernah ke rumah loh tapi kata yang janganya loh pergi liburan dengan nyokap bokap loh" menjelaskan.
"Aduh Mita kenapa lagi ni Aril ke rumah segala untung gak ke temu tuan kalau nggak bisa habis loh ril tapi tuan memang hebat karena nggak ada yang tau kalau kedua orang tua gue meninggal"dalam hati.
"Ehh iya itu-itu eee nyokap bokap gue tu liburan jadi gue ikut nah pas liburan guenya sakit"dengan canggung.
"Owh yaudalah kalau gitu gue duluan ke kelas ya bye"ucap Aril.
"iya"
"Cie ada yang lagi pdkt ni ahem ahem" ucap secara bersamaan Aulia dan Dini
"Apaan si loh berdua"memandang ke arah sahabatnya.
"Eh mit ni ya lagian kalau loh jadian dengan si Aril itu kakak kelas kita nggak papa kalik lagian ni yah die itu ganteng,cool,anak musik,dan juga kan dia anak kepala sekolah. Mit yang lain aja banyak yang ngejar tu kakak kelas tapi loh nggak perlu ngejar udh di datangin dengan sendirinya"Dini panjang lebar.
"Iya tu lagian ni ya kalau tu kak Aril ngejar gue udh gue terima dari dulu tapi gue sadar diri karena apa sadar diri itu penting"ucap Aulia kemudian tertawa bersamaan.
"Ya udah yuk masuk hari ini pelajaran bu Susi kan si guru kiler itu"ucap dini Bertanya.
"Oo iya gue lupa ayo cepat telat sikit ah udah kelar hidup kita"Mita dengan gengnya.
Setalah Mita mengatakan itu Mita dan geng nya segera berlari menuju ke kelasnya X IPA 2
"Wah untung Bu Susi belum masuk"Ucap Dini.
"Loh Din dari tadi ni ya banyak omong doang ayo cepat masuk"ucap Aulia dengan jengkel.
"Mita loh tau gak sewaktu Lo nggak masuk Aulia buli gue terus hikshiks"membuat dramatis.
"Norak"ucap Aulia tidak terima.
"Mit- lh mana tu anak dari tadi kita ngomong bearti dia udh duduk di meja nya"ucap Dini karena saat itu ia melihat Mita sudah duduk di mejanya dengan tenang.
"Gue duluan" ucap Aulia
"Oy din tunggu in gue" ucap Dini berlari pelan mengejar Aulia
Selang beberapa lama Tibalah Bu Susi di dalam kelas.
"Selamat pagi anak-anak"sapa Bu Susi.
"Pagi Bu"ucap murid.
"Hari ini hadir semua kan?"tanya Bu Susi
"Iya Bu"jawab murid-murid.
"Baiklah Kita mulai pelajaran buka buku IPA kalian!"Perintah Bu Susi.
Setelah Beberapa 2 jam pelajaran tibalah waktunya yang menandakan istirahat.
"Mit Lo mau ke kantin gak?"tanya Aulia.
"mau tunggu in gue"
Saat menuju ke kantin Mita dan geng nya di halang oleh kakak kelas mereka.
"Oo ini yang namanya Mita"dengan sinis sambil menatap Mita dari atas ke bawah.
"iya itu saya memang nya kenapa ya ada urusan apa?"bertanya.
"Wah Ran sok polos juga ni anak pantasan Aril Sampai suka"Naila memprovokasi.
"oi mentang-mentang Lo kakak kelas gue udah gitu jadi provokator lagi tu"ucap Dini.
"Iya tu udah dandan ke sekolah kayak cabe-cabean hhhh"mengejek.
"Bukan cabe-cabean Aulia tapi Tante-tante ups" ucap Dini ikut mengejek.
"Berani nya loh! wah jagoan sekali ni Ran harus di beri pelajaran"ucap Naila emosi karena tidak terima.
"Udah yu gue malas cari Maslah soalnya Maslah hidup gue aja udah banyak" ucap mita karena malas memperbesar masalah.
"Bilang aja loh takut"Ucap naila.
Karena malas memperbesar masalah Mita dan gengnya malah meninggalkan kakak kelas mereka.
"Wah baru kali ini ni Ran kita di abaikan benar-benar harus di kasi pelajaran"ucap Naila dengan membuat masalah semakin panjang.
klo bisi jngan dkit thor
sory thor di tunggu up nya lgi
di tunggu up thor