NovelToon NovelToon
96 Km (S1)

96 Km (S1)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:205k
Nilai: 4.8
Nama Author: noejan

🧭 96 km season 1 ⏰

16+

Mina, si langit timur yang mengawali munculnya cahaya, dipertemukan semesta dengan Nagi, si langit barat yang menenggelamkan cahaya.

Mereka memiliki kisah kehidupan yang serba mudah dan megah di pulau kecil. Ambisi jiwa terhadap logika, harta, dan tahta adalah tujuan mereka. Walaupun berbeda cara meraihnya.

Namun, mereka mendapat masalah mengenai ambisi terhadap rasa!

Sekat sejauh 96 kilometer hadir di antara mereka, membuat cahaya kedua langit mulai meredup.

Suatu hari, mereka berhasil menembus jarak dan menyatu!

Tapi hal tersebut justru membuat mereka semakin jauh. Hingga muncullah rasa penyesalan dan berharap bisa membalikkan waktu.

Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang menyebabkan semesta justru memisahkan mereka, di saat telah menyatu?

Cahaya dari kedua langit itu, adalah cinta. Ayo ikuti kisah romansa bertajuk petualangan ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noejan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 Tersadar

...“Kau kah itu?...

...Yang aku nantikan kemunculannya hingga saat ini?...

...Kau kah itu?...

...Yang merupakan alasan, mengapa semesta harus mematahkan hatiku terlebih dahulu,...

...barulah mempertemukan ku dengan dirimu?”...

Hari ini adalah ujian praktik fisika.

Mina sangat khawatir karena rasanya masih belum siap untuk ujian ini.

Sampai di sekolah, ia berjalan dengan muka lesu dan tangannya dingin bagaikan menggenggam es batu menuju tempat ujian praktik.

Di sekitar tempat ujian praktik, para murid sedang duduk dan saling bercengkrama satu sama lain.

Mina duduk di samping Gita dan berhadapan dengan Ven. Ia langsung paham dengan tingkah Ven yang mendekati Gita secara halus.

Kemudian pukul 8 pagi, anak-anak semakin banyak yang berdatangan, salah satunya Nagi.

Dia datang dan duduk di samping Mina. Lalu disusul Sony yang duduk di samping Ven. Mereka melanjutkan percakapannya mengenai materi ujian praktik ini.

Mina merasa heran dengan tingkah Nagi. Kenapa Nagi duduk di sampingku?

Saat giliran dirinya memasuki ruang ujian praktik, Mina langsung mendapat tempat duduk di antara Harish dan Nagi. Kali ini tak ada debaran jantung yang kencang, tetapi biasa saja. Karena debaran jantung Mina hanya untuk ujian praktik ini.

Memasuki tahap akhir dari ujian, Mina merasa beruntung sekali. Karena ia harus menghadapi soal dari guru yang terkenal pelit memberi nilai. Akan tetapi, ia duduk di samping si jagoan fisika.

Saat diberi soal, Mina bertanya bagaimana cara menyelesaikan soal itu dengan berbisik pada Nagi.

Nagi pun bertanya-tanya, Ada apa dengan Mina? Setelah kemarin satu kelompok drama, kini dirinya kembali bersebelahan dengan Mina. Padahal tempat duduk untuk tes ini sangatlah diacak-acak, tak mengikuti urutan absen.

Tapi Nagi mengendalikan emosi dan mengedepankan logikanya. 20 untuk Mina Livina, dan 21 untuk Nagi Dagfinn. Itulah nomor absensi mereka di kelas 12-1, sehingga pantas saja mereka masih bisa bersebelahan.

Hari ini telah selesai.

Satu ujian terlewati, ujian lain menanti.

...***...

Esok harinya adalah ujian praktik biologi.

Mina sangat bersemangat karena merasa telah siap. Sebaliknya, Nagi tidak begitu siap untuk praktik biologi. Sehingga ia memutuskan untuk datang agak pagi dari yang di jadwalkan.

Sebelumnya, guru telah mengumumkan tata cara praktikum. Sehingga ditetapkan bahwa Mina mendapat jadwal sekitar pukul 8 pagi. Sedangkan Nagi mendapat jadwal sekitar pukul setengah 9 pagi.

Pukul 8 pagi, giliran kloter Mina untuk masuk dan melakukan ujian praktik. Mina mendapatkan tugas merancang alat percobaan praktikum. Ia langsung berpikir negatif bahwa dirinya tidak dapat melakukannya.

Dan benar saja, Mina terus-menerus mencoba tetapi hasilnya gagal.

Mina melaporkannya pada Bu guru. Kemudian Bu guru turun tangan untuk menolongnya. Dengan Bu guru menolongnya, artinya nilai yang akan Mina dapatkan mungkin berkurang.

...***...

Nagi telah sampai di sekolah. Suasana sekolah sangat sepi karena semua murid sedang di dalam kelas. Sedangkan teman-temannya yang saat ini praktikum, berada di dalam laboratorium.

Dari jauh, ia melihat Bu guru dan Mina yang keluar dari laboratorium. Ia berjalan semakin dekat menuju mereka, dan berharap semoga dirinya bisa mengetahui apa saja yang akan diujikan.

Bu guru membantu Mina dalam merancang alat. Namun sebelum itu, Bu guru akan mengangkat ember yang berisi penuh air, tapi beliau tidak kuat mengangkatnya. Beliau menyuruh seseorang yang berada di belakang Mina.

“Eh, sini Nak! Tolong angkat ember ini naik ke sini," titah Bu guru. Membuat Mina menoleh ke belakang.

“Iya Bu,” jawab murid itu.

Ternyata ada Nagi, kemudian ia mencoba mengangkat ember. Tapi ia tidak terlalu kuat untuk mengangkatnya.

Mina membantu Nagi mengangkat ember, sehingga ember itu berhasil berpindah ke atas. Bu guru berterima kasih pada Nagi.

Setelah selesai, Mina berbincang dengan teman-temannya. Leila mengatakan bahwa dirinya mendapat percobaan uji protein. Menurutnya, percobaan itu adalah hal yang mudah, tetapi prosesnya lama.

Sedangkan Gita dan Nagi ternyata mendapat percobaan yang sama seperti Mina, dan menurut mereka itu adalah percobaan yang paling mudah.

Mina terkejut, artinya hanya dirinya lah yang menganggap praktikum itu adalah sulit.

...***...

Dua hari kemudian, ujian praktik senam. Kelompok Mina tampil dengan nomor urut ke-3 dari 6 penampilan. Ia merasa lega setelah menampilkan senam dari kelompok mereka. Nagi pun juga merasa lega.

Setelah selesai, anak-anak membereskan tas dan sampahnya masing-masing.

Lalu saat Mina berdiri, tikar di sampingnya bergerak ditarik oleh Harish. Ternyata Harish akan melipat tikar. Mina membantunya tanpa sepatah kata pun, hanya bergerak melipat tikar.

Harish memegang ujung kiri, dan Mina ujung kanan. Harish bergerak mendekati Mina dan menyatukan ujung tikar itu, hingga luas tikar menjadi kecil dan rapi. Mina membuang mukanya, bahkan tak melihat ke arah Harish.

...***...

Sampai di rumah,

Mina terkejut karena melihat piala yang lumayan tinggi dan berwarna emas mengkilat. "Eh! Punya siapa ini?"

Ayah menjawab bahwa Dina telah memenangkan lomba di sekolah Mina.

Mulutnya menganga. Mina benar-benar merasa sangat bangga pada adiknya. Kini terlihat kecerdasannya di balik kemalasannya.

Yang Mina tahu sebagai kakak, Dina adalah orang yang paling santai dalam hal belajar. Mungkin karena Dina telah paham, jadinya ia terlihat santai dalam belajar.

Sampai di kosan,

Nagi disambut oleh ayah dan ibunya. Mereka sengaja mampir ke kosan Nagi setelah ada keperluan di kota Bunga.

Ibu membawakan makan malam untuknya, kemudian bertanya, "Besok, kamu engga pulang, Nak?"

“Ngga Bu. Hari senin besok aku ujian akhir semester. Aku ingin fokus belajar saja.”

“Belajar yang sungguh-sungguh ya.”

“Iya, Yah.”

...***...

Pertengahan Maret 2037.

Mereka harus menghadapi ujian akhir semester. Tempat duduk Mina berada di pojok depan, dekat dengan pintu masuk. Di belakangnya telah ada Nagi.

Mina sedang duduk di bangku Leila yang berada di paling depan. Dia membaca kembali materi yang akan diujikan hari ini.

Beberapa menit kemudian, Leila masuk dan langsung duduk di samping Mina. Dia juga ikut membaca materi.

Saat pukul 7 pagi, barulah Mina kembali menuju bangkunya untuk mengikuti ujian akhir semester.

...***...

Saat ujian hari terakhir,

Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya Mina selesai mengerjakan ujian dengan lancar.

Waktu yang diberikan adalah 60 menit, tetapi anak-anak di kelas telah selesai dengan waktu kurang dari itu. sehingga para murid belum boleh keluar kelas.

Mina menundukkan kepala karena lelah setelah mengerjakan ujian. Otaknya terasa panas karena terus digunakan untuk memahami soal-soal ujian. Tangan kanannya otomatis memijit keningnya.

Kemudian bau asap rokok melintas di hidungnya. Spontan Mina langsung batuk-batuk dan menutup hidung.

“Bilang sana, Mi. Pak! Rokok membunuhmu,” bisik Nagi dari belakangnya.

Nagi tersenyum saat Mina menoleh dan menggeleng ke arahnya. Ternyata Guru olahraga memasuki ruang kelas mereka sembari merokok.

Mina hampir ingin keluar kelas, tetapi guru itu telah bergegas melangkah keluar kelas.

...***...

Tepat di esok harinya, pengumuman remedi mulai bermunculan satu-persatu. Mina mendapat 2 mata pelajaran yang nilainya rendah dari batas remedi.

Namun, ketika ditanyakan pada guru mata pelajaran yang bersangkutan, ternyata tidak ada remedi. Mina mengiyakan dan merasa sedih. Semoga saja dirinya tetap bisa lulus!

Sebaliknya, Nagi sama sekali tidak mengikuti remedi karena nilainya yang telah memenuhi syarat.

...***...

1
Yenny_Rha
Hadir ka. Semangat ya
Mei Shin Manalu
Like lagii
Darah Biru (Bangsawan)
besok-besok lagi 😅
maaf merusuh😂
salam sayang selalu ❤️
Darah Biru (Bangsawan)
💌💌💌💌
Darah Biru (Bangsawan)
next❤️❤️❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Next❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Udah dubbing jadi adik mulai spam kembali dari sini. Berhubung orangnya lagi Hiatus atau lagi ke Saturnus bersembunyi di balik bintang-bintang 😅
💌To: kak noejan kembaran nama Arsy
kakak dari planet Saturnus yang ketemu di bumi imajinasi
💌
Kangen selalu kak💌
Instagram diriku peluh babalope kakak 😂
Btw, jangan lupa gantian spam novel remahan biskuit Roma kelapa adik❤️
pulau kecil kisah nano-nano ~~~~~

next ❤️
Darah Biru (Bangsawan)
Mengobrak abrik hati kang nyindir 😂
otw spam biar kak noejan nyamuk😅
Darah Biru (Bangsawan)
Memutarkan balada Ja'far 😂 nggak bosen minyak Literasi 💕cubit Kaka noejan😳
lama banget hibernasi nya kak.. uhuk.. nunggu new yang tadi di chat❤️❤️❤️
Mei
Semangat kak
Dhina ♑
lagi
lagi
lagi
saling dukung dan saling mengisi
Dhina ♑
190

ayo jangan malas komen
agar semua karya bisa jadi terdepan
Dhina ♑
184
seharusnya 841
Dhina ♑
189

jejak selalu ada
Dhina ♑
202

semoga rating makin meningkat
Dhina ♑
212 bukan pendekar kaoak
tapi menuju 21200 like
Dhina ♑
201

semoga menjadi 2100 bahkan lebih
Dhina ♑
saat senggang dan tidak terganggu, pasti kembali buat sang Author
Dhina ♑
bukan komen yang tidak nyambung, tapi jejak harus di cetak
Dhina ♑
dukungan hadir buat sang penulis 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!