NovelToon NovelToon
Are You A Mermaid? (Season 2)

Are You A Mermaid? (Season 2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Nessa Cimolin

ARE YOU A MERMAID? SEASON 2

Please don't SPAM!! Hargai sesama author.

Update : Di usahakan seminggu 3-4 kali Up.

Diharapkan untuk membaca cerita sebelumnya agar dapat memahami jalan ceritanya. Terima kasih 🙏

Sinopsis :

Namaku Deryne Mikaelson, kalian tidak akan pernah tahu seberapa besar rasa takutku saat aku mengetahui takdirku yang sebenarnya!

Aku ditakdirkan mati di usia 18 tahun karena tidak bisa meminum darah kedua orangtuaku sesuai ritual yang sudah di tentukan oleh kakek buyut'ku...

Aku ingin merubah takdirku, merubah nasib buruk yang diberikan oleh gadis gila itu! Mampukah aku melewati ini semua? Apakah mereka akan percaya jika aku bilang aku ini putrinya? Sementara umur kita sama di tempat ini.

~

Jangan lupa LIKE!! dukungan dari kalian sangat berarti bagi saya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nessa Cimolin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MALAM YANG PANJANG

"Wuih, gila! Ini sudah jam 3 pagi loh" Moa meregangkan otot-otot nya yang kaku.

"Aku mengantuk sekali"

"Kalian tidur saja disini" Densha menyediakan beberapa botol air untuk teman-temannya.

"Eh?? Boleh??" Mod tersenyum lebar.

"Boleh, tapi jangan tidur di kamarku!"

"Iya-iya... Aku akan tidur di sofa"

Mod mengambil bantal sofa dan menatanya dengan rapi, gadis itu menepuk-nepuk bantal tersebut sebelum menaruh kepalanya ke sana.

"Ayo Ryn, sini!" Pinta Mod.

"Ah! Tidak usah mama, aku tidak mengantuk"

Lagi-lagi dia memanggil Mod mama?? - Densha.

Sadar bahwa raut wajah Densha kurang menyenangkan, Fuu menarik lengan pria itu dan menyeretnya ke dalam kamar.

"Hei kalian mau kemana??" Moa menatap dengan sinis, "Masuk ke kamar berdua saja??"

"Fuu ingin bicara dengan Densha"

"Benarkah?? Bicara atau bicara??" Sindir Moa lalu tertawa cekikikan.

"Moa!!" Densha mengacungkan jari telunjuknya pada Moa, namun wajahnya terlihat memerah.

"Iya-iya..."

Apa mama akan mengatakan semuanya pada papa?? - Ryn.

Mod memandangi Ryn sambil tersenyum, gadis itu merubah posisi tidurnya dan menggenggam jemari Ryn yang duduk di dekatnya.

"Apa yang terjadi di dalam sana??"

"Apa? Di pikiran Fuu??"

"Iya..." Mod mengangguk.

"Dia diikat rantai kejujuran, itu sihir Katrina"

"Jadi kau harus mengatakan semuanya??"

"Begitulah, bahkan aku mengatakan semuanya yang tidak kalian ketahui" ucap Ryn datar.

"Eh??" Moa terkejut, "Jadi kau tidak mengatakan semua hal pada kami?"

"Ada satu hal yang harus aku jaga, aku tidak ingin menyakiti perasaan kalian"

Ryn tidak mengatakan pada Moa dan Mod bahwa di masa depan mereka menyerahkan putrinya pada Katrina demi melindungi Ryn.

"Baiklah, aku percaya padamu Ryn! Jika memang tidak ingin kau katakan aku akan mengerti"

Begitulah Mod, ia selalu berpikir positif pada Ryn. Mod yakin bahwa Ryn selalu dikelilingi kebaikan, gadis itu tidak mungkin berada dijalan yang salah.

Lain halnya dengan mereka yang berkumpul diruang tamu, Fuu tengah sibuk menyeret pria yang disukainya masuk ke dalam kamar.

"Hei, hei, kenapa menarik tanganku begitu??"

"Ssst...." Fuu menempelkan jari telunjuknya di bibir, menyuruh Densha diam.

"Apa sih??"

Gadis cantik itu melepaskan genggaman tangannya, ia melirik ke kiri dan ke kanan. Tanpa aba-aba, Fuu memeluk tubuh Densha erat.

"Fuu kangen"

"He... Hei, bagaimana jika ada yang lihat??"

"Ah! Benar!" Fuu melepas pelukannya, gadis itu berlari ke pintu kamar dan menutupnya.

"Tidak ada yang lihat kan??" Fuu tersenyum senang.

"Dasar! Kau ini ya!!"

Densha menarik Fuu ke dalam pelukannya, pria itu mencium kening Fuu lembut. Padahal baru beberapa jam yang lalu, ia begitu ketakutan melihat Fuu yang tak kunjung membuka matanya.

"Fuu sangat takut..."

"Takut pada apa??" Densha terkejut, "Aku akan selalu disampingmu"

"......" Fuu menggelengkan kepala, gadis itu semakin mempererat pelukannya pada tubuh Densha.

Memang tidak gampang melupakan kenyataan bahwa kelak di masa depan Densha akan mati, namun kenapa semuanya terasa begitu menakutkan jika kita mengetahui segalanya, begitu pikir Fuu.

"Kau kenapa sih??"

"Tidak, biarkan begini saja sebentar" gumam Fuu pelan.

Jika benar kematian Densha bisa dihindari, Fuu harus membantu Ryn merubah garis takdir yang akan menimpa kami... - Fuu.

"Densha??" Fuu menengadahkan kepalanya memandang Densha.

"Hmm??"

"Fuu lapar..."

"Lapar??" Densha mengangkat sebelah alisnya, "Tapi... Tidak ada ikan di lemari es"

"Densha kan bisa beli"

"Apa kau lupa, bahkan matahari saja belum terbit!"

"Begitu ya?? Tapi..." Fuu menyentuh perutnya sendiri.

"Kau mau ke laut??"

"Ng??"

"Kau juga belum me-recharge tubuhmu kan??"

"Malam-malam begini??" Fuu menatap ke arah luar melalui jendela kamar.

"Memangnya kenapa?? Kan ada aku??"

Fuu tersenyum, pelan-pelan jemari Fuu menyentuh wajah tampan milik Densha. Lalu gadis itu menggelengkan kepala kuat.

"Tidak... Tidak boleh"

"Kenapa??"

"Fuu bisa menahan rasa lapar ini sebentar"

"Terserah kau saja!" Densha melengos, tak ingin memandang Fuu.

"Densha??"

"Apa??"

"Mulai hari ini, biarkan Fuu yang menjaga Densha!"

Apa maksudnya?? - Densha.

"Aku sudah besar! Tidak perlu di jaga lagi"

"Fuu harus melindungi apa yang menjadi milik Fuu"

Hah?? Sejak kapan aku menjadi miliknya?? - Densha.

Wajah Densha memerah, pria itu menutupi wajahnya dengan kedua tangan lalu melangkah mundur dari Fuu.

"Kenapa kau bisa mengucapkan kalimat bodoh semudah itu??"

"Kalimat bodoh??" Fuu mengernyitkan dahi bingung.

"Kau membuatku malu tahu!!"

"Eh?? Fuu kan tidak bicara yang aneh-aneh..."

"Huh! Dasar bodoh!!"

Fuu celingak-celinguk kebingungan, ia tak tahu harus bereaksi seperti apa mendengar kalimat Densha.

Apa yang Fuu katakan salah?? - Fuu.

________________________________________

Di dalam samudera yang luas, sepasang duyung tengah tertawa terbahak-bahak, mereka terlihat senang dengan apa yang mereka lihat barusan.

Salah satu diantaranya memasukan sebuah bola kristal ke dalam suatu tempat, lalu tersenyum lebar menampilkan deretan gigi runcingnya.

"Jadi seperti itu yang terjadi di masa depan??"

"Kikiki.... Begitulah, kau pintar sekali mengunci jiwa Fuu dengan mantra kejujuran"

Kraken bertepuk tangan mengapresiasi kepintaran Katrina, monster duyung itu berenang mendekati Katrina yang sedang terlihat berpikir.

"Kalau begitu, apa Ryn kemari untuk membunuhku??"

"Hybrid bodoh!" Ledek Kraken ketus, "bukankah aku sudah pernah bilang? Membunuh atau dibunuh"

Katrina terdiam sebentar, gadis berambut biru itu menyentuh dagunya sendiri.

"Bagaimana caraku mengacaukan rencana Ryn?" Katrina terlihat bingung, "Aku juga tidak ingin Densha mati"

"Jika cinta membuatmu terluka, kenapa kau masih menyimpan cinta untuknya?"

"Aku tidak bisa melepas cinta pertamaku begitu saja"

"Bukankah manusia itu tidak memilihmu??"

"Diam!! Dia bukannya tidak memilihku" Katrina mendorong tubuh Kraken yang meledeknya, "Dia hanya belum memilihku"

"Kikiki... Percaya diri sekali??"

"Akan aku buat dia memilihku, pinjami aku kekuatanmu lebih banyak"

"Apa kau tidak takut pada kekuatan ini??"

"Awalnya aku memang takut, tapi sekarang..." Katrina murung, "Aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi untuk ku takuti, aku bahkan sudah tidak mempunyai orang tua"

"Hahahaha.... Baiklah"

Kraken tertawa senang, semakin banyak Katrina meminjam kekuatannya semakin banyak pula kesempatan Kraken untuk bebas dari kutukannya.

Rencana Kraken adalah membuat Katrina menjadi penggantinya, selama ini Kraken tak mampu pergi kemanapun selain laut suram wilayahnya. Maka dari itu ia terus berada di dunia kegelapan, lewat Katrina, Kraken ingin merubah takdirnya sendiri.

"Kraken..."

"Hmm??" Suara Kraken terdengar menyeramkan.

"Apa kita tidak bisa langsung membunuh Tribrid itu??"

"Tribrid yang ini datang dari masa depan, di masa ini dia belum dilahirkan. Meskipun kau mencoba membunuhnya dia tidak akan bisa mati"

"Lalu kapan kita bisa meminum darah Tribrid itu??"

Kita?? Bukan kita, tapi aku... - Kraken.

"Kita harus menunggu sampai dia dilahirkan"

"Apa?? Berarti aku harus diam saja saat Densha bersama dengan Fuu??"

"Kau bisa memiliki manusia itu setelahnya kan?"

"Tidak, aku tidak mau yang seperti itu!"

Kraken menatap tajam pada Katrina, membuat gadis berambut biru itu bergidik ngeri melihat sorot mata Kraken.

"Pokoknya, aku harus membuat Fuu menjauh dari Densha!"

BERSAMBUNG!!!

Jangan lupa LIKE, komentar, Follow, Favorit dan Rating ya?? 😘 Terima kasih

1
Uyun Oy
thor aku kembali dan aku membaca karya mu sampai tamat. 2020/2024❤
Lia💚
Karya yang luar biasa. bisa bikin emosi reader naik turun itu keren... tolong untuk cerita ini dilanjutkan 🥺💗
Niaa
Halo author .. kemana saja saya baru bertemu dengan cerita mu di tahun 2023 saya sangat cinta dengan mermaid! Dan ini adalAh serial mermaid yang tiada duanya ❤️❤️
Neng Rusmawati
,👍👍
Darman DARMan
0895343298020
Darman DARMan
wAHDiN
ojun❤️
love banget sama karya mu Thor❤️❤️
ojun❤️
love banget sama karya author ❤️ nyesel baru Nemu novel ayam ini🤧❤️
ojun❤️
😭🤧
ojun❤️
berasa patah hati aku bacanya😭😭🤧
ojun❤️
sedihh bangett😭
ojun❤️
❤️❤️
ojun❤️: love banget sama karya author ❤️❤️
total 1 replies
Wiski zoe
aku memang baru baca novel athor..
baru tahu ad novel sebagus ini tentang mitologi..

kebetulan aku sangat suka mitologi..
maaf ya jarang meninggalkan kesan pd eps🙏

tp fiks aku suka...
Wiski zoe
boleh kah minta season 3 thor..

tp yg manis2 saja...
Wiski zoe
walau sdh tamat baru ku baca..
tp berharap tdk ad katrina ke 2
Elli Sahrida
Rasanya cara bicara ayahnya Fuu mirip sama cara bicara bibi Isabella ya
Elli Sahrida
tisu mana tisu...siapa yang bawa bawang😢
Elli Sahrida
Aku baca mulai season 1 sampe sekarang, pas season 1 tamat dan ga nemu lanjutannya duh rasanya sedih beet tapi pas jumpa season 2 yang jarak bacanya ampe lamaaaa beet senengnya😊
Elli Sahrida
Hadeeeh...aku baca tengah malam lagi ntar anak ama suami kaget degar aku yang ngakak sendiri, untung ga malam jum'at kan ntar dikira kesurupan😂😂
Elli Sahrida
aduh othor...jangan sembarangan naruh bawang napa😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!