NovelToon NovelToon
I'M A Night Butterfly

I'M A Night Butterfly

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:270.6k
Nilai: 5
Nama Author: gupita

Panggil saja aku Mentari umur ku yang masih belia di paksa dewasa. Harus menerima masalah begitu berat dalam keluarga. Ibu ku mati bunuh diri tak sanggup menerima ke jahatan yang ayah ku berikan.

Ayah ku menjual ku kepada mami Tiara hanya untuk membahagiakan istri mudanya. Bagaimana kehidupan ku selanjutnya?

Atau aku mati saja ikut bersama ibu ku di surga. Bagaimana nasib adik ku Revalina jika aku mati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gupita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Dunia

"Sialan tuh cewek! nggak sopan banget! berani-beraninya melempar ini di wajah tampan ku," umpat Alex dengan lantang.

Niki langsung memungut kartu nama tersebut, Niki syok setelah membacanya.

"Anjir, perancang busana, nih ada alamat butiknya. Namanya Leona Gunawan, jangan-jangan bokapnya perancang busana terkenal itu Lex," terang Niki tak percaya.

"Bodo amad, gue lagi mikir nih gimana cara benerin mobil ini. Minta Bang Nata nggak mungkin," sungut Alex.

"Makan tuh gengsi, nih kartu nama." Niki memasukkan ke dalam saku celana Alex.

"Lo mau kemana? tungguin gue," titahnya.

"Gue mau pulang naik taksi online, lo urus aja nasib lo sendiri," lugas Niki.

Alex hanya bisa mengumpat melihat kepergian Niki begitu saja.

****

"Va, kamu marah sama Kakak?" tanya Mentari.

"Nggak, siapa juga yang marah," jawab Revalina sewot.

"Ini apa? ketus gitu jawabnya."

Mentari mencoba mengontrol emosinya, walaupun sebenarnya Mentari tak tahan melihat tingkah adiknya.

"Memangnya aku salah Kak, suka sama Kak Rio," jawabnya jujur.

"Apa kamu sudah gila? suka cowok lemah gemulai gitu," cibir Mentari sambil memegang kening Revalina.

"Aku masih waras tau."

Revalina membuang tangan Mentari dari keningnya, sambil mengerucutkan bibirnya. Mentari tersenyum melihat tingkah adiknya yang baru mengenal cinta.

"Mau Kakak bantu?" tawar Mentari.

"Kakak beneran," jawabnya antusias.

"Beneran lah, tapi ada syaratnya." Mentari bernegosiasi.

"Apa," ucap Revalina matanya yang berbinar-binar.

"Belajar yang bener, masa depan mu masih panjang Va, jangan terlalu mikirin cinta-cintaan."

Revalina menatap sang Kakak, ia tampak berpikir karena Mentari selama bersekolah tidak pernah mau berpacaran. Menurutnya akan menggangu pelajaran dan akan membuat nilainya akan anjlok.

"Oke," serunya tanda Revalina menyetujuinya.

****

Alex masuk ke dalam kamarnya dengan membanting pintu.

Brak...

Membuat seisi rumah keluar kamarnya masing-masing termasuk kedua orang tua Alex.

"Sayang, kamu kenapa?" tanya Angel sambil mengetuk kamarnya.

"Nggak pa-pa Ma!" teriak Alex dari dalam kamar.

"Udah mama masuk kamar saja, biar Nata mencoba ngomong ama Alex."

Angel pun mengikuti saran Nata lalu pergi kembali ke kamarnya untuk istirahat.

"Lex, buka," titah Nata.

Alex tak bergeming ia malas sekali membuka pintu dan menjawab pertanyaan Nata. Alex mengambil headset gaming dengan volume tinggi. Lalu Alex bermain game untuk menghibur dirinya sendiri.

"Sialan anak ini, nggak mau buka pintu," umpat Nata.

Nata berjalan mencari kunci cadangan yang berada di tempat penyimpanan lalu kembali lagi ke kamar Alex. Nata membuka pintu kamar Alex dengan kunci cadangan dan akhirnya pintu terbuka.

"Pantesan saja, aku berteriak-teriak dari tadi nggak dengar," gumam Nata pelan.

Nata mendekati Alex lalu menarik headset di telinganya.

"Abang!" teriak Alex kesal.

"Kamu ni kenapa?" tanya Nata berpura-pura bodoh.

"Abang nggak usah pura-pura deh, berlagak nggak tau," sungut Alex sambil membanting headset.

Hem perang dunia ini(otor).

"Mau kamu apa?" cecar Nata.

"Tinggalkan Mentari," lugas Alex.

"Apa kamu sudah gila!" teriak Nata.

"Jadi Abang lebih baik menyakitiku dari pada meninggalkannya."

"Aku akan menikahi Mentari secepatnya."

"Apa!" teriak Alex sambil memukul Nata.

"Aku sudah tidur bersamanya," bisik Nata ditelinga Alex.

Alex mendengar pernyataan Nata emosinya langsung memuncak. Alex memukuli wajah Nata hingga babak belur, tapi Nata hanya diam saja tak membalas pukulan Alex. Karena Nata tau ilmu bela dirinya lebih tinggi dari pada Alex.

"Ya Tuhan!" teriak Angel lalu dibantu sang suami untuk memisahkan mereka berdua.

"Kalian ini kenapa?" suara Niko sedikit meninggi.

Mereka berdua tak ada yang berani membuka suara, apa lagi bercerita tentang kebenarannya.

"Liat Alex, Abang mu terluka di bagian wajah karena kamu pukuli," ucap Angel kesal.

"Akh! Abang terus Abang terus, aku capek!" Alex pergi.

Niko melihat anak bungsunya mulai berontak ingin sekali ia memberi pelajaran tapi dicegah oleh Nata.

"Jangan Pa, ini semua cuma salah paham," jelas Nata.

"Sebenarnya ada masalah apa?" cecar Niko.

"Ah, biasa lah masalah game, tadi Nata buka headset gaming Alex dengan kasar. Mungkin dia marah," alibi Nata.

"Ya sudah, Papa sama Mama masuk ke kamar dulu," pamit Niko.

"Sayang jangan lupa di obatin lukanya ya," ucap Angel dengan lembut.

Alex dan Nata dari kecil memang berbeda, sifat pun juga berbeda namanya juga manusia. Pasti mempunyai ciri khas yang unik. Tapi kedua orang tua mereka juga sedikit pilih kasih. Karena Nata lebih unggul dari pada Alex, dari segi ketampanan dan kepintaran. Sangat membuat Alex sedikit insecure jika bersama Nata di hadapan orang tua mereka.

*****

"His! siapa sih malem-malem gangguan tidur gue," umpat Niki.

Niki mencoba menghidupkan lampu kamarnya, ia terganggu dengan bunyi Bell berulang kali berbunyi. Karena Niki hidup di apartemen sendirian setelah kabur dari rumah.

"Astaga! lo ngapain ke apartemen gue malem-malem? ganggu gue tidur tau," sungut Niki sambil menguap.

Alex tak menjawab pertanyaan Niki, langsung masuk ke dalam apartemen.

"Gue tidur disini," jelasnya.

"What!" Niki kaget matanya langsung melotot.

"Apa lagi si Lex, masalah lo?" selidik Niki.

"Ntah lah." Alex masuk ke dalam kamar tamu.

"Dasar tamu nggak sopan, belum disuruh masuk udah masuk," gerutu Niki lalu kembali ke kamarnya.

****

Nata ganteng

Good morning Baby,

Ponsel Mentari bergetar terus menerus, membuat ia bangun. Sayup-sayup ia membuka matanya lalu membuka pesan dari Nata.

"Haduh, masih pagi kali Bang," gerutu Mentari memejamkan matanya kembali.

15 menit kemudian Revalina mencoba membangunkan Mentari.

"Kak bangun," panggil Revalina sambil menggoyang-goyangkan badannya.

"Bentar Va," jawab Mentari sambil matanya terpejam.

"Ya udah, kalo Kakak mau tidur lagi, Bang Nata ada di depan aku suruh pulang aja," ancam Revalina.

"Jangan!" teriak Mentari dengan lantang sampai Nata diluar mendengar teriakannya.

"Tuh kan, baru dengar nama Bang Nata aja, langsung gesit," ejek Revalina.

"Berisik," ucap Mentari sambil melempar bantal.

"Kakak sakit," cicitnya.

"Suruh tunggu, aku mau mandi dulu."

***

"Bang tunggu ya, Kak Mentari lagi mandi," terang Revalina.

"Iya Va,"

"Bang, romantis banget sih. Pakek bawa bunga segala,"

"Iya dong, biar Kakak mu makin cinta ama Abang" jawab Nata sekenanya.

"Padahal Kakak Mentari suka bukan bunga ini," ucap Revalina.

"Lalu bunga apa? biasanya perempuan sukanya bunga mawar,"

"Bunga Bank." Revalina terkekeh. "Becanda Bang," lanjutnya.

"Kamu bisa aja."

Nata meraih dompetnya di dalam kantong celananya, mengambil beberapa lembar kertas merah untuk Revalina.

"Aduh Bang, jangan repot-repot," ucap Revalina basa-basi langsung meraih uang tersebut.

Bersambung.....

Happy reading guys,

Jagan lupa memberi like,komentar,vote & hadiah.

Stay tune terus ya guys,jangan lupa tekan tanda favorit agar kalian tidak ketinggalan.

Terimakasih atas dukungan kalian.

1 like pun sangat berarti untuk ku ❤❤❤

1
Anita
semangat thor😊
raisa_aQiLa
di tunggu kisah selanjutnya.. semangat thor
raisa_aQiLa
baru mampir nii thor.. seru ceritanya. semangat terus up nya
Dewi Masitoh: terima kasih kak, ♥️
total 1 replies
Diah Fiana
kasian mentari, semangat untuk mentari dan kkak author 🥰
Diah Fiana
aku bawa 5 bintang kak ☺️
Lenkzher Thea
Lanjut ka 👍❤
Nur Adam
djkit bgt thoor pdhl dh lama ga up,,hehe lnjut smgt
Dewi Masitoh: maaf ya kak 😆
total 1 replies
Adeirmalubis
next
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Nur Adam
smgt lnjut
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Lenkzher Thea
Keren ka lanjut 👍❤
Perempuan Terindah
Hadiiirr kak author....
Dewi Masitoh: terima kasih kaka
total 1 replies
Anni 21
hai author baru up lg kirain mau di gantungin thor tpi othor bkin crita nay gk satu sih ya dan aku baca semua😘😘
Dewi Masitoh: lope-lope buat kakak ♥️
total 1 replies
Adeirmalubis
next
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Lenkzher Thea
Lanjut ka, sukses selalu👍❤
Rahma AR
😙
Adeirmalubis
next
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Nur Adam
smgt lnjut
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Paulina H. Alamsyah Asir
lanjut thor semangat....💪💪💪❤❤❤
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Lenkzher Thea
Lanjut 👍❤
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Rahma AR
lanjut...🥰💪💪
Rahma AR: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!