NovelToon NovelToon
Tante ...I Love You

Tante ...I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Romansa-Tata susila
Popularitas:97.4k
Nilai: 5
Nama Author: Cika Haskiazao

Afnan seorang remaja SMA berusia 17 tahun, ia bertemu dengan seorang wanita cantik sholeha bernama Rayya saat dalam perjalanan menuju sekolah dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama yang ternyata wanita itu adalah guru bantu disekolahnya...

Rayya mendapatkan masalah yang mengharuskan dia menikah dengan seseorangbyangbtidak dikenalnya yang dikenal kejam dan tanpa diduga Afnan datang menolongnya dan menikahinya dihadapan ayahnya yang sedang dalam kondisi kritis

Bagaimana kelanjutan kisah cinta...

baca terus dan ikutin ceritanya ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cika Haskiazao, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nikah muda

Assalamualaikum...

hhufftthhh akhirnya aku bisa up lagi, maaf ya dah lama gak up, kemaren kemaren banyak banget kendala yang bikin aku gak bisa up dan alhamdulillah akhirnya semua sudah selesai

*******

"Kami akan menikahkan kalian berdua" ucap Bagas yang membuat kaget Riyyan, Afnan dan Rayya, tidak dengan Hani yang tersenyum senang dan Lifa yang juga bahagia dia mengusap airmatanya yyang sedari tadi turun tanpa henti

"Tapi dad Riyyan dan Lifa masih sekolah dan Riyyan bukan siapa siapa" jawab Riyyan

"Tidak masalah, lagi pula sekolah itu milik kakakmu, dan kami tidak pernah mempermasalahkan siapa kamu, dan kami yang menerima kamu juga Rayya apa adanya" jawab Bagas dengan santai dan membuat Riyyan pasrah menerima keputusan itu, ada sedikit senyuman disudut bibir Riyyan

"Sebenarnya kami memang mau menjodohkan kalian, mommy dan daddy tau kalo Lifa suka sama Riyyan, dan mommy juga suka dengan pribadi Riyyan dan ternyata kalian berjodoh, mommy bahagia sekali"

"Kalian menikah secara agama 3 bulan lagi dan pernikahan kalian akan disahkan secara hukum saat usia kalian cukup juga untuk pesta pernikahan kalian akan diadakan saat kalian lulus begitu juga kamu bang Af dan pernikahan kalian akan dilakukan 3 bulan lagi tepat setelah kamu lulus, daddy ingatkan sekali pernikahan itu hanya sekali seumur hidup jika ada masalah selesaikan dengan kepala dingin salah satu saling mengimbangi pikirkan baik baik, sampai hari H jika kamu Lifa dan Riyya merasa berat kalian bisa menolaknya" ucap bagas dengan gaya santai yang membuat semua orang terdiam karena kaget

Sebenarnya Bagas dan Hani bukanlah termasuk orang tua yang kolot namun bagi mereka lebih baik anaknya menikah muda dari pada harus terjerumus dalam pergaulan yang jaman sekarang yang bisa dibilang lebih bebas, namun mereka tetap tidak melepas begitu saja lebih tepatnya mereka juga akan memantau kondisi dari rumah tangga anak anaknya dan siap menjadi penasehat untuk mereka

"Dad apa itu tidak terlalu cepat?"tanya Lifa

"Tidak mommy Rasa itu waktu yang pas, mommy tidak ingin kalian terjerumus dalam zina, seperti tadi" Hani melirik Lifa sedangkan Lifa hanya tersenyum malu

"Kami tidak melakukan zina mom" bantah Lifa

"Bukan tidak tapi belum, dan tadi itu yang kamu lakukan cukup membuat dan menambah dosa kami"

Afnan dan Rayya saling memandang lalu beralih pada mommy Hani yang hanya tersenyum

"Adikmu ini sepertinya tidak tahan jika berdekatan sama Riyyan apalagi mereka tinggal satu atap dan bersebelahan. Lifa akan pindah kesekolah kita setelah menikah nanti" Lifa sangat senang dengan keputusan kedua orang tuanya karena memang itu yang diinginkannya, Lifa tidak ingin laki laki yang sangat dicintainya itu direbut orang mengingat banyak para pelakor yang menjamur dijalanan

"I love you mom, dad" Lifa memeluk kedua orang tuanya bergantian dan juga kedua kakaknya,

"Restui kami ya kak Rayya, Ilove you muuaach" Rayya tersenyum dan membalas pelukan Lifa

"Kakak akan merestui kalian selama itu demi kebaikan dan membuat kalian bahagia"

"Terima kasih kak, kak Afnan juga dukung Lifa ya"

"Apa yang enggak buat adek kakak yang manja ini" setelah berpelukan dengan Rayya dan Afnan Lifa menghampiri Riyyan yang masih terdiam, bukan karena tidak suka namun dia masih kaget dengan keputusan Hani dan Bagas yang bertolak belakang dengan apa yang dipikirkan dan juga rasa bahagia karena restu yang diberikan untuknya dan Lifa

'I LOVE YOU TOO honey" Lifa berlari kecil menuju kamarnya dengan bernyanyi riang, tanda rasa bahagianya

Hani dan Bagaspun hanya menggeleng gelengkan kepalanya lalu meninggalkan ruang keluarga dan kembali kekamarnya, kini tinggal Afnan Rayya dan Riyyan

"Riyyan Kakak percaya padamu dan kakak mohon jaga Lifa, dia sedikit manja dan suka terus terang seperti yang kamu lihat tadi, jadi berusahalah mengerti dia" Riyyan mengangguk dengan diiringi senyuman

"Dek kakak senang kamu bisa mengatakan apa yang kamu rasakan, selama ini kakak tau kamu hanya memendam rasa cinta kamu sama Lifa" Riyyan kaget mendengar ucapan kakaknya pasalnya selama ini dia sudah berusaha untuk nutupi perasaannya

"Heii...gak usah kaget gitu kali...kamu ini adek kakak satu satunya jadi pasti tau apa yang dipikirkan adeknya, kakak yakin ini adalah yang terbaik untuk kamu, kakak sayang sama kamu, tapi ingat pernikahan itu hanya sekali seumur hidup kita, jadi kamu harus bisa menjaganya" Rayya memeluk erat adiknya, rasa sayang yang besar dari seorang kakak pada adiknya dicurahkan pada saat itu, ada rasa cemburu saat afnan melihat istrinya meluk adiknya dengan erat

"Hmmm... Riyyan aja nie yang dipeluk, aku yang suam kamu dianggurin aj" Afnan memasang muka cemberut yang terlihat lucu didepan Rayya dan Riyyan

"Ya sudah kak, tu babyhui kakak dah ngambek nanti yang ada pernikahanku sama Lifa gak dapat restu dari kakak iparku ini" Riyyan tertawa kecil dan meninggalkan sepasang suami istri itu di ruang keluarga

" Beib peluk...." Afnan bertingkah layaknya anak kecil yang sedang metengek minta dibelikan permen

"Kita kekamar yuk bee" Bukannya memberi pelukan tapi Rayya menarik tangan Afnan, namun Afnan malah ngambek pada Rayya yang tidak menuruti kemauannya, Rayya hanya tertawa kecil melihat tingkah suami kecilnya itu

"Ya udah kalo ngambek...katanya mau peluk..." Rayya sengaja meninggalkan Afnan dan langsung berlalu menuju kamarnya

"Beib tunggu..." Afnan berlari mengejar istrinya dan benar saja sesampainya dikamar tanpa diminta Rayya merentangkan kedua tangannya kesamping sebagai tanda akan memberikan apa yang diminta suaminya tanpa menunggu lama Afnan menyambut rentangan tangan Rayya dan langsung memeluk erat mengangkat tubuh Rayya dan memutar mutarkan tubuh Rayya yang ada dipelukannya dengan rasa sayang yang membuncah yang berakhir dengan ciuman hangat dari mereka berdua, yaa sementara ini hanya sebatas itu, bukan Rayya belum siap untuk menjalankan tugasnya sebagai istri tapi justru Afnan yang belum siap untuk hal ini, memang dia terkenal playboy gonta ganti pacar namun hanya sebatas ciuman tidak lebih bahkan untuk menonton film dewasapun belum pernah jadi Afnan memang benar benar playboy cap kucing dimana dibalik kegarangannya ada kepolosannya yang tersimpan didalam dirinya

****

Tiga bulan kemudian seperti yang Afnan bilang pada Rayya bahwa mereka akan membuka sebuah cafe and resto dimana Rayyalah yang memegang kendali, dan Hari ini adalah hari peresmian dan pembukaan pertama cafe and resto yang diberi nama Afra's Cafe and Resto tepat sehari setelah hari pernikahan Riyyan dan Lifa yang digelar secara Agama dan hanya pengajian dengan dihadiri keluarga dekat saja

Saat ini suasana di cafe cukup ramai acara grand opening yang dihadiri sanak saudara, teman teman kami, dengan dihadirkan beberapa hiburan dan hidangan menu yang ada di cafe mereka

Ada rasa lega dihati Rayya karena opening usaha yang direncanakan suaminya berjalan lancar sesuai dengan harapan, dan tinggal bagaimana mencari strategi pemasaran agar usaha mereka terus berjalan

Rayya tersenyum melihat keramaian yang ada saat ini diputarinya seluru cafe dengan kedua mata cantiknya dilihatnya mommy Hani dan Daddy Bagas sedang berbincang bersama sanak saudara dan beberapa rekan bisnisnya, sedangkan Lifa bersama teman temannya begitu juga Riyyan adiknya sedangkan suaminya yang sedang bercanda dengan sahabat dan teman temannya, lama Rayya memperhatikan semuanya dari kursi yang berada dipojokkan sengaja dia memilih ditempat itu agar lebih leluasa dan nyaman, saat Rayya mengalihkan pandangan kearah lainnya terlihat satu orang yang sudah membuatku trauma dengan perlakuan tidak sopan dan kasarnya, siapa lagi kalo bukan x murid Rayya yaitu Irwan

Kaget...sangat keget bahkan ada rasa takut melihat keberadaan teman suaminya yang pernah hampir melecehkannya, sempat muncul dibenak Rayya kenapa suami kecilnya itu harus mengundangnya apakah mereka sudah baikan namun dengan cepat disangkalnya karena dia yakin jika suaminya lebih marah dari dirinya pada Irwan, jujur saja hingga detik ini Rayya masih belum bisa melupakan kejadian itu

Dengan senyuman lebar dan langkah santai Irwan mendekati Rayya, ada kegugupan dalam diri Rayya bertemu dengan mantan murid yang pernah menyakitinya sambil sekilas dia melihat kearah dimana Afnan sedang berbincang dan ternyata suaminya itu sudah tak ditempatnya lagi, sedikit panik Rayya menjelajahi seluruh isi ruangan yang sedang sibuk masing masing namun tetap tidak dapat menemukan suaminya

"Eeekkkhhhmm, cari siapa kak" Irwan berdehem dan mengambil duduk tepat didepan Rayya, Rayya berusaha menenangkan diri dia tidak ingin terlihat gugup didepan Irwan

"Itu bukan urusanmu" Rayya menjawab dengan sedikit ketus

"Wooiii...jutek amat kak" tak ada jawaban apapun dari Rayya hanya tatapan tajam dan benci yang diberikan

"Tenang kak aku cuma mau minta maaf aj dan juga aku kangen banget sama kakak"

Rayya mengalihkan pandangannya lalu berdiri dari tempat duduknya karena mendengar ada yang memanggilnya dan berharap itu ada suaminya namun ternyata itu adalah Lisa sahabatnya, melihat Rayya berdiri Irwan mencoba mencegahnya

"Kak...aku hanya ingin minta maaf kepada kak Rayya, apa itu sulit hingga kakak meninggalkanku disini sendiri" Rayya kembali duduk dan memanggil salah satu waiters untuk mesan minuman, yaa meskipun perbuatan Irwan sulit dapat dimaafkan tapi untuk hari ini Rayya akan menjamunya seperti yang tamu lainnya

"Tunggulah disini aku akan menemui temanku dulu, nanti aku akan kembali untuk bicara denganmu dan aku sudah pesankan minuman untuk mu" Rayya kembali berdiri dan menghampiri Lisa dan merekapun berbincang

Lega dan senang bisa up lagib jangan bosen dan selalu setia baca novelku yab memang novel ini bukan karya yang sempurna yang bisa mengambil hati para pembaca tapi ini adalah salah satu caraku ingin membuat kalian semua bahagia...terimakasih

1
nana supriyatna
Luar biasa
fghht
semangat kakak,, aku suka ceritannya seru..
Bunda Salma
maaf kok sering typo nama karakter thor ?
Bunda Salma
lumayan menghibur, cerita lancar... cuma agak terganggu degan sudut pandang tulisan , kadang menggunakan " aku" (sudut pandang orang pertama) kadang nyebut nama ( sudut pandang orang ketiga) .
Yora Fitriani86
lanjut thorrr
Windy Lyana
trus gmn tuch dgn Aisyah.ntar mantan Aisyah dtg lg Afnan goyah lg dgn alasan menolong n nyakitin istri nya lg.
Wina Bundane Icha
cuma gitu doang.....kesel q sm raya harusnya afnan kasih pelajaran dulu gampang bgt di maafin
Wina Bundane Icha
gantian raya km diamkan afnan selama 1 bulan biar dia tau rasa sesaknya di ciekin
Reniajh
masih ad sambunga ny dak tor
Ria Rahmawati
next
Ace Rukmana
mogok Thor... semangat
Siti Khadijah: semangat.....
total 1 replies
Dara Darojatun
up jng lama2 thor
Dara Darojatun
lanjutkan thor
Dara Darojatun
up jangan lama thor
Dara Darojatun
crazy up thor
Dara Darojatun
lanjutkan thor
Tri Suparmono
lanjuttt
Dara Darojatun
lanjutkan thor
Dara Darojatun
up jangan lama2 thor
Dara Darojatun
crazy up thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!