NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Duniahiburan / Crazy Rich/Konglomerat / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:564.1k
Nilai: 5
Nama Author: ambarayu96

slow update !!!


Kisah tentang seorang laki-laki bernama David Fernandez dan seorang wanita bernama Renata Azaria Saputra.


David Fernandez adalah seorang pengusaha muda dan merupakan anak dari pemilik salah satu maskapai penerbangan terbesar di Asia.


Renata Azaria Saputra adalah seorang putri dari seorang pengusaha sukses asal Surabaya. ia juga merupakan seorang aktris tanah air yang terkenal. sudah banyak sekali sinetron maupun film yang ia bintangi.


siapa sangka ternyata kedua orang tua mereka merupakan sahabat karib dan sudah menjodohkan keduanya semenjak mereka masih bayi.


apakah laki-laki dingin seperti David bisa jatuh cinta pada wanita cerewet seperti Renata ??
apakah keduanya bisa menerima perjodohan itu ??


ikuti kisah keduanya dan lihatlah bagaimana kelakuan konyol mereka..

follow my Instagram @a.ayumie20

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ambarayu96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenangan 2

Setelah sepeninggal sutradara itu, Max menyuruh Rena untuk duduk di

kursi yang ada di sampingnya.

Rena pun hanya menurut dan mendudukkan tubuhnya di kursi lipat yang

terbuat dari kain itu. Kursi yang selalu di gunakan oleh para pemain sinetron

maupun film.

Max masih menatap ke arah Rena, melihat penampilan dari wanita itu.

lengkungan terbit di kedua sudut bibirnya.

“Penampilannya lumayan. Cantik sih, tapi pendiam sekali.” Batin Max

yang menilai Rena dari penampilan luarnya.

Sedangkan Rena yang ditatap seperti itu, hanya bisa menunduk sambil

berusaha menetralkan detak jantungnya yang berdetak kencang semenjak ia

menginjakkan kaki di sana.

“Siapa nama lengkapmu?” tanya Max.

“Re-renata Saputra.” Ucap Rena masih dengan nada gemetarnya karena

gugup. Max tidak habis pikir dengan wanita yang ada di sampingnya itu.

Bagaimana ia bisa bekerja di industri perfilman yang sangat keras ini jika

dirinya pendiam dan terkesan mudah takut.

“Dengar, aku hanya ingin memberitahumu.” Ucap Max kepada Renata. Renata

yang mendengar ucapan yang terkesan tegas itu terlihat sedikit mengangkat

wajahnya.

“Aku tidak berniat menakut-nakutimu, tapi aku hanya bicara kenyataan

saja. Sekali kamu menginjakkan kaki di dunia Entertainment khususnya industri

perfilman seperti ini, itu artinya kamu harus siap menerima konsekuensinya.”

Ucap Max. Mendengar hal itu, membuat Rena memberanikan diri untuk menatap lawan

bicaranya itu.

“Ma-maksudnya?” tanya Rena polos. Terdengar helaan nafas dari Max

mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Rena.

“Sebelumnya aku mau tanya dulu sama kamu. Bagaimana kamu bisa

mendapatkan peran ini?” tanya Max. Karena ia yakin kalau Renata belum mengerti

tentang peran yang akan ia perankan itu.

“Em, itu karena beberapa waktu lalu aku memenangkan salah satu

kompetisi modeling di Jawatimur. Saat itu salah satu juri disana menawariku untuk

mencoba peruntunganku di dunia akting.” Ucap Renata. Mendengar penjelasan itu

membuat Max menganggukkan kepalanya mengerti.

“Dan kamu menerimanya begitu saja?” tanya Max lagi. Renata

menggelengkan kepalanya.

“Tidak. Aku meminta waktu untuk membicarakannya dengan kedua orang

tuaku. Setelah menyankinkan mereka, aku baru mengiyakan tawaran itu.” Jelas Renata kepada laki-laki yang tengah menatapnya serius itu.

“Baiklah, kalau begitu. Apa kamu sudah memahami tentang peranmu nanti?”

tanya Max. Rena hanya bisa menggelengkan kepalanya. Karena ia sebenarnya juga

belum mengerti secara jelas tentang peran yang akan ia perankan nantinya.

Melihat gelengan kepala Rena, lagi-lagi membuat Max hanya bisa

menggelengkan kepalanya sambil memijit pelan pelipisnya.

“Mana skripmu?” tanya Max sambil mengulurkan tangannya ke arah Rena.

Dengan segera Rena mengambil skripnya dan memberikannya kepada Max.

Setelah itu, secara pelan-pelan Max menjelaskan rincian dari bagian

demi bagian yang akan diperankan oleh Rena. Rena memperhatikan Max yang tengah menjelaskan itu padanya. Dengan telaten ia mengajari Rena bagaimana caranya mendalami peran tersebut dan lainnya.

Flashback off

Kilasan ingatannya dengan Renata saat pertama kali bertemu, membuat Max

tersenyum. Masih jelas dalam ingatannya bagaimana Rena yang pertama masuk ke

dalam industri perfilman kala itu. Dengan menggunakan pakaian formal, Rena

datang ke tempat lokasi syuting dengan di antar oleh sopirnya.

Bahkan ia bisa melihat kerja keras seorang Renata yang beradaptasi

dengan kerasnya hidup sebagai seorang public figure  dulu. Dari yang pertama kali berakting masih

sangat kaku, hingga bentakan yang wanita itu dapatkan dari sutradara karena

aktingnya yang buruk.

Namun berkat Max yang selalu memberikan dukungan padanya, membuat Rena

tak mudah patah semangat hingga membuatnya bekerja lebih keras lagi sampai

seperti sekarang. Karena dari bentakan sang sutradaranya dulu itu, membuat Rena

semakin bertekad untuk bisa mewujudkan mimpinya menjadi seorang aktris tanah

air.

Latihan demi latihan Rena lakukan setiap scene-nya bersama

dengan Max yang mementorinya. Hingga membuat sinetron yang ia bintangi itu

mendapatkan apresiasi dari salah satu festival penghargaan yang di gelar setiap

tahun oleh salah stasiun televisi swasta saat itu. Apalagi itu adalah debut

pertamanya dalam sebuah sinetron. Dan karena prestasi itu juga membuat kedua

orang tua Rena mulai menyadari bakat putri mereka. Dan sejak itu juga Rena

mulai kerap kali mengisi beberapa acara sampai merambah ke dunia perfilman hingga sekarang.

“Aku merindukan saat-saat kita bersama seperti dulu, Ren.” Ucap Max

sambil memandangi setiap foto yang ada di dalam apartemennya itu. Apartemen

miliknya itu bahkan seperti milik Renata, karena banyaknya foto-foto wanita itu

di sana. Foto dari pertama mereka bertemu hingga saat ini.

Tak selang beberapa waktu kemudian, Max merogoh sakunya untuk mengambil

ponselnya. Setelah mendapatkannya, ia langsung mencari kontak seseorang.

“Halo”

“Aku ingin kau mencari tahu tentang laki-laki yang hari ini mendatangi

apartemen Renata.”

.....

TBC .....

1
Inarairlan 0811
k tuker mulu nama David m Daniel wkkwkw
Ylhyn Nurlia
sangat baik
Setiajeng Charisma ayu
Kecewa
🌹IG : a.ayumie20🌹
Suka tak ada pelakor
Rini Aprillinda
lanjuuuut, semangat ya kakak author
🌹IG : a.ayumie20🌹: Terimakasih sudah mampir kakak 🙏
total 1 replies
neng aya
🤗
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻
semangat kk
🌹IG : a.ayumie20🌹: Terimakasih sudah mampir kakak 🙏
total 1 replies
⚔️👑21N
bravo
⚔️👑21N
penuh misteri
🌹IG : a.ayumie20🌹
Terimakasih sudah mampir kakak 🙏
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻
komen komen
Lkm Lkm
💪💪💪💪💪
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻
penguntit yg picyco
ika
alurnya loncat", bikin bingung...
Rini Aprillinda
kakak author kira kira bisa nggak update nya tiap hari?. kalau nggak sekali update bisa di banyakin dikit, misalnya 5 bab 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Eni Musrini
MBK ak bingung kmren yg ak baca tentang Faris dan Aleta skrng kok gk ktmu
🌹IG : a.ayumie20🌹: Baca dimana ya kak? Mungkin bukan disini 😊
Soalnya gak ada nama Faris dan Aleta disinii 😊
total 1 replies
neng aya
🤗
anggita
👍👏 ok
anggita
bunyi wajib di tiap novel pas buka pintu.. 😊
anggita
Saputra company.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!