NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Om Arga

Cinta Untuk Om Arga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Syafitri wulandari

sequel dari i love you om

Bagi Tasya cinta dan pernikahan cukup terjadi sekali dalam hidupnya, menikah dengan Arga Fransisco tidak pernah terbayang sekalipun di benaknya karena yang ia tau hatinya menyukai Kelvin Anggara namun ternyata ia salah hatinya sudah tertaut sejak lama untuk Arga, sejak ia di titipkan oleh sang papa kepada Arga atau sejak Arga mendonorkan darahnya untuk Sandra. Tasya tidak tau kapan cinta itu hadir, namun setelah cinta itu hadir begitu besar untuk Arga dalam pernikahan mereka, kasih sayang yang selalu Arga berikan ternyata banyak menyimpan kebohongan.

"Aku memang pernah terluka, tapi tidak akan pernah siap untuk terluka kembali."

~Tasya~

"Berhenti! jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi!"

~Arga~

Sanggupkah Tasya bertahan atau memilih pergi meninggalkan Arga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu dimana?

Happy reading

********

Tasya menelusuri jalanan dengan perlahan, ia melangkah sesuai dengan kata hatinya, setelah ia menelpon Sandra bahwa ia akan pulang telat, dan mematikan handhonenya begitu saja saat sambungan telepon sudah tidak tersambung lagi. Saat ini, ia hanya ingin menenangkan hatinya, mungkin dengan membasahi tubuhnya dengan air hujan, rasa kecewanya akan hilang kepada Arga. Namun, tetap saja rasa kecewa itu menyapa telak setiap sudut hatinya, hatinya begitu sakit, saat ia juga pernah di merasa berada posisi seperti ini. Tasya tak tau dampak dari Arga bagi hatinya akan seperti ini, sungguh jika luka di hati bisa di lihat, mungkin hatinya saat ini sudah terluka parah. Tasya rersenyum miris, saat air hujan dengan derasnya membasahi tubuhnya bahkan handphonenya mungkin sudah tidak bisa di gunakan lagi, Tasya tak peduli, gadis itu tetap berjalan mengikuti langkah kakinya menyusuri jalan raya. Tubuh nya menggigil, namun Tasya tak merasakan apapun, seakan tubuhnya mati rasa dengan semuanya. Tasya benci Arga, ia benci lelaki pembohong yang hanya ingkar janji kepadanya. Ah, rasanya sangat aneh, Arga bukan siapa-siapa di hidupnya, tetapi mengapa rasanya sangat sakit?

Tasya menjatuhkan dirinya di pinggir jalan, ia menelungkupkan wajahnya melalui sela-sela kedua pahanya, tangannya memeluk tubuhnya sendiri. Ah, dirinya tak boleh lemah seperti ini, hanya karena lelaki yang bukan siapa-siapa di hidupnya, bahkan bersama Kelvin saja, Tasya tidak pernah merasakan sesakit ini.

"Aku benci om Arga."teriak Tasya di bawah guyuran air hujan yang sangat deras. Tangannya memukul dadanya yang sangat sakit dan sesak sekali, Tasya Kembali bangkit dan melanjutkan langkahnya kembali, tidak ada lagi kendaraan yang lewat, hanya Tasya sendiri di sini. Namun, ia tak merasa takut sedikit pun, mungkin bagi orang dirinya sangat lebay. Namun, ia juga tak tau mengapa hatinya begitu rapuh, jika berkaitan dengan Arga.

*******

Arga menggenggam tangan seseorang yang sangat lemah, mata itu masih tertutup dengan rapat, bahkan dokter mengatakan jika kondisinya semakin lemah.

"Elena bangunlah, ku mohon."pinta Arga dengan lirih. Tubuhnya sama sekali tak beranjak dari ruangan Elena sedikit pun. Bahkan Arga melupakan makan siang dan malamnya. Arga menjatuhkan kepalanya di tangan Elena yang ia genggam, matanya terpejam, bibirnya pucat saat sepintas wajah bahagia Tasya memenuhi isi kepalanya.

"Tasya."gumam Arga yang baru mengingat jika ia melupakan janjinya kepada gadis itu, apa Tasya masih menunggunya di kampus gadis itu? Sungguh Arga sangat bodoh meninggalkan Tasya tanpa pesan sedikit pun, Arga mengecup kening Elena singkat, setelah bangkit dari duduknya.

"Aku pergi dulu."ucap Arga dengan panik keluar ruang ICU tempat Elena di rawat.

Bagai orang kesetanan, Arga mengendarai mobilnya dengan sangat cepat, ia tidak memikirkan keselamatannya, yang ada di pikirannya hanya Tasya dan Tasya.

Matanya terus menelusuri jalanan, mencari-cari Tasya. Ah, Arga lupa, mengapa tidak menelpon gadis itu saja? Arga mengambil handphonenya, ia menghubungi nomor Tasya dengan hati yang begitu cemas.

"nomor yang anda tuju tidak dapat menerima panggilan ini, cobalah beberapa saat lagi."

Arga tak menyerah, ia terus menelpon Tasya, namun masih sama, suara operator lah yang menjawabnya, Arga membanting handphonenya begitu saja, sungguh Arga sangat khawatir dengan keadaan Tasya. Arga menghentikan mobilnya di kampus Tasya, hujan yang masih turun Arga abaikan begitu saja, tak peduli dengan baju nya yang akan basah, ia turun dari mobil, matanya mencari Tasya dengan tak sabaran.

"Tasya."teriak Arga dengan keras.

"Tasya."

"Kamu di mana?"

Merasa tak mendapatkan Tasya berada di kampus gadis itu, Arga mulai memasuki mobilnya kembali, menuju rumah Alex, mungkin gadis itu sudah pulang, di saat dirinya sangat lama datang. Membayangkan wajah kecewa Tasya membuat Arga merasa sangat bersalah.

Tak butuh waktu lama, Arga sudah sampai di rumah Alex, ia mengetuk pintu dengan tak sabaran. Hingga wajah Alex nya yang pertama kali ia lihat, saat pria itu yang membukakan pintu untuknya.

"Tasya, mana?"tanya Arga tak sabaran.

Alex mengeryit heran, bukannya Tasya bersama Arga, karena se-taunya Tasya meminta izin pulang telat, karena pergi bersama Arga. Dirinya tak salah dengar tadi, kan?

"Bukannya pergi bersamamu?"

"Tidak ada."

"Tadi dia mengatakan ingin pergi bersamamu, brengsek."

"Tasya tidak pergi bersamaku, memang iya awalnya aku berjanji akan mengajaknya ke rumah melihat taman yang ia tanam sendiri. Namun, aku ada kepentingan mendadak dan tidak jadi menjemputnya."

Alex menarik baju Arga dengan kuat, "Kau menyakitinya kembali, sudah berapa kali kau membuat Tasya kecewa? Katakan sudah berapa kali? Cari anak ku sampai ketemu, kalau tidak, kau tidak ku izinkan bertemu dengan Tasya kembali."ucap Alex dengan sangat marah mendorong tubuh Arga dengan sangat kuat dan menutup pintu rumahnya dengan sangat kencang, hingga menimbulkan bunyi yang sangat nyaring.

"Kau dimana Tasya?"ucap Arga dengan sangat lirih. Ini semua salahnya, sekarang ia harus mencari Tasya kemana?

"Maafkan aku yang telah membuatmu kecewa untuk sekian kalinya."

********

Tubuh Tasya sudah sangat lemah, bibirnya sangat pucat, ia memandang pintu rumah mewah yang berada di depannya, Tasya mengetuk dengan sekuat tenaganya.

"Iya sebentar." dapat Tasya dengar suara yang berteriak dari dalam.

Ceklek.

"Siap...a?"

Bruk.

"Astaga Tasya."ucap seseorang itu dengan sangat panik saat melihat tubuh Tasya ambruk di depannya dengan wajah yang sangat pucat dan tubuh yang sangat dingin.

1
Muna Junaidi
🔥🔥🔥🔥
Kanaya A Puridianti
Luar biasa
Arti Hanny
kenapa belum Ada ya thor, selalu ditunggu cerita cinta sempurna sang gadis gendut,,, di cari jg blum ada/Angry/
Olla Tulandi Jom
anak kembar
Olla Tulandi Jom
candra yang jadi wali nikahnya Jasmin
Olla Tulandi Jom
ya sudah tes DNA saja biar ketahuan candea dan jasmin jakak beradik
Olla Tulandi Jom
Jasmin ponakannya Candra abak dari kakak Candra
atsu adik sepupu
Olla Tulandi Jom
iya kynan sama dokter candra saja, langsung nikah saja othor
Olla Tulandi Jom
ktnan sama dokter candra saha
Olla Tulandi Jom
kynan sama dokter saja
Olla Tulandi Jom
orang suruhan arga mana untuk.menjaga kynan dan semua acara, pengawal, pengawal mana mana haiyaa
Olla Tulandi Jom
sandra yang menjadi pendonor jantung byat gladis
Olla Tulandi Jom
reza andrian akan menyesali perbuatannya dan akan begitu bucinnya sama kynan heheheee
Olla Tulandi Jom
nathan sama gkadis saja;
Olla Tulandi Jom
bakal bucin sama gadis nih dosen Nathan hehehee
Olla Tulandi Jom
didunia nyata saja kasus seperti elena teman saya bisa hamil 3 kali malah, Sampai sejarang baik2 saja, apalagi ini dunia halusinasi ya othor selamatkanlah elena dan bayinya buatlah kelvin dan elena hidup bahagia bersama anak-anak mereka heheeeee
Olla Tulandi Jom
dirawat saja di rumah sakit sampai elena melahirkan, itupun harus operasi caesar, tidaj boleh melahirkan nornal, pasti keduanya selamat
Olla Tulandi Jom
dunia kedokteran dan peralatannya kan sudah canggih,,
Olla Tulandi Jom
teman perawat saya kasusnya seperti elena,, jadi selama hamil,, hanya tiduran dalam perawatan selama 9 bulan, sampai melahirkan, ini nyata sampai 3 kali setiap kali hamil,, dan tidak apa2
Olla Tulandi Jom
mas frans,,.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!