NovelToon NovelToon
Atas Trauma Kakakku, Aku Hancurkan Kau Lewat Pamanmu

Atas Trauma Kakakku, Aku Hancurkan Kau Lewat Pamanmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:954
Nilai: 5
Nama Author: Hello Ketty.

Bertahun-tahun Sarah disiksa suaminya hingga trauma berat dan akhirnya memilih untuk pergi. Adik kembarnya, Sera, datang untuk membalas dendam. Mengetahui suami kakaknya licik dan telah merampas seluruh harta kakaknya, Sera berjanji akan mengambil kembali semua hak milik kakaknya—meski harus merangkak naik ke atas ranjang Sean, paman dari suami kakaknya yang berkuasa.

Berhasilkah rencana Sera? Bisakah ia mengambil kembali segala hak milik kakaknya? Atau penyamarannya akan terbongkar, menjatuhkannya ke dalam bahaya yang jauh lebih mengerikan di tangan keluarga yang kejam dan penuh kelicikan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hello Ketty., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Sera terus mondar-mandir di dalam kamar sejak tahu kalau pernikahannya akan dilangsungkan besok siang.

Terlebih lagi, Nenek baru saja memberitahunya bahwa calon suaminya sudah berangkat dari kota menuju desa ini—membuatnya semakin tak bisa tenang. Keinginan untuk membatalkan pernikahan itu seakan sudah tidak ada harapan lagi.

Sera baru menyadari. Sepertinya ia benar-benar sengaja dijebak oleh Neneknya. Dan sepertinya Nenek itu sama sekali tidak sakit.

Kenapa aku bodoh sekali... aku terlambat menyadarinya, setelah terlanjur aku iyakan.

"Bagaimana ini... Aku tidak ingin semua usahaku sia-sia. Kalau aku menikah dengan laki-laki itu, otomatis aku harus ikut dengannya dan tinggal bersamanya. Dan kalau sampai itu terjadi, aku terpaksa harus mundur dari rencana balas dendamku..."

"Tidak! Ini tidak bisa dibiarkan! Aku tidak mau!"

Kepalanya terasa mau pecah. Ia hanya bisa berharap, semoga esok pagi ada keajaiban yang terjadi.

_____

Waktu berlalu begitu cepat tanpa terasa. Kini Sera sudah didandani dengan rapi, mengenakan busana pengantin yang anggun.

Sebentar lagi upacara pernikahannya akan dilangsungkan. Sera memilih memakai hijab saat ijab kabul agar terlihat lebih rapi dan sopan.

Tangannya meremas-remas ujung bajunya dengan gelisah, sementara otaknya terus berputar mencari cara agar bisa lepas dari pria yang akan menjadi suaminya nanti.

Dia tidak mau usahanya berakhir ditengah jalan. Apalagi dia sudah mengorbankan kariernya di rumah sakit demi merebut kembali semua hak yang seharusnya menjadi miliknya dan kakaknya. Pernikahan itu bisa saja membatalkan semuanya.

"Neng, tenang sebentar dong... Dari tadi Neng terus bergerak, nanti riasannya berantakan," ujar KUA yang sedang merias wajahnya.

"Maaf..." jawab Sera pelan.

Sera sama sekali belum tahu siapa calon suaminya. Yang ia tahu pria itu berasal dari kota.

Sera bahkan tidak pernah bertanya apa pekerjaannya, bagaimana sosoknya, dan tak pernah ingin melihat fotonya. Saat ini otaknya benar-benar kosong, ia hanya memikirkan satu hal: bagaimana caranya agar bisa terlepas dari pria itu untuk sementara waktu.

Nenek Susi, yang kemarin masih terbaring lemah seolah sakit keras, kini sudah bisa berdiri tegak dan masuk ke dalam kamar menatap cucunya.

"Kau cantik sekali, Cucuku. Setelah kau menikah, Nenek pasti bisa tenang."

Sera menghela napas panjang. Mana ada kemarin masih sakit tenat, hari ini tiba-tiba sembuh dengan cepat? Itu sama sekali tidak masuk akal. Sebagai seorang dokter, tentu saja Sera berpengalaman dan tahu membaca situasi.

Sudahlah... Semuanya sudah terlanjur terjadi. Semoga saja ada keajaiban, batin Sera dalam hati.

Tak lama kemudian, terdengar deru mobil yang menandakan rombongan mempelai pria sudah tiba di depan rumah.

Bisik-bisik terdengar di mana-mana, warga desa yang datang menghadiri upacara pernikahan itu tampak heboh. Tak sedikit pula yang berbisik-bisik sambil memandang kagum. Dan ada juga yang berkomentar buruk.

Beberapa warga saling berbisik, dan Sera bisa mendengar bisikan itu dengan jelas dari balik jendela, karena rumahnya kini dikelilingi oleh warga desa yang datang.

"Eh, kali aja cucunya Nenek Susi itu sebenarnya sudah hamil ya? Kok tiba-tiba nikah, gak ada angin gak ada hujan, acaranya langsung sampai hari ini?"

"Iya, aku juga merasa kayak gitu."

"Tapi kayaknya mempelai prianya orang kaya raya deh. Lihat saja mobilnya dari edisi terbatas kayak di filem-filem gitu,"

"Kaya juga nggak ada gunanya, kalau udah dicelup duluan sebelum dinikahi."

"Malu-maluin ya, padahal Sera itu terkenal dengan kecerdasan dan kegeniusannya. Bahkan menjadi dokter di usia yang sangat muda. Tapi kelakuannya bikin malu keluarga,"

Sera mengepalkan tangannya erat di dalam kamar saat mendengar bisikan itu.

Sial! Mereka malah bilangin aku sudah hamil! batinnya kesal, namun ia tetap menahannya.

Terlihat mempelai pria mulai turun dari mobil, berjalan tegap bersama ayahnya dan beberapa orang pengantar.

Semua orang dibuat terpukau.

"Wah, ganteng banget!"

"Kayaknya dari keluarga terpandang deh."

"Iya, kayaknya orang kaya. Wajahnya sangat mengagumkan."

"Wow, tinggi banget!"

"Tapi kok kayak pernah lihat ya wajahnya di-TV?"

Berbagai pujian terdengar dari para warga.

Sera yang mendengar semua komentar itu perlahan mulai penasaran, seperti apa sebenarnya sosok calon suaminya itu.

Tak lama, Buk Sumi masuk ke kamar. "Neng, ayo kita keluar. Mempelai prianya sudah masuk."

Sera berpikir sejenak, lalu berkata, "Buk... Boleh enggak kalau dia saja dulu yang ijab kabul? Nanti setelah selesai baru aku keluar." Sebenarnya ia sedang memutar otak, menyusun rencana agar pria itu tidak langsung membawanya pulang ke rumahnya.

"Tapi ini Nenek Susi yang suruh panggil Neng," jawab Buk Sumi ragu.

"Kasih tahu aja, bilang lanjutkan saja ijab kabulnya. Nanti setelah selesai baru Sera keluar ya, Buk." Sera sedikit memaksa.

Bu Sumi hanya bisa menghela napas dan mengangguk. "Baiklah."

Buk Sumi pun keluar dan berbisik pada Nenek Susi, memberitahukan permintaan Sera.

Nenek Susi akhirnya setuju, dan ijab kabul pun dilangsungkan tanpa kehadiran Sera di sebelah calon suaminya.

 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!