NovelToon NovelToon
ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Perjodohan
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Area dewasa❗

Demi menyelamatkan ayah angkatnya yang sakit keras, Zivanna Mahavira terpaksa menggantikan saudara kembarnya, Zivarra, yang kabur sebelum pernikahannya dengan anak sulung keluarga Sadewantara, Keenan Sadewantara.

Tanpa sepengetahuan Zivanna, Keenan ternyata sudah mengetahui sejak awal bahwa wanita yang menikah dengannya bukanlah Zivarra.

Mereka akan menjalani pernikahan selama enam bulan, sesuai kontrak yang diberikan Keenan di awal pernikahan. Selama itu, Zivanna harus mempertahankan kebohongannya demi keluarga dan ayah angkatnya.

Semakin lama hidup bersama, keduanya justru saling jatuh hati.

Sampai pada bulan kelima, semuanya berubah ketika Zivanna menolak hubungan suami istri dan akhirnya meminta maaf atas kebohongannya.

“Kamu pikir aku baru tahu siapa kamu? Aku sudah tahu sejak awal, Zivanna,” ucap Keenan dengan senyum miring.

Mata Zivanna langsung membesar. “A-apa?”

Keenan mengangkat dagu Zivanna. “Kalau kamu ingin aku maafkan, lakukanlah dengan tubuhmu.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengunjungi Keenan di kantor

Setelah panggilan diakhiri, Keenan kembali meletakkan ponselnya di atas meja. Ia lalu membuka kembali dokumen tentang Zivanna yang masih berada di tangannya.

Keenan menyipitkan mata begitu melihat sebuah foto. Di sana tampak dua orang perempuan dan seorang laki-laki. Tentu saja ia mengenali salah satu perempuan dalam foto itu sebagai istrinya.

Di foto tersebut, Zivanna terlihat sangat dekat dengan laki-laki itu. Bahkan pria tersebut merangkul pundaknya. Pemandangan itu langsung membuat Keenan menggeram kesal.

“Siapa mereka?” tanya Keenan sambil menunjukkan foto tersebut kepada Arkana. Meski identitas keduanya sudah tertulis jelas dalam dokumen, ia tetap ingin mendengar penjelasan langsung dari asistennya.

“Mereka bisa dibilang teman dekat masa kecil Nyonya, Pak. Namanya Nayla dan Langit. Mereka berpacaran sejak SMA hingga sekarang,” jelas Arkana.

“Tapi di sini tertulis kalau pria sialan ini menyukai istriku?” geram Keenan.

“Benar, Pak. Dia menyukai Nyonya sejak dulu.”

Keenan mengerutkan sedikit kening. “Lalu kenapa dia malah pacaran dengan sahabat Zivanna?” tanyanya heran.

“Karena Nyonya Zivanna selalu menolaknya setiap kali dia menyatakan perasaannya,” jawab Arkana.

Kadang Arkana heran, bagaimana bosnya bisa sampai menyukai wanita yang selama ini telah menipu dirinya dan keluarganya.

Sudut bibir Keenan sempat berkedut, nyaris membentuk senyuman namun ia tahan. “Hah... Cerita konyol macam apa ini,” gumamnya.

Namun beberapa detik kemudian, tatapan Keenan kembali tajam. Rahangnya mengeras dan ia berdecak pelan begitu mengetahui di mana Langit bekerja.

“Apakah ini informasi terbaru yang kamu temukan tentang tempat kerja pria itu?” tanyanya sambil melempar pelan map dokumen tersebut ke atas meja.

Di dalam dokumen itu tertulis bahwa Langit bekerja di Dewantara Tech & Security pada Divisi Human Resources (HR) sebagai staf.

“Benar, Pak. Dia mulai bekerja di perusahaan ini sekitar satu tahun yang lalu,” jawab Arkana.

Keenan menghela napas kasar. “Awasi terus pria itu!” perintahnya.

Arkana mengangguk. “Baik, Pak”

“Pertemuan di kantor pusat dibatalkan saja,” ucap Keenan sambil menyandarkan punggungnya ke kursi.

“Tapi, Pak, ini pertemuan—”

"Saya tidak peduli. Suasana hati saya sedang buruk. Saya tidak ingin suasana hati saya semakin kacau saat bertemu Rafael di sana dan berdebat dengan Papi," potong Keenan seraya memejamkan mata.

Arkana menghela napas panjang. “Baik, Pak,” jawabnya menuruti perintah atasannya itu, meski ia tahu nanti harus menghadapi amarah Richard, ayah Keenan.

...****************...

Di sisi lain, Zivanna baru tiba di area parkir khusus tamu dan klien Dewantara Tech & Security. Area parkir karyawan dan tamu memang dipisahkan.

Jika tamu dan klien menggunakan area parkir luar gedung, maka kendaraan para petinggi perusahaan dan karyawan diparkir di basement.

Victoria segera turun dari mobil dan membukakan pintu untuknya.

Zivanna menatap gedung tinggi di hadapannya dengan takjub. Ini adalah pertama kalinya ia datang ke perusahaan Keenan, meskipun pria itu sudah berkali-kali memintanya berkunjung.

Zivanna mengambil ponselnya dari dalam tas untuk menghubungi Keenan. Namun, sebelum sempat menekan tombol panggil, nama pria itu lebih dulu muncul di layar ponselnya.

“Sudah di mana?” tanya Keenan.

“Aku sudah di depan kantor kamu,” jawab Zivanna.

“Tunggu sebentar. Biar Arkana yang menjemputmu ke bawah.”

“Iya, Mas.”

Zivanna kembali menyimpan ponselnya ke dalam tas dan menunggu kedatangan Arkana. Tak lama kemudian, pria itu terlihat berlari ke arahnya.

“Maaf, Nyonya. Sudah menunggu lama?” ucap Arkana sambil menundukkan kepala hormat. Napasnya terdengar terengah-engah.

Zivanna tersenyum dan melambaikan tangan pelan. “Tidak apa-apa. Maaf sudah merepotkan Pak Arka.”

“Panggil Arka saja, Nyonya,” ujar Arkana.

Zivanna mengangguk. “Baiklah.”

“Mari, saya antarkan ke ruangan Pak Keenan.”

Zivanna mengangguk lalu melangkah memasuki gedung perusahaan, diikuti Victoria di belakangnya.

Matanya kembali berkeliling mengamati interior kantor yang modern dan mewah. Kesan elegan begitu terasa dari setiap sudut ruangan.

Para karyawan yang berlalu-lalang sesekali melirik ke arah Zivanna dan Victoria. Beberapa bahkan saling berbisik, penasaran dengan identitas wanita yang datang bersama asisten pribadi sang CEO.

Mereka memang mengetahui bahwa Keenan telah menikah. Namun, tidak banyak yang mengetahui seperti apa rupa istri atasan mereka itu.

“Lewat sini, Nyonya,” ujar Arkana sambil mengarahkan Zivanna melewati sebuah lorong.

Zivanna dan Victoria mengikutinya. Di sepanjang lorong terlihat para karyawan yang berada di bilik-bilik kerja sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Zivanna merasa iri melihat mereka masih bisa bekerja, sementara dirinya justru dilarang karena perjanjian.

Mengingat pernikahan kontraknya tinggal menghitung hari, mungkin setelah semuanya berakhir ia bisa kembali bekerja.

Untuk saat ini, Zivanna hanya ingin menghabiskan waktu bersama Keenan selama hari-hari terakhir mereka sebagai suami istri.

“Zivanna!”

Panggilan itu membuat langkah Zivanna terhenti tepat saat ia hendak memasuki lift.

“Huh?” Zivanna menoleh dan langsung tertegun.

Berdiri beberapa meter darinya adalah Langit, sahabat lamanya. Jangan bilang jika pria itu bekerja disini?

“Wah... ternyata benar kamu,” ucap Langit sambil segera menghampiri.

“Sudah lama kita nggak ketemu. Kamu sedang apa di sini? Kamu masih sama seperti dulu,” lanjutnya sembari menggenggam kedua tangan Zivanna dengan antusias.

Zivanna bingung harus berkata apa. Ia dan Langit memang sudah lama tidak bertemu maupun saling menyapa sejak pria itu pindah ke kota lain.

Masalahnya sekarang, jika ia menyapa balik Langit, semuanya bisa menjadi rumit. Mengingat saat ini ia hidup sebagai Zivarra, bukan Zivanna.

Zivanna langsung melepaskan genggaman Langit. “Kamu siapa?” tanyanya sambil mengubah raut wajahnya menjadi datar.

“Huh? Ini aku, Langit, Anna... Langit Adiwirya! Apa kamu tidak mengingatku?” tanya Langit heran sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Sepertinya kamu salah orang. Namaku Zivarra,” jawab Zivanna.

“Hah? Apa?” Langit tentu terkejut mendengarnya. Tidak mungkin ia salah orang.

“Kalau begitu, aku permisi.”

“Tunggu!”

Saat Langit hendak mengejar Zivanna, Victoria langsung bergerak menghadang pria itu.

“Dia sudah mengatakan tidak mengenalmu!” sentak Victoria. Dalam satu gerakan, ia memutar tangan Langit ke belakang punggungnya.

“Argh!” jerit Langit saat rasa nyeri menjalar di lengannya.

Melihat itu, Zivanna langsung terkejut.

“Lebih baik sekarang Nyonya langsung ke ruangan Tuan. Biar dia, saya yang mengurusnya,” ujar Victoria tanpa melepaskan cengkeramannya.

“Aduh... Zivanna, bantu aku. Ini sakit banget,” adu Langit meringis.

“Sudah dikatakan dia bukan wanita yang kamu maksud!” sahut Victoria kesal.

“S-sudah, Kak. Lepaskan saja. Dia kan tidak tahu kalau aku juga punya saudara kembar. Mungkin dia hanya kebingungan,” bela Zivanna yang mulai merasa kasihan melihat Langit kesakitan.

Victoria akhirnya melepaskan Langit. “Jangan berani menyentuh Nyonya Zivarra lagi,” ucapnya tajam.

“I-iya. Maafkan saya. Mungkin saya memang salah orang,” balas Langit sambil memegang tangannya yang masih terasa nyeri.

Di ujung koridor, Keenan menyaksikan semuanya. Ia yang awalnya berniat menjemput istrinya justru melihat seorang pria berani menggenggam tangan Zivanna.

Rahangnya mengeras. Tatapannya berubah tajam dan dingin, seolah siap menerkam Langit saat itu juga.

Arkana yang menyadari bosnya melihat kejadian itu hanya bisa menelan ludah dengan kasar, berharap tidak terjadi keributan setelah ini.

1
Raja Tampan
Seru pokoknya 👌
Addb_Rh
pdhl keenan udah bucin, tp arkana gk suka. bisa jd pertentangan gk sih nantinya🥲
Alfatia🌷
Waduhh tantangannya. Mana Langit bakal ngejar terus kayaknya. karena penasaran kenapa Zivanna gak ngenalin dirinya😭🤣
Mutia Kim🍑: Bisa dihajar nanti sama pengawalnya Zivanna😭🤣
total 1 replies
Alfatia🌷
Jangan cari gara-gara ya Langit. Sainganmu atasanmu🤣
Its me
Arkana kayaknya kurang suka sama Zivanna
Its me: tapi kan Keenan tahu kalau itu palsu
total 2 replies
Addb_Rh
keen, tenangin diri lu. kasihan gadis mungil itu nanti pincang😭🤣🤣
Mutia Kim🍑: Kak woyy😭
total 1 replies
Its me
Kalau mereka tahu semua nya dari Keenan gimana ya reaksinya
Its me
kayaknya Keenan dah mulai cintrong sama Zivanna
Pengabdi Uji
🤭 Knp feeling ku kuat klo kluarga nya jg udh tau bahwa ini bkn zivara
Mul Yanto
lanjut 👍👍
Alfatia🌷
Ketar-ketir Keenan, takut Zivanna pakai pencegahan kehamilan😂
Pengabdi Uji
smoga ara nya kgk balik or klo perlu metong aj dh wkwk jahat ya doaku
Alfatia🌷
panas dingin gustii🥵🥶 udah nemu sarang yang cocok mana bisa nyari sarang lain😂
Mutia Kim🍑: Moga ya ularnya Keenan nggak salah masuk sarang😭🤣
total 1 replies
Addb_Rh
Serakah kagak papa Zivana, kan salah Zivara jg yg kabur.

btw Keenan udah bucin akut ama lu. Noh lu di kamar mandi aja di samperin. Pasti mau jap jip jup di bwh shower😭😭🤣
Addb_Rh
kekhawatiran mu akan aman selama ada keenan Zivana, 😌
Mutia Kim🍑: T-tapi pernikahan mereka tinggal sebentar😭
total 1 replies
Pengabdi Uji
idih eh om lu udh tuirr atuh mah kerja coy
Aril Chan
👍👍
Its me
sepertinya Keenan bakal lebih perhatian dengan zivanna.
Alfatia🌷
Semoga aja Zivanna gak terus merasa pengganti, karena bagi Keenan. Dia yang di cintainya🥰
Pengabdi Uji
gatau nanti keenan akan gimana apakah dia bkal jahat atauu dia bkl sayang nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!