NovelToon NovelToon
Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Suksesnya Gadis Yang Di Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 23 Bu Sarmi berulah

   Selesai mengecek komputer server aku lanjut ke komputer klien yang di pegang para kasir setelah memastikan komputer para kasir aman aku melihat mukena cantik yang di pajang aku jadi ingin membelikan ibu aku datang ke tempat aneka mukena cantik di pajang aku ingin beli dua satu untuk ibu dan satunya untuk ku tiba tiba ada Bu sarmi memegang tanganku dan dengan cepat dia mengambil cincin ku

" Ini cincin dari anak ku aku nggak rela kamu pakai" kata dia kemudian langsung berlari keluar aku shock nggak bisa berteriak dan hanya diam sedang kan orang di sebelahku

" Mbak cincin mbak di jambret kok diam saja mbak nya shock ya" kata orang di sebelah ku akhirnya orang orang bergerombol ada yang memberi aku minum aku gemetar dan wajah ku pasti pucat mbak Maura datang

" Anisa kamu kenapa pucat baget sakit ya" tanya mbak Maura

" Bukan mbak tadi cincinnya di jambret dan jambret nya seorang ibu sekarang sudah kabur " kata orang di samping ku

     Pemilik toko datang dan meminta kami masuk di kantornya kemudian aku di ajak mbak Maura ke kantor pemilik toko tersebut

" Apa yang terjadi mbak Anisa" tanya pemilik toko sambil melihat cctv

" Mbak tahu siapa jambret nya" tanya dia, aku hanya diam masih shock kemudian mbak Maura memberi aku minum dan aku pun sadar di cctv terlihat jelas begitu mudah nya Bu Sarmi mengambil cincinku

" Itu Bu Sarmi mungkin di kira aku di beri cincin sama mas Kaffa jadi dia berusaha mengambilnya" jawabku dengan lemas

     Mbak Maura bingung aku nggak tahu dia telephon siapa kemudian dia pamit sama pemilik toko dan dia membawa ku ke food court yang ada di mall ini

" Ok kita makan atau minum dulu aku sudah telephon paman langkah apa yng akan kita ambil tadi rekaman cctv sudah mbak simpan di hp mbak" kata dia

     Kami duduk menunggu paman katanya akan datang dan mbak Maura membelikan aku ice cream biar adem karena aku nggak mau makan jadi di kasih ice cream satu mangkuk

" Mbak nggak usah merepotkan paman biar aku wa mas Kaffa saja sekalian kirim rekaman cctv saja sebagian bukti" kata ku

" Nis kita harus selesaikan ini sekarang juga biar kamu nggak si hina terus kamu masih cinta sama Kaffa ya" tanya mbak Maura

" Kalau masalah perasaan sih nggak bisa bohong mbak masih ada cinta di hatiku tapi kalau nikah aku nggak mau ah takut di hina terus selama hidupku kadang aku berfikir apa memang aku di lahirkan untuk di hina ya" kata ku sambil meneteskan air mata

" Nggak usah berfikir macam macam tunjukan kepada mereka bahwa kamu lebih sukses dari mereka yang menghina kamu mbak yakin kok" kata mbak Maura memberiku semangat

" Mbak sekarang aku lagi down tapi makan ice cream bisa ngadem kan pikiran" jawabku

     Paman Hendra datang langsung duduk bergabung bersama kami dia pesan kopi capucino terus dia tanya

" Ada masalah apa nis kok kamu pucat" kata paman

" Ini paman ada vidio cctv kejadian nya" Kata mbak Maura. Paman Hendra melihat kejadian di rekaman video cctv

" Cincin mu di jambret" tanya paman Hendra dengan heran

" Bukan di jambret paman tadi di rebut sama ibu mas Kaffa di kira di kasih anaknya padahal kan aku kan beli sendiri dua Minggu lalu" jawabku

    paman Hendra melihat vidio dengan serius kemudian dia tersenyum

" Sudah jangan nangis biar telephon Kaffa suruh membawa ibunya ke kantor polisi terdekat kalau nggak mau ya kita jemput paksa" jawab beliau dengan muka datar

" Tadi tersenyum mengejek sekarang kembali ke muka datar" kata ku lirih

" Apa kamu bilang" tanya paman Hendra

" nggak bilang apa apa paman terima kasih paman mau bantu aku nanti aku kasih bonus" kata ku

    Paman Hendra menelpon rekan nya di Polsek wilayah ini kayaknya dia bilang minta tolong ke atasannya mas Kaffa di suruh bawa ibu nya ke Polsek wilayah sini untuk menyelesaikan masalah

" Tunggu ya bentar lagi biar pacarmu bawa ibunya ke Polsek daerah sini nanti kita ke sana" kata paman Hendra dengan serius

" Kasihan kamu punya calon mertua sangat membenci kamu lebih baik putus saja cari pacar lagi kan ada mas bagas dia naksir kamu" kata mbak Maura sambil tertawa

" Awas ya kalau berani pacaran lagi makanya masih kecil jangan pacaran dulu kuliah yang benar dan kerja kumpulin uang yang banyak" kata paman

" Paman kan aku sudah dewasa dan sudah sarjana masak nggak boleh pacaran" jawabku

" Pacaran nggak ada manfaatnya yang banyak mudharat nya " kata paman Hendra dengam wajah marah

      Kenapa paman marah dan sangat serius aku jadi takut dan berani membantah

" Iya paman Nisa nggak pacaran deh nanti kalau ketemu jodoh lansung nikah saja" jawabku takut

" Begitu dong jangan membantah apa kata paman kamu kan paman anggap adek sendiri labih baik kamu putus hubungan sama kaffa dan ibunya jangan ada hubungan lagi kalau ketemu jangan menyapa nanti kamu di hina terus" kata paman

" kalian makan dulu sambil nunggu kabar sampai kaffa bawa ibunya ke Polsek nanti kita ke sana itu sudah paman pesan kan" kata paman Hendra

      kami makan siang karena memang sudah waktunya makan siang paman Hendra pesan nasi ayam geprek ternyata paman suka juga nasi ayam geprek sebenarnya aku lebih suka ayam kampung tapi wong namanya di traktir ya terima saja tinggal makan.

" Ayo kita ke Polsek kamu sama Maura naik mobil atau naik sepeda motor sama paman" ajak dia

" Aku sama mbak Maura saja paman" jawabku

" Maura paman di depan kamu di belakang ya" kata paman

       Kami pun berangkat mengikuti paman di belakang nya mbak Maura yang mengemudi dia pun tanya kejadian sebenar nya dan aku pun cerita kalau kami ketemu di toilet dan ketemu lagi pas aku mau beli mukena untuk ibu

" Jadi kamu lagi pilih mukena untuk ibu" tanya ku

" Iya mbak tadi mukena nya cantik cantik dan lainya lebut kalau di pakai pasti adem " jawabku

" Besok kita ke sana lagi pasang pengaman buat komputer mereka" kata mbak muara

" Ya sudah Mbak besok aku beli untuk ibu" jawabku senang

    Kami Sampai di Polsek setempat kemudian masuk dan kapolseknya sangat menghormati paman Hendra

" Maaf saya di sini mewakili karyawan saya yang tadi mendapat perlakuan tidak adil dari ibu saudara kaffa" kata paman kepada kapolseknya

" Siapkan duduk Ndan" kata pak Kapolsek

" Ini adalah dua karyawan saya PT kharisma komputer " jelas paman itu nama toko papanya Mbak Maura jadi aku dan mbak Maura termasuk karyawan di sana tapi kerja nya di rumah mbak Maura

" Siapa Ndan akan kami tindak lanjut" kata pak polisi

     Kami duduk dekat meja mas Kaffa sama ibunya dan aku sama mbak Maura kami di tanya tentang kejadiannya ibunya mas Kaffa masih merasa itu adalah cincin yang di beliak mas Kaffa untuku dan akhirnya aku mengeluarkan surat pembelian cincin dan giwang ku yang sepasang itu

" Kamu ngaku ngaku beli sendiri dapat uang dari mana cincin kecil segini saja tiga puluh juta penipuan" kata dia nggk terima

" Ibu kembalikan cincin nya itu bukan Kaffa yang beli" kata mas Kaffa dan ibunya semakin tantrum

Bersambung .....

1
Erna Ladi Yanti
aku bergabung tho,semngt.🙏
Miftahul Khoiriyah: terima kasih support nya
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya 😍
total 1 replies
Dwi Sulistyowati
semangat paman pepet trs anisa
Dwi Sulistyowati
lanjut Thor suka sm cerita nya🫶
Miftahul Khoiriyah: terima kasih banyak atas dukungan nya
total 1 replies
TytinApriana InaQx GuhHasbi
aku suka ceritanya /Smile//Smile//Smile/
Miftahul Khoiriyah: Terima kasih kakak semoga terhibur
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!