NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Di Balik Seragam

Pernikahan Rahasia Di Balik Seragam

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Dunia Masa Depan / Idola sekolah
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Selenium Alchemy

Masa remaja Andini, seorang gadis SMA yang ceria, seharusnya dihabiskan dengan mengerjakan PR, tertawa bersama teman-teman, dan menikmati masa muda yang bebas. Namun, takdir berkata lain. Sebuah perjodohan mendadak menyeretnya ke dalam ikatan pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan, dengan pria yang berada di dunia yang sangat jauh berbeda dari dunianya.

​Charles, seorang CEO muda yang dikenal dengan reputasi "es berjalan". Baginya, hidup adalah tentang keuntungan, strategi, dan kesempurnaan. Ia tidak pernah menginginkan pernikahan ini baginya, Andini hanyalah tanggung jawab yang harus ia jaga demi memenuhi wasiat sang kakek.

​Di sekolah, Andini adalah siswi biasa yang berusaha menjalani hari dengan tenang. Namun di balik pintu apartemen mewah, ia adalah istri dari pria yang paling disegani sekaligus ditakuti di dunia bisnis. Pernikahan ini harus dirahasiakan rapat-rapat; satu kesalahan kecil bisa menghancurkan reputasi Charles dan masa depan sekolah Andini...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selenium Alchemy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18

Malam itu, kediaman besar keluarga Utama tidak lagi terasa mencekam seperti sebelumnya. Meskipun pilar-pilar putihnya masih berdiri angkuh, cahaya lampu gantung di aula utama memberikan semburat hangat yang menenangkan. Aku mengenakan gaun sutra berwarna biru dongker yang dipilihkan Charles—sederhana, namun memancarkan keanggunan yang tidak berlebihan. Tidak ada lagi seragam sekolah, tidak ada lagi identitas siswi yang tersembunyi. Malam ini, aku hadir sebagai Andini.

Charles menggandeng tanganku saat kami melangkah masuk. Ia tampak gagah dengan setelan jas hitamnya, namun ada kelembutan di matanya setiap kali ia melirik ke arahku.

"Ingat," bisiknya pelan sebelum kami memasuki ruang makan pribadi Kakek. "Kau tidak perlu berpura-pura menjadi siapa pun. Cukup jadilah dirimu yang jujur, seperti saat kau bercerita tentang Bapak Sudarman."

Aku mengangguk, mencoba mengatur napas. Di dalam ruangan, Kakek Utama sudah menunggu di kepala meja. Di hadapannya, hidangan makan malam yang mewah sudah tersaji, namun suasana terasa jauh lebih santai daripada pertemuan kami yang terakhir.

"Duduklah, kalian berdua," ucap Kakek dengan suara yang berat namun tidak lagi mengintimidasi.

Selama makan malam, Kakek tidak membahas soal saham atau skandal media. Ia justru bertanya tentang tulisanku. "Charles bilang kau sedang menulis sebuah buku. Apa yang kau tulis, Andini?"

Aku berdehem sejenak, menatap Kakek dengan berani. "Saya menulis tentang kehilangan, Kek. Tentang bagaimana seseorang bisa menemukan rumah di tempat yang paling tidak terduga. Saya ingin menceritakan bahwa meski dunia luar sangat bising, kedamaian sejati ada pada ketulusan hati."

Kakek terdiam cukup lama, memandangi piringnya. Kemudian, ia terkekeh pelan—sebuah suara yang jarang sekali terdengar. "Sudarman pasti bangga padamu. Kau memiliki keteguhan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Charles, kau beruntung. Kau mendapatkan seseorang yang bisa mengingatkanmu bahwa kau adalah manusia, bukan sekadar mesin pencetak laba."

Charles tersenyum tipis, meremas tanganku di bawah meja. "Saya tahu itu, Kek."

Namun, di tengah kehangatan itu, Pak Gunawan tiba-tiba masuk ke ruangan dengan wajah yang sangat serius. Ia membisikkan sesuatu ke telinga Charles. Seketika, ekspresi Charles berubah menjadi dingin dan tajam seperti es yang membeku kembali.

"Ada apa?" tanya Kakek tegas.

"Vivian," jawab Charles pendek. "Dia tidak menyerah. Dia tahu dia tidak bisa menyerang kita lewat media umum lagi, jadi dia beralih ke jalur hukum. Dia melaporkan bahwa pernikahan ini adalah bentuk pemaksaan dan manipulasi terhadap anak di bawah umur. Polisi sedang menuju ke apartemen kita, dan surat panggilan untuk pemeriksaan akan segera dikirim."

Aku merasakan darahku berdesir hebat. Rasa takut yang sempat hilang kini kembali menyerang. Vivian benar-benar ingin menghancurkan kami, bahkan jika ia harus menggunakan cara yang paling kotor sekalipun.

"Dia ingin menyeretku ke penjara dan membawamu ke lembaga perlindungan anak agar dia bisa mengambil alih posisi di dewan direksi saat aku lumpuh secara hukum," desis Charles.

Kakek Utama berdiri, auranya kembali meledak penuh wibawa. "Dia pikir dia bisa bermain-main dengan keluarga Utama? Charles, gunakan seluruh tim hukum kita. Dan Andini..."

Kakek berjalan menghampiriku, meletakkan tangannya yang keriput namun kuat di bahuku. "Ini akan menjadi ujian terakhirmu. Kau harus memberikan kesaksian yang jujur. Jangan biarkan mereka mengintimidasi jiwamu. Tunjukkan pada mereka bahwa cinta dan janji keluarga lebih kuat daripada ambisi murahan."

Aku menatap Charles, yang kini menatapku dengan tatapan penuh kekhawatiran namun juga kepercayaan. Di balik kemewahan ruang makan ini, sebuah pertempuran baru saja dimulai. Bukan lagi soal gosip sekolah, tapi soal kebebasan dan masa depan kami berdua.

"Aku siap," ucapku dengan suara yang tidak lagi bergetar. "Aku tidak akan membiarkan dia merusak rumah yang baru saja kita bangun."

Malam itu, kami meninggalkan kediaman Utama bukan untuk pulang dan beristirahat, melainkan untuk bersiap menghadapi badai hukum yang akan menentukan apakah pernikahan rahasia ini akan menjadi akhir yang indah atau justru awal dari sebuah perpisahan yang dipaksakan.

1
Eni Wati
sll menunggu
R.A Naimah
nggak faham alur ya selalu berputar
Eni Wati
Lanjut
Eni Wati
sll menuggu
Eni Wati
Lanjut
Wawan
Semangat... ✍️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!