NovelToon NovelToon
Cinta Ditikungan Terakhir=

Cinta Ditikungan Terakhir=

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:330.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Anis Abibich

Ketika cinta sudah berada ditikungan terakhir dan selangkah lagi menuju finish, namun ternyata semua harus terhenti ditengah jalan.
Tiga hari sebelum hari pernikahannya Ana membatalkan rencana pernikahan nya tersebut.
Apakah alasan Ana mengakhiri semuanya?
Mungkinkah tidak ada hati yang terluka?

Jangan pernah hadir ditengah tangan yang sedang menggenggam tangan lainnya sampai salah satu tangan melepaskannya

Jika Tuhan mengambil apa yang kamu genggam bukan berarti Dia menghukummu, Dia hanya mengosongkan tanganmu untuk menerima yang lebih baik

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anis Abibich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jeritan Malam Jumat

Hari ini Ana memutuskan tidak masuk kerja, badannya masih belum fit, dia mengirim pesan pada pak Bara untuk minta ijin tidak masuk kerja hari ini.

Ana duduk di depan meja dikamarnya, dia membuka laptopnya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya, setidaknya ketika dia masuk pekerjaannya tidak akan menumpuk.

"katanya mau istirahat kok malah kerja?" ibu masuk kamar Ana dan melihat Ana sibuk dengan laptopnya. Kemudian ibu duduk di ranjang

"badan Ana udah enakan kok bu, dari semalam pulang kerja Ana hanya tiduran rasanya badan malah capek" jawab Ana sambil menghampiri ibunya yang duduk diranjang

"alhamdulillah kalau kamu sudah sehat, kamu jangan capek-capek dua minggu lagi kamu mau nikah"

"apakah ibu pernah bimbang saat mengambil keputusan?" tanya Ana pada Ibunya

"ya pasti pernah lah Ana, namanya orang hidup pasti ada saat kita punya masalah termasuk masalah kebimbangan itu tadi"

"waktu nikah ama bapak ibu bimbang tidak?"

"ibu dulu ketemu bapak kamu sebenarnya tidak sengaja, waktu itu ibu naik angkot ketika berangkat kerja, bapakmu juga sama sama naik angkot itu, sampai di tengah jalan angkotnya mogok, terpaksa semua turun, setelah diperbaiki angkotnya tetap tidak bisa jalan, dulu kendaraan umum ga banyak kayak sekarang, karena takut telat sampai pabrik ibu putuskan jalan kaki saja dari pada nunggu angkutan lain tidak ada yang lewat, ayahmu juga memutuskan jalan, akhirnya kita jalan bareng, sepanjang jalan saling bercerita, sejak saat itu ayahmu sering datang ke rumah ibu padahal waktu itu ibu udah mau dikenalkan ama nenek dengan keponakan tetangga nenek yang seorang tentara"

"terus ibu milih bapak gitu?" tanya Ana.

"nenek kamu tidak suka ibu dekat dengan bapak kamu, tiap bapak ke rumah nenek akan pasang muka masam, tapi bapak kamu benar-benar gak mau menyerah"

"tapi seingatku nenek sayang banget sama bapak, bahkan bu lik Ida bilang bapak itu mantu kesayangan nenek diantara ketiga menantu laki laki nenek"

"bapak kamu itu orang baik dan sholeh itu yang bikin akhirnya nenek mau nerima bapak kamu"

"ibu sendiri waktu itu suka ama bapak atau sama tentara yang mau dikenalkan ama ibu?"

"ya sama bapak kamu, cuman waktu itu ibu juga sempat tidak enak ama tetangga yang kenalkan ibu ama pak tentara itu tadi"

"apa ibu sholat istiqarah ketika akan memilih bapak dari pada tentara itu?"

"iya, bahkan nenek kamu juga ikut sholat istiqarah"

"apa petunjuknya lewat mimpi?"

"kalau ibu tidak pernah mimpi, ibu hanya merasa nyaman ketika bersama bapakmu, nenek malah yang mimpi katanya mimpi diajak bapak kamu pergi berhaji"

"akhirnya karena mimpi itu nenek mau menerima bapak?" tanya Ana

"bukan karena mimpi itu saja namun karena bapak kamu bisa membuktikan kalau bapak serius sama ibu, padahal kalau difikir bapak kamu itu cuma buruh pabrik yang gajinya cukup hanya buat makan sebulan tapi bapak kamu selalu bertekad mau membahagiakan ibu, walaupun rumah ini kecil tapi ini hasil kerja keras bapak kamu, dia beli tanah kemudian dia renovasi sendiri tiap libur kerja, dia tidak ingin ibu dan anak- anaknya selamanya tinggal sama nenek"

Air mata ibu tiba tiba menetes mengenang bapak.

"Udah ibu jangan sedih, bapak pasti bahagia melihat kita sekarang bisa berkecukupan, walaupun Ana sendiri belum bisa membalas semua perjuangan bapak"

Bapak Ana meninggal ketika Ana kelas 1 SMA dan adiknya Damar masih kelas 5 SD, waktu itu bapak Ana tidak meninggalkan pensiun atau kekayaan yang berarti sehingga ibu terpaksa berjualan gorengan yang dititipkan ke warung warung demi menghidupi Ana dan adiknya, Ana pun waktu itu harus bekerja membantu ibunya, setiap pulang sekolah Ana membantu tetangganya yang punya usaha laundry. Jika mengingat masa itu Ana rasanya bersyukur bisa melewatinya.

"kok jadi bernostalgia" ucap ibu sambil tersenyum dan menghapus air matanya

"kalau gak begini Ana gak tau cerita ibu dan bapak, ternyata kayak sinetron ceritanya" Ana tersenyum menggoda ibunya.

"ayo makan dulu, ibu tadi bikin lapis daging kesukaan kamu" ajak ibu

Ibu dan Ana menuju meja makan yang terletak didapur untuk memikmati makan siang.

"Damar kira-kira pulang kapan waktu nikahan kamu" tanya ibu ke Ana

"kemarin sempat kirim pesan dia baru bisa pulang sehari sebelum acara"

"dia yang menjadi walimu, bilang sama dia harus datang"

"iya bu, Damar juga udah paham kok dia juga pengen yang menikahkan Ana begitu katanya"

"dia pengganti bapakmu"

Damar merupakan satu satunya saudara kandung Ana, selepas kuliah Damar diterima menjadi pns namun ditempatkan diluar pulau.

"untuk urusan ke KUA apa sudah beres?" tanya ibu

"sudah dibantu diuruskan ama mas Doni , katanya nanti kalau rapak baru Ana dan mas Tyo yang harus datang ke KUA"

"semoga lancar semua ya" ibu mengusap punggung Ana

Ana hanya tersenyum, dalam hatinya sebenarnya ada perasaan mengganjal, seandainya Angga tidak hadir dikehidupannya sekarang mungkin Ana tidak akan bimbang menjalani persiapan pernikahannya sekarang.

Ana sebenarnya ingin bercerita tentang Angga kepada ibunya namun Ana takut ibunya ikut memikirkan kegalauan hatinya.

Ana berharap segera mendapatkan petunjuk untuk kebimbangan hatinya dan apapun yang nantinya menjadi keputusan yang diberikan Allah kepadanya dapat membuat ibunya bahagia.

****

Kesibukan Tyo sering membuat dia harus tidur dikantor, Tyo ingin menyelesaikan semuanya tepat waktu, keberhasilan proyek jalan ini memang menjadi prioritasnya, karirnya sebagai kepala cabang baru akan semakin diperhitungkan jika proyek ini berhasil.

"bapak tidak pulang lagi malam ini?" tanya Rania sambil membawakan kopi ke ruangan Tyo.

"kayaknya pulang tapi mungkin malam, karena saya gak ada baju ganti lagi"

"jangan sampai kelelahan pak, ingat dua minggu lagi bapak menikah" ucap Rania sambil tersenyum

Tyo mendengar Rania menyebutkan kata nikah mendadak menghentikan pekerjaannya "ya Allah Rania saya sampai lupa kalau saya mau menikah"

Rania tertawa lirih mendengar ucapan atasannya itu

"saya sampai udah lama tidak pernah menghubungi Ana, kenapa Ana juga tidak menghubungi aku duluan ya, apa dia marah padaku ya Rania" tanya Tyo

"mungkin mbak Ana juga lagi sibuk, kenapa gak sekarang bapak telepon aja mumpung lagi ingat"

"coba saya telpon dia ya"

Tyo mengambil ponselnya dan menekan nomer Ana, beberapa kali deringan baru diangkat

"assalamualaikum" terdengar suara Ana menjawab telepon Tyo

"waalaikumsalam,, lagi tidur ya kok suaranya begitu"

"kalau lagi tidur mana bisa terima telepon kamu mas, lagi rebahan aja tadi habis sholat isya"

"maaf ya beberapa hari ini aku sibuk, baru sempat telpon kamu, ini pun tadi karena diingatkan ama Rania" ucap Tyo sambil tertawa kecil

"pasti mas Tyo juga lupa kalau mau nikah"

"hehehehe kamu emang hebat bisa menebak batin aku, beneran emang aku sampai lupa dua minggu lagi kita menikah"

"ga apa-apa lupa, gampang kok tinggal ganti calon pengantin prianya aja"

"jangan bilang gitu entar ada wali lewat loh, ini aku kebut semua pekerjaan aku supaya bisa cuti lebih lama, kamu taruh situ aja"

"apanya yang ditaruh disitu?"

"enggak ini tadi bicara ama Rania aku suruh taruh berkasnya di meja aku"

"emang mas Tyo masih dikantor?"

"iya, beberapa hari ini aku juga sampai tidur kantor karena mau pulang ke mess juga udah terlalu malam"

"sama Rania tidur dikantornya?"

"ya enggak lah, dia kan kostnya seberang kantor jadi gak masalah kalau pulang malam"

"enak ya mas kerja ditemani cewek cantik, meskipun lembur gak bakalan kerasa"

"cemburu ya, untungnya yang nemenin cewek beneran, coba yang nemenin mbak kuntil pasti serem kan"

"hati hati loh mas ini malam jumat bisa bisa cewek beneran bisa berubah jadi cewek jadi jadian... iik ikk ikk" Ana menggoda Tyo dengan menirukan suara kuntilanak.

"kamu jangan gitu Ana, dua minggu lagi saya cium kamu"

"sebagai pemanasan malam ini cium mbak kunti dulu aja" Ana tertawa lirih

"udah kamu bikin saya jadi merinding aja, saya mau pulang aja, kamu cepat istirahat. assalamualaikum"

"waalaikumsalam, jangan lupa mas, mbak kunti udah menunggu didepan pintu minta dicium" ucap Ana sambil tertawa kemudian menutup telepon.

Tyo menaruh ponselnya dia membereskan pekerjaannya, kata kata Ana bikin saya jadi merinding, kok Rania juga gak ada suaranya ya, apa dia sudah pulang Tyo berbisik dalam hatinya

Tyo bergegas meninggalkan ruangannya saat menoleh ruangan Rania dia menjerit kaget "astagfirullah aladzim"

"

"

".

Disaat kita sudah merasa nyaman, hal yang paling kita takutkan adalah dia berubah tanpa alasan.

Bersambung.

1
Dinda Gusti
duh nyesek,mas tyo🥺
Dinda Gusti
Angga krg sat set🙄
Anonim
Luar biasa
Anonim
closing nya selalu bijak...#self reminder
Anonim
another quote that i agree
Anonim
agree ma quote ny... intinya ikhtiar n tawakal
Anonim
setuju ma quote ny...
Anonim
setuju ama quote nya...
RithaMartinE
bagus ceritanya
😍
Lia Kiftia Usman
paksu di rmh... dari sumatra walau tdk marah tapi suaranya tinggi ... awal2 pernikahan selalu kaget2an ...sampai skrg masih suka kaget sih.. itu aja rasanya "nyes" dihati, apalagi beneran dibentak .. 🤦‍♀️ lumayan aq nya latihan jantung terus selama ini, memang harus kuat2 ingat dan bersandar kpd Allah swt... jadi hati, jantung, tetap aman😊😊
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
na'ubillahindzalik,,jangan sampai terjadi kepadaku,,, sekarang saya lagi hamil trimester akhir,,,,mohon do'a kelancaran nya y Thor,,,,
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
bagus ceritanya,
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
betul Thor,,,
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
baguuus banget ceritanya
sayang q terlambat menemukan nya,
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
bener Thor,,,,,,
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
kata mutiara nya bagus Thor
🪴🍓🌟💫sangdewi💫🌠💐🏵️
alurnya santai
tapi seruuuu
maaf thor baru like storynya
ALDI
siip
ALDI
2
Vie ab
sekg coyyyy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!