NovelToon NovelToon
Iblis Penelan Langit

Iblis Penelan Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur / Fantasi
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: By Magus

Gu Sheng adalah matahari tercerah di Kota Azure, jenius dengan Tulang Dewa yang ditakdirkan menjadi penguasa langit. Namun, di malam ulang tahunnya, matahari itu dipadamkan oleh pengkhianatan yang paling keji. Tunangan yang sangat ia cintai, Mu Ruoxue, merobek dadanya dan mencuri Tulang Dewa-nya untuk diberikan kepada kekasih gelapnya, Lin Tian.

Dibuang ke jurang maut dengan Dantian hancur dan jalur energi terputus, Gu Sheng seharusnya mati. Namun, darahnya membangkitkan Cincin Iblis Penelan Langit, sebuah warisan kuno yang telah tertidur selama sepuluh ribu tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon By Magus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ekstraksi Berdarah dan Runtuhnya Dewi Azure

Episode 23

Krak... krak... krak...

Suara itu terdengar sangat renyah di tengah keheningan balkon VIP yang mencekam. Bukan suara kayu yang patah, melainkan suara jaringan saraf dan pembuluh darah yang dipaksa lepas dari sebuah struktur tulang yang telah menyatu selama sebulan penuh. Mu Ruoxue menggeliat seperti cacing yang dibakar, tangannya yang halus kini mencakar-cakar lengan Gu Sheng hingga berdarah, namun Gu Sheng tidak bergeming sedikit pun. Lengan pemuda itu terasa seperti pilar besi yang tertanam jauh ke dalam bumi.

Wajah Mu Ruoxue tidak lagi menunjukkan kecantikan seorang dewi. Matanya melotot hingga urat-urat merahnya pecah, mulutnya terbuka lebar mengeluarkan busa bercampur darah, dan jeritannya telah berubah menjadi suara serak yang memilukan.

"Gu... Sheng... bunuh... aku..." rintihnya di sela-sela rasa sakit yang melampaui batas kewarasan manusia.

Gu Sheng menatap langsung ke dalam mata Mu Ruoxue yang penuh penderitaan. Wajahnya tetap sedingin es, namun di dalam hatinya, sebuah kepuasan gelap mulai mekar.

"Membunuhmu sekarang adalah sebuah kemurahan hati, Ruoxue. Dan kau tahu sendiri, Iblis tidak mengenal kemurahan hati," bisik Gu Sheng. Suaranya terdengar sangat tenang di tengah gemuruh guntur.

Tangan kanan Gu Sheng, yang kini dibalut oleh Qi hitam yang sangat pekat, mulai meresap menembus kulit dada Mu Ruoxue. Ia tidak menggunakan belati; ia menggunakan jari-jarinya sebagai pisau energi. Cahaya keemasan dari Tulang Dewa meledak keluar dari balik luka tersebut, mencoba melawan energi kegelapan Gu Sheng. Namun, di hadapan Dantian Penelan Langit yang haus darah, energi emas itu justru tersedot dan terurai satu demi satu.

“Hahaha! Lihatlah dia meronta, bocah!” suara Kaisar Iblis bergema dengan nada penuh kegilaan di dalam batin Gu Sheng. “Tulang itu sudah jenuh dengan energi kotor wanita ini! Ia memohon padamu untuk segera membebaskannya! Tarik! Tarik dengan seluruh kebencianmu!”

Gu Sheng memejamkan mata sejenak, memfokuskan seluruh energinya ke ujung jari-jarinya. Ia merasakan ujung tulang yang keras dan hangat di bawah telapak tangannya. Dengan satu sentakan yang sangat lambat namun bertenaga, ia mulai menarik tulang itu keluar.

"AAAGGGGHHHHHHHHH!"

Jeritan terakhir Mu Ruoxue memecah malam. Tubuhnya mengejang hebat, punggungnya melengkung ke belakang hingga tulang belakangnya mengeluarkan suara berderak. Sebuah cahaya emas yang sangat murni perlahan-lahan muncul dari dalam dadanya, ditarik keluar oleh tangan hitam Gu Sheng.

Darah segar menyembur keluar, membasahi wajah Gu Sheng dan jubah putih Mu Ruoxue yang kini telah berubah menjadi merah pekat. Setiap inci pergerakan tulang itu membawa serta jaringan jantung dan paru-paru yang melekat secara paksa. Gu Sheng terus menariknya, tidak peduli dengan rasa jijik atau belas kasihan.

Sret!

Dalam satu tarikan terakhir yang kuat, sepotong tulang sepanjang sepuluh sentimeter yang bersinar seputih salju dan secerah matahari akhirnya terlepas sepenuhnya dari tubuh Mu Ruoxue. Tulang itu melayang di atas telapak tangan Gu Sheng, berdenyut-denyut dengan energi suci yang luar biasa. Begitu tulang itu berada di tangan Gu Sheng, cahaya emasnya langsung bersinkronisasi dengan detak jantung Gu Sheng.

Mu Ruoxue jatuh terkulai lemas di lantai marmer seperti boneka kain yang talinya telah diputus. Dadanya berlubang, memperlihatkan kekosongan yang mengerikan. Ia tidak mati seketika karena Gu Sheng telah menyuntikkan sedikit Qi hitam ke dalam jantungnya untuk menjaga nyawanya tetap ada, agar ia bisa merasakan kehancuran totalnya.

"Lihatlah, Ruoxue," ucap Gu Sheng sambil mengangkat Tulang Dewa itu tepat di depan mata Mu Ruoxue yang mulai meredup. "Ini adalah barang yang kau curi. Ia kembali padaku bukan karena takdir, tapi karena aku merobeknya dari tanganmu."

Mu Ruoxue hanya bisa mengeluarkan suara uh... uh... yang lemah. Air mata darah mengalir dari sudut matanya, membasahi lantai yang becek. Ia telah kehilangan segalanya, kecantikannya, kultivasinya, masa depannya, dan sekarang, Tulang Dewa yang ia banggakan.

"RUOXUEEEE!" Mu Chen meraung dari pilar tempat ia terpaku. Wajahnya kini dipenuhi dengan keputusasaan yang murni. "GU SHENG! KAU BINATANG! KAU AKAN DIKUTUK OLEH LANGIT DAN BUMI!"

Gu Sheng menoleh perlahan ke arah Mu Chen. Ia memegang Tulang Dewa itu dengan satu tangan, sementara tangan lainnya meraih pedang Penebas Dosa yang bersandar di dinding.

"Kutukan?" Gu Sheng mendengus dingin. "Paman Mu, langit sudah lama menutup matanya saat kau dan putrimu mengkhianati keluargaku. Jika bumi ini ingin mengutukku, maka aku akan menelan bumi ini sampai tidak ada lagi yang tersisa untuk dikutuk."

Gu Sheng berjalan mendekati Mu Chen. Setiap langkah kakinya membawa aura kematian yang semakin pekat. Ia menatap Mu Chen yang sedang sekarat, lalu menatap ke arah kerumunan penonton di bawah yang kini semuanya bersujud karena ketakutan.

"Mu Chen, kau ingin melihat putrimu menjadi dewi, bukan?" Gu Sheng menyeringai kejam. "Kalau begitu, aku akan mengabulkan permintaanmu. Aku akan menjadikannya 'Dewi Kehancuran' di Kota Azure."

Gu Sheng mengangkat Tulang Dewa itu tinggi-tinggi ke langit. Tiba-tiba, ia melakukan sesuatu yang mengejutkan Kaisar Iblis sekalipun. Ia tidak memasukkan kembali tulang itu ke dalam tubuhnya melalui operasi.

"Dantian Penelan Langit... LAHAP!"

Wush!

Sebuah pusaran hitam raksasa muncul dari telapak tangan Gu Sheng, menelan Tulang Dewa itu secara utuh. Gu Sheng tidak ingin sekadar memiliki tulang itu kembali, ia ingin memakannya. Ia ingin mengubah esensi Tulang Dewa itu menjadi nutrisi bagi Dantian-nya, menyatukan energi suci dan energi iblis menjadi satu kekuatan yang tak tertandingi.

BUMMMMMMM!

Ledakan energi emas dan hitam meledak dari tubuh Gu Sheng. Pilar-pilar di balkon VIP hancur berantakan. Aura Gu Sheng melonjak drastis, menembus awan kelabu di atas stadion.

SPIRIT SEA TINGKAT KETIGA!

SPIRIT SEA TINGKAT KEEMPAT!

Kultivasinya melonjak dua tingkat secara instan saat esensi Tulang Dewa menyatu dengan Lautan Ruh hitamnya. Rambut hitam Gu Sheng kini memiliki beberapa helai warna emas yang berkilau, dan matanya memancarkan cahaya ungu yang sangat tajam.

Gu Sheng menarik napas panjang, merasakan kekuatan yang luar biasa mengalir di setiap sel tubuhnya. Ia menoleh kembali ke arah Mu Chen yang kini sudah tidak lagi memiliki kekuatan untuk berteriak.

"Sekarang, Paman Mu... giliranmu," ucap Gu Sheng datar.

Ia mengayunkan Penebas Dosa secara vertikal. Hantaman pedang tumpul itu tidak hanya menghancurkan tubuh Mu Chen, tapi juga menghancurkan pilar batu dan seluruh struktur balkon VIP di bagian itu.

Mu Chen mati seketika tanpa sempat mengeluarkan suara terakhir. Tubuhnya hancur menjadi bubur daging yang langsung tersedot oleh aura hitam Gu Sheng.

Di lantai yang hancur, Mu Ruoxue masih bernapas lemah. Ia melihat ayahnya hancur di depan matanya. Ia melihat pria yang dulu ia cintai kini berdiri sebagai penguasa maut.

Gu Sheng tidak membunuh Mu Ruoxue. Ia justru berbalik dan berjalan menuju tepi balkon yang hancur, menatap ke arah ribuan orang di stadion.

"Keluarga Mu... telah musnah mulai hari ini!" suara Gu Sheng menggelegar ke seluruh kota. "Siapa pun yang berani membela sisa-sisa pengkhianat ini, mereka akan berakhir seperti kapten pengawal mereka menjadi debu di bawah kakiku!"

Penonton di stadion gemetar. Su Mei dan Qing Er yang menonton dari kejauhan hanya bisa terdiam. Mereka tahu, sejarah Kota Azure telah ditulis ulang dengan darah malam ini.

Gu Sheng menatap Mu Ruoxue untuk terakhir kalinya. "Hiduplah dalam kehinaan ini, Ruoxue. Aku ingin kau melihat bagaimana aku menghancurkan Sekte Pedang Langit yang kau puja itu. Aku ingin kau melihat bagaimana aku menelan dunia yang kau inginkan ini."

Gu Sheng kemudian melompat dari balkon, tubuhnya melesat menembus kegelapan malam, meninggalkan stadion yang penuh dengan mayat dan aroma kematian.

Pembersihan di Kota Azure telah selesai, namun perjalanannya menuju puncak kegelapan baru saja dimulai. Sang Iblis Penelan Langit kini memiliki Tulang Dewa di dalam energinya, dan tidak ada satu pun orang di benua ini yang bisa menghentikannya lagi.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai sekte pedang langit dengan cara paling kejam thor bikin leluhur sekte itu memohon ampunan bunuh dia aja jangan libatkan sektenya bikin mcnya tidak peduli bantai sekte itu serap kultivasi mereka naikin ranah kultivasi habis itu bantai klan lin dan klan zhou
M Agus Salim: terima kasih untuk masukannya, semua masih proses hehe 😅
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bantai keluarganya zhou rou bikin mereka semua mengutuk zhou rou karena menganggu mcnya
M Agus Salim: terima kasih untuk masukannya, semua masih dalam proses ia Hehe 😅
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
cepat robek musuhnya thor bantai klan zhao
M Agus Salim: terima kasih untuk masukannya, semua masih dalam proses ia Hehe 😅
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
cepat naikin ranah kultivasi mcnya sampai puncak habis itu bantai lintian dan zhaoru bikin zhaoru dan lintian memohon jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli thor
M Agus Salim: terima kasih untuk masukannya, semua masih proses hehe 😅🙏
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
bikin mcnya kejam bantai lin tian beserta keluarganya bikin mcnya memasukkan pil itu ke dalam tubuh lintian bikin lintian tidak bisa bereinkarnasi bikin mcnya memakan lintian
M Agus Salim: terima kasih untuk masukannya 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!