Sequel DIA HANTU
Yoona ingin menemukan ayahnya sejak kecil. Akhirnya, ketika dewasa, Yoona memulai perjalanan panjang untuk menemukan ayahnya.
Tapi entah kenapa, Yoona malah terjerat oleh pria asing.
Ke mana pun dia pergi, pria itu ada di sana. Yoona tidak dapat melarikan diri.
Teknik membaca pikiran yang dibanggakan oleh Yoona juga tidak berhasil untuk pria itu!
Yoona melarikan diri dengan segala cara yang mungkin namun hanya untuk tersudut oleh perangkap pria itu lagi. Pria itu menatapnya dengan muram, "Jangan lari!"
Yoona menghela nafas dalam-dalam, karena dia tidak dapat melarikan diri, itu adalah takdirnya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
HANTU SIALAN
21+ ada adegan dewasa, ingat umur ya, yang di bawah umur skip ya kecuali aku..😂😂
Alex berhasil merobek pakaian Shiray. "Alex! Ku mohon! Jangan lakukan ini! Aku janji akan menerimamu asalkan setelah kita menikah! " teriak Shiray dengan air mata bercucuran membasahi pipinya.
Alex menatap Shiray. "Maaf sayang, tapi aku sudah tidak sabar" kata Alex sambil menarik rok Shiray.
Percuma saja, Shiray masih mampu menghajar Ryujin yang manusia, tapi Alex bukan manusia. Alex mencium leher Shiray.
Shiray menahan dada Alex. Alex asyik membuat tanda-tanda kepemilikan di leher Shiray.
Shiray merasakan ada benda keras yang menghentak selangkangannya yang masih mengenakan CD.
Alex menarik pengait BH Shiray sehingga kedua bukit indah itu meloncat. Dan tidak menyianyiakan kesempatan itu, Alex segera meremas dan ******* di dada Alex.
"Sakit sekali hantu sialan!! " teriak Shiray sambil memaki dan memukul tengkuk Alex.
Alex semakin gencar. Dia membuat banyak tanda kepemilikan.
"Alex hentikan!! " teriak Shiray saat merasakan nipple nya digigit keras.
Alex tertawa. Shiray merinding karena merasakan ciuman dan sentuhan Alex sangat lah dingin. "Alex!! " Shiray memukul punggung Alex yang kini sudah setengah telanjang, entah kapan hantu tampan itu membuka pakaiannya.
"Alex ku mohooonn!! " teriak Shiray.
Alex menghentikan aksinya kemudian menatap Shiray dengan tatapan menahan hasrat. Alex tertawa melihat ekspresi Shiray yang setengah mati ketakutan.
"Belum juga ku apa-apakan, kau sudah seperti ini" kata Alex sambil menyentil nipple Shiray.
"Aawwhh! Sialan!! " Shiray menendang dada Alex kemudian menutupi seluruh tanpa tubuhnya dengan selimut mengingat dirinya hanya mengenakan celana dalam.
Alex yang hanya mengenakan boxer memilih merebahkan dirinya di samping Shiray.
"Sialan! " maki Shiray tidak ada habisnya. Alex membalikkan badannya menatap Shiray dari samping.
"Aku hanya bercanda" kata Alex sambil mengusap lembut pipi Shiray.
"Bercanda kau bilang! Yang barusan itu kau mau membunuhku hah! " bentak Shiray menatap Alex dengan nyalang.
"Aku tidak mungkin membunuh calon istriku" kata Alex lembut yang tiba-tiba gombal.
Alis Shiray berkedut melihat perubahan Alex yang 280° itu.
"Apalagi, setelah ku tahu calon istriku sangat mencintai ku " sambung Alex.
"Koreksi Alexander Lee, aku hanya mencintai mu, bukan SANGAT " kata Shiray dengan menekankan kata Sangat.
"Tenang saja sayang, aku juga mencintai mu" kata Alex sambil mencium pipi Shiray. "Aku tahu, kau menginginkanku hanya untuk hasratmu, berhenti bersikap seolah kau mencintai ku " kata Shiray.
"Kau tahu darimana? " tanya Alex. "Dari Yoona, kau lupa, dia bisa membaca pikiran orang lain termasuk dirimu" kata Shiray dengan ketus.
Alex tertawa lagi membuat ketampanannya bertambah. Sejujurnya Shiray terpesona, tapi dia segera menepis pikiran itu.
"Kau takut kalau nantinya aku tidak mencintai mu? Iya kan? " tanya Alex.
"Pergilah! Aku mau tidur! Besok aku harus bersiap-siap" kata Shiray sambil mendorong dada Alex. "Aku akan tidur disini, oh iya, besok kita akan ke dunia ku kan" kata Alex.
"Aku mau pulang saja ke orang tua ku, jika aku disini terus, bisa -bisa aku jadi gila " kata Shiray.
Alex membalikkan badan Shiray hingga menyamping menatap dirinya.
"Jangan pergi dariku" kata Alex penuh penekanan. Shiray melihat ketakutan di mata Alex. Entah takut apa. Mungkin takut kehilangannya? Ah tidak mungkin. Shiray tidak akan percaya diri dulu.
"Kenapa? " pertanyaan yang bersarang di kepalanya pun terucap. Alex menatap Shiray kemudian kembali menciumnya dengan lembut. Shiray merinding. Sungguh dingin pria itu.
Alex melepaskan ciumannya dan kembali menatap Shiray. "Besok kita akan pergi dari dunia ini dan kita akan menikah di dunia ku, kita akan hidup bersama.. Aku ingin kau yang menjadi wanita terakhirku, aku mencintai mu" kata Alex.
"Tapi aku tidak yakin kau mencintai ku" kata Shiray. "Aku sungguh mencintai mu, hanya saja, awalnya aku memang hanya memikirkan hasratku, tapi sekarang tidak, apa kau masih belum yakin akan perasaanku? " kata Alex.
Shiray menggeleng. "Baiklah, sekarang tidur, besok kita sudah harus kesana " kata Alex kemudian memeluk erat tubuh Shiray.
Shiray menghela napas berat kemudian dia pun memejamkan matanya. Tinggal menunggu besok hari dimana nasibnya dan masa depannya akan berubah. Entah lebih baik atau sebaliknya.
Sementara itu di ruangan Yoona, Yoona menangis tersedu. Dia masih tidak menyangka kalau Ryuga akan terpengaruh oleh Ryujin. Percuma saja selama ini Ryuga memperhatikannya dan menjaganya jika pada akhirnya dia menyakiti nya juga.
Kata-kata menyedihkan itu masih terngiang jelas di telinganya.
"Tidak ada pilihan lain, aku tidak ingin menikah dengan naga, aku mau menikah dengan manusia, aku akan menjadikan Yoona manusia seutuhnya dengan caraku sendiri! "
"Maaf Yoona, aku ingin normal dan aku mencintaimu, jika aku bisa mendapatkan keduanya, kenapa tidak "
Apalagi Ryuga pernah menciumnya. Ciuman pertamanya. Ryuga menunjukkan sepenuh hati kalau dia mencintai Yoona.
Ryuga memang mencintai nya, tapi hanya mencintai raga manusianya. Tidak dengan raga naga nya. Yoona tahu, Ryuga hanya ingin hidup normal. Tapi dengan dulu dia berkata akan menerima Yoona apa adanya mana? Mana buktinya? Kenapa terakhir mereka bertemu, Ryuga malah menyakiti nya?
Yoona bertekad tidak ingin membuka hatinya lagi. Terlalu rumit jika di teruskan menjalani hubungan dengan lawan jenis. Yoona akan memilih sendiri untuk sementara waktu.
Yoona merebahkan tubuhnya ke ranjang. Dia menatap langit-langit kamarnya. Air matanya memasahi bantal yang dia gunakan sebagai alas kepalanya.
Tiba-tiba, terdengar suara benda jatuh di depan kamarnya. Yoona yakin semua anggota keluarga sudah tertidur.
Yoona melirik jam yang sudah menunjukkan pukul 1 malam.
Yoona segera menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Dia tidak ingin berurusan lagi dengan makhluk-makhluk kiriman mantan istri ayahnya itu.
Saat ini Yoona lebih ingin memusatkan perhatiannya pada kekuatannya. Dia sudah tidak peduli dengan dunia manusia. Mulai saat ini, dia akan menerima dunia druckless sebagai dunianya.
Yoona mendengar suara cakaran pada meja rias di samping ranjangnya. Jantung Shiray berpacu cepat. Sebenarnya dia takut juga.
Terdengar langkah kaki yang semakin dekat kearah ranjangnya. Yoona menautkan alisnya. Dia menutup rapat matanya. Tak terasa tubuhnya gemetar di balik selimut.
Samar terdengar suara geraman dan dengusan makhluk yang sama sekali tidak di ketahui itu apa. Yoona merasa berat badannya melalui gerakan ranjang. Yoona yakin, makhluk itu saat ini sedang duduk di sisi lain ranjang nya.
Yoona menahan napas, seolah dengan itu dia akan aman. Yoona membuka matanya. Pupilnya menyala merah seperti waktu di hadapan Ryuga dan Ryujin.
Yoona meyakinkan hatinya. Dengan cepat, dia membuka selimutnya dan melakukan serangan air samping nya dan ke seluruh penjuru ruangan kamarnya.
Yoona melirik kesana kemari. Tidak ada apa pun di kamar nya. Mata merah naga nya masih bergerak mencari sesuatu yang janggal di kamarnya yang gelap.
Namun dengan bantuan mata naganya, dia bisa melihat dalam gelap. Tiba-tiba, sesuatu seperti lendir jatuh menimpa hidungnya.
Yoona terkejut kemudian mengusap benda cair itu dari hidungnya dan mencium aroma nya. Bau busuk seperti air liur yang sudah lama tidak menggosok gigi.
Yoona segera mendongkak dan dengan jelas kedua mata merahnya melihat makhluk itu. Makhluk yang sama sekali tidak ingin dan tidak pernah di bayangkan Yoona bahkan dalam mimpi pun.
Makhluk itu mnyeringai menakutkan memperlihatkan gigi-giginya yang seperti stalaktit.
♡♥♡♥♡♥♡
IG : ucu_irna_marhamah
By
Ucu Irna Marhamah
jd enak di bacanya
semangat thor💪💪💪🙏
aq juga mau klau punya kk seperti Alex🤭🙏
semoga bgus ceritanya🙏💪💪💪