Aska dan Carla 2 pewaris Geng saling bermusuhan yang yang tanpa sengaja bertemu dan saling jatuh Cinta. dibawah tekanan Para Tetua Geng yang tidak ingin mereka bersama, mereka berdua tetap nekat untuk bersama.
Carla juga di buru karena di anggap mengandung anak kutukan yang bisa menghancurkan keberlangsungan kedua geng.
Kisah kelam masa lalu membuat kedua geng saling menahan diri untuk tidak berperang semakin membuat semuanya menjadi tegang.
Novel ini benar-benar novel baru dengan ide dan gagasan baru, di luar dari 4 novel sebelumnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fonzo manek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di Tinggal Carla
"Kamu juga, kenapa bisa ada disini ?" tanya Burhan sambil melihat kearah Arga
"Aku kesini hanya ingin menyelamatkan putra Mantan Bosku." Sahut Burhan dengan santai sambil mengunyah makanan yang ada di depannya
"Maksud kamu ?" tanya Burhan dengan kaget
"Aska putra Raka. Sebelum bersamamu, Ibu Raka sempat menghabiskan waktu 2 Minggu bersama Raka sebelum Eagle Eyes menghadiahi ibu Aska padamu" Jelas Arga pada Burhan
"Oh…. Gitu, ada apakah gerangan ? Black angel datang mengunjungi kediamanku. Bagaimana kabar Quen dan Lord ?" tanya Burhan basa basi setelah mengetahui semua itu sambil mengajak mereka duduk
"Aku kesini mengecek putriku. Putriku ini kurawat dengan baik. Anak peliharamu sudah menodainya dengan keji hingga berjalanpun susah." Kesal Melisa sambil melihat kearah putrinya yang terlihat pucat dan lelah
"Dia juga putriku". sahut Burhan tidak mau kalah. "Dulu kamu juga sama, tapi sekarang kamu tetap baik – baik aja kan ?" Lanjut Burhan sedikit menurunkan nada bicaranya
"Aku tidak sedang berbicara denganmu Burhan. Aku berbicara dengan putriku dan orang yang di sebelahnya"
"Ma….. Carla gak apa ma. Mungkin ini pertama kalinya buat Carla sehingga sedikit perih dan pegal. Ini murni keinginan kami berdua." Sahut Carla dengan lemas
"Aku akan bertanggung jawab untuk apa yang telah aku lakukan, bu." Ucap Aska yang sejak tadi hanya diam sambil mendengar
"Ibu harap kamu dapat memegang omonganmu. Aku tidak ingin putriku merasakan hal yang sama sepertiku membesarkan anak tanpa seorang suami dan di kejar – kejar seperti seorang buronan. Itu menyedihkan." Ucap Melinda dengan cemas
"Ibu tidak perlu cemas, aku sudah mempertimbangkannya secara matang – matang sebelum melakukannya."
"Ibu cukup lega mendengarnya. Ibu percaya padamu." Ucap Melinda sambil membelai mesra rambut putrinya yang masih terlihat lemas.
Setelah melalui perdebatan yang cukup alot, Burhan memutuskan untuk membawa Carla pergi dari rumah Aska.
Aska bersama Carla tinggal bersama akan menimbulkan banyak kekacauan. Bahkan saat ini, mereka baru saja menimbulkan kekacauan.
Aska dan Carla sudah berusaha untuk protes namun tidak di indahkan oleh Burhan dan yang lainnya.
Dia sudah bertekad untuk membawanya putrinya pergi.
"Kamu gk usah cemas, aku bisa menjaga putriku. Yang aku cemaskan adalah kekacauan setelah kejadian ini." Bisik Burhan pada Melinda
"Aku akan menyelesaikannya. Jaga saja keselamatan putriku."
Karena tidak ingin memperparah keadaan, Mereka semua membubarkan diri dari kediaman Aska meninggalkan Aska sendirian di kediamannya bersama 2 Anggota Eagle Eyes yang selama ini setia padanya.
Aska yang ditinggal pergi hanya duduk diam sambil menertawai dirinya yang pintar dalam teori dan hitungan namun kalah licik.
Identitasnya yang terbongkar juga identitas anggota Black Angel lawan terberat mereka yang selama ini diam - diam bersamanya mulai menghindar dan menjaga jarak dari Aska.
Hanya Riyan dan Ardi yang masih setia menemani Aska di tempatnya.
Mereka berdua orang Eagle Eyes yang selama ini paling setia menemani Aska meskipun di kelilingi Anggota Black Angel.
Tidak ada kata yang terucap dari ketiganya selainnya duduk diam dengan pikiran mereka masing – masing.
Aska mulai teringat akan pesan ibunya ‘ kita hidup di dunia gelap, tantangan dan rintangan selalu kita hadapi. Kamu putra ibu, kamu harus lebih kuat dari papamu, kakek dan omamu serta paman dan bibimu. Kunci dari semuanya adalah selesaikan dengan kepala dingin ’ pesan ibunya di saat – saat ibunya akan meninggal membawa kekuatan baru bagi Aska.
Telepon genggam Aska sejak tadi terus berdering dari Maneger dan rekan bisnisnya semakin membuatnya pusing.
Happy Reading, Guys
tetap semangat yah thor