PROSES REVISI KARENA BANYAK KATA YANG SALAH KETIK DAN SPASI YANG BERLEBIHAN!
Steve Fabian dan Aletta Quenby Elvina terjebak dalam pernikahan yang tak mereka inginkan. Pernikahan Steve gagal karena Clara tunangannya pergi meninggalkannya tiga hari sebelum pernikahan. Kedua orang tua Steve memilih Aletta sebagai pengantin pengganti untuk Steve.
Aletta Quenby Elvina walaupun tidak ada rasa sedikit pun terhadap Steve bagaimana pun mereka kini terikat dalam ikatan yang sakral Aletta tetap menjalankan tugasnya layak seorang istri walaupun Steve Fabian tidak seperti itu terhadapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anindita Ningtias, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 23
"Kamu baik-baik saja?" tanya Steve merangkul bahu Aletta
"Iya mas, sedikit pusing saja" ucap Aletta
Mereka melanjutkan perjalanan mereka dengan Steve yang merangkul pundak Aleta membantu Aletta berjalan agar tidak limbung.
Aletta melirik kearah bahu kanan dan kirinya bergantian di sana terdapat tangan kekar Steve yang kini tengah mendekapnya terasa desiran halus merayapi dadanya dan jantungnya berdegup kencang.
Keringat di keningnya juga terlihat sedikit bercucuran Aletta merasakan perasaan aneh setiap kali tubuhnya dah Steve beradu.
Steve menurunkan tangannya dari pundak Aletta menjadi menggenggam tangan Aletta sembari berjalan keluar dari pasar. Steve mulai merasakan hawa dingin saat menggenggam tangan Aletta tubuh gadis itu kembali bergetar.
"Kamu beneran baik-baik saja?" tanya Steve khawatir saat merasakan tubuh Aletta kembali dingin dan bergetar dan Aletta hanya menanggapinya dengan menganggukkan kepalanya pelan.
Sesampainya di mobil Steve meletakkan dua kantong plastik belanjaan Aletta ke dalam bagasi mobil. Steve mendengus kesal melihat barang belanjaan Aletta yang bisa dengan mudahnya ia dapatkan saat tukang sayur keliling lewat.
"Kamu ke pasar cuma buat beli itu" tanya Steve dengan nada kesal sembari mendudukkan tubuhnya di kursi pengemudi.
"Sebagian aku minta anterin ke rumah sama orang tokonya" ucap Aletta menyandarkan tubuhnya di kursi penumpang.
"Kalau gitu kan kamu bisa delivery, enggak perlu nyusahin diri kamu buat ke pasar" ucap Steve yang masih merasa kesal.
"Ponsel kamu di hubungin kenapa ngga di angkat?" tanya Steve
"Ponsel? Ah maaf mas kepalaku terlalu pusing jadi ngga sempet liat ponsel" ucap Aletta menunduk merasa bersalah dan Steve hanya menghela nafas kasar mendengar pernyataan Aletta.
Aletta meletakkan tasnya di atas tempat tidurnya, badannya kembali menjadi lemah ia sangat tidak tahan dan langsung merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur.
Keringat dingin bercucuran membasahi badannya, tubuhnya bergetar dan tenggorokkannya terasa kering kehausan.
"Aku masuk" ucap Steve yang berada di depan pintu kamar Aletta
'Ceklek' suara pintu ter buka
"Mas" sapa Aletta ketika melihat Steve masuk ke dalam kamarnya.
Aletta pun berusaha bangkit dari baringnya dan duduk bersandar di ranjangnya dan Steve kini sudah berada di tepi ranjangnya membawakannya segelas air putih.
"Nih minum dulu" ucap Steve sembari menyodorkan segelas air putih itu kepada Aletta.
"Terima kasih mas. Maaf aku ngerep" ucap Aletta terpotong karena Steve berlalu keluar dari kamarnya dan Aletta hanya menghela nafasnya.
Steve berlalu begitu saja saat setelah Aletta mengambil air minum yang ia bawa bahkan ia tidak menanggapi ucapan terima kasih Aletta parahnya lagi ia nyelonong keluar padahal Aletta belum selesai berbicara.
"Mungkin mas Steve sedang marah sama aku karena aku keras ingin ke pasar padahal kondisi aku lagi seperti ini dan pada akhirnya aku hanya menyusahkannya saja" ucap Aletta dalam hati.
***
Hai Readers terima kasih udah nyempetin mampir baca cerita aku semoga pada suka ya.
Sebelum nya saya minta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan kata. Dan saya sangat mengharap kan kritik dan saran dari para readers untuk selanjut nya.
Dan jika readers menyukai cerita ini jangan lupa tinggal kan like, komentar, vote, dan follow karena itu bisa membantu saya dalam semangat menulis
H A P P Y • R E A D I N G • A L L!
THANK-YOU-ALL
ini salah ciri2 wanita munafik dan kita bisa lihat dari karya nya
*intrkasi suaminya dengan wanita lain dipandang menjijikan tapi intraksi nya dia (istri) dengan lelaki lain dibenarkan dengan berbagai alasan (menjijikan) anggap adalah, saudara lah (muak)
dan ini buktinya intraksi steve dan clara kalian laknat tapi intraksi aletta dengan reyhan kalian bela dan benarkan
*steve baik pada clara kalian laknat tapi aletta kegatelan pada reyhan kalian bela dan benarkan
*steve baik pada clara kaian laknat tapi reyhan yang menjijikan mencari perhatian pada istri orang kalian benarkan
*pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 (ini adalah pemikiran wanita munafik), reyhan kalian spesialkam, bisa kontak fisik dengan istri orang, selalu dibela, kelakuan selalu dibenarkan, bisa memprovokasi suami orang, bebas memukul suami orang dan tidak dianggap salah,
pokoknya novel ini adalah novel wanita munafik