NovelToon NovelToon
The Rocker And The Princess

The Rocker And The Princess

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Playboy / Identitas Tersembunyi / Miliarder Timur Tengah / Bad Boy / Tamat
Popularitas:169.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Aghnia Khalid adalah putri bungsu salah satu Emir Qatar dan putri Emir Al Jordan, Alexander Khalid dan Kalila Al Jordan. Gara-gara kakaknya, Kaysan mengundang band rock favorit nya di acara ulang tahunnya yang ke 24, Aghnia yang berusia 22 tahun berkenalan dengan Mark Becker, sang vokalis.

Tanpa dinyana Mark jatuh cinta dengan putri Emir itu tapi Aghnia tidak menyukai kehidupan bebas Mark yang memiliki banyak cewek-cewek groupies. Aghnia menolak mentah-mentah perasaan Mark.

Tanpa Aghnia tahu, Mark menyimpan identitas rahasia dan mau tidak mau, demi mendapatkan putri Emir, Mark harus melepaskan kehidupan hedonisme nya lalu kembali ke kehidupan aslinya.

Generasi Ketujuh Klan Pratomo
Jangan plagiat !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Unsub

Gedung Forensik FBI Quantico

"Bagaimana dia mendapatkan wanita yang mirip Aghnia ?" tanya Pedro Pascal.

"Kemungkinan mereka adalah PSK pinggir jalan dan dia mencari yang sekiranya mirip. Sekarang tim forensik sedang sedang mencari tahu siapa saja korban itu dari DNA..." jawab Sadawira.

"Jangan sampai Aghnia jadi korban ..." timpal Naradipta.

Pedro memegang pelipisnya. Ampun deh !

***

Sementara itu di suatu tempat area Washington DC...

"Bagaimana kamu bisa berpaling Mark? Aku sudah berusaha membuat kamu tertarik tapi kamu lebih memilih wanita Arab itu ! Tega kamu Mark !"

Orang itu mencoret coret gambar Aghnia yang sedang melakukan kunjungan ke berbagai galeri bersama dengan Kalila Al Jordan. Foto-foto Aghnia dan yang bertebaran di internet pun diambilnya termasuk saat berkencan dengan Mark, yang tidak luput dari coretan dan ujung pisau.

"Mati kau ! Mati kah !"

***

Pedro bersama timnya bekerja keras karena tidak menduga mereka akan bertemu lagi dengan kasus pembunuhan berantai dan wajah korban mirip dengan Aghnia. Tentu saja Pedro tidak mau ada kejadian aneh-aneh menimpa keponakannya karena bisa kacau hubungan internasional antara Amerika Serikat dan Qatar jika salah satu putri Emir terluka.

"Kejadian ini mulai kapan ?" tanya Pedro ke Anya dan Dazzle, dua anggota BAU ( Behavioral Analysis Unit ) yang berada di ruang meeting sementara empat agen lainnya mencari tahu dari polisi lokal yang menemukan korban - korban itu.

"Dari polisi lokal berawal dua bulan lalu ..." jawab Anya. "Bertepatan dengan munculnya foto-foto princess Aghnia dan Mark Becker di Qatar."

"Dua bulan tujuh korban... Unsub kita sangat aktif, Boss" timpal Dazzle, agen FBI seangkatan Scott Peterson.

"Terlalu aktif ..." timpal Pedro kesal karena dirinya kecolongan. "Washington, Maryland, Virginia... Dia berpindah-pindah tempat ..." Pedro menatap monitor tempat mayat-mayat dalam barel itu ditemukan. "Damn it ! Ini sama saja kita bertemu dengan Joel Rifkin dikombinasikan dengan Ted Bundy !"

"Hanya bedanya, mayat-mayatnya tidak dimutilasi macam Rifkin tapi dirusak macam Bundy .. " gumam Anya.

Pedro menatap dua agennya. "Do you think he or she ?"

"He !" jawab Anya dan Dazzle bersamaan. "Motifnya masih abu-abu Boss ..."

"Anya ... Pendapatmu ?" Pedro menatap anak buahnya.

"He tergila-gila dengan princess Aghnia dan tidak terima dia bersama dengan Mark Becker jadi dia substitusikan ke korban-korban ini" jawab Anya.

"Aku berbeda dari Anya, Boss. He's crazy to Mark Becker ..." timpal Dazzle.

"Alasannya?" tanya Pedro.

"Semua korbannya mirip dengan princess Aghnia dan jika seperti yang Anya bilang, disubstitusikan, maka dia tertarik dengan Mark Becker bukan Aghnia Khalid..." jawab Dazzle.

"Maksudmu... he's g@y?" Anya melihat kembali semua laporan dari Sadawira dan para polisi. "You're right Dazzle... Dia tidak mengincar Aghnia Khalid tapi Mark Becker."

"Mereka berdua dalam perjalanan kemari, ke Washington DC untuk menuju pabrikan Boeing sekaligus makan malam bersama dengan keluarga Kershaw karena rencananya Nathaniel akan menuju Doha untuk menemui Alexander Khalid..." Pedro Pascal menatap anak buahnya. "Kita harus segera mencari si unsub !"

***

Pesawat Boeing milik Mark pun mendarat dengan mulus di bandara Dulles dan mereka pun disambut oleh asisten Nathaniel Kershaw.

"Mr Mark, princess Aghnia, kita tidak akan langsung ke kantor Boeing melainkan ke gedung FBI..." ucap Aaron Tyler, asisten Nathaniel Kershaw.

"FBI? Ada apa ?" tanya Mark bingung.

"Saya kurang tahu ... "

Mark dan Aghnia saling berpandangan. "Oom kamu minta ketemu dia disana ? Seriously?" ucap Mark ke Aghnia.

"Aku tidak tahu, Mark ..." jawab Aghnia yang sama-sama bingung karena tidak ada omongan sebelumnya. Gadis itu langsung menghubungi Pedro Pascal dan Oom nya hanya minta segera tiba di gedungnya.

"Ada apa Princess ?"

"Mendengar nada suara Oom Pedro, sepertinya ada sesuatu yang penting..." Aghnia menatap Mark serius. "Kita akan tahu segera ..."

***

Satu jam perjalanan yang ditempuh dari Dulles Airport di Washington DC menuju Quantico Virginia dan mobil Range Rover itu pun tiba di FBI Headquarters. Anya dan Dazzle sudah menunggu kedatangan Mark dan Aghnia. Kedua agen FBI itu pun memperkenalkan diri lalu membawa pasangan rocker dan princess itu menuju ruang pertemuan dimana Pedro Pascal sudah menunggu bersama dengan Sadawira serta tim BAU lainnya.

Aghnia tersenyum saat melihat dua Oomnya disana dan mereka pun diperkenalkan ke empat anak buah Pedro, Tommy, Terry, Linda dan Othello.

"Othello?!" tanya Aghnia ke pria berkulit hitam itu.

"Ibuku fans Shakespeare dan mengingat Hamlet itu kulit putih, jadi jatuhnya Othello ..." jawab Othello manyun. "Aku sudah tabah dengan segala Bullyan gara-gara namaku ..."

"Tapi nama Othello itu menjadi drama ketiga Shakespeare yang sering dimainkan di Broadway lho. Aku sudah nonton tiga kali dan selalu berbeda cara penyampaiannya..." senyum Aghnia. "Kamu harus bangga karena tidak ada nama Aghnia di Broadway..."

Pria berkulit hitam itu tersenyum lebar saat mendengar ucapan putri Emir Qatar itu. "Sayang, anda sudah bersama dengan Mr Kershaw. Jika masih jomblo, kita bisa nonton Broadway bersama ..."

"Heeeeiiii ..." tegur Mark dan Pedro Pascal bersamaan membuat orang-orang disana tertawa.

"Bercanda Boss..." cengir Othello.

"Ayo kita mulai serius..." ajak Pedro.

***

Aghnia dan Mark melongo saat melihat deretan wajah korban pembunuh berantai itu karena mirip atau setipe dengan Aghnia.

"Kapan ini mulai terjadi Oom?" tanya Aghnia yang bingung dia melakukan kesalahan apa hingga ada banyak wanita yang menjadi korban penjahat gila itu.

"Mark muncul di publik bersama kamu ... Acara Kencan yang kalian difoto banyak paparazi saat makan malam ..." jawab Pedro Pascal.

"Dua bulan lalu? Dan korbannya sudah tujuh orang ?" ucap Mark dengan nada tidak percaya. "Bagaimana kalian baru menyadarinya?"

"Karena ketujuh korban itu dibuang di tiga negara bagian, Washington DC, Maryland dan Virginia. Kami baru sadar ketika para ahli forensik menemukan kesamaan..." jawab Dazzle.

"Bagaimana kalian bisa tahu Aghnia diincar ?" tanya Mark.

"Dipta yang memperhatikan... Putraku itu sedang kuliah di kedokteran jurusan forensic dan dia iseng membandingkan rekonstruksi wajah para korban dan melihat kesamaan tipe serta mirip dengan Aghnia ..." jawab Sadawira Yustiono, dokter forensik FBI.

"Motifnya apa?" tanya Aghnia.

"Motifnya dia cemburu kamu berhasil bersama dengan Mark ... So far baru itu yang kami dapat..." jawab Pedro Pascal.

"Apakah pembunuhnya seorang wanita? Mengingat groupies Mark dulu banyak sekali .." Aghnia menatap semua orang di ruang pertemuan itu.

"No, Aghnia. Kami sudah memprofiling pelakunya. Dia adalah seorang laki-laki, kulit putih, good looking dan badan fit ... Dan dia g@y" jawab Pedro Pascal lagi.

Aghnia dan Mark melongo. "Excuse me ?"

"Yes. Unsub tidak suka kamu bersama Aghnia dan sebelum mendapatkan Aghnia yang asli, dia melampiaskan pada para korban ini ..."

"Astaghfirullah..." ucap Aghnia tidak habis pikir.

Mark pun terduduk lemas.

***

Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Ani
Luar Biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ani
ternyata ini yang pertama toh aku bacanya malah yang terakhir 🤣🤣🤣🤣🤣.
muhammad ibnuarfan
masak temen band nya si mark🤔🤔makin penasaran...lanjut baca ahhh...
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
meizko
foto Agnia Al Jordan nya gak masuk.. jd gak visual nya kaya apa..
Hana Reeves: coba di update noveltoonya mbak
total 1 replies
Triyana Dewi
syerrem
Tukang Halu🤭
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Heryta Herman
akhirnya sdh sah ya mark..selamat pengantin baru buat mark dan Aghnia..
Heryta Herman
mark bucin...
Heryta Herman
mantap princess...
Heryta Herman
woow..klo di tengah nama mereka itu"gila"..berarti bisa ketemu dgn orang gila yg sama gila nya ya thor...seru ni...
Heryta Herman
sekali dayung dua pulau terlampaui ni,mark..
boss dan assisten sama" satu tujuan..
semangat buat kalian berdua
Heryta Herman
haii thor..mengikuti ceritamu selanjutnya...
Hana Reeves: Monggo
total 1 replies
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
ncapkin
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Anonim
Arek sby juga nihhh mbakkk cegek looo akuuu kok
Podo yoo
Ninik Rochaini
kompak nih ye...yg gk mau kesindul
Ninik Rochaini
Akhirnya... menikah... selamat ya utk kalian berdua... /Heart/
Ninik Rochaini
bar-bar tingkat dewa...oohh ya ampun... /Facepalm/
Ninik Rochaini
galau ny bpk2 yg mau diambil putri ny...apa emang gt ya...tp ponakan q kok enggk ya Bpk e cuek ae malah bikin jengkel... /Cry/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!