menceritakan seorang bernama Garet Adelson, dia sebenarnya adalah seorang pewaris dari perusahaan Adelson dari ibukota, namun karena rencana dari ibu tirinya yang bernama Bellona yang mengusir Garet dari keluarga Adelson, dia harus menanggung cacian dan hinaan dari ibu mertuanya yang kejam.
namun suatu ketika Garet akhirnya bisa mengungkap kebusukan ibu tirinya dan berhasil mengambil hak nya kembali dan bisa merubah hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiranggadwi Bramantya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
HADIAH DARI GARET
" Jangan salah faham, Aku tidak mentertawakannya " Jawab Garet tenang.
Namun Aditya tentu saja tidak percaya dengan ucapan Garet, Dia kembali menjelekan Garet dan Angel.
" Nenek, Dia pasti tidak menghormati nenek, Dia hanya beralasan untuk tidak membawa hadiah untuk nenek " Ucap Aditya memprovokasi neneknya.
Nenek Betty langsung menatap Angel dengan sinis, Namun dia tidak ingin menunjukkan kekesalannya.
" Siapa bilang kita tidak membawa hadiah? Hanya saja kita belum memberikannya kepada nenek " Ucap Garet yang mengejutkan semua orang.
Angel dan Amara seketika menjadi bingung, Mereka memang tidak membawakan hadiah, Tapi Garet malah mengatakan kalau mereka membawa hadiah.
" Garet, Diam, Jangan bicara omong kosong " Ucap Amara yang terlihat kesal dengan sikap Garet.
" Baiklah, Jika kamu membawa hadiah, Cepat tunjukkan kepada kami " Ucap Aditya dengan tatapan mengejek.
Semua orang juga menatap Garet sinis, Mereka menganggap Garet hanya membual.
Namun Garet hanya tersenyum dan mengabaikan semua orang, Dia langsung mengeluarkan sebuah kotak kecil dari sakunya.
" Istriku mencarikan hadiah spesial untuk nenek, Di dalam kotak ini terdapat batu permata tanzanite, Batu permata itu di percaya bisa menyerap energi negatif, Dan Batu permata itu sangat langka. Sebenarnya Angel ingin memberikan kepada nenek, Namun dari tadi ada orang yang mengganggunya, Jadi dia tidak bisa memberikannya untuk nenek " Ucap Garet sambil menyerahkan kotak itu.
Semua orang langsung tertegun tidak percaya, Namun mereka tidak ingin mengakuinya.
" Garet, Beraninya kamu memberikan hadiah batu tiruan " Ucap Aditya yang tidak percaya.
" Benar, Kalian memang tidak menghargai nenek " Kerabat lainnya juga membantahnya.
Angel juga tidak percaya dengan Garet, Karena Angel tahu kalau Garet tidak mempunyai uang untuk membeli hadiah.
Sedangkan Ekspresi Amara sangat tidak enak di pandang, Dia seakan-akan ingin mem**nuh Garet.
" Aku tidak menginginkan hadiahmu, Bawa kembali saja " Sahut nenek Betty dengan ekspresi mengejek.
" Baiklah, Jika nenek tidak menginginkannya, Lupakan saja.. " Jawab Garet sambil mengambil kotak itu kembali.
Dia tidak terlalu peduli dengan nenek Betty, Dia memberikan hadiah kepada nenek Betty hanya tidak ingin melihat istrinya di tindas oleh orang lain.
Garet tidak mau repot-repot untuk menjelaskan ke semua orang tentang hadiahnya, Batu permata Tanzanite ini berharga lebih dari 1 juta dollar, Namun mereka malah menganggapnya sebagai tiruan.
" Itu hanya barang tiruan, Itu tidak berharga sama sekali " Ucap Aditya yang kembali memojokkan Garet.
Namun Garet hanya tersenyum, Dia sama sekali tidak memperdulikan perkataan Aditya.
Melihat Garet hanya diam saja, Aditya menganggap bahwa Garet memang membawa batu tiruan.
" Jika kamu tidak mampu membeli hadiah, Kamu tidak perlu mempermalukan nenek dengan memberikan batu permata tiruan " Ucap Aditya kembali mempermalukan Garet.
" Kamu mengatakan aku membawa hadiah palsu, Tapi kamu juga malah memberikan hadiah palsu, Dan kamu mengatakan hadiah itu harganya jutaan dollar, Jadi sebenarnya kamu yang mempermalukan nenek " Ucap Garet tenang.
Suara Garet tidak terlalu keras, Namun semua orang bisa mendengarkan perkataan Garet.
Semua orang langsung menatap Garet, Mereka tidak percaya kalau Garet berani berkata itu.
Sebenarnya Garet malas untuk membongkar kebusukan Aditya, Namun karena Aditya terus menghina dirinya, Jadi Garet harus mengatakannya.
" Dasar sam*ah, Beraninya kamu mengatakan hadiah ku palsu, Hadiah ku adalah Rose Diamond yang bernilai lebih dari satu juta dollar, Dan kamu mengatakan kalau hadiah ku palsu? Kamu hanya orang yang miskin yang tidak tahu tentang perhiasan mewah " Teriak Aditya yang tidak terima jika hadiahnya di bilang palsu.
muda2han sampai tamat
saya bisa menyimpulkan kalau author ini seorang suami yang tdak punya harga diri.. atau seorang istri yg tda tau diri..
bagiku, demi anak dan istri iblispun ku bantai...