Tiara, dia gadis cantik jelita. hidupnya sederhana, tinggal bersama ayahnya.
Keseharian nya dia habiskan di binatu. tempat usahanya, walau kecil, tapi cukup lancar, pelanggannya pun sudah banyak.
Hidupnya berubah saat bertemu pria tampan, bertubuh atletis, sebut saja pria tampan itu David.
Di balik penampilannya yang macho, wajahnya yang tampan, jasnya yang mahal dan rapi, David mempunyai segudang misteri dalam hidupnya. Hingga tidak ingin berdekatan dengan wanita manapun. Kecuali Tiara.
Tiara mengingatkannya pada masa lalunya yang kelam. Tiara bagaikan secercah harapan.
Mampukah David menguak misteri masa lalunya? Apakah dia bisa menemukan apa yang sedang ia cari?
Cari jawaban cerita David di dalam novel ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua Puluh Tiga
Setelah kardus kardus tersebut beres. Para karyawan yang lain meninggalkan ruang tersebut kecuali Andra, Tiara dan nyonya sang pemilik supermarket.
Nyonya pemilik lalu menyuruh Andra dan Tiara untuk menemui nya di ruangan nya.
Andra berjalan duluan di depan Tiara. Sedangkan Tiara berjalan pelan karena lemas. Dia sungguh tidak menyangka kejadian sebesar ini menimpa dirinya. Tiara tadi melihat ada 9 kardus yang mengalami kerusakan.
Jika satu kardus 1 juta, harganya satu juta. Maka 9 kardus 9 juta. Semoga Pemilik supermarket memberinya diskon. Batin Tiara.
Hati Tiara sedih, bagaimana ia bisa memulai kembali bisnis nya, jika baru kerja saja ia sudah mengalami hal buruk?
Tidak terasa, kaki Tiara sudah masuk ke ruang pemilik supermarket. Tiara tidak sanggup melihat wajah sang pemilik, sehingga ia menunduk kan wajah nya.
"Siapa yang bertanggung jawab dengan semua kejadian ini?"
"Saya"
Telinga Tiara tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Andra mengaku bersalah atas apa yang di lakukan Tiara. Tiara tidak suka Andra bersikap seperti itu.
"Tidak nyonya.
Bukan Andra yang bertanggung jawab atas semua ini. Tapi, saya lah yang bertanggung jawab atas semua nya. Karena saya yang menarik kardus kardus itu secara paksa dari bawah"
"Kamu? Bagaimana kamu bisa membayar semua kerugian yang saya alami?"
"Saya.... Akan menggantinya. Tapi izinkan saya untuk mencicil nya, saya akan membayar dengan uang tunjangan dari ayah saya"
Tiara menunduk, Tiara dari tadi tidak sanggup mengangkat wajah nya.
Perlahan mata Tiara mengeluarkan air mata.
Tiba tiba Tiara merasa sangat merindukan sosok ayah nya.
Dulu ayah nya selalu mendukung nya di saat seperti ini, tapi sekarang.... Sudah tidak ada lagi pendukung hidupnya. Penyemangat hidup nya. Arah tujuan hidup nya.
Air mata Tiara pun semakin banyak menetes. Berulang kali Tiara menghapus air matanya, tapi air mata nya terus saja tumpah.
"Maksud mu, ayah mu sudah meninggal?"
Suara sang pemilik supermarket terdengar melunak.
"Sudah lah ma, nggak usah di bawa serius kejadian kecil ini, aku yang akan membereskan urusan kecil ini.
Silahkan keluar Andra, urusan mu sudah selesai.
Mama, kamu sudah di tunggu teman mama tuh, katanya ada arisan?"
Sebuah suara berusaha membuat ketegangan di ruangan tersebut menjadi cair.
Andra lalu keluar, begitu juga sang pemilik supermarket. Akhirnya di ruangan tersebut hanya tersisa Tiara dan sang pemilik suara.
Tiara tetap saja menunduk. Wajah cantiknya ia sembunyikan, dan air mata nya pun tetap mengalir membasahi baju dan dan tangan nya.
Tiba tiba sebuah tangan memegang dagu Tiara, dan memaksa wajah Tiara mendongak ke atas.
"Kak David?"
Mata Tiara terbelalak.
Tiara melihat wajah David yang tampan ada di atas nya. Senyum Tampan milik David tersungging di bibir nya yang tipis tapi menawan.

"Jangan menangis terus, aku akan membereskan semua urusan mu, bagaimana?
Kamu mau?"
Tanpa di komando Tiara langsung menganggukkan wajah nya.
"Anak pintar....."
David tersenyum. Tangan David yang lain lalu menghapus air mata Tiara.
David membelai perlahan wajah Tiara yang basah karena air mata.
Setelah itu, jemari nya turun ke bibir Tiara.
Jemari David yang gagah terasa bergetar ketika perlahan mengusap bibir Tiara yang terasa lembut dan berwarna pink.
Bersambung......
Tip, vote, rate, jempol, dan komen kalian adalah penyemangat author......😘😘😘😘
🙄
belum baca sampe abiss
aku lupa nama tokohnya sich, tp dulu itu ceritanya klw g'salah sicewek mau nyelidikik kasus ayahnya yg dipenjara dan dibantu sm si cowok yg mantan detektif...tp kok malah ilang ceritanya...