NovelToon NovelToon
Pewaris Kembar Milik Tuan CEO

Pewaris Kembar Milik Tuan CEO

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / CEO / Romansa / Model / One Night Stand / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: sisakata

Kaileya telah susah payah bangkit dari keterpurukan masa lalu, kini berhasil membangun kariernya. Namun, sekarang dia dihadapkan dengan pilihan sulit. Dirinya harus memilih antara karier atau buah hati karena atas desakan agensinya.

Bagaimana caranya ia harus bisa memilih antara dua pilihan yang begitu sulit?

Ditengah perjuangan melawan semua tantangan. Justin Killer seorang laki-laki dari masa lalu yang kehadirannya tak pernah diinginkan, kini kembali ke dalam hidupnya. Dia mencoba masuk untuk menjadi bagian di antara Kaileya dan kedua anaknya.

Lantas, langkah apa yang harus Kaileya ambil? Apakah dia akan meninggalkan kariernya? Ataukah dia akan meninggalkan buah hatinya demi mempertahankan karier?

Lalu, apakah kehadiran Justin akan diterima kembali oleh Kaileya atau malah sebaliknya?


Tolong Dibaca Setiap Bab Baru Update, ya!
Jangan ditabung. Don't be silent readers 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sisakata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Langit perlahan semakin menyemburkan guratan jingganya. Para pengunjung pantai sangat menikmati indahnya langit senja di tepi pantai bersama orang-orang terkasih mereka. Namun, beda halnya dengan keluarga kecil Justin yang kini sudah dalam perjalanan pulang ke penginapan.

Setelah hampir sepanjang hari menghabiskan waktu untuk bermain di pantai, Kaileya rasa jika anak-anaknya sudah cukup lama bermain dengan air. Wanita itu takut jika anaknya terlalu lelah, nanti malah kedua anak tersebut akan jatuh sakit dan ia tidak mau itu terjadi.

Kini semua anggota keluarga kecil itu sudah kembali ke penginapan yang akan mereka gunakan untuk beristirahat. Satu persatu di antara mereka mulai mandi dan membersihkan diri dari air dan pasir pantai. Dimulai dengan Kaileya yang membantu anak-anaknya mandi dan berganti pakaian, baru setelah itu disusul oleh dirinya dan suaminya.

Hampir satu jam berlalu, kini keempatnya sudah kembali rapi dan wangi sekaligus sudah kembali siap-siap untuk pergi makan malam. Pancaran wajah yang sangat bahagia tercetak jelas di kedua raut wajah kedua anak kembar tersebut, tak terkecuali dengan kedua orang dewasa itu yang ikut bahagia karena keinginan anaknya terpenuhi.

“Gimana udah seneng sekarang?” tanya Justin pada si kembar dan langsung mendapat anggukan dari kedua kepala mungil anak tersebut. “Lain kali kalau mau pergi bilang ke Daddy, ya. Jangan kalian buat pantai sendiri di taman belakang.”

Pernyataan terakhir Justin seketika mengundang kekehan geli Kaileya. Ia kembali teringat hari di mana anaknya yang bermain air dan pasir karena bagi mereka itu sudah seperti di pantai. Itulah salah satu alasan Kaileya dan suaminya membawa si kembar bertamasya.

Beda halnya dengan kedua anak tersebut yang tersenyum malu sambil menyembunyikan wajahnya di balik pelukan sang daddy dan mommy-nya.

“Udah, sekarang kita makan malam,” final Kaileya menghentikan pembicaraan antara anak dan suaminya.

Setelah beberapa saat beristirahat, kini keluarga kecil itu kembali beraktivitas untuk makan malam di restoran terdekat. Semilir angin kembali menerpa wajah mereka yang kini sedang menapaki langkah di luar ruangan.

Ketika ketiganya akan sampai ke restoran, tiba-tiba si tampan Liam membuka suara.

“Mommy sama Daddy tadi, kok, masuk berdua ke kamar mandi?” tanya Liam dengan wajahnya yang terheran.

Justin dan Kaileya sontak menghentikan langkahnya karena terkejut dengan pertanyaan si kembar Liam. Benar saja jika tadi ketika Kaileya hendak mandi, tiba-tiba Justin mendorong pintu kamar mandi dan ikut masuk ke dalam sana. Ternyata itu semua tak lepas dari pemantauan seorang Liam Heaven Killer—anak laki-laki ini begitu sangat perhatian pada mommy-nya, patut saja jika dia memantau semua aktifitas sang mommy, tak terkecuali dengan hal yang terjadi di penginapan tadi.

Justin tertawa dalam hati, ternyata anaknya yang satu ini sangat-sangat jeli. Seketika Justin terpekik saat dua jari istrinya mencubit kecil area perutnya. Sorotan mata sang istri begitu tajam menatap Justin.

Kaileya melalui sorotan matanya menuntut sang suami agar memberikan alasan agar anak-anak tidak banyak berpikir yang macam-macam, meskipun pada dasarnya mereka belum paham. Namun, tetap saja Kaileya memaksa sang suami untuk beralibi pada si kembar.

“Oh, tadi itu Mommy minta Daddy bantuin bukain kerannya, Sayang,” alibi Justin mengusap lembut puncak kepala anak laki-lakinya.

“Memangnya Mommy gak bisa buka, ya, Dad?” tanya si kecil Lyka dengan wajah polosnya.

“Iya, Sayang, tadi Mommy gak bisa buka, karena tangan Mommy lagi sakit,” tambah Justin semakin menjadi.

Setelah banyak memberi alasan, akhirnya kedua anak itu mengangguk sebagai tanda paham akan yang kedua orang tuanya lakukan, bahkan saking khawatirnya terhadap sang mommy, kedua anak itu buru-buru menghadap ke Kaileya agar bisa secara jelas melihat tangan mommy-nya.

Ternyata benar saja jika tangan Kaileya sedikit ada goresan kayu pantai siang tadi. Namun, yang Justin katakan membantu membuka keran, itu murni hanya sekadar alibi. Jika kalian bertanya apa yang mereka lakukan ketika mandi tadi, jawabannya tidak ada. Tidak ada apa pun yang mereka lakukan, tadi kedua pasutri tersebut hanya benar-benar mandi bersama dan tidak ada yang lebih.

“Udah, ya, Sayang, Mommy gak kenapa-kenapa. Sekarang kita makan dulu, kalian nanti bisa sakit telat makan.”

Setelah Kaileya bersuara, barulah keempatnya kembali melanjutkan perjalanan yang hanya tersisa beberapa langkah untuk bisa sampai ke restoran yang menjadi tujuan.

***

Hari semakin malam dan terpaan angin semakin kencang. Kaileya yang tadi sempat terlelap beberapa saat, kini kembali terjaga karena ia belum terbiasa dengan suasana penginapan ini. Apa lagi sekarang mereka tidur berempat dalam satu ranjang, hal itu juga membuat Kaileya tidak leluasa untuk tidur, karena ia takut akan mengganggu istirahat anak-anaknya.

Padahal bisa saja ia dan Justin memesan dua kamar, tetapi tidak disetujui oleh si kembar, karena anak itu mengatakan jika ingin tidur bersama-sama dengan kedua orang tuanya.

Kaileya yang sudah terjaga di tengah larut malam, ia pun beranjak dari ranjang menuju balkon kamar. Di sana ia menghirup udara sejuk malam yang berdekatan dengan pantai, benar-benar sangat indah dan sangat menyejukkan.

Bibir Kaileya tak berhenti tersenyum karena hari ini sangat membuat hatinya bahagia. Ternyata kembalinya Justin-–sang kekasih masa lalu, banyak menghadirkan kebahagiaan baru yang belum ia dapatkan dulu. Kesalahpahaman lima tahun lalu sangat banyak merebut kebahagiaan dirinya dan kedua buah hatinya.

Andai saja isi dari pesan tersebut tak Kaileya telan mentah-mentah, mungkin sudah dari lama ia bisa bahagia bersama keluarga kecilnya. Namun, satu hal yang selalu ingat, setiap apa pun yang telah terjadi, ia yakin jika itu pasti yang terbaik. Mungkin masa lalunya ketika mengandung hingga melahirkan si kembar sangatlah sulit, tetapi karena keadaan itu juga yang membuat dirinya bertemu dengan karir yang membuat hidupnya sedemikian berubah seperti sekarang.

Ternyata betul apa kata orang, semua yang kita rasa sulit, pasti tetap akan ada rasa manisnya, baik itu di pertengahan perjuangan atau pun di akhir perjuangan. Pada intinya kita cukup bersabar dan menjalani semuanya, maka kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.

“Terima kasih, Tuhan. Kau telah membuat anakku merasa paling bahagia di dunia, padahal ayah mereka belum lama kembali. Tapi ini sungguh hadiah yang luar biasa,” desis Kaileya mengungkapkan rasa syukurnya atas semuanya yang sudah terjadi.

Tak lama kemudian Kaileya merasakan jika area pinggang rampingnya kini terikat dengan dua lengan yang begitu kekar. Kaileya menoleh sekilas dan ternyata Justin-lah pelakunya.

Entah sejak kapan laki-laki itu sudah berada di sana. Kaileya merasakan jika badannya dipeluk begitu erat oleh sang suami.

“Kok, kamu gak tidur, Sayang?” tanya Justin sambil meletakkan dagunya pada bahu sempit istrinya.

“Kebangun tadi,” balas Kaileya sambil mengusap lembut rahang tegas milik Justin. “Kamu sendiri kenapa bangun?” Kaileya kembali bertanya.

“Sakit kencing, makanya bangun. Tapi, pas aku liat kamu nya gak ada di kasur, ya, udah aku cari kamu dulu.” Justin menjawab alasannya.

Kaileya terkekeh geli mendengar suara berat Justin. Apa lagi mata laki-laki itu yang setengah terpejam, membuat Kaileya semakin tak tahan dengan tingkah suaminya.

Memang sedari dulu mereka berpacaran, Justin adalah sosok yang sangat manja jika sedang bersama dengan Kaileya, tetapi Justin akan kembali seperti biasa saja, jika berhadapan dengan orang lain.

Kaileya mengambil satu tangan Justin yang bertengger di perutnya dan ia daratkan sebuah kecupan hangat di sana.

“Ya, udah sekarang ke kamar mandi sana,” titah Kaileya menyuruh sang suami untuk menuju tujuan awal laki-laki Itu.

Justin yang sadar jika barusan tangannya dicium oleh sang istri, sontak langsung membuka lebar matanya. Rasa kantuk yang tadi masih menguasai dirinya, kini semuanya hilang dibawa angin karena kecupan yang diberikan oleh orang tercintanya.

“Kamu cium aku, Sayang?” tanya Justin tak percaya.

Pasalnya setelah berbaikan satu minggu yang lalu, hanya Justin-lah yang selalu memulai untuk mencium atau memeluk Kaileya. Namun, malam ini berbeda karena Kaileya yang mengawalinya.

“Iya, kenapa memangnya?” tanya Kaileya. “Kamu gak suka kalau aku cium lagi?” Kaileya mulai sinis bertanya.

Justin tertawa pelan dengan kedua tangannya beralih membalikkan badan Kaileya agar keduanya bisa saling berhadapan satu sama lain.

“Bukan gak suka, Sayang. Kalau udah kamu yang cium duluan, aku gak bisa nolak dan gak bisa berhenti buat cium kamu terus,” ucap Justin dengan tersenyum lebar.

Justin menarik pinggang Kaileya agar semakin terkunci dengan badannya. Laki-laki itu menaruh satu tangannya di pinggang sang istri, sedangkan tangan yang lainnya ia gunakan untuk menahan tengkuk istrinya. Kecupan lembut terus Justin bubuhkan di bibir seksi milik istrinya, hingga lama-kelamaan kecupan itu berubah menjadi lumatan yang sangat menuntut.

Suara helaan napas Kaileya terdengar sangat jelas bagaimana wanita itu mengambil napas dengan terengah-engah. Ini terjadi karena Justin sangat menuntut ketika mencium istrinya, bahkan laki-laki itu batu melepaskan ketika Kaileya sudah tampak kesusahan ketika bernapas.

“Maaf, Sayang,” ujar Justin setelah pertarungan bibir keduanya selesai.

“Iya, aku paham kondisi kamu,” jawab

Kaileya sambil tersenyum. Lagi pula ia juga menikmatinya.

Kaileya paham dengan perasaan Justin sekarang. Perasaan rindu dan ingin bercumbu selama lima tahun lalu, ia rasa tidak akan cukup jika hanya diberi waktu sehari saja untuk menuntaskannya.

“Malam ini cukup dulu, kita tidur lagi. Takutnya si kembar bangun.” Kaileya menarik Justin kembali ke dalam kamar.

1
Kirana di Nabastala
Luar biasa
sisakata
🌹🌹🌹🌹
sisakata
/Angry//Angry//Angry/
sisakata
makin 🥰🥰🥰aja
sisakata
Assalamualaikum semuanya. aku double up hari ini. makasih banyak yang udah mampir m, semoga selalu bahagia ya. 💚💚 jangan lupa tinggalkan jejak kalian, mari kita berteman. ini karya pertama aku di NT mohon dukungannya teman-teman,
sisakata
🥳🥳🥳🥳
sisakata: /CoolGuy/
total 1 replies
sisakata
🤗🤗
Lylia07
apakah dia daddynya si kembar 😭
sisakata: huhu, gak tauu, tunggu lagii yaa/Grin//Facepalm/
total 1 replies
Lylia07
bagus kak. bikin penasaran. semangat❤️‍🔥
sisakata: makasih udah mampir. Alhamdulillah kalau suka, nunggu up bab baru yaaa
total 1 replies
sisakata
up lagi
Miss Yune
Semangat Thor. 🥰 lanjut
sisakata: wah... siap kak😯🙆
total 1 replies
sisakata
Ini cerita seru banget. Komplit banget deh pokoknya. Monggo dicoba Guys 💚
sisakata: konfliknya seru dan mudah dipahami 🥰🥰
total 1 replies
sisakata
Hai, kak. terima kasih udah mampir dan suka sama cerita ini, tunggu part selanjutnya ya!!!🤗
Tsumugi Kotobuki
Gak berasa capek.
sisakata: baca lagi karya aku kak, aku udah update lagi /Determined/
total 3 replies
Eirlys
Pulang kerja langsung baca cerita, seru banget!
sisakata: baca lagi karya aku kak,
aku udah update lagi /Joyful/
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!