NovelToon NovelToon
Jangan Lupakan Aku

Jangan Lupakan Aku

Status: tamat
Genre:Mafia / CEO / Romansa / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:124.5k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

BUKAN PENULIS ANU—YANG SUKA BOLEH BACA

Berkisah tentang dua insan yang menjalani kisah cinta virtual selama empat tahun, berhasil menyatu dalam ikatan tali pernikahan.

Axel Anggara Kusuma adalah suami yang mencintai istrinya semenjak mengawali kisah cinta virtual ini. Yuvita Antarina adalah gadis TKW yang bekerja di Hongkong, dan dalam kontrak kerja, dilarang pulang ke Indonesia sebelum kontrak selesai.

Usai pernikahan, untuk sementara waktu Axel mengajak Yuvi tinggal bersama keluarganya. Ibu Axel yang tidak menyukai Yuvi diam-diam mengusirnya menyuruh kembali bekerja sebagai TKW. Namun, di saat perjalanan, pesawat Yuvi mengalami kecelakaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23.

Axel dikejutkan oleh sebuah tepukan pada lengannya yang sedang bersembunyi. Axel terperenjat karena kedapatan sedang menguping pembicaraan penting. Lalu, ia menoleh siapa yang baru saja memberikan kejutan ini padanya.

"Oh, kamu? Kamu kenapa?" tanya Axel melihat lelaki remaja itu cukup terisak.

"Anda sedang melihat apa?" Beni mengatur napas yang telah bergerak naik turun gara-gara panik. Ia pun turut melihat ke arah yang dipandangan oleh Axel. Ia terperenjat melihat sekelompok orang yang mengikutinya tadi.

"Ah, mereka adalah orang-orang yang mengejar saya tadi, Pak. Saya berusaha lari sekencangnya, dan mereka tak mengejar lagi."

Akel teringat akan obrolan orang-orang yang memperlakukannya dengan buruk di rumah sakit, beberapa waktu lalu. Mereka membutuhkan remaja. Kebetulan sekali lelaki muda yang menarik perhatiannya ini adalah seorang remaja.

"Apa yang kamu lakukan di sini? Sepertinya, tempat ini tidak aman untukmu!" Axel meletakkan tangan pada bahu Beni.

"Tempat ini adalah tempat untuk memenuhi nafkah harian saya dan adik saya, Pak."

"Bukan kah kamu tahu, banyak warga yang hilang diam-diam di lokasi ini. Harusnya, kamu itu duduk tenang belajar dengan rajin di rumah. Bukan kewajiabanmu mencari uang seperti ini," ucap Axel miris.

"Bagaimana lagi, Pak? Saya harus mencari uang untuk hidup. Saya memang tidak sekolah, tetapi adik saya sekolah dengan sangat rajin. Oleh sebab itu, cukup lah adik saya saja yang sekolah. Sementara itu, saya yang mencari uang, apa pun itu, asal memberikan uang secepatnya.

Axel menyimak dengan seksama. Akan tetapi, ia menyadari bahwa tempat ini sangat tidak layak bagi Beni. Ia teringat pada tempat yang jauh lebih baik untuk mereka. Jika mereka di sana, Beni bisa bersekolah juga.

"Apa kamu mau ikut dengan saya?" ajak Axel.

"Bapak mau mengajak aku ke mana?" tanya Beni.

"Apa kamu mau tinggal di panti asuhan? Setidaknya kamu akan lebih aman tinggal di sana," terang Akel lagi.

"Tapi aku ...." Raut wajah Beni terlihat sendu.

"Selama ini, saya menunggu di sini karena Bapak berpesan begitu. Kami berharap, Bapak menjemput kami untuk ikut dengannya. Namun, sepertinya harapan kami hanya lah sebuah kesia-siaan. Bapak sudah melupakan kami berdua. Bapak sudah memiliki keluarga yang baru." Tubuh Beni bergetar, di sela ucapannya.  Mata Beni terlihat sediki merah dan berkaca-kaca.

"Jika memang begitu, ayo ikut saya! Di sana, kamu bisa bersekolah dan belajar dengan baik. Bukan hanya adikmu saja yang bersekolah. Kamu juga butuh pendidikan!"

Beberapa waktu, Beni tertunduk. Axel menunggu reksi selanjutnya dari bocah yang berjuang demi sang adik ini. Beberapa menit kemudian, Beni mengusap matanya dengan lengan baju yang sudah menghitam.

"Baik, Pak ... aku akan ikut dengan Bapak. Sebenarnya, aku juga ingin bersekolah. Adikku Doni selalu bertanya tentang materi yang tidak ia mengerti padaku. Akan tetapi, semenjak kecil aku belum pernah bersekolah. Aku mencari uang demi makan dan biaya lain untuk kami berdua. Gak apa jika hanya Doni yang bersekolah, aku rasa semua itu sudah cukup bagiku. Namun, jika ada masih ada kesempatan untuk  belajar seperti yang Bapak bilang, aku akan ikut. Aku mau sekolah juga."

Axel menganggukkan kepala. Lalu mereka sepakat untuk menjemput Doni, adik Beni. Namun, saat sampai di rumah kardus, mereka tak menemukan satu orang pun.

"Beni! Beni!" teriak seseorang dari luar.

"Cepat selamatkan adikmu Beni!"

Beni berlari menuju pintu rumahnya melihat siapa orang yang baru saja memberikan informasi mengejutkan barusan padanya.

"Bang Ron? Ada apa? Ke mana adikku?"

Pria yang sedikit lebih tua darinya itu segera menarik tangan Beni dan mengajaknya berlari menuju suatu tempat. Axel mengikuti dan melakukan panggilan kepada Briptu Gilang. Ada sesuatu yang membuat perasaannya menjadi tak enak, bayangan mengerikan yang ia sendiri tidak tahu itu apa.

"Briptu Gilang, saya membutuhkan bantuan Anda. Tolong kembali ke sini lagi!"

"Dengan senang hati!" Briptu Gilang segera membanting setir, memutar arah.

1
Rifah Ihsanul Fajri
baru baca kelanjutannya ini thor, lanjutkan sampe tamat thor
Rifah Ihsanul Fajri: masilah ka😄
total 2 replies
Rif
knp upnya cm 1x sehari aja sih thor?
SoVay: itu aja sepi bgt kak 🤣 perjuangan smpai kembali ke masa depan dl yaa
total 1 replies
Rif
seru thor, lanjut
SoVay: kasih vote dunk kak 🤣🤲🙏
total 1 replies
Rif
semangat selalu thor
SoVay: makasi kak, udah langsung baca. kmrn agak ragu lanjut si, apalagi level anjlok dan sepi bgt. namun, kasian bgt kisah ini kalau tidak sampai tamat 😢
total 1 replies
Mas Budian
aku sengaja gak baca baca buat nabung bab biar gak penasaran, sudah lama juga gak mampir kesini. semangat ya author 👍💪💪💪💪
SoVay: baru habis kemalangan mas 🙏
total 1 replies
Rif
ini gak niat buat lanjutin nih thor???
SoVay: yuhuuu kak, aku udah lanjut yaaa..ayooo mampir lagi yaaa
total 2 replies
Ati Pct
aku di HK kak othor biasa ngomong tp gak biasa nulis kok berasa aneh aja bhasa kanton nya maaf 🙏 lebih baik gk ditulis bahasa kantonnya seperti yg diatas udah betul ( dalam bahasa canton) gitu aja daripada aneh 🙏😁😁😁😁
Ati Pct: ya bhsa Kantonis mas Budiman yg baik hati 🤭🤭🤭 sbb bacanya aneh aja karena aku juga pernah kerja di Hongkong eeeh kok malah curhat 🤣🤪🤪🤪🤪🤪
total 3 replies
yanktie ino
terima kasih
eyank hadir membawakan setangkai mawar untukmu
Fara F
Terima kasih atas promonya say🙏😘😘❤
SoVay: sama2 ya kakak 🥰 moga semakin laris
total 1 replies
Aku Rajin Membaca
kok nggak bisa lagi dscrool sih thor. aku gak mau tahu, cerita ini harus dilanjutkan!
Mas Budian
biasa lah ucapan sayang atau ucapan yang paling menyakitkan itu biasa kita dapat dari orang terdekat, misalnya keluarga saudara bahkan suami.
Rif
lanjut thor, bikin penasaran
SoVay: tnggu ya kak, insya Allah awal bulan kita lnjutkan
total 1 replies
Aku Rajin Membaca
kasihan sekali 😭
Aku Rajin Membaca
pulang kampung
Ati Pct
ya jangan dijual hpnya atuh neng Yuvi niih aku juga terbang ke Hongkong buat berobat ibuku yg sakit 🤭🤭 jadi curhat
SoVay: iya kak, demi tuntutan hidup ya kak. memaksa kita untuk bertindak
total 1 replies
Ati Pct
april.kepoooo apa.iri yaaa🙄🙄🙄
SoVay: wkwkwkw sbg sodara biasanya gmn kak? 🤣🤣🤣
total 1 replies
Mas Budian
ayo semangat Thor update nya
SoVay: udah semangat ini mas e 😭 tapi banyak tapinya
total 1 replies
Mas Budian
makin kesini makin seru ceritanya
Aku Rajin Membaca
wkwkwkw..asik sendiri emak2
Aku Rajin Membaca
disumpel dulu mulut bu juwi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!