Bagaimana, jika kau seorang istri yang tidak pernah di perkenalkan ke publik dengan alasan yang menurut mu tidak masuk akal.
Bahkan, kamu juga tidak mengetahui bahwa pria yang menjadi suami mu telah memiliki istri lain selain diri mu dan kamu hanya sebatas istri simpanan dan di jadikan seseorang untuk mengandung benihnya saja.
Raka Jagad Pramudia, Sosok pengusaha ternama yang menikahi seorang gadis 20 tahun dan hanya di sembunyikan dari banyak orang.
Sandra Larisa, Sosok gadis berusia 20 tahun yang terpaksa menikahi pria yang ternyata sudah memiliki istri lain selain dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terjadi
Keesokan paginya, Sandra sudah terbangun dari tidurnya dan dia siap untuk melakukan ibadah dua rakaatnya di pagi hari.
Dan betapa kagetnya Sandra saat dia terbangun ternyata dia berada di dalam dekapan Raka. Pantas saja dia merasa hangat, ternyata dia tidur di dalam pelukan suaminya yang selalu tampak dalam keadaan apapun.
Karena jam sudah menunjukan waktunya, Sandra pun berusaha melepaskan dirinya dari Raka. Dia melakukan hal itu selembut mungkin agar suaminya tidak terganggu lagi.
" Mau kemana?" Tanya Raka saat Sandra sudah berhasil melepaskan dirinya dari pria itu.
Sandra sendiri cukup kaget, karena suaminya juga ikut terbangun. Apa karena dia yang menganggu tidur pria ini?
" Maaf ya Mas, karena aku tidur Mas Raka terganggu."
" Aku tanya kamu mau kemana? Ini masih sangat pagi." Raka melihat jamnya masih sangat pagi.
" Mas tidur aja lagi, aku mau sholat subuh. Udah masuk waktunya." Sandra pun mengikat rambutnya dan turun dari tempat tidur.
Namun tanpa di sangka Raka menghentikannya dan mengatakan bahwa dia ingin ikut sholat bersama Sandra.
Merasa Sandra tidak meresponnya membuat Raka kembali mengulang ucapannya.
" Saya ikut Sandra, saya juga ingin sholat."
" Yaudah, ayo." Akhirnya mereka melakukan ibadah sholat subuh bersama.
Dimana Raka yang menjadi imam. Walau tidak terlalu bagus, setidaknya suaminya itu masih mengingat jelas bacaan sholatnya.
" Maaf, baru bisa menjadi imam yang baik untuk kamu." Raka memegang kepala Sandra yang sedang mencium punggung tangannya saat ini.
" Gak apa-apa Mas, kita belajar sama-sama." Betapa leganya hati dan perasaan Raka saat mendengar jawaban dari Sandra.
Di lun mencium kening istrinya dan entah mengapa dia memberanikan diri untuk mencium bibir Sandra dan membuka mukena yang tengah di kenakan istrinya saat ini.
Raka sudah memutuskan bahwa dia tidak akan melepaskan Sandra. Maka dari itu dia akan melakukan kewajibannya sebagai seorang suami.
" Sandra, apa kamu ikhlas jika aku ingin memberikan nafkah batinmu?" Sandra terdiam cukup lama hingga akhirnya dia menganggukkan kepalanya.
Lagi pula itu memang sudah haknya Raka. Suaminya itu berhak atas apa dirinya saat ini.
" Tau baca doanya gak?" Raka menggelengkan kepalanya hingga Sandra yang mengajari suaminya itu untuk membaca doa sebelum mereka melakukan hal itu.
Raka pun membaca doa yang di bacakan Sandra sebelum mereka melakukan hal itu.
" Maaf jika sakit, aku harap kamu bisa menahannya nanti." Dengan ragu Sandra menganggukkan kepalanya saat Raka memulai membuka satu persatu kancing piyamanya hingga kini terlihat sudah di depan mata Raka bagaimana indahnya tubuh sang istri.
Sungguh, ini memang sangat luar biasa indahnya. " Pakai selimut Mas, aku malu." Sandra sungguh tidak sanggup melihat keadaan mereka yang tidak memakai busana seperti ini.
Rasanya malu sekali ketika melihat keadaan tubuhnya yang sudah telanj*Ng seperti ini dan di lihat Raka.
Tapi mau bagaimana lagi, mereka sudah sah sebagai sepasang suami istri dan cepat atau lambat, ini semua memang akan terjadi pada mereka.
" Mas, sakit..." Sandra mulai merasakan sakit saat ada benda tumpul yang seperti memasuki inti tubuhnya.
Bahkan rasanya saat ini tubuhnya seperti di koyak ketika Raka yang terus berusaha untuk memasuki tubuhnya sampai tiba-tiba Sandra menjerit merasakan sakitnya.
" Ahhkkk...Sakit Mas..." Air matanya menetes saat merasakan milik Raka sudah berhasil masuk ke dalam inti tubuhnya hingga Sandra merasakan sakit yang luar biasa.
" Maaf Sandra, Maafkan aku." Raka mengusap air mata yang mengalir di pipi Sandra.
Dia bahkan juga memberikan kecupan di kedua kelopak mata Sandra berharap apa yang dilakukannya bisa mengurangi rasa sakit yang di rasakan gadis yang kini sudah menjadi wanita sepenuhnya.
...🤍🤍🤍...