NovelToon NovelToon
Wu Yun Ling

Wu Yun Ling

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Reinkarnasi / Time Travel / Dokter Ajaib / Romansa Fantasi
Popularitas:57.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cusipa

Irina, gadis cantik yang hidup di panti asuhan.
Ia tidak tahu siapa orang tua kandungnya. Terkadang Irina selalu berpikir, apakah ia anak yang tidak di inginkan sehingga ia di buang begitu saja ke panti ini? Namun, setelah Irina beranjak remaja, ia mengenyahkan pikiran itu. Yang ada di pikirannya saat ini adalah membantu ibu panti mencari uang, untuk kehidupan anak-anak panti lainnya.

Dan sekarang Irina sudah menjadi penulis novel, banyak Novel-novel yang telah ia terbitkan. Hari itu Irina akan memberikan naskah Novelnya ke tempat orang yang meminang ceritanya. Namun ketika menyebrang ia malah tertabrak oleh sebuah motor yang sedang melaju kencang ke arah nya.

Irina pikir ia mungkin sudah pergi ke surga tau pun neraka. Namun, ia malah terbangun dengan tubuh yang menjadi kecil. Ia jadi bayi lagi!
Dan yang paling mengejutkan adalah ia hidup kembali bukan di zaman nya tapi malah di zaman kuno atau dunia lain?

__________________❖_________________

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cusipa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak Itu

Tak lama, tabib Xian pun keluar dari tenda, wajahnya terlihat kelelahan.

Du Shi segera menghampiri pria itu. "Bagaimana keadaan tuan muda Zhuan Long?" Tanya Du Shi.

"Untungnya keadaan pemuda itu tidak terlalu parah, tapi juga bukan sebuah luka ringan. Sayatan pedang pada punggungnya begitu dalam, apalagi ada bekas racun di luka pemuda itu. Mungkin saja, pedang yang menyatnya telah di lumuri sebuah racun." Jelas Tabib Xian.

Mata Yun Ling melotot kaget, ketika tabib Xian membicarakan tentang racun. "Apakah racunnya berbahaya?" Tanyanya.

"Untungnya tidak, itu hanya racun pelumpuh biasa." Sahut Tabib Xian. Yun Ling yang mendengarnya pun bernafas lega.

Semuanya pun masuk ke dalam, untuk melihat keadaan Zhuan Long. Ketika Yun Li melihat pemuda yang terbaring di ranjang, dia bergumam pelan.

"Sepertinya aku pernah melihatnya."

Yun Ling yang berdiri di samping Yun Li mendengar ucapan ini dengan jelas, lantas berkata. "Dia adalah sahabat Jun Tian Gē yang sering datang ke istana."

"Pantas saja."

"Kalau begitu, kita harus memberi tahu Jun Tian Gē atas hal ini." Suara Yun Lian terdengar tepat setelah Yun Li bergumam dengan suara sangat kecil.

"Sepertinya begitu." Setelah berucap demikian, Du Shi kembali keluar dari tenda, sepertinya hendak mencari Juan Tian.

Keadaan di dalam tenda menjadi sangat hening. Yun Ling yang masih merasa pusing merebahkan kepalanya di samping tubuh Zhaun Long, dengan tubuhnya terduduk di samping peraduan sederhana itu.

Sedangkan Yun Li yang pada dasarnya jarang berbicara -kecuali, jika keluarganya mengajaknya berbicara-, kini mendudukan dirinya di sebuah kursi yang tersedia di sana.

Dan entah kenapa Yun Lian merasa mengantuk, jadilah dirinya duduk di kursi samping Yun Li, lalu memejamkan matanya.

Yun Li melirik kedua saudarinya yang kini tengah tertidur, karena tidak tahu harus melakukan apa, diapun ikut memejamkan matanya.

Tirai tenda terbuka, menampilkan Jun Tian yang terengah-engah. Mata Jun Tian membola ketika melihat Zhaun Long, sahabatnya, terbaring di atas peraduan.

Awalnya, ia mengira bahwa Du Shi hanya membual. Tapi, ketika melihat yang terbaring di atas peraduan benar-benar Zhuan Long, Jun Tian tidak bisa berkata apa-apa.

"Bagaimana bisa?"

Jun Tian melangkah menghampiri sahabatnya. Setahu dirinya, Zhuan Long berkata, akan ikut berburu bersama saudara-saudaranya.

Jun Tian menggoyang-goyangkan tubuh Yun Ling, membangunkannya. "Ling'er, bangun dulu."

"Engh."

Merasa terganggu, Yun Ling secara perlahan membuka matanya. Yang pertama kali ia lihat adalah wajah Jun Tian yang tengah khawatir.

"Gēgē?"

"Bangun. Tolong jelaskan padaku, bagaimana Zhuan Long bisa seperti ini?" Ujar Jun Tian.

Setelah kesadarannya kembali, Yun Yi segera menceriakan apa yang terjadi di air terjun, tadi.

"Jadi, kamu tidak tahu bagaimana Zhaun Long bisa terluka?"

Yun Ling mengangguk, mengiyakan ucapan Jun Tian.

Jun Tian berbalik, lalu memerintahkan pelayan untuk mengambilkannya kertas dan tinta.

"Apakah kamu akan menulis surat untuk keluarga Zhuan?" Tanya Du Shi, yang di angguki Jun Tian.

Namun, belum sempat Jun Tian menulis surat, sebuah suara yang begitu serak terdengar, dan berhasil mengalihkan perhatian Jun Tian.

"Jangan."

Yun Ling yang duduk tak jauh dari peraduan terjengkang, saking kagetnya, ketika Zhuan Long tiba-tiba bersuara.

"Long!" Jun Tian berlari ke arah sahabatnya yang masih terlihat lemah.

"Tian, tolong jangan beritahu mereka." Ujar Zhuan Long dengan suara lemah.

"Kenapa? Apakah, karena yang melukaimu adalah anak itu lagi?" Tanya Jun Tian, dengan nada jengkel.

Keterdiaman Zhuan Long membuat Jun Tian semakin marah. "Sebenarnya, mengapa Ayahmu tidak menghukum berat anak itu. Seharusnya, Ayahmu menghukumnya dengan berat, supaya anak itu merasa jera. Sekarang, lihatlah. Dia malah kembali melukaimu lagi." Gerutu Jun Tian.

Zhuan Long merasa senang karena sahabatnya begitu peduli padanya. Tapi, semarah apapun dirinya, dia tidak mengkin membalas perbuatan anak itu.

"Tunggu, maksud Gēgē. Zhuan Long Gē pernah terluka juga sebelumnya? Dan yang melakukannya adalah orang yang sama, apakah begitu?" Yun Ling yang berada di samping Jun Tian baru saja selesai memproses semua percakapan keduanya, merasa cukup aneh.

"Kamu pintar." Jun Tian mengelus puncuk kepala Yun Ling dengan sayang, dia tersenyum, tapi tidak dapat menyembunyikan kemarahan di matanya.

"Siapa orang itu?" Yun Li yang memiliki rasa penasaran tinggi, kini ikut masuk ke dalam percakapan ini.

"Sepupu laki-lakinya." Jawab Jun Tian, mendahului Zhuan Long.

"Sepupu laki-laki?" Di belakang, Du Shi mengernyit. Setahunya, Zhuan Long hanya memiliki satu sepupu laki-laki yang tinggal di Kekaisaran Wu, dan dia adalah Zhuan Mo.

"Tapi, bukankah kalian sangat dekat? Lalu bagaimana bisa, Zhuan Mo melukaimu?" Tanya Du Shi.

"Oh ayolah guru. Orang-orang dari kediaman Zhuan semuanya aneh." Ujar Jun Tian dengan nada mengejek, dirinya melirik Zhuan Long yang masih nampak tenang.

"Itu berarti, Zhuan Long Gē juga aneh?" Kalimat bernada polos yang di ucapkan Yun Lian berhasil membuat Yun Li terkekeh.

Namun, walau begitu. Zhuan Long masih nampak tenang seperti biasa.

"Kembali ke awal." Raut Jun Tian kembali menjadi serius, dia menatap Zhuan Long dengan tajam.

"Orang yang melukaimu, apakah benar-benar anak itu?" Tanya Jun Tian.

Zhuan Long yang masih berbaring, memringkan kepalanya ka arah Jun Tian. "Jika memang iya kenapa?"

"Zhuan Long!" Jun Tian marah, apakah sahabatnya ini akan terus diam saja, ketika anak itu terus melukainya. Bahkan, dulu Zhuan Long pernah hampir mati, karena ulang anak itu. Tapi dengan bodohnya, kepala keluarga Zhuan, Ayah Zhuan Long, hanya memberikan hukum kurung pada Zhuan Mo selama dua bulan.

"Tian. Kau pun tahu, apapun yang ku lakukan untuk membela diri, tidak akan pernah ada yang mendengarnya. Dan jika aku membalas kekerasan yang ku terima dengan kekerasan lagi, nantinya malah aku yang juga akan kena marah Ayahku." Tutur Zhuan Long.

Jun Tian terdiam. Itu benar, dia tidak mungkin meminta Zhuan Long untuk membalas Zhuan Mo dengan kekerasan. Karena pada akhirnya, Zhuan Long sendiri yang akan di hukum oleh kepala keluarga Zhuan.

Dengan amarah yang belum reda, Jun Tian mendudukan dirinya di kursi samping Yun Lian. Dia memejamkan matanya, mencoba untuk menghilangkan amarahnya.

Yun Ling yang berada di tengah-tengah dua laki-laki itu, tidak bisa berkata apa-apa. Yun Ling tahu, tidak semua keluarga akan bersikap seperti keluarganya.

Tapi, mendengar perkataan mereka. Yun Ling merasa kasihan pada Zhuan Long. Ia tidak menyangka, sahabat Kakak laki-lakinya itu mempunyai masalah yang cukup besar.

"Tidak perlu mengasihaniku." Perkataan bernada dingin itu membuat Yun Ling terkejut.

Dia menoleh ke arah Zhuan Long yang menatapnya dengan pandangan dingin. Sungguh berbeda jauh, dengan saat laki-laki itu berbicara dengan Jun Tian.

"Saya tidak butuh rasa kasihan dari anda, tuan putri."

...🔹To Be Continued🔹...

1
😍nox cek😍
aku baca y Keke sama cece benarkah kk author kalau buat adik keci Siau Mei mei
Mrinpur
wahhhh,,,yun ling beruntung sekali ad fei hong d samping ny,,,tp fei hong udh d kontrak ap blom yach sama yun ling aku lupa lg dech,,🤔🤔
Lim Kelly
kapan upnya ya thor dah gak sabar
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt...jgn dengerin si jin itu ya Ling'er....
Lim Kelly
akhirnya up juga, lanjut ya thor ditunggu
Lim Kelly
up nya dong thor jgn lama2
Lala Kusumah
tambah seru nih... lanjuuuuuuuuuuutttt....
Kania Rahman
makin penasaran saja, tetap jaga kesehatan Thor 💪💪👍👍🙏🙏
Lala Kusumah
Yun Ling pasti kuat ya say.... lanjutkan....
🌹🌼🍁embun nirmaladewi🍀🌻🌺
lama kali UP'nya
🌹🌼🍁embun nirmaladewi🍀🌻🌺: iya.... tetap semangat UP ya
total 2 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt....
Mrinpur
merak tp koq ekor ny pelangi yqch,,ku kira phoenix,,🤔
Mrinpur
ahhhh,,,,,rameeeeeee bngettt,,,,sehat sehat thor,dan semangat up ny,
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuuuutttt...
Kania Rahman
lanjut thor semangat dan selalu jaga kesehatan 👍👍
Lala Kusumah
wah tambah seru aja nih... lanjutkan...double up dong...
Mrinpur
kenapa ad badai masalah sprti ini,,,,
Lala Kusumah
rumit.... lanjuuuuuuuuuuutttt
𝚁𝚊𝚢𝚊♡
nexttt thorrrr
Mrinpur
jangan bilang lw kaisar wu terluka parah,,,😱😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!