Apa jadinya jika dua sifat yang saling bertolak belakang disatukan dalam ikatan bernama pernikahan.
Gawa dengan sikap kasar serta tempramental yang angkuh serta sifat kasar yang mendasar sering membuat dirinya di panggil dengan sebutan Singa. Sementara Kristal dengan segala sikap penurut serta lemah lembut nya.
Hingga berawal dari satu teror yang seolah menjadi kan nya sebagai pintu teror yang lainnya. Bukan hanya cinta, namun persahabatan juga akan di uji dalam cerita ini.
Bersama dengan para sahabat nya, akan kah Gawa dapat menyelesaikan kejadian-kejadian aneh itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riyaarmalissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rey dan kebobrokannya
"BELI BELI BUAT SIAPA PAPA?."
"BELI KOK SENDIRI AJA. "
"PA PA PA PA PA PA. "
"AYOO!."
"INI BUAT SIAPA LAGI EMANGNYA KITA SEMUA SUKA?."
"BUAT AKU, TAPI BUAT KITA SEMUA JUGA!."
Kalian sudah pasti dapat menebak bukan dengan apa yang terjadi dikelas IPS II? tentu saja jam kosong jawabnnya.
Saat ini Rey masi sibuk bernyanyi dengan lirik asal diatas meja guru. Tidak menghiraukan tatapan orang lain yang seolah olah ingin menampol wajah gemoynya.
Kedua sahabatnya hanya berdiam diri dimeja masing masing, Gawa yang fokus terhadap buku sastranya sedangkan Rigel yang fokus pada ponsel ditangannya. Jangan tanyakan dimana keberadaan Danu, tentu saja dia berada dikelas sebelah untuk mengapeli pacarnya yang ke 375 itu.
Jangan kaget, 375 itu masih terbilang angka sedikit untuk danu yang seorang playboy kelas kakap.
"DULU PERNAH JADI DUTA SHAMPOO LAIN, TAPI KETOMBE BALIK LAGI! AKU SAMA PANTENE AJA, RAMBUT RONTOK BERKURANG, TAPI KUTU B*BI TAK ADA HABISNYA!."
"ALHAMDULILLAH LUAR BIASA ALLAHHUAKBAR!."
masi dipantau dulu sama gawa bet!
"WAHAI ANAK CUCU ADAM, JANGAN LAH KESENANGAN DUNIA MENJERUMUSKAN KALIAN DI AKHIRAT NANTI! INGAT SEMULIA MULIANYA MANUSIA, HANYA DIA YANG SERING MEMBACA AL-QURAN."
sontak semua murid yang masi pada bergosip ria ataupun bermain ponsel pada membuka buku Agama-nya.
"Cari angin yuk."
Ternyata Rigel yang sedari tadi diam cukup bosan dengan kelakuan absurd Rey yang sok sok-an berceramah. Ingatkan dia untuk mencari teman baru nanti.
"Jangan dulu, gue masi mau ngeliat kegilaan Rey ya itung itung refresing otak"
Dirinya merasa harus sering sering melihat Rey bertingkah abnormal seperti ini. ia juga ingin bisa menghibur Kristal, namun gengsi terlalu besar sehingga membuatnya tarik ulur jika ingin membuat wanita itu senang.
"MAE GUE PUNYA TEBAK TEBAKAN NIH!."
Rey turun dari meja dan menghampiri salah satu gadis yang masi duduk di Kursinya dengan tangan yang sibuk Mengoleskan lipstik berwarna Merah ke bibirnya.
"Apaan?."
Dia adalah mae, atau nama lengkapnya Maemunah Cetarisa. Salah satu siswa Batarapati yang sangat mengidolakan penyanyi Dangdut.
Mae dikenal sebagai biduan Batarapati, selain suaranya yang lumayan ancur nya beuhhhh! bodynya juga jangan ditanya. Gitar Spanyol lewat!.
"Nih ya, seperti seperti apa yang gelap?."
Ujarnya sambil menaik turunkan alisnya yang kece badai menurutnya itu.
"Haaahh emang ada?."
Mae tampak kesulitan menjawab pertanyaan tidak bermutu milik teman sekelasnya itu.
"Dah ahhk nyerah."
"Ok gue jawab ya, dan jawabnnya adalah....
..... seperti.... seperti mati lampu ya sayang seperti mati lampuuuuuuu...."
Setelah itu Rey berjoget heboh menggerakkan Pinggangnya sesuai keinginannya.
"Males ahk, lo selalu gak jelas kalo ngasih pertanyaan! udah sana sama Mila aja."
Lantas dirinya beranjak meninggalkan kelas. Rey yang mendengar nama Mila disebutkan auto mundur teratur. Diri-Nya tidak mau berurusan dengan Mila siketiak bocor.
berjalan menuju meja tempat Gawa dan Rigel berada, dirinya menghela nafas ketika sudah duduk dengan anteng nya.
"Danu belom balek juga?."
Merasa heran dengan danu yang mudah sekali mendapatkan seorang gadis. sedangkan dirinya harus dipilih pilih terlebih dahulu. bahkan pada mantan terakhirnya, Rey belum sepenuhnya bisa move on, atau mereka menyebutnya dengan GAMON alias gagal mup-on.
"Betah dia mah kalo disana, kan ada beraneka raham ciway ciway manjahlita seksehlita gak nahanlah pokoknya"
Rigel menjawab dengan mata yang masi asik tertuju pada ponselnya. ketahuilah jika dia sedang menonton film semi Jepang.
Tak selang berapa lama, munculkan sosok Danu yang mereka bicarakan. Rey tidak lagi bersuara, lebih baik diam katanya.
Tapi itu tidak bertahan lama, ternyata bibirnya sudah bergetar sedari tadi untuk mengoceh hal hal yang tidak jelas.
"Seharusnya manusia itu sibuk memperbaiki Imam, bukan malah memperbanyak mantan"
bukan tanpa arti dia mengucapkan itu, hanya saja dirinya mencoba untuk menyindir danu yang Juara satunya dalam koleksi mantan.
"satu lagi,jangan maen game mulu, inget yang dibutuhkan cewek itu sholat Lima waktu bukan yang maen game sampe gak kenal waktu"
"ALLAHHUAKBAR."
ternyata Banu teman sekelas mereka juga tak ingin ketinggalan dalam aksi majlis taklim yang diselenggarakan secara dadakan oleh Rey.
"Eeiitssss, jangan sampe ketingalan juga, cowok yang jago masak mi instan goreng tapi berkuah dan mi instan rebus tapi kering."
Gawa ingat saat dirinya membuat kerusuhan di dapur yang mengakibatkan dapurnya nyaris saja terbakar. untung Gayatri datang tepat waktu saat itu, jika tidak, ntahlah bagaimana nasib kehidupan nya.
"Woyy jamet ngapain lo nyambung aja!? "
Rey berteriak sinis kearah Banu. sebenarnya banu itu adalah Bendahara kelas yang setiap meminta uang kas selalu ngegas Pol. Karna itulah dirinya tidak pernah akur dengan Banu.
"Yaelah ngikut doang juga"
Banu langsung duduk diantara Rigel dan Danu, tidak menghiraukan tatapan jengkel Rey yang merajuk karna dia ikut bergabung bersama mereka.
"Gawa... "
Rey merengek kepada Gawa dan langsung menjatuhkan kepalanya dibahu Gawa. memeluk lengan gawa secara posesif seakan akan Gawa adalah kekasihnya.
"Lepas gue jijik!"
Rey yang mendengar itu cemberut dan melepaskan lengan Gawa secara kasar.
"Dasar batu!"
dirinya bergumam pelan takut jika Gawa mendengarnya. bisa bisa langsung COD-an bersama malaikat maut dirinya.
"Gawaaaaa... "
Dari arah pintu datanglah sosok Iblis yang tak lain adalah Mauren. dirinya berlari menghampiri Gawa dan dengan tidak ada rasa malunya langsung duduk dipangkuan sang Singa tersebut. hal itu sontak membuat Gawa murka seketika.
saat dirinya ingin menjatuhkan Mauren, sebuah tangan terlebih dahulu menjambak rambut sang wanita tak tahu malu itu hingga dia terjatuh.
"Kan udah gue bilang, kalo mau jadi p*lacur gak usah di Batarapati!"
dia adalah Jessica. masih ingatkan dengan Jessica? seorang anak kepala sekolah yang juga menyukai Gawa namun tak sampai menjatuhkan harga dirinya seperti Mauren.
"Lo siapa sih? ada masalah apa sama gue?"
Mauren tampak menahan malu disana. bermaksud meminta bantuan kepada Gawa, namun Gawa tidak beranjak dari duduknya sekalipun.
"Gue orang yang gak suka sama gadis macam lo!, ohh atau jangan jangan lo udah bukan gadis lagi ya makanya harga diri lo udah gak ada?."
dirinya tertawa miring saat melihat wajah pucat Mauren. jangan fikir dia tidak tahu tentang kehidupan luar dari seorang model murah seperti wanita yang di hadapannya ini.
setelah itu dia menarik tangan Gawa untuk keluar. Setidaknya ada beberapa hal yang harus dia sampaikan.
"Sorry gue terlalu mencampuri urusan lo"
sekarang mereka berada dibangku kantin paling pojok.
"Lo mungkin juga nganggep gue cewek murah, tapi gue nge lakukan ini juga karna gue perduli sama lo Wa"
"Gue ingetin lo untuk hati hati sama orang yang ada disekitar lo."
dirinya langsung pergi meninggalkan Gawa dalam sejumlah pertanyaan.
Saat dirinya ingin menanyakan itu kepada Jessica , ponselnya bergetar. sebuah notif pesan masuk.
gayatri
gawa cepat pulang nak, kristal kecelakaan.
*
*
*
*
hayy hay jangan lupa untuk selalu like dan koment ya🙂
mau aku kasih Bonus gak?
yaudah deh aku kasih ajaa.
muka gemoynya si rey
kaum sultan masa isinya cm segitu
wkwkwk
akhirnya LENGGAWA is back...
hebat km thor...👍👍👍
bikin penasaran
lanjut thor
othor zeeyeeenggg.... tunjukkanlah drmuuu...
readers mu ygtak tau diri ini sngt merindukan ending ceritamuuu...😁😁😁