NovelToon NovelToon
Sent To Another World With Cheat Ability

Sent To Another World With Cheat Ability

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Dunia Lain / Barat
Popularitas:21.3k
Nilai: 5
Nama Author: Only a Moment

Alfred Kairo terbunuh dengan menyedihkan, lalu ditawari untuk hidup kembali dengan ingatan serta kenangan buruknya sebagai pengalaman oleh dewa.

Namun dengan syarat, Alfred mengalahkan The Five Chaos of World-Eater yang bahkan pahlawan terpilih terbunuh.

Dengan ini, perjalanan Alfred untuk terus mengumpulkan kekuatan agar bisa mengalahkan The Five Chaos of World-Eater dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Only a Moment, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23 : Tipuan Elard

Sudah enam hari berlalu.

Selama itu, Alfred telah mempelajari banyak mantra.

Alfred juga dibantu Elard, karena sikap serta tingkah lakunya seperti anak hilang.

Elard memberi tahu banyak hal pada Alfred, serta tentang cara mendapatkan material monster dengan efisien.

Berkat itu juga, Alfred bisa membeli rumah kecil dalam waktu singkat.

Meski begitu, Alfred hanya mengalahkan monster lemah yang berhasil menerobos masuk kota.

Rasa lelah, ngantuk, dan lapar hampir tidak bekerja padanya. Hal itu juga membuatnya bisa berjaga di malam hari bersama para kesatria.

Uang serta lingkaran pertemanannya bertambah, namun setelah Alfred mendapatkan rumah, itu tidak lagi tumbuh.

"Lagi-lagi buku sihir, apa tidak bosan?"

Saat Alfred membaca buku sihir dimeja makan, suara tidak asing terdengar.

Mengalihkan pandangan, Alfred melihat Elard menatapnya dengan aneh.

"Aku harus membaca buku ini agar serangan suhirku bertambah. Juga, kenapa kau bisa masuk kesini ... Paman?"

"Aku tidak setua itu!!" balas Elard dengan tidak senang.

Lalu dia duduk di kursi lain sebelum melanjutkan, "Apa kau akan mengabaikan itu?" tanyanya sembari menujuk ke Alfred.

Atau lebih tepatnya, bagian pinggangnya.

Alfred tahu, apa yang Elard tunjuk. Itu adalah pedang besi yang di beli dari desa Avelia.

Karena Gradenya sudah tinggi, membawa benda besi semacam ini tidak menimbulkan apapun. Bahkan, Alfred hampir lupa dengan keberadaan pedangnya.

Dia pikir sudah memasukannya ke dalam Storage, namun ternyata belum.

"Aku tidak terlalu bisa mengayunkan pedang. Menggunakan tebasan amatir dimedan perang hanya akan membunuhku," jawab Alfred dengan ringan.

Meski dia mengatakan itu, Alfred sebenarnya mengumpulkan pengalaman berpedang dengan melawan monster lemah yang berhasil masuk ke kota.

Alfred tidak berniat memfokuskan perhatiannya pada berpedang untuk saat ini, sebab dia sibuk dengan mempelajari mantra sihir.

Waktu Alfred di dunia palsu cukup banyak, karena itulah dia berniat untuk memfokuskan pada berpedang setelah kemampuan sihirnya berada ditingkat ekspert.

Sementara itu, Elard berpikir cukup lama. Mempertimbangkan beberapa hal, dan menilai kekuatan Alfred secara fisik.

"Bagaimana kalau aku mengajarimu cara mengayunkan pedang dengan benar? Yah, dalam prosesnya kau akan belajar sedikit teknikku juga."

"Apa tidak masalah?" Alfred bertanya dengan singkat.

"Ya. Aku yang menawarimu, tentu saja tidak masalah."

"Baiklah kalau begitu."

Kemudian, Alfred menjawab dengan sedikit senang. Sepertinya, jika dia ditolak oleh Howard maka tidak perlu khawatir.

Karena saat di dunia palsu, kemampuan berpedangnya telah meningkat.

Dia jadi tidak sabar untuk pelatihannya.

Itulah yang Alfred pikirkan beberapa jam lalu.

Saat ini, keduanya berada diluar kota.

Kanan dan kiri terdapat banyak pasukan, kesatria dan penyihir yang bersiap melawan serangan monster.

Sementara itu, Alfred menatap tajam kearah Elard yang berpura-pura tidak melihat.

"Aku akan memberimu sedikit pelatihan. Gunakan saja pedangmu bersama sihir jika terlalu menyulitkan," gumam Alfred menirukan ucapan Elard beberapa saat lalu.

Pelatihan yang Alfred pikirkan adalah duel atau sebagainya. Namun kenyataannya adalah pergi ke medan perang sesungguhnya.

Itu terlalu beresiko, dia ingin kembali namun gerbang kota telah ditutup.

Alfred tidak bisa mundur dan hanya bisa ikut berpartisipasi karena telah jatuh dalam tipuan Elard.

"Aku tidak akan menyuruhmu mengalahkan monster tingkat atas. Yah, untuk awal-awal kalahkan aja monster tingkat rendah," kata Elard.

"Sisanya akan kuurus, jadi kau bisa fokus mengikuti instruksiku," sambungnya.

Alfred hanya bisa mengungkapkan ketidak senangannya dengan menggerutu.

"Asal kau tahu aja, aku seorang penyihir. Bahkan jika mengikuti instruksi, aku pasti akan mengeluarkan serangan sihir karena refleks."

"Ya, asal kau tidak membekukan semua orang maka bukan masalah."

"Candaan yamg tidak lucu sekali, paman."

Alfred tahu bahwa Elard ingin melihatnya kesal, karena itulah dia membalikan kalimat dengan hal tidak disukai.

Sambil menunggu monster-monster itu mendekat, Alfred sepenuhnya mengabaikan ocehan tidak senang Elard.

"Hoi, apa kau dengar?!"

...Bersambung...

1
Crownie
Kadang suka bingung nebak kelanjutan di luar nurul kaya nebak kode kramat cewe kebelet nikah
「Hikotoki」: ga gitu... buat eps 20 keatas ga layak dibaca... hancur plotnya

alasan itu ku drop ni novel...
total 4 replies
Crownie
kak bisa lihat lagi nggak cerita saya,saran yang anda kasih sudah saya baca dan saya sangat suka saran dari anda
Crownie
Permisi kak author apakah anda bisa mengkoreksi Alur cerita saya yang berjudul " Arkanthia Crownie " soalnya saya masih bingung pada tata peletakan tanda baca
𝓛𝓮𝓸 [off]
(HOJ)
𝓛𝓮𝓸 [off]
hallo aku mampir ini cerita tentang apa?
「Hikotoki」: makasi sayang
total 3 replies
pisanksalto
sep, nyari Isekai sistem, akhirnya nemu jg yg awalnya ga info dumping
「Hikotoki」: ahahaha....
total 1 replies
pisanksalto
pergi ke surga aja bang/Good/
pisanksalto
redflag redflag
❤️⃟Wᵃf𝗥ҽȥȥα ⍣⃝కꫝ 🎸
waw dipilih oleh system untuk jadi seorang dewa keren sekali Anda

semangat terus thor sukses terus buat karya-karya nya
「Hikotoki」: hadehh baca lah jangan komen doang
total 3 replies
Alghifarrie
Suhu. Novel mu membuat aku kemtar kemtir
Arim
👍
Arim
sejauh ini bagus dan saya menunggu perkembangan yang lebih baik lagi.😄
「Hikotoki」: terima kasih
total 1 replies
Arim
si Elard ini umurnya berapa?
kalo bercanda kan kadang dipanggil paman
「Hikotoki」: entah, mari saling menebak-nebak.

tapi yang pasti diatas usia remaja
total 1 replies
Arim
mendengar
「Hikotoki」: coba baca lagi karena udah direvisi, sebenarnya ini karya yang ke sekian

itu kurang karena author kurang fit dalam menulis jadinya agak absurd
total 3 replies
Arim
pake sindra tensei
「Hikotoki」: kalo ada sih bakal mudah:v
total 1 replies
Arim
meteor asik sih
「Hikotoki」: ohya pengingat ada beberapa chap yg lom direvisi jadi klo ingin baca dan ga ngerasain impact yg gagal mending bacanya tar malam
total 1 replies
Arim
Oalah maaf Thor ku kira di sini dia pake map
「Hikotoki」: tidak apa:v aku juga cukup terkejut apakah salah menjelaskan hingga terkesan seperti memiliki map:v

koreksimu sangat membantu.

Author tidak bisa memaksa, tapi jika bisa author ingin kamu juga menjadi reader setia novel ini.
total 1 replies
Arim
butuh kata tambahan
"rumah yang Alfred huni adalah yang paling mewah di desa"
Arim
ceria
Arim
kenapa ga pake fitur map seingat gw system' nya punya tuh
「Hikotoki」: apa ada liat sistemnya ngeluarin map ya? kalau ada bilang ya, mau kufixs:v

soalnya akan menjadi plot hole jika tidak dihilangkan:v
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!