NovelToon NovelToon
Singa Jantanku

Singa Jantanku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:68.4k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

Meyra merasa sangat aneh karena kini dia berada di sebuah pulau yang dia tidak tahu entah di mana, sejauh mata memandang hanya ada lautan saja.

Setelah dia mencari tahu, ternyata Meyra terdampar di dunia lain. Demi bisa kembali ke bumi, dia rela menerima tawaran untuk menikah dengan siluman singa jantan yang dia temui di sana.

"Apakah aku bisa pulang ke bumi jika menikah denganmu?"

"Tentu saja, aku juga bisa membantumu untuk mengungkapkan kejahatan yang menimpa ayahmu."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Langsung kita kepoin yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpisahan Manis Tapi Menyakitkan

William terlihat begitu senang karena siang ini dia menghabiskan waktunya untuk bercinta dengan Liliana, lelaki paruh baya itu benar-benar merasakan kepuasan dalam bercinta setelah dua puluh lima tahun menikah dengan Liliana.

Dia juga begitu senang karena selama bercinta dengan Liliana, pandangan mata mereka tidak pernah terputus.

Bahkan, William bisa melihat dengan jelas saat Liliana menikmati permainan yang dia suguhkan. Dia juga bisa melihat dengan jelas saat raut wajah Liliana saat menyebut namanya dengan penuh gairah.

Tentu saja Ini adalah bentuk dari rasa bersalah Liliana selama ini kepada William, dia ingin memberikan percintaan yang berkesan untuk William sebelum William benar-benar melepaskan dirinya.

Padahal dia sempat menyangka jika William tidak akan mau melepaskan dirinya, dia menyangka jika William akan terus bersikap kasar terhadap dirinya. Namun, ternyata dia salah. William bahkan melakukan percintaan mereka dengan sangat lembut.

"Ouch, Liliana, Sayang. Terima kasih," kata Willian seraya mendekap erat tubuh polos Liliana.

Percintaan panas mereka sudah berakhir, William yang merasakan kepuasan terlihat begitu berterima kasih kepada Liliana.

Pria itu bahkan terlihat mengecupi puncak kepala Liliana dengan sangat lembut dan mengelusi punggung polos Liliana dengan penuh kasih, dia terlihat begitu bahagia.

Liliana tersenyum mendapatkan perlakuan seperti itu dari William, dia langsung menelusupkan wajahnya pada dada bidang lelaki yang sebentar lagi akan melepaskannya itu tanpa berkata apa pun.

"Kita mandi bersama," ajak William.

William terlihat melerai pelukannya, lalu dia menatap wajah Liliana dengan lekat. Wajah wanita yang sebentar lagi belum tentu bisa dia lihat secara langsung.

"Kamu dulu saja, aku nanti," kata Liliana dengan malu-malu.

Selama menikah dengan William mereka tidak pernah mandi bersama, jika saat ini William mengajaknya untuk mandi bersama, rasanya Liliana tidak mau. Karena malu harus mempertontonkan tubuh polosnya di depan William.

Ya, setiap kali setelah dia meminta jatahnya untuk bercinta, William akan langsung meninggalkan Liliana setelah hasratnya tertuntaskan.

Hal itu dia lakukan agar tidak kembali menyakiti Liliana, dia selalu kesal karena setiap kali mereka bercinta Liliana tidak pernah mau menatap dirinya.

Bahkan Liliana selalu saja terdiam bagaikan sebuah patung hidup, William merasa kesal dan sedih secara bersamaan.

"Kumohon, ini yang pertama dan yang terakhir. Setelah ini aku mau langsung pergi, ayolah Liliana," pinta William dengan mengiba.

Liliana terlihat menatap wajah William dengan lekat, lalu dia tersenyum saat melihat wajah William yang penuh harap. Lelaki itu tersenyum seraya mengusap pipi Liana dengan lembut.

"Baiklah," jawab Liliana pasrah.

William terlihat begitu bahagia saat mendengar jawaban dari Liliana, dia langsung turun dari tempat tidur dan menggendong wanita yang sangat dia cintai itu dan membawanya ke kamar mandi.

Tubuh Liliana tidak pernah berubah dari semenjak mereka menikah, dia tetap saja memiliki tubuh yang indah dan juga ramping.

William sangat mengagumi kemolekan dari tubuh Liliana, dia juga mengagumi milik Liliana yang selalu saja terasa rapat dan menjepit miliknya.

Tentu saja hal itu terjadi karena Liliana memang selalu rajin melaksanakan senam kegel, dia juga sering berolahraga agar tubuhnya sehat dan juga bugar.

"Kamu tetap saja terlihat seksi," kata William seraya menyalakan air shower sehingga tubuh mereka kini terlihat basah.

***

Pukul 14:02 siang William terlihat mengajak Liliana untuk makan siang, setelah itu William mengajak Liliana untuk masuk ke dalam ruang kerjanya.

William terlihat menuntun Liliana untuk duduk di sebuah sofa yang ada di ruangan tersebut, Liliana menuruti apa yang diminta oleh lelaki itu.

"Tunggu sebentar, aku mau mengambil sesuatu," kata William.

"Ya," jawab Liliana.

Setelah memastikan Liliana duduk dengan nyaman, William terlihat melangkahkan kakinya menuju brankas miliknya yang selalu disimpan di ruang kerjanya.

Brankas tersebut terbuka, lalu William terlihat mengambil beberapa berkas penting dan kembali menghampiri Liana.

Liliana hanya bisa diam seraya memperhatikan apa yang sedang dilakukan oleh William, dia tidak berani bertanya apa pun.

"Ini adalah semua berkas penting dari perusahaan milik ayahmu, aku kembalikan kepadamu. Ini adalah sertifikat rumah ini, yang ini untukmu dari diriku," kata William

Liliana terlihat begitu kaget dengan apa yang dikatakan oleh William, karena ternyata William dengan semudah itu memberikan kembali perusahaan milik ayahnya yang selama ini dia dan juga William kelola.

Dia juga tidak menyangka jika dia akan memberikan sertifikat rumah yang mereka tinggali saat ini, padahal dia sangat tahu jika itu adalah rumah milik William.

"Tapi, Mas. Rumah ini adalah milik kamu," kata Liliana.

Rasanya Liliana merasa jadi orang yang sangat jahat dan dia merasa tidak pantas jika harus menerima rumah dari William, karena selama hidup dengan William Liliana tidak pernah merasa ikhlas.

Liliana juga merasa tidak pernah melayani William dengan baik, hanya ada rasa keterpaksaan yang ada di dalam hatinya.

"No! Rumah ini adalah milikmu, karena kamu adalah istriku. Sampai kapan pun aku akan tetap menganggapmu sebagai istriku, walaupun aku tahu itu salah," kata William.

Mata Liliana terlihat berkaca-kaca, dia merasa tidak tega untuk berkata apa pun kepada William. Rasanya semuanya terlalu tiba-tiba.

Dia hanya bisa memeluk William dengan erat dan mengusakkan wajahnya di dada bidang lelaki yang terlihat begitu mencintainya itu, lalu dia berkata.

"Maafkan aku, karena aku tidak bisa mendampingi kamu lagi. Maaf karena aku--"

Liliana tidak bisa meneruskan ucapannya, dia malah menangis sesenggukan di dalam pelukan William yang terasa sangat nyaman.

William tersenyum getir melihat akan hal itu, lalu dia membalas pelukan dari Liliana dan manepuk-nepuk pundak Liliana dengan lembut.

"Aku sangat mencintaimu, Liliana. Aku juga memberikan beberapa aset berharga milikku kepadamu, lagi pula aku untuk apa menyimpan harta banyak-banyak. Aku tidak akan memiliki anak, tidak ada keturunanku yang akan melanjutkan usahaku. Jadi, ambillah semuanya yang aku berikan. Nanti kamu bisa memberikannya kepada anakmu," kata William.

Rasanya dengan William mengembalikan perusahaan milik ayahnya saja sudah membuat dia bahagia, dia merasa William tidak perlu berlebihan kepada dirinya.

William terlihat melerai pelukannya, kemudian dia menatap wajah Liliana dengan lekat. Dia terlihat menunduk dan langsung menautkan bibirnya ke bibir Liliana.

Cukup lama bibir mereka menyatu dan beradu hingga melebur menjadi satu, terasa meleleh dan juga nikmat bercampur dengan rasa pedih.

"Terima kasih untuk waktu kebersamaan kita yang sangat panjang, dua puluh lima tahun bukanlah waktu yang sebentar. Terima kasih," kata William.

Setelah mengatakan hal itu William langsung melangkahkan kakinya menjauhi Liliana, Liliana terlihat menatap punggung William yang berlalu dari hadapannya dengan tatapan nanar.

Namun, saat William hendak keluar dari ruang kerja tersebut Liliana kembali memanggil William.

"Mas! Kamu mau ke mana?" tanya Liliana.

William terdiam saat mendengar apa yang dipertanyakan oleh Liliana, tapi dia tidak berani untuk menolehkan wajahnya.

"Aku akan pergi Liliana, karena semakin lama berada di dekatmu aku semakin tidak ingin berpisah denganmu, maaf," kata William.

Setelah mengatakan hal itu dia benar-benar pergi dari rumah yang selalu mereka tempati jika sedang berada di tanah air, Liliana hanya bisa diam seraya menatap kepergian William.

***

Selamat pagi kesayangan, salam santun subuh. Semoga kalian sehat selalu dan murah rezeky, happy Monday. Sayang kalian selalu, terima kasih untuk kalian yang selalu meninggalkan jejak like dan juga komentarnya.

1
panjul man09
kenapa up nya lama padahal ceritanya bagus 👍
panjul man09
alur ceritanya sangat menarik , membacanya , seolah olah menonton filmnya walaupun kadang ada salah tulis nama , tapi itu tertutupi dengan kemampuan penulis yg berfantasi dan saya suka dgn novel yg berlatar belakang luar negeri .
panjul man09
tante lolita mamanya roy , oh iya apa kabarnya tante liliana apa belum pulang ?
falea sezi
kok g lanjut Thor
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
mampir dan baru bisa komen sekarang
🌹🪴eiv🪴🌹
ternyata bem kelar ini cerita
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
mujurlah pinter setelah tahu kejahatan roy
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
merya bener tuh jadi istri yg bisa membuat emosi suami turun tapi ya GK pas di jalan juga mainnya
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
tuh di kasih saran sama anak nya harus turutin lepaskan saja cowok yg kasar itu
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Alhamdulillah akhirnya ketemu sama ibu yg selalu dirindukan dan ingin di peluk dari kecil
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
wah ternyata perbedaan umur singa dan manusia sangat berbeda jauh sekali
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Liliana jadi penasaran saat lihat lion apa mungkin dia ibunya🤔
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
ternyata setelah jadi manusia Leon bisa makan apa saja
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
haha kedengarannya pas LG berhubungan untuk cuma sama bibi jika sama orang lain mungkin yg blm tau jika mereka menikah akan langsung di grebek
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
bener sih mungut di hutan ya GK merya nanti kalau jawab jujur mungkin kaget bibi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga GK salah alamat ya jika ditinggalkan merya tidur
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kasian merya di gempur terus sama Leon dan ayah Leon juga sedih karena sebentar lagi Leon akan ikut ke dunia
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lakukan saja lah kan sudah sah juga tuh
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kalau sudah sah mah bebas merya kan juga kamu setuju menikah dengan Leon setelah itu baru kamu bisa balik ke dunia mu dan bisa bantu orang tuamu balik lagi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga setelah menikah nantinya tumbuh rasa saling mencintai dan tidak adanya perpisahan keduanya karena ini merupakan pernikahan dadakan yang menguntungkan kedua belah pihak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!