NovelToon NovelToon
Tatap Aku, Lelakiku!

Tatap Aku, Lelakiku!

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Selingkuh / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi kim

Kisah Bianca Abraham dan Selome Josepin.
Kedua insan yang sudah berpacaran selama empat tahun dan memutuskan untuk menikah. Namun, ketika detik demi detik pernikahan itu terjadi, Selo berubah.


Dia seolah tidak menginginkan pernikahan ini membuat Bianca kebingungan. Namun, dengan segala ketulusan dan rasa cinta Bianca pada Selo, Bianca berhasil meyakinkan Sello untuk tetap bertahan hingga akhirnya pernikahan pun terjadi.


Setelah menikah, seiring berjalannya waktu, Bianca pikir, Sello akan kembali menghangat seperti semula. Tapi ternyata tidak. Hingga pada akhirnya, Bianca menemukan suatu fakta dan ia sadar, ia tidak akan bisa merubah Selo seperti dulu.


Pernikahan mereka begitu hambar, bahkan kehadiran sang buah hati tidak mampu merubah pernikahan mereka. Hingga suatu hari, tanpa sengaja Bianca bertemu lagi dengan Roland, teman kuliahnya dulu.

Roland mampu memberikan apa yang tak Bianca dapat dari Sello. Lalu haruskah Bianca menyerah dengan pernikahannya atau terus bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Gabriel

Agnia menunduk, ia meremas jari-jarinya. Jujur saja, ia begitu gugup dan tak tahu bagaimana harus menghadapi Mayra.

Saat ini, mereka sedang duduk di kafe yang ada di mall tersebut. Entah kenapa feeling Mayra mengatakan ada yang tidak beres dengan semua ini, hingga ia mengajak mantan kakaknya untuk menikmati secangkir kopi berdua. insting maira tidak pernah salah, ia selalu akurat dalam apapun.

“ Kenapa kau begitu gugup duduk denganku?” tanya Mayra pada Agnia. Ia bisa melihat wajah 0Agnia begitu gugup saat menatapnya. Ini semakin menguatkan, bahwa ada yang terjadi di antara kakaknya dan Agnia.

“Aku tidak gugup, aku hanya terkejut saja bertemu denganmu. Ternyata kau sedang berada di luar kota!” balas Agnia. Mayra menyeruput kopi yang tadi ia pesan sambil menatap Agnia dengan tatapan waspada, gadis itu seperti sedang memikirkan sesuatu.

“Apa kau masih menjalin komunikasi dengan kakakku?” tanya Mayra tanpa basa-basi. Agnia menggeleng cepat. Namun wajahnya tampak terlihat panik.

“Tidak, kami sudah lama tidak berkomunikasi,” jawab Agnia. Mayra mengangguk-anggukan kepalanya.

“Ah, baguslah!” Mayra berucap seolah ia percaya dengan ucapan Agnia, dan ia bisa melihat Agnia menatapnya seraya menghela nafas yang lega.

“Memangnya kenapa?” tanya Agnia.

“Aku hanya ingin memastikan saja bahwa kau tidak mengganggu lagi hubungan kakakku dan istrinya,” jawab Mayra membuat Agnia menelan saliva, karena Mayra menatapnya dengan tatapan menyelidik.

“Mana mungkin aku masuk lagi ke dalam hidup Sello," jawabnya lagi. Mayra mengangguk-anggukan kepalanya.

Seolah dia percaya dengan apa yang diucapkan oleh Agnia

“Baguslah jika kau berpikir begitu!” kata Mayra.

“Oh, aku lupa. Aku ingin melihat detail blazer yang kau kau kenakan, sepertinya itu bisa menjadi referensiku untuk desain nanti!” kata Mayra, Agnia mengangguk, tanpa curiga, ia mulai melepaskan blazernya dan dengan senang hati langsung memberikan blazernya pada Mayra.

Seketika itu juga Mayra langsung memeriksa blazer Agnia. Tiba-tiba tubuh Mayra diam mematung, nafasnya memburu. Ia langsung menatap ke arah Agnia dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.

“Ma-Mayra, kenapa kau menatapku begitu?” tanya Agnia. Mayra tersadar, kemudian tersenyum. Lalu setelah itu, ia langsung memberikan blazernya pada Agnia kembali.

“Tidak apa-apa, aku sudah mendapatkan referensinya!” Mayra mengembalikan blazer itu pada Agnia, kemudian ia mengambil tasnya lalu ia bangkit dari duduknya.

“ Terima kasih banyak atas waktumu!” kata Mayra

“Kalau begitu aku permisi, aku juga sudah membayar pesanan ini!” Setelah itu, Mayra pun pergi meninggalkan Agnia begitu saja.

•••

Sello mengerutkan keningnya saat melihat Bianca pergi dengan seorang lelaki, ia berkacak pinggang menatap mobil yang dinaiki oleh Bianca.

“Berani sekali dia! Bagaimana jika keluarga kita melihat kelakuannya,” cap Sello tanpa berkaca pada dirinya sendiri, bahwa dia pun lebih parah dari Bianca. tapi tak lama, Sello memejamkan matanya, rupanya tak lama dia tersadar tentang apa yang dilakukannya lebih parah daripada Bianca yang hanya menumpang di mobil orang lain.

“Ah udahlah!” ucap Sello, ia pun berjalan ke arah mobilnya dan menjalankannya untuk pergi ke kantor

•••

suasana di dalam mobil Roland begitu hening..

Roland fokus ke mengemudi, sedangkan Bianca melihat ke arah jendela dan tak lama, Roland berdehem, Hingga pada akhirnya Bianca menoleh.

“Roland, Terima kasih sudah mau mengantarku. jika tidak ada kau, mungkin aku akan terlambat,” kata Bianca.

Roland pun menggangguk. “Tenang saja Bi,” jawabnya. Roland menggigit bibirnya kala ia ingin menanyakan tentang hal yang membuat ia penasaran sedari kemarin.

“Bi, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?” tanya Bianca. Kali ini, Bianca menggangguk.

“Apa yang ingin kau tanyakan Roland?”

“Apa kalian masih tinggal seatap?” tanya Roland dengan ragu, karena kemarin saat mereka menghabiskan waktu bersama di cafe, Bianca mengatakan akan segera berpisah dengan suaminya.

Ini kabar baik untuk Roland, dan sejak mengetahui Bianca akan berpisah dari Sello. Roland rela menunda pekerjaannya di luar negeri, Ia memutuskan untuk tetap di Rusia untuk mengejar Bianca.

Bianca tampak berpikir, “ kami masih berada satu atap aku akan mengajukan perceraian saat nanti waktunya tiba!” balas Bianca, setelah menjawah, Bianca langsung menatap wajah Roland.

Saat melihat wajah Roland, Bianca merasa bahwa Roland bahagia dengan kabar perpisahannya, dan Entah kenapa Bianca justru sedikit senang, saat melihat ekspresi Roland. Ia. merasa dicintai, ia merasa dihargai dan ia merasa ada yang menginginkannya.

••••

Mobil yang di kendarai Sello sampai di basement perusahaannya. Saat Sello turun dari mobil, Sello mengerutkan keningnya saat melihat mobil mewah milik ayahnya sudah terparkir di tepat biasa. Sial! ayahnya datang lagi ke kanto dan pasti kedatangannya kali ini untuk menyidaknya.

Gans satu bab dulu ya, bsok update lagi yu gas komen Yo

1
Visencia Alingga
❤❤❤❤❤
Isabela Devi
doa istri itu pasti terkabul
Isabela Devi
ngapain bertahan kalo dari awal sudah kaya gitu bianca
Isabela Devi
sello tunggu aja dengan pasangan selingkuhmu itu apa yg akan terjadi
Isabela Devi
sello hrs di beri hukuman bila perlu semua pasilitas di cabut aja
Isabela Devi
laki laki kaya sello itu ga perlu di pertahankan
bunda
Luar biasa
𝓞𝔂𝓮𝓷𝓰𝓰𝓰 🦐
Bianca ngga takut nyesel kah? seumur hidup lho ga cuma sehari dua hari 🤣
Bie
semokah macam apa yg menampilkan slide tdk senonoh di area pendidikan 🤦‍♀️
klo ada pun, pemimpin nya bobrok!! apa lagi di jenjang elementary school... hadeeh
Bie: sekolah* macam apa
total 1 replies
Bie
mumgkin maksudnya "kau bisa menganggap paman dady mu"? ? 🤔
Al Fatih
terlalu cepat alur ceritanya, jd agak gimn gitu mbacanya
Dewi Oktavia
melepas kamu baru ku sesali🫨
Dewi Oktavia
gila,,,bertahan ma suami seperti itu 😜 aku tak tahan,,,
Dewi Oktavia
obat apa tuh
Dewi Oktavia
nah kan,,,,,ingat cewek akan ikut kelakuan cowok y
Dewi Oktavia
y ampun pernikahan pa sich
Dewi Oktavia
jujur ja pa ortu masing-masing lebih baik pisah daripada bersama tapi seperti orang lain,,,,
Dewi Chusnual
sama" gagal dinner 😂😂
Dewi Chusnual
😂😂😂sayra & naura melihat adegan live
tris tanto
crt yg diulang2 hmpir semua nopelnya othor sama,tp ttp baca jg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!