NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Gadis Somplak

Kisah Cinta Gadis Somplak

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Dibalik sikap ceroboh dan somplak di antara ketiga sahabatnya, Zahra menyimpan kisah hidup yang cukup memilukan. Masa kecil bersama Yudha di sebuah Panti Asuhan, membuat Zahra menganggap Yudha sebagai kakak bahkan Zahra sangat mengagumi lelaki itu dan berharap bisa menjadi pendamping hidup Yudha selamanya—kelak.

Di satu sisi, Zahra berusaha menghindar dari Arga karena tidak ingin 'sial' jika berada di dekat lelaki itu. Setelah sebuah penolakan terlontar dari mulut Zahra, Arga memilih untuk pergi.

Namun, bagaimana jika sebuah rahasia tentang Yudha terkuak dan hal itu membuat Zahra kecewa? Akankah Zahra bisa memaafkan Yudha, atau mengejar cinta Arga yang pernah dia tolak sebelumnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Selama dalam perjalanan menuju ke panti, Zahra membonceng dengan tangan melingkar di perut Yudha. Laju motor itu pun terkesan pelan karena memang Yudha sengaja melakukannya supaya bisa lebih lama bersama Zahra. Setibanya di panti, mereka berdua langsung disambut hangat oleh Ibu Henny dan anak-anak.

"Kak Zahra!" Beberapa bocah kecil yang sedang sibuk bermain di halaman rumah, segera meletakkan mainannya secara sembarang lalu berhambur dan memeluk Zahra. Dengan antusias Zahra menyambut mereka.

Zahra mengecupi pipi mereka satu per satu, dan memberi hadiah yang sudah dibelinya tadi ketika dalam perjalanan. Ketika Zahra sedang sibuk bermain bersama anak-anak, Yudha dan Ibu Henny duduk di kursi yang tersedia di dekat pintu utama. Dua orang itu bisa melihat betapa cerianya Zahra dan anak-anak.

"Terima kasih, Yud. Sudah mengajak Zahra ke sini." Ibu Henny mengusap setetes air mata yang membasahi sudut matanya.

"Sama-sama, Bu. Anak-anak panti, Ibu dan Zahra adalah orang yang sangat berarti untuk aku." Yudha merangkul pundak Ibu Henny. Wanita yang sudah dia anggap sebagai ibu sendiri.

Jika tidak dipungut oleh Ibu Henny, mungkin Yudha sudah mati karena kedinginan berada dalam kardus yang terletak di depan toko sewaktu bayi. Begitu yang diceritakan Ibu Henny pada Yudha dulu. Dia tidak pernah tahu siapa ayah dan ibunya.

"Bu, nanti gaji aku selama di Korea, bisa kita buat renovasi dan makan anak-anak. Tidak banyak sih, tapi cukup untuk beberapa bulan. Lagian, aku sudah bekerja di ADS Group, jadi aku tidak bingung soal uang," ujar Yudha. Ibu Henny menatap Yudha dengan lekat.

"Bukankah kamu sengaja mengumpulkan uang untuk pernikahan kamu dan Zahra. Kamu bilang akan melamarnya dan menggelar pesta yang megah sesuai keinginan Zahra." Kening Ibu Henny mengerut saat melihat Yudha yang justru tersenyum getir.

"Dulu, tapi sekarang sudah lain lagi ceritanya. Saat ini aku hanya sedang berusaha menjaga Zahra dari orang-orang yang berusaha melukainya." Yudha menghela napas berat dan mengembuskan secara perlahan.

"Melukai Zahra?" tanya Ibu Henny menuntut. Yudha tidak menjawab, dan hanya mengangguk perlahan. "Siapa?" imbuhnya.

"Kalian sedang bahas apa?"

Ibu Henny dan Yudha menghentikan pembicaraan saat Zahra sudah berjarak sangat dekat dan langsung bergabung. Zahra duduk di kursi yang terletak di samping Yudha.

"Yudha bilang, kamu sekarang bekerja di perusahaan yang sama dengan dia. Apa itu benar?" tanya Ibu Henny bersemangat. Dia sengaja bertanya dan berbohong seperti itu supaya Zahra tidak curiga.

"Ya, kemarin. Tapi sekarang sudah enggak lagi." Zahra menjawab lesu.

"Kenapa?" tanya Yudha menuntut. Dia baru tahu kalau Zahra sudah resign.

"Aku enggak nyaman di sana, Mas. Enggak cocok kerja di kantor. Besok aku mau ngelamar kerja di restoran atau toko aja," sahut Zahra. Dia tidak ingin Yudha tahu alasan sebenarnya kenapa dia berhenti dari perusahaan milik Pandu.

"Kamu yakin sedang tidak berbohong?" tanya Yudha menuntut.

Zahra tidak langsung menjawab, dia hanya memalingkan wajah karena takut Yudha akan mengetahui kebohongannya. Namun, ketika Zahra menatap ke samping, dia terdiam seketika saat melihat seseorang sedang berdiri mengawasi. Ketika tatapan mereka bertemu sesaat, lelaki itu segera pergi dari sana.

"Ra! Zahra!" Yudha memukul bahu Zahra dengan kekuatan sedang untuk menyadarkan gadis itu dari lamunan.

"I-iya, Mas." Zahra tergagap. Dia menatap Yudha sekilas, lalu melirik ke samping dan sudah tidak ada lagi siapa pun di tempat tadi.

"Kamu kenapa?"

"Eng-enggak papa, Mas." Zahra bangkit berdiri dan berpamitan ke toilet saat merasakan debaran jantungnya yang begitu kencang.

1
Dulah Keweh
hai
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Rita Juwita
luar biasa...
kaki novel
/Good//Good//Heart//Heart/
falea sezi
kok be kena aids
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙮𝙪𝙙𝙖, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙘𝙗 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙗𝙪𝙝 𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙜𝙣 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙨𝙜𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙢𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙪𝙙𝙝𝙖 𝙟𝙙 𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠𝙤 𝙢𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙙𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝2𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙮𝙜 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙜𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙪𝙙𝙖𝙝𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙧𝙥𝙙 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙘𝙞 𝙙𝙞𝙖 𝙡𝙧𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙣𝙪𝙙𝙪𝙝 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙜𝙖𝙨𝙨 𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙢𝙥𝙪𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙟𝙡𝙨 𝙟𝙜 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗𝙖𝙣 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙟𝙙 𝙥𝙚𝙣𝙚𝙣𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙡𝙪𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙩𝙧𝙨 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙘𝙚𝙬𝙖𝙞𝙣 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪.
Marlina Malla Cessa
bagusss cerita nyah ga ngebosenin 🥰🥰
pipi gemoy
👍🏼👏🏼☕🙏🏼
pipi gemoy
congrats Arga n Zainab 🌹
pipi gemoy
😆😆😆😆😆😆😆
pipi gemoy
Arga mulai baper seperti si panu😆😆😆👻
pipi gemoy
ya ampun nih si Zainab minta di sleding 😂😂😂😂😂
pipi gemoy
ortu Arga noh👍🏼👏🏼🌹
pipi gemoy
Yudha memenuhi janjinya dengan menjaga Zahra sampai akhir hayat 🥀
pipi gemoy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sempat sempat menjadikan Arga tumbal setan👻👻👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!